MODAL SOSIAL JIBU-JIBU DALAM PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL

Penulis

Prof. Dr. Jaelani la Masidonda, S.E., M.M.,
Universitas Darussalam Ambon image/svg+xml
Prof. Dr. Dwi Hariyanti, S.E, M.M., Akt., C.A.
Politeknik Negeri Ambon image/svg+xml
Tri Retno Hariyati, S.E., M.S.A.,
Universitas Brawijaya image/svg+xml
Wa Asrida, S.E., M.Si.,
Politeknik Negeri Ambon image/svg+xml

Kata Kunci:

MODAL SOSIAL JIBU-JIBU, PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL

Sinopsis

Fenomena jibu-jibu di Maluku merupakan realitas sosial yang menank dan penting untuk dikap secara ilmiah. Jibu-jibu tidak hanya dikenal sebagai pedagang ikan tradisional, tetapi juga sebagai aktor ekonomi yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga nelayan. Dalam praktiknya, mereka mampu mengelola usaha, membangun jaringan sosial, serta beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berubah. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan pesisir memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat lokal.

Buku ini secara khusus mengkaji bagaimana modal sosial yang dimiliki oleh jibu-jibu-seperti kepercayaan, solidaritas, norma sosial, dan jaringan komunitas-menjadi kekuatan utama dalam penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Modal sosial tidak hanya berfungsi sebagai perekat hubungan sosial, tetapi juga sebagai sumber daya yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi individu maupun kelompok. Melalui pendekatan teoritis dan empiris, buku ini berupaya menjelaskan keterkaitan antara modal sosial dan keberhasilan usaha mikro berbasis komunitas di wilayah pesisir.

Selain itu, buku ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh jibu-jibu, seperti keterbatasan akses terhadap modal, rendahnya literasi digital, ketimpangan gender, serta tekanan lingkungan akibat perubahan iklim. Oleh karena itu, buku ini tidak hanya berfokus pada analisis permasalahan, tetapi juga menawarkan berbagai strategi dan rekomendasi dalam penguatan ekonomi lokal berbasis komunitas. Diharapkan, buku ini dapat menjadi referensi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, serta pembuat kebijakan dalam merancang program pemberdayaan masyarakat pesisir yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • BAB 1 PENDAHULUAN
  • BAB 2 LANDASAN TEORI DAN KONSEPTUAL
  • BAB 3 JIBU-JIBU DALAM KONTEKS SOSIAL MASYARAKAT
  • BAB 4 PRAKTIK MODAL SOSIAL JIBU-JIBU
  • BAB 5 PERAN MODAL SOSIAL DALAM PENGUATAN EKONOMI
  • BAB 6 TANTANGAN DAN DINAMIKA JIBU-JIBU
  • BAB 7 STRATEGI PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN
  • BAB 8 STUDI KASUS DAN PRAKTIK TERBAIK
  • BAB 9 IMPLIKASI KEBIJAKAN DAN REKOMENDASI
  • BAB 10 PENUTUP
  • PROFIL PENULIS

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Prof. Dr. Jaelani la Masidonda, S.E., M.M.,, Universitas Darussalam Ambon

Prof. Dr. Jaelani la Masidonda, S.E., M.M., lahir pada tanggal 28 Agustus 1965 di Neira Kecamatan Banda Provinsi Maluku. Penulis memperoleh gelar Doktor dari Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya pada tanggal 7 Februari 2013, dengan judul Disertasi “ Determinan Struktur Modal dan Dampak Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia). Selain itu, penulis memperoleh gelar Magister pada Program Pasca Sarjana di kampus yang sama Universitas Brawilaya pada taggal 19 Desember 2000. Sedangkan gelar Sarjana, penulis merupakan lulusan pertama dari Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Darussalam Ambon.

Pada Saat ini penulis adalah sebagai Staf Pengajar pada Fakultas Ekonomi dan juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Darussalam Ambon juga sebagai Ketua Satuan Pengawasan Internal LLDIKTI Wilayah XII Ambon serta sebagai Asesor BKD dan Asesor BAN PT serta Tim Evaluasi Kinerja Perguruan tinggi (EKPT) di lingkup LLDIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara. Sebelumnya penulis pernah menjadi staf pengajar pada STAIN Ambon dan STIA Said Perintah Masohi, pernah menjabat sebagai Wakil Rektor I Universitas Darussalam Ambon, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kepala Pusat Perencanaan dan Kerjasama Universitas Darussalam Ambon, Ketua Program Studi manajemen, Pembantu Dekan II dan Wakil Dekan pada Fakultas Ekonomi Universitas Darussalam Ambon, Ketua Lembaga dan Pengabdian Masyarakat Universitas Darussalam Ambon serta Ketua Satuan Pengawasan Internal LLDIKTI Wilayah XII Ambon.-

Prof. Dr. Dwi Hariyanti, S.E, M.M., Akt., C.A., Politeknik Negeri Ambon

Prof. Dr. Dwi Hariyanti, S.E, M.M., Akt., C.A., lahir di kota Blora, tanggal 04 Juli 1976. Penulis memperoleh gelar Doktor dari Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Jurusan Akuntansi, pada tanggal 24 Juni 2014. Selain itu, penulis juga memperoleh gelas Magisternya pada program Pasca Sarjana pada kampus yang sama yaitu Universitas Brawijaya pada tanggal 17 Oktober 2000. Sedangkan, gelar Sarjana penulis merupakan jebolan dari Universitas Widya Gama Malang pada tanggal 09 Pebruari 1998. Adapun judul desertasi penulis adalah “ Dominasi Peran Audit Internal dalam Proses Audit”

Pada saat ini, Penulis sebagai anggota profesi akuntan Indonesia. Selain itu, sebagai staf pengajar Politeknik Negeri Ambon, Staf Pengajar Pasca Sarjana Universitas Pattimura. Penulis saat ini menjadi assesor BAN PT mulai tahun 2023-sekarang. Reviewer KemendiktiSaintek Penelitian, Reviwer Penelitian dan Pengabdian pada berbagai kampus Politeknik se Indoensia dan Universitas di wilayah LLDIKTI XII Maluku dan Maluku Utara, Reviwer jurnal Nasioanal terakreditasi dan jurnal Internasional. Penulis juga aktif sebagai narasumber tingkat nasional dan lokal serta Asessor BKD/LKD.

Sebelumnya, pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Ambon, Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Darussalam Ambon, Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat pada Jurusan Akuntansi, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Darussalam Ambon dan Pejabat Pembuat Komitmen KAPET SERAM.

Tri Retno Hariyati, S.E., M.S.A.,, Universitas Brawijaya

Tri Retno Hariyati, S.E., M.S.A., Dosen Akuntansi Polnam Lulusan Magister Sains Akuntasi Universitas Brawijaya, Memiliki Karya Beberapa Buah Buku, Penelitian Dan Lolos Di Bidang Pengabdian Masyarakat. Pernah Lolos Di Even Nasional Dan Internasional Beliau Aktif Mengikuti Organisasi Masyarakat Tingkat Nasional, Internasional Dan Lolos Di Even Tersebut. Belau Lahir Bulan Maret 1979 Tepatnya Tanggal 4. Moto Beliau Putih, Bersih ,Suci. Beliau 3 Bersaudara Yang Paling Bungsu Terlahir Di Kota Blora, Jawa Tengah. Aktif dalam menulis berbagai buku bahan ajar dan referensi. Penulis juga aktif sebagai Editor Jurnal Nasional Terakreditasi yaitu Jurnal MANEKSI (Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi) dan JAA (Jurnal Applied Accounting), Penulis juga aktif sebagai pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Maluku dan organisasi/asosiasi yang lainnya.

Wa Asrida, S.E., M.Si.,, Politeknik Negeri Ambon

Wa Asrida, S.E., M.Si., lahir di Wanci, tanggal 16 Oktober 1980. Penulis memperoleh gelar Magister dari Program Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung pada tanggal 14 September 2011. Selain itu, Penulis juga memperoleh gelar Sarjana pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram Yogyakarta pada tanggal 15 Oktober 2003. Adapun judul Thesis Penulis adalah “Pengaruh Kepemilikan Saham Pemerintah dan Kepemilikan Saham Asing terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Peusahaan dengan Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas sebagai Variabel Kontrol (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Profesi yang digeluti Penulis saat ini adalah sebagai Dosen, selain itu Penulis juga aktif sebagai Editor Jurnal Nasional Terakreditasi yaitu Jurnal MANEKSI (Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi) dan JAA (Jurnal Applied Accounting), Penulis juga aktif sebagai pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Maluku dan organisasi/asosiasi yang lainnya. Sebelumnya, penulis pernah menjabat sebagai Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Ambon pada tahun 2016-2020.

Referensi

Henderson, S., & Ross, E. (2025). Informal entrepreneurship and women’s empowerment: An asset-based perspective on the lived experiences of Swati women. Development Southern Africa.

Luawo, S. R. (2025). Social capital, women’s entrepreneurship, and sustainability of MSMEs in Indonesia: Bibliometric analysis and systematic literature review. Lentera: Journal of Gender and Children Studies, 5(2), 561–580.

Marjan, Y., Sukoco, B. M., Sabar, S., & Usman, I. (2024). Social capital in the performance on born global: Systematic literature review. SAGE Open.

Rahmatika, R. A., Purnomo, L., Wibawa, R. C., & Pratiwi, C. P. (2024). Online social capital as a catalyst for female entrepreneurship. Journal of Global Business and Management Review, 6(1).

Research in International Business and Finance. (2024). Role of social capital and financial inclusion in sustainable economic growth.

Wang, J. W., Gu, R. G., Nie, F., & Dogot, T. (2025). Enhancing women’s empowerment to reduce household poverty: Social capital as a mediating pathway. Frontiers in Sociology.

Xheneti, M., & Madden, A. (2024). Women’s entrepreneurship in the informal economy: A socio-spatial perspective. Human Relations.

Charina, A. (2025). Human capital and social capital and their influence on the financial performance of informal agriculture-based industries. Agrisocionomics.

Henderson, S., & Ross, E. (2025). Informal entrepreneurship and women’s empowerment: An asset-based perspective on the lived experiences of Swati women. Development Southern Africa.

Luawo, S. R. (2025). Social capital, women’s entrepreneurship, and sustainability of MSMEs in Indonesia: Bibliometric analysis and systematic literature review. Lentera: Journal of Gender and Children Studies, 5(2), 561–580.

Suyatna, H., Farransahat, M., Firdaus, R., Indroyono, P., & Wibowo, I. A. (2024). Challenging social capital to develop community-based digital economy platform in the traditional market. Journal of Social Development Studies, 5(1), 1–15.

Uddin, M., & Lawson, D. (2025). Creating social capital for the poorest women: Evidence from BRAC’s Ultra Poor Graduation program. Development in Practice.

Wang, J. W., Gu, R. G., Nie, F., & Dogot, T. (2025). Enhancing women’s empowerment to reduce household poverty: Social capital as a mediating pathway. Frontiers in Sociology.

Xheneti, M., & Madden, A. (2024). Women’s entrepreneurship in the informal economy: A socio-spatial perspective. Human Relations.

Amelia, I. S. (2021). Modal sosial sebagai strategi bertahan hidup buruh nelayan perempuan single parent di masa pandemi. Paradigma, 10(1), 1–15.

Apituley, Y. M. (2025). Feminist economic theology and gender justice: The case of fisherwomen in Moluccas. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 81(1), 1–10.

Hasnawir, H., Supriyanto, B., & Nuryanto, I. (2023). Peran modal sosial dalam pendampingan perhutanan sosial di Provinsi Maluku. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 15(1), 14–31. https://doi.org/10.24259/jhm.v15i1.26059

Irwansyah, A., & Supriadi. (2022). Peran ganda perempuan nelayan pada masyarakat pesisir. Hegemoni: Jurnal Ilmu Sosial, 1(1), 11–17.

Ismail, A. (2022). Modal sosial sebagai strategi kelangsungan hidup perempuan nelayan di Pulau Maitara Tidore Kepulauan. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 2(2), 29–38. https://doi.org/10.52046/jssh.v2i2.1345

Putri, A. R., Genda, A., & Arifin, S. (2024). Strategi penghidupan perempuan dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga di masyarakat pesisir. Journal of Humanity and Social Justice, 6(1), 77–93. https://doi.org/10.38026/jhsj.v6i1.27

Praga, Z. S., Kawung, E. J. R., & Mumu, R. (2023). Modal sosial nelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Kelurahan Tuminting Kota Manado. Jurnal Ilmiah Society, 3(3), 1–10.

Putri, D., & Heriyanti, L. (2024). Modal sosial dalam komunitas nelayan sebagai upaya menghadapi penurunan hasil tangkap ikan dan perubahan iklim. Jurnal Analisa Sosiologi, 13(2), 210–225.

Aldrich, D. P., & Meyer, M. A. (2022). Social capital and community resilience. American Behavioral Scientist, 66(8), 1035–1057. https://doi.org/10.1177/00027642221082152

Bourdieu, P. (2021). The forms of capital revisited. Handbook of Contemporary Sociology, 12(3), 45–58.

Castells, M., & Portes, A. (2020). World underneath: The origins, dynamics, and effects of the informal economy. Princeton University Press.

Chambers, R. (2021). Rural development: Putting the last first. Routledge.

Chen, M. A. (2021). The informal economy: Definitions, theories and policies. WIEGO Working Paper, 1(26), 1–20.

Claridge, T. (2020). Social capital and local economic development. Social Capital Research Publishing.

Ellison, N. B., Vitak, J., & Gray, R. (2021). Cultivating social resources on social network sites. Social Media + Society, 7(2), 1–14. https://doi.org/10.1177/20563051211033805

Fadilah, N., & Busra, S. (2025). Pemberdayaan ekonomi perempuan Maluku: Studi kasus usaha mikro berbasis kearifan lokal. Doh Gisin, 2(2), 75–82.

Freeman, R. E. (2020). Strategic management: A stakeholder approach. Cambridge University Press.

Freire, P. (2020). Pedagogy of the oppressed. Bloomsbury Publishing.

Fukuyama, F. (2021). Social capital, civil society and development. Third World Quarterly, 42(5), 1023–1038. https://doi.org/10.1080/01436597.2021.1882687

Goetzmann, M. (2021). The building blocks of social trust: The role of customary mechanisms and property relations for the emergence of social trust in the context of the commons. Philosophy of the Social Sciences, 51(4), 347–370. https://doi.org/10.1177/00483931211008432

Grootaert, C., & Van Bastelaer, T. (2020). Understanding and measuring social capital: A multidisciplinary tool for practitioners. World Bank Publications.

Habib, M. A. F. (2021). Kajian teoritis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif. Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling and Creative Economy, 1(2), 106–134. https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v1i2.4778

Hasan, I., He, Q., & Lu, H. (2021). Social capital, trusting, and trustworthiness: Evidence from peer-to-peer lending. Journal of Financial and Quantitative Analysis, 57(4), 1–67. https://doi.org/10.1017/S0022109021000259

Ismail, A. (2022). Modal sosial sebagai strategi kelangsungan hidup perempuan nelayan di Pulau Maitara Tidore Kepulauan. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 2(2), 29–38. https://doi.org/10.52046/jssh.v2i2.1345

Iswadi, & Fadri, Z. (2021). Model pemberdayaan masyarakat Minangkabau ditinjau dari aspek ekonomi. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 14(1), 1–15. https://doi.org/10.24042/ijpmi.v14i1.7188

Kuo, H. J., & Fu, Y. C. (2021). Spatial effects on individual social capital: Differentiating the constraints of local occupational structures. Social Networks, 64, 194–211. https://doi.org/10.1016/j.socnet.2020.09.003

Latib Satar, A., & Al Fariqi, B. (2021). Efektivitas BUMDes dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Paradigma Madani, 8(2), 15–21. https://doi.org/10.56013/jpm.v8i2.1127

Leuhery, F., Amalo, F., Cakranegara, P. A., Widaningsih, R. R. A., & Mere, K. (2023). Pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai upaya pengentasan kemiskinan. Community Development Journal, 4(4), 7654–7661. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i4.19477

Maharani, M. R. D., Almuchty, M. A., Musyafak, M., & Burhanuddin, B. (2025). Peran kewirausahaan perempuan dalam UMKM agribisnis terhadap pembangunan ekonomi lokal tinjauan literatur sistematik. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad.

Maya, P. M. U., Soemitra, A., & Majid, M. S. A. (2025). Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kewirausahaan: Tinjauan sistematis atas hambatan struktural, kendala partisipatif, dan dukungan sosial. Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan, 7(2), 424–435.

Mukherjee, S. (2021). The business model canvas of women owned micro enterprises in the urban informal sector. Journal of Enterprising Communities: People and Places in the Global Economy, 15(2), 398–418.

Nguyen, H. A., & Phuong, L. D. M. (2021). Social capital in Vietnam: An analysis of social networks and social trust. Journal of Mekong Societies, 17(2), 1–27.

Oktaviani, R., Mulyasyifa, M. R., & Achmadita, A. P. (2024). Analisis faktor yang mempengaruhi pendapatan wanita Kota Bandung di sektor informal 2023–2024. Dinamika Ekonomi, 16(2), 88–102.

Portes, A., & Vickstrom, E. (2022). Diversity, social capital, and cohesion. Annual Review of Sociology, 48(1), 499–519. https://doi.org/10.1146/annurev-soc-090320-103756

Pretty, J., & Ward, H. (2020). Social capital and the environment. World Development, 138, 105203. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.105203

Putnam, R. D. (2020). Bowling alone revisited: The collapse and revival of American community. Journal of Democracy, 31(2), 5–19.

Ratnasari, C. D. (2021). Internet utilization and income of entrepreneurs in the informal sector. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 22(2), 129–138. https://doi.org/10.23917/jep.v22i2.16094

Riwu, Y. F., Bunga, M., Aman, D. K. T., Sinlae, Y. T., & Djo, R. A. (2025). Pemberdayaan kelompok perempuan penenun dalam pengembangan ekonomi lokal dan pelestarian budaya. Abdimas Mandalika, 4(4), 15–24.

Setyawan, A. A., Desembrianita, E., Santoso, M. H., Syahril, & Kalalo, R. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 10–18. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1769

Shin, B. (2021). Exploring network measures of social capital: Toward more relational measurement. Journal of Planning Literature, 36(3), 328–344. https://doi.org/10.1177/0885412221999415

Song, Y. C., & Kim, Y. H. (2021). A study on the effect of social capital on the acceptance of COVID-19 policies. Korean Public Management Review, 35(3), 47–71.

Subarkhah, R., Sulaiman, A., & Saputra, P. P. (2021). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan swasembada beras di Desa Simpang Yul, Tempilang, Bangka Barat. Jurnal Sosial dan Sains, 1(6), 591–600. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i6.129

Syahra, R. (2021). Modal sosial: Konsep dan aplikasi dalam pembangunan masyarakat. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 23(1), 1–15.

Ulya, N. S., & Wahyudi, A. (2022). Peran perempuan dalam kebangkitan ekonomi lokal melalui usaha mikro kecil menengah ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. SERAMBI: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Islam, 4(3), 267–276. https://doi.org/10.36407/serambi.v4i3.778

Williams, C. C., & Gurtoo, A. (2021). Informal entrepreneurship and women's empowerment: The case of street vendors in urban Colombia. International Journal of Gender and Entrepreneurship, 14(2), 188–212.

Williams, C. C., & Kayaoglu, A. (2021). Informality, inequality, and feminization of labor. Women’s Studies International Forum, 88, 102505.

Woolcock, M., & Narayan, D. (2021). Social capital: Implications for development theory, research, and policy. The World Bank Research Observer, 36(1), 225–249.

Yulius, K. (2021). Legitimacy building of digital platforms in the informal economy: Evidence from Indonesia. Journal of Entrepreneurship in Emerging Economies, 14(6), 1168–1187.

Pierre Bourdieu. (1986). The forms of capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education (pp. 241–258). Greenwood Press.

James Coleman. (1988). Social capital in the creation of human capital. American Journal of Sociology, 94, S95–S120.

Robert D. Putnam. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.

Robert D. Putnam. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Nahapiet dan Ghoshal. (1998). Social capital, intellectual capital, and the organizational advantage. Academy of Management Review, 23(2), 242–266. https://doi.org/10.5465/amr.1998.533225

Adler, P. S., & Kwon, S. W. (2002). Social capital: Prospects for a new concept. Academy of Management Review, 27(1), 17–40. https://doi.org/10.5465/amr.2002.5922314

Woolcock, M., & Narayan, D. (2000). Social capital: Implications for development theory, research, and policy. The World Bank Research Observer, 15(2), 225–249. https://doi.org/10.1093/wbro/15.2.225

Abdullah, I. (2022). Modal sosial sebagai strategi kelangsungan hidup perempuan nelayan di Pulau Maitara Tidore Kepulauan. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora (JSSH), 2(2), 115–126. https://doi.org/10.52046/jssh.v2i2.1345 (jurnal.ummu.ac.id)

Amelia, I. S. (2021). Modal sosial sebagai strategi bertahan hidup buruh nelayan perempuan single parent di masa pandemi. Paradigma, 10(1). (ejournal.unesa.ac.id)

Anjani, P. S., Nirzalin, N., Husen, M., & Yunanda, R. (2022). Modal sosial kelompok Mina Bahari dalam mengatasi ekonomi komunitas nelayan pesisir Bagan Percut Sei Tuan. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial, 8(2), 151–165. https://doi.org/10.29103/jsds.v8i2.9127

Astuti, S. P., & Casmana, A. R. (2022). Eksistensi perempuan pesisir dalam relasi gender di bidang sosial dan ekonomi. Integralistik, 33(1), 1–12. https://doi.org/10.15294/integralistik.v33i1.31774

Budiasih, K. J., & Purnamawati, I. G. A. (2022). Peran modal sosial dalam keberlangsungan usaha pada industri kerajinan rumahan di Desa Nagasepaha Kecamatan Buleleng. Jurnal Akuntansi Profesi, 13(3), 787–796. https://doi.org/10.23887/jap.v13i3.40952 (ejournal.undiksha.ac.id)

Firdausi, I. A., Sururi, A., & Malik, A. (2021). Konstruksi sosial perempuan nelayan dalam pola dan relasi sosiokultural di kawasan pesisir Pantai Karangantu Serang Banten. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 5(2), 172–183. https://doi.org/10.22437/titian.v5i2.15441

Granovetter, M. (1985). Economic action and social structure: The problem of embeddedness. American Journal of Sociology, 91(3), 481–510.

Hasnawir, H., Supriyanto, B., & Nuryanto, I. (2023). Peran modal sosial dalam pendampingan perhutanan sosial di Provinsi Maluku. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 15(1), 14–31. https://doi.org/10.24259/jhm.v15i1.26059 (journal.unhas.ac.id)

Indrawasih, R., & Pradipta, L. (2021). Pergerakan sosial perempuan pesisir dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan kesetaraan gender. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 5(1), 45–58. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15537

Makaruku, F., Hetharie, Y., & Leasa, M. (2025). Kai-wait sebagai modal sosial budaya masyarakat Maluku dalam memperkuat solidaritas sosial. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 7(1), 44–58.

Ramadhani, N. S., & Prameswari, A. R. (2025). Modal sosial dan ketahanan ekonomi rumah tangga nelayan: Studi kasus di Desa Pesisir Kabupaten Indramayu. Perseptif: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(1), 55–70. https://doi.org/10.70716/perseptif.v4i1.455

Sumitro, S., Rahman, A., & Yusuf, M. (2022). Solidaritas sosial masyarakat nelayan dalam mempertahankan kehidupan ekonomi pesisir. Jurnal Sosiologi Reflektif, 16(2), 215–230.

Suparyana, P. K., Indrawan, I. P. E., & Syaputra, M. (2021). Peran modal sosial kelompok nelayan menghadapi cuaca buruk di pesisir pantai Desa Kuranji Dalang. Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 10(1), 45–53. https://doi.org/10.5281/zenodo.4734345

Wijaya, A. A. M. (2016). Modal sosial untuk kapasitas community governance: Studi kasus perempuan pesisir Kelurahan Sulaa Kota Baubau. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(1), 107–125. https://doi.org/10.24905/jip.1.1.2016.107-125

Kimbal, R. W. (2020). Peran modal sosial di kalangan pekerja perempuan dalam penguatan manajemen usaha industri kecil. DeReMa: Development Research of Management, 15(1), 45–62. https://doi.org/10.19166/derema.v15i1.2283

Suparyana, P. K., Indrawan, I. P. E., & Syaputra, M. (2021). Peran modal sosial kelompok nelayan menghadapi cuaca buruk di pesisir pantai Desa Kuranji Dalang. Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 10(1), 45–53. https://doi.org/10.5281/zenA. N., Muis, A., & Alamsyar, A. (2022). Kontribusi curahan waktu kerja wanita nelayan terhadap pendapatan rumah tangga nelayan di Kelurahan Bantaya Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian, 10(1), 45–56.

Alhakim, R., Mukhlasin, A., Nawawi, S., & Setiawan, Y. A. (2024). Peran istri terhadap pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan Desa Ujungalang Kecamatan Kampunglaut. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 16(2), 71–82. https://doi.org/10.52166/humanis.v16i2.7023

Anisa, D., Salsabilla, W. P., Listianingsih, Z., & Damayanti, S. (2025). Peran modal sosial sebagai strategi bertahan UMKM kuliner di Cibiru Kota Bandung. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 112–125. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5480

Aprilia, R., Gunarto, T., & Taher, A. R. Y. (2021). Modal sosial sebagai upaya keberlangsungan usaha di tengah pandemi COVID-19 (Studi kasus pada debitur ultra mikro PT Pegadaian Persero Area Lampung). E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 10(8), 664–673. https://doi.org/10.24843/EEB.2021.v10.i08.p02

Ashari, R., Iskandar, M. J., & Ahmadi, R. (2023). Kontribusi ibu rumah tangga nelayan kecil dalam meningkatkan pendapatan keluarga di subsektor perikanan Kabupaten Lombok Timur. Journal Ilmiah Rinjani, 11(2), 155–168.

Dahul, M. N., Paulus, C. A., & Sine, K. G. (2022). Peningkatan pendapatan rumah tangga nelayan dari kontribusi ekonomi dan peran perempuan pesisir di Desa Hundihuk Kabupaten Rote Ndao. Jurnal Bahari Papadak, 3(2), 120–131.

Fitria, N., Hasimi, D. M., & Malik, A. (2025). Eksistensi modal sosial pedagang pasar tradisional terhadap kesejahteraan dalam perspektif ekonomi Islam. Journal of Economics Research and Policy Studies, 5(1), 161–172. https://doi.org/10.53088/jerps.v5i1.1691

Handayani, T., & Sari, N. P. (2024). Pemberdayaan ekonomi perempuan pesisir dalam meningkatkan partisipasi sosial masyarakat. Jurnal Dimensia, 13(1), 45–59. (journal.uny.ac.id)

Herdioko, J., Wibowo, E. A., Cahyadi, M., & Nisita, N. (2024). Pengaruh modal sosial terhadap penggunaan dompet digital dan penerapan akuntansi pada UMKM di Provinsi DIY. Equilibrium: Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi, 20(2), 155–170. https://doi.org/10.30742/equilibrium.v20i2.3926

Hidayati, N. (2024). Peran perempuan pesisir dalam perekonomian berkelanjutan di Kabupaten Kendal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 11234–11242.

Irwansyah, A., & Supriadi. (2022). Peran ganda perempuan nelayan pada masyarakat pesisir. Hegemoni: Jurnal Ilmu Sosial, 1(1), 11–17.

Kurniawan, R., & Wahyuni, S. (2025). Literatur review: Pengembangan kapasitas perempuan pesisir dalam diversifikasi ekonomi lokal. South East Asian Management Concern, 2(2), 64–70.

Lestari, D., & Nugraheni, P. (2023). Peran perempuan pesisir dalam peningkatan kualitas hidup keluarga nelayan. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 5(2), 118–130. (ejournal.undip.ac.id)

Mariwy, S. M., & Therik, W. M. A. (2019). Kehidupan ekonomi perempuan pesisir di Negeri Seilale Kota Ambon. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 45–57.

Mulyadi, R., Kinseng, R. A., & Soetarto, E. (2022). Modal sosial dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Indonesia. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 12(3), 411–423. https://doi.org/10.29244/jpsl.12.3.411-423 (journal.ipb.ac.id)

Papendang, I., Lalamentik, O., & Sinolungan, A. (2023). Peran perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga nelayan di Kelurahan Bitung Barat I Kecamatan Maesa Kota Bitung. Jurnal Equilibrium, 4(2), 16–25.

Prasetyo, A., Widodo, S., & Hasanah, U. (2025). Penguatan usaha mikro berbasis sumber daya lokal dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat pesisir. Jurnal Sosial dan Pembangunan Pertanian, 9(1), 77–91. (ejournal.umm.ac.id)

Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.

Rahim, A., Yusuf, M., & Wahyuni, S. (2021). Kontribusi perempuan pesisir terhadap kesejahteraan keluarga nelayan di Sulawesi Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 16(2), 145–158. (journal.unhas.ac.id)

Romdhon, M. M. (2021). Kontribusi pendapatan wanita dan akses pangan rumah tangga nelayan di Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis), 2(1), 44–55. https://doi.org/10.48093/jimanggis.v2i1.58

Sabilla, D. P., Heriyanti, L., & Djakfar, L. (2024). Peran perempuan pesisir dalam mendukung ekonomi keluarga nelayan: Studi di Malabero, Teluk Segara, Bengkulu. Community: Pengawas Dinamika Sosial, 10(2), 88–101.

Saputro, N. A., Suharso, P., & Hartanto, W. (2020). Modal sosial pada industri kreatif berbasis potensi lokal pada kerajinan batik Jember. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 14(2), 312–321. https://doi.org/10.19184/jpe.v14i2.16378

Susanti, E. (2022). Peran perempuan pesisir terhadap ketahanan keluarga pasca bencana alam gempa bumi di Desa Maliaya Kabupaten Majene Tahun 2021. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(3), 417–432. https://doi.org/10.22146/jkn.70466

Syakirah, S. (2025). Peran perempuan dalam ekonomi keluarga nelayan: Studi kasus Desa Bulutui Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal JINNSA (Jurnal Interdipliner Sosiologi Agama), 5(1), 33–47.

Syarifuddin, D. (2023). Nilai modal sosial pada petani lebah madu di Desa Wisata Ciburial. Jurnal Kajian Pariwisata, 5(2), 45–57.

Tlonaen, I., Soewarlan, L. C., & Eoh, C. B. (2022). Peran ibu rumah tangga nelayan terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Kolbano Kecamatan Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Bahari Papadak, 3(1), 88–97.

Wulandari, N., Indrianti, D. T., & Hilmi, M. I. (2022). Analisis gender peran perempuan pesisir pada ketahanan keluarga di Desa Puger Kulon Kabupaten Jember. Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah PLS, 7(2), 55–68.

Yuliana, L., Hidayat, T., & Kurniawati, E. (2023). Kerentanan sosial ekonomi masyarakat pesisir dalam menghadapi perubahan lingkungan dan ekonomi. Sosiohumaniora, 25(1), 66–79. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v25i1.44511 (journal.unpad.ac.id)

odo.4734345

MODAL SOSIAL JIBU-JIBU DALAM PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL

Diterbitkan

11 Juni 2026

Detail format terbitan yang tersedia: preview

preview

ISBN-13 (15)

978-634-278-425-9

Dimensi Fisik

Cara Mengutip

MODAL SOSIAL JIBU-JIBU DALAM PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL. (2026). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/1376