MODAL SOSIAL JIBU-JIBU DALAM PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL
Kata Kunci:
MODAL SOSIAL JIBU-JIBU, PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT LOKALSinopsis
Fenomena jibu-jibu di Maluku merupakan realitas sosial yang menank dan penting untuk dikap secara ilmiah. Jibu-jibu tidak hanya dikenal sebagai pedagang ikan tradisional, tetapi juga sebagai aktor ekonomi yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga nelayan. Dalam praktiknya, mereka mampu mengelola usaha, membangun jaringan sosial, serta beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berubah. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan pesisir memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat lokal.
Buku ini secara khusus mengkaji bagaimana modal sosial yang dimiliki oleh jibu-jibu-seperti kepercayaan, solidaritas, norma sosial, dan jaringan komunitas-menjadi kekuatan utama dalam penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Modal sosial tidak hanya berfungsi sebagai perekat hubungan sosial, tetapi juga sebagai sumber daya yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi individu maupun kelompok. Melalui pendekatan teoritis dan empiris, buku ini berupaya menjelaskan keterkaitan antara modal sosial dan keberhasilan usaha mikro berbasis komunitas di wilayah pesisir.
Selain itu, buku ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh jibu-jibu, seperti keterbatasan akses terhadap modal, rendahnya literasi digital, ketimpangan gender, serta tekanan lingkungan akibat perubahan iklim. Oleh karena itu, buku ini tidak hanya berfokus pada analisis permasalahan, tetapi juga menawarkan berbagai strategi dan rekomendasi dalam penguatan ekonomi lokal berbasis komunitas. Diharapkan, buku ini dapat menjadi referensi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, serta pembuat kebijakan dalam merancang program pemberdayaan masyarakat pesisir yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Bab
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
BAB 1 PENDAHULUAN
-
BAB 2 LANDASAN TEORI DAN KONSEPTUAL
-
BAB 3 JIBU-JIBU DALAM KONTEKS SOSIAL MASYARAKAT
-
BAB 4 PRAKTIK MODAL SOSIAL JIBU-JIBU
-
BAB 5 PERAN MODAL SOSIAL DALAM PENGUATAN EKONOMI
-
BAB 6 TANTANGAN DAN DINAMIKA JIBU-JIBU
-
BAB 7 STRATEGI PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN
-
BAB 8 STUDI KASUS DAN PRAKTIK TERBAIK
-
BAB 9 IMPLIKASI KEBIJAKAN DAN REKOMENDASI
-
BAB 10 PENUTUP
-
PROFIL PENULIS
Unduhan
Referensi
Henderson, S., & Ross, E. (2025). Informal entrepreneurship and women’s empowerment: An asset-based perspective on the lived experiences of Swati women. Development Southern Africa.
Luawo, S. R. (2025). Social capital, women’s entrepreneurship, and sustainability of MSMEs in Indonesia: Bibliometric analysis and systematic literature review. Lentera: Journal of Gender and Children Studies, 5(2), 561–580.
Marjan, Y., Sukoco, B. M., Sabar, S., & Usman, I. (2024). Social capital in the performance on born global: Systematic literature review. SAGE Open.
Rahmatika, R. A., Purnomo, L., Wibawa, R. C., & Pratiwi, C. P. (2024). Online social capital as a catalyst for female entrepreneurship. Journal of Global Business and Management Review, 6(1).
Research in International Business and Finance. (2024). Role of social capital and financial inclusion in sustainable economic growth.
Wang, J. W., Gu, R. G., Nie, F., & Dogot, T. (2025). Enhancing women’s empowerment to reduce household poverty: Social capital as a mediating pathway. Frontiers in Sociology.
Xheneti, M., & Madden, A. (2024). Women’s entrepreneurship in the informal economy: A socio-spatial perspective. Human Relations.
Charina, A. (2025). Human capital and social capital and their influence on the financial performance of informal agriculture-based industries. Agrisocionomics.
Henderson, S., & Ross, E. (2025). Informal entrepreneurship and women’s empowerment: An asset-based perspective on the lived experiences of Swati women. Development Southern Africa.
Luawo, S. R. (2025). Social capital, women’s entrepreneurship, and sustainability of MSMEs in Indonesia: Bibliometric analysis and systematic literature review. Lentera: Journal of Gender and Children Studies, 5(2), 561–580.
Suyatna, H., Farransahat, M., Firdaus, R., Indroyono, P., & Wibowo, I. A. (2024). Challenging social capital to develop community-based digital economy platform in the traditional market. Journal of Social Development Studies, 5(1), 1–15.
Uddin, M., & Lawson, D. (2025). Creating social capital for the poorest women: Evidence from BRAC’s Ultra Poor Graduation program. Development in Practice.
Wang, J. W., Gu, R. G., Nie, F., & Dogot, T. (2025). Enhancing women’s empowerment to reduce household poverty: Social capital as a mediating pathway. Frontiers in Sociology.
Xheneti, M., & Madden, A. (2024). Women’s entrepreneurship in the informal economy: A socio-spatial perspective. Human Relations.
Amelia, I. S. (2021). Modal sosial sebagai strategi bertahan hidup buruh nelayan perempuan single parent di masa pandemi. Paradigma, 10(1), 1–15.
Apituley, Y. M. (2025). Feminist economic theology and gender justice: The case of fisherwomen in Moluccas. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 81(1), 1–10.
Hasnawir, H., Supriyanto, B., & Nuryanto, I. (2023). Peran modal sosial dalam pendampingan perhutanan sosial di Provinsi Maluku. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 15(1), 14–31. https://doi.org/10.24259/jhm.v15i1.26059
Irwansyah, A., & Supriadi. (2022). Peran ganda perempuan nelayan pada masyarakat pesisir. Hegemoni: Jurnal Ilmu Sosial, 1(1), 11–17.
Ismail, A. (2022). Modal sosial sebagai strategi kelangsungan hidup perempuan nelayan di Pulau Maitara Tidore Kepulauan. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 2(2), 29–38. https://doi.org/10.52046/jssh.v2i2.1345
Putri, A. R., Genda, A., & Arifin, S. (2024). Strategi penghidupan perempuan dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga di masyarakat pesisir. Journal of Humanity and Social Justice, 6(1), 77–93. https://doi.org/10.38026/jhsj.v6i1.27
Praga, Z. S., Kawung, E. J. R., & Mumu, R. (2023). Modal sosial nelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Kelurahan Tuminting Kota Manado. Jurnal Ilmiah Society, 3(3), 1–10.
Putri, D., & Heriyanti, L. (2024). Modal sosial dalam komunitas nelayan sebagai upaya menghadapi penurunan hasil tangkap ikan dan perubahan iklim. Jurnal Analisa Sosiologi, 13(2), 210–225.
Aldrich, D. P., & Meyer, M. A. (2022). Social capital and community resilience. American Behavioral Scientist, 66(8), 1035–1057. https://doi.org/10.1177/00027642221082152
Bourdieu, P. (2021). The forms of capital revisited. Handbook of Contemporary Sociology, 12(3), 45–58.
Castells, M., & Portes, A. (2020). World underneath: The origins, dynamics, and effects of the informal economy. Princeton University Press.
Chambers, R. (2021). Rural development: Putting the last first. Routledge.
Chen, M. A. (2021). The informal economy: Definitions, theories and policies. WIEGO Working Paper, 1(26), 1–20.
Claridge, T. (2020). Social capital and local economic development. Social Capital Research Publishing.
Ellison, N. B., Vitak, J., & Gray, R. (2021). Cultivating social resources on social network sites. Social Media + Society, 7(2), 1–14. https://doi.org/10.1177/20563051211033805
Fadilah, N., & Busra, S. (2025). Pemberdayaan ekonomi perempuan Maluku: Studi kasus usaha mikro berbasis kearifan lokal. Doh Gisin, 2(2), 75–82.
Freeman, R. E. (2020). Strategic management: A stakeholder approach. Cambridge University Press.
Freire, P. (2020). Pedagogy of the oppressed. Bloomsbury Publishing.
Fukuyama, F. (2021). Social capital, civil society and development. Third World Quarterly, 42(5), 1023–1038. https://doi.org/10.1080/01436597.2021.1882687
Goetzmann, M. (2021). The building blocks of social trust: The role of customary mechanisms and property relations for the emergence of social trust in the context of the commons. Philosophy of the Social Sciences, 51(4), 347–370. https://doi.org/10.1177/00483931211008432
Grootaert, C., & Van Bastelaer, T. (2020). Understanding and measuring social capital: A multidisciplinary tool for practitioners. World Bank Publications.
Habib, M. A. F. (2021). Kajian teoritis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif. Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling and Creative Economy, 1(2), 106–134. https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v1i2.4778
Hasan, I., He, Q., & Lu, H. (2021). Social capital, trusting, and trustworthiness: Evidence from peer-to-peer lending. Journal of Financial and Quantitative Analysis, 57(4), 1–67. https://doi.org/10.1017/S0022109021000259
Ismail, A. (2022). Modal sosial sebagai strategi kelangsungan hidup perempuan nelayan di Pulau Maitara Tidore Kepulauan. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 2(2), 29–38. https://doi.org/10.52046/jssh.v2i2.1345
Iswadi, & Fadri, Z. (2021). Model pemberdayaan masyarakat Minangkabau ditinjau dari aspek ekonomi. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 14(1), 1–15. https://doi.org/10.24042/ijpmi.v14i1.7188
Kuo, H. J., & Fu, Y. C. (2021). Spatial effects on individual social capital: Differentiating the constraints of local occupational structures. Social Networks, 64, 194–211. https://doi.org/10.1016/j.socnet.2020.09.003
Latib Satar, A., & Al Fariqi, B. (2021). Efektivitas BUMDes dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Paradigma Madani, 8(2), 15–21. https://doi.org/10.56013/jpm.v8i2.1127
Leuhery, F., Amalo, F., Cakranegara, P. A., Widaningsih, R. R. A., & Mere, K. (2023). Pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai upaya pengentasan kemiskinan. Community Development Journal, 4(4), 7654–7661. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i4.19477
Maharani, M. R. D., Almuchty, M. A., Musyafak, M., & Burhanuddin, B. (2025). Peran kewirausahaan perempuan dalam UMKM agribisnis terhadap pembangunan ekonomi lokal tinjauan literatur sistematik. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad.
Maya, P. M. U., Soemitra, A., & Majid, M. S. A. (2025). Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kewirausahaan: Tinjauan sistematis atas hambatan struktural, kendala partisipatif, dan dukungan sosial. Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan, 7(2), 424–435.
Mukherjee, S. (2021). The business model canvas of women owned micro enterprises in the urban informal sector. Journal of Enterprising Communities: People and Places in the Global Economy, 15(2), 398–418.
Nguyen, H. A., & Phuong, L. D. M. (2021). Social capital in Vietnam: An analysis of social networks and social trust. Journal of Mekong Societies, 17(2), 1–27.
Oktaviani, R., Mulyasyifa, M. R., & Achmadita, A. P. (2024). Analisis faktor yang mempengaruhi pendapatan wanita Kota Bandung di sektor informal 2023–2024. Dinamika Ekonomi, 16(2), 88–102.
Portes, A., & Vickstrom, E. (2022). Diversity, social capital, and cohesion. Annual Review of Sociology, 48(1), 499–519. https://doi.org/10.1146/annurev-soc-090320-103756
Pretty, J., & Ward, H. (2020). Social capital and the environment. World Development, 138, 105203. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.105203
Putnam, R. D. (2020). Bowling alone revisited: The collapse and revival of American community. Journal of Democracy, 31(2), 5–19.
Ratnasari, C. D. (2021). Internet utilization and income of entrepreneurs in the informal sector. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 22(2), 129–138. https://doi.org/10.23917/jep.v22i2.16094
Riwu, Y. F., Bunga, M., Aman, D. K. T., Sinlae, Y. T., & Djo, R. A. (2025). Pemberdayaan kelompok perempuan penenun dalam pengembangan ekonomi lokal dan pelestarian budaya. Abdimas Mandalika, 4(4), 15–24.
Setyawan, A. A., Desembrianita, E., Santoso, M. H., Syahril, & Kalalo, R. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 10–18. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1769
Shin, B. (2021). Exploring network measures of social capital: Toward more relational measurement. Journal of Planning Literature, 36(3), 328–344. https://doi.org/10.1177/0885412221999415
Song, Y. C., & Kim, Y. H. (2021). A study on the effect of social capital on the acceptance of COVID-19 policies. Korean Public Management Review, 35(3), 47–71.
Subarkhah, R., Sulaiman, A., & Saputra, P. P. (2021). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan swasembada beras di Desa Simpang Yul, Tempilang, Bangka Barat. Jurnal Sosial dan Sains, 1(6), 591–600. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i6.129
Syahra, R. (2021). Modal sosial: Konsep dan aplikasi dalam pembangunan masyarakat. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 23(1), 1–15.
Ulya, N. S., & Wahyudi, A. (2022). Peran perempuan dalam kebangkitan ekonomi lokal melalui usaha mikro kecil menengah ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. SERAMBI: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Islam, 4(3), 267–276. https://doi.org/10.36407/serambi.v4i3.778
Williams, C. C., & Gurtoo, A. (2021). Informal entrepreneurship and women's empowerment: The case of street vendors in urban Colombia. International Journal of Gender and Entrepreneurship, 14(2), 188–212.
Williams, C. C., & Kayaoglu, A. (2021). Informality, inequality, and feminization of labor. Women’s Studies International Forum, 88, 102505.
Woolcock, M., & Narayan, D. (2021). Social capital: Implications for development theory, research, and policy. The World Bank Research Observer, 36(1), 225–249.
Yulius, K. (2021). Legitimacy building of digital platforms in the informal economy: Evidence from Indonesia. Journal of Entrepreneurship in Emerging Economies, 14(6), 1168–1187.
Pierre Bourdieu. (1986). The forms of capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education (pp. 241–258). Greenwood Press.
James Coleman. (1988). Social capital in the creation of human capital. American Journal of Sociology, 94, S95–S120.
Robert D. Putnam. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.
Robert D. Putnam. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.
Nahapiet dan Ghoshal. (1998). Social capital, intellectual capital, and the organizational advantage. Academy of Management Review, 23(2), 242–266. https://doi.org/10.5465/amr.1998.533225
Adler, P. S., & Kwon, S. W. (2002). Social capital: Prospects for a new concept. Academy of Management Review, 27(1), 17–40. https://doi.org/10.5465/amr.2002.5922314
Woolcock, M., & Narayan, D. (2000). Social capital: Implications for development theory, research, and policy. The World Bank Research Observer, 15(2), 225–249. https://doi.org/10.1093/wbro/15.2.225
Abdullah, I. (2022). Modal sosial sebagai strategi kelangsungan hidup perempuan nelayan di Pulau Maitara Tidore Kepulauan. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora (JSSH), 2(2), 115–126. https://doi.org/10.52046/jssh.v2i2.1345 (jurnal.ummu.ac.id)
Amelia, I. S. (2021). Modal sosial sebagai strategi bertahan hidup buruh nelayan perempuan single parent di masa pandemi. Paradigma, 10(1). (ejournal.unesa.ac.id)
Anjani, P. S., Nirzalin, N., Husen, M., & Yunanda, R. (2022). Modal sosial kelompok Mina Bahari dalam mengatasi ekonomi komunitas nelayan pesisir Bagan Percut Sei Tuan. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial, 8(2), 151–165. https://doi.org/10.29103/jsds.v8i2.9127
Astuti, S. P., & Casmana, A. R. (2022). Eksistensi perempuan pesisir dalam relasi gender di bidang sosial dan ekonomi. Integralistik, 33(1), 1–12. https://doi.org/10.15294/integralistik.v33i1.31774
Budiasih, K. J., & Purnamawati, I. G. A. (2022). Peran modal sosial dalam keberlangsungan usaha pada industri kerajinan rumahan di Desa Nagasepaha Kecamatan Buleleng. Jurnal Akuntansi Profesi, 13(3), 787–796. https://doi.org/10.23887/jap.v13i3.40952 (ejournal.undiksha.ac.id)
Firdausi, I. A., Sururi, A., & Malik, A. (2021). Konstruksi sosial perempuan nelayan dalam pola dan relasi sosiokultural di kawasan pesisir Pantai Karangantu Serang Banten. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 5(2), 172–183. https://doi.org/10.22437/titian.v5i2.15441
Granovetter, M. (1985). Economic action and social structure: The problem of embeddedness. American Journal of Sociology, 91(3), 481–510.
Hasnawir, H., Supriyanto, B., & Nuryanto, I. (2023). Peran modal sosial dalam pendampingan perhutanan sosial di Provinsi Maluku. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 15(1), 14–31. https://doi.org/10.24259/jhm.v15i1.26059 (journal.unhas.ac.id)
Indrawasih, R., & Pradipta, L. (2021). Pergerakan sosial perempuan pesisir dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan kesetaraan gender. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 5(1), 45–58. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15537
Makaruku, F., Hetharie, Y., & Leasa, M. (2025). Kai-wait sebagai modal sosial budaya masyarakat Maluku dalam memperkuat solidaritas sosial. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 7(1), 44–58.
Ramadhani, N. S., & Prameswari, A. R. (2025). Modal sosial dan ketahanan ekonomi rumah tangga nelayan: Studi kasus di Desa Pesisir Kabupaten Indramayu. Perseptif: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(1), 55–70. https://doi.org/10.70716/perseptif.v4i1.455
Sumitro, S., Rahman, A., & Yusuf, M. (2022). Solidaritas sosial masyarakat nelayan dalam mempertahankan kehidupan ekonomi pesisir. Jurnal Sosiologi Reflektif, 16(2), 215–230.
Suparyana, P. K., Indrawan, I. P. E., & Syaputra, M. (2021). Peran modal sosial kelompok nelayan menghadapi cuaca buruk di pesisir pantai Desa Kuranji Dalang. Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 10(1), 45–53. https://doi.org/10.5281/zenodo.4734345
Wijaya, A. A. M. (2016). Modal sosial untuk kapasitas community governance: Studi kasus perempuan pesisir Kelurahan Sulaa Kota Baubau. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(1), 107–125. https://doi.org/10.24905/jip.1.1.2016.107-125
Kimbal, R. W. (2020). Peran modal sosial di kalangan pekerja perempuan dalam penguatan manajemen usaha industri kecil. DeReMa: Development Research of Management, 15(1), 45–62. https://doi.org/10.19166/derema.v15i1.2283
Suparyana, P. K., Indrawan, I. P. E., & Syaputra, M. (2021). Peran modal sosial kelompok nelayan menghadapi cuaca buruk di pesisir pantai Desa Kuranji Dalang. Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 10(1), 45–53. https://doi.org/10.5281/zenA. N., Muis, A., & Alamsyar, A. (2022). Kontribusi curahan waktu kerja wanita nelayan terhadap pendapatan rumah tangga nelayan di Kelurahan Bantaya Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian, 10(1), 45–56.
Alhakim, R., Mukhlasin, A., Nawawi, S., & Setiawan, Y. A. (2024). Peran istri terhadap pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan Desa Ujungalang Kecamatan Kampunglaut. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 16(2), 71–82. https://doi.org/10.52166/humanis.v16i2.7023
Anisa, D., Salsabilla, W. P., Listianingsih, Z., & Damayanti, S. (2025). Peran modal sosial sebagai strategi bertahan UMKM kuliner di Cibiru Kota Bandung. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 112–125. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5480
Aprilia, R., Gunarto, T., & Taher, A. R. Y. (2021). Modal sosial sebagai upaya keberlangsungan usaha di tengah pandemi COVID-19 (Studi kasus pada debitur ultra mikro PT Pegadaian Persero Area Lampung). E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 10(8), 664–673. https://doi.org/10.24843/EEB.2021.v10.i08.p02
Ashari, R., Iskandar, M. J., & Ahmadi, R. (2023). Kontribusi ibu rumah tangga nelayan kecil dalam meningkatkan pendapatan keluarga di subsektor perikanan Kabupaten Lombok Timur. Journal Ilmiah Rinjani, 11(2), 155–168.
Dahul, M. N., Paulus, C. A., & Sine, K. G. (2022). Peningkatan pendapatan rumah tangga nelayan dari kontribusi ekonomi dan peran perempuan pesisir di Desa Hundihuk Kabupaten Rote Ndao. Jurnal Bahari Papadak, 3(2), 120–131.
Fitria, N., Hasimi, D. M., & Malik, A. (2025). Eksistensi modal sosial pedagang pasar tradisional terhadap kesejahteraan dalam perspektif ekonomi Islam. Journal of Economics Research and Policy Studies, 5(1), 161–172. https://doi.org/10.53088/jerps.v5i1.1691
Handayani, T., & Sari, N. P. (2024). Pemberdayaan ekonomi perempuan pesisir dalam meningkatkan partisipasi sosial masyarakat. Jurnal Dimensia, 13(1), 45–59. (journal.uny.ac.id)
Herdioko, J., Wibowo, E. A., Cahyadi, M., & Nisita, N. (2024). Pengaruh modal sosial terhadap penggunaan dompet digital dan penerapan akuntansi pada UMKM di Provinsi DIY. Equilibrium: Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi, 20(2), 155–170. https://doi.org/10.30742/equilibrium.v20i2.3926
Hidayati, N. (2024). Peran perempuan pesisir dalam perekonomian berkelanjutan di Kabupaten Kendal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 11234–11242.
Irwansyah, A., & Supriadi. (2022). Peran ganda perempuan nelayan pada masyarakat pesisir. Hegemoni: Jurnal Ilmu Sosial, 1(1), 11–17.
Kurniawan, R., & Wahyuni, S. (2025). Literatur review: Pengembangan kapasitas perempuan pesisir dalam diversifikasi ekonomi lokal. South East Asian Management Concern, 2(2), 64–70.
Lestari, D., & Nugraheni, P. (2023). Peran perempuan pesisir dalam peningkatan kualitas hidup keluarga nelayan. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 5(2), 118–130. (ejournal.undip.ac.id)
Mariwy, S. M., & Therik, W. M. A. (2019). Kehidupan ekonomi perempuan pesisir di Negeri Seilale Kota Ambon. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 45–57.
Mulyadi, R., Kinseng, R. A., & Soetarto, E. (2022). Modal sosial dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Indonesia. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 12(3), 411–423. https://doi.org/10.29244/jpsl.12.3.411-423 (journal.ipb.ac.id)
Papendang, I., Lalamentik, O., & Sinolungan, A. (2023). Peran perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga nelayan di Kelurahan Bitung Barat I Kecamatan Maesa Kota Bitung. Jurnal Equilibrium, 4(2), 16–25.
Prasetyo, A., Widodo, S., & Hasanah, U. (2025). Penguatan usaha mikro berbasis sumber daya lokal dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat pesisir. Jurnal Sosial dan Pembangunan Pertanian, 9(1), 77–91. (ejournal.umm.ac.id)
Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.
Rahim, A., Yusuf, M., & Wahyuni, S. (2021). Kontribusi perempuan pesisir terhadap kesejahteraan keluarga nelayan di Sulawesi Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 16(2), 145–158. (journal.unhas.ac.id)
Romdhon, M. M. (2021). Kontribusi pendapatan wanita dan akses pangan rumah tangga nelayan di Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis), 2(1), 44–55. https://doi.org/10.48093/jimanggis.v2i1.58
Sabilla, D. P., Heriyanti, L., & Djakfar, L. (2024). Peran perempuan pesisir dalam mendukung ekonomi keluarga nelayan: Studi di Malabero, Teluk Segara, Bengkulu. Community: Pengawas Dinamika Sosial, 10(2), 88–101.
Saputro, N. A., Suharso, P., & Hartanto, W. (2020). Modal sosial pada industri kreatif berbasis potensi lokal pada kerajinan batik Jember. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 14(2), 312–321. https://doi.org/10.19184/jpe.v14i2.16378
Susanti, E. (2022). Peran perempuan pesisir terhadap ketahanan keluarga pasca bencana alam gempa bumi di Desa Maliaya Kabupaten Majene Tahun 2021. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(3), 417–432. https://doi.org/10.22146/jkn.70466
Syakirah, S. (2025). Peran perempuan dalam ekonomi keluarga nelayan: Studi kasus Desa Bulutui Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal JINNSA (Jurnal Interdipliner Sosiologi Agama), 5(1), 33–47.
Syarifuddin, D. (2023). Nilai modal sosial pada petani lebah madu di Desa Wisata Ciburial. Jurnal Kajian Pariwisata, 5(2), 45–57.
Tlonaen, I., Soewarlan, L. C., & Eoh, C. B. (2022). Peran ibu rumah tangga nelayan terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Kolbano Kecamatan Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Bahari Papadak, 3(1), 88–97.
Wulandari, N., Indrianti, D. T., & Hilmi, M. I. (2022). Analisis gender peran perempuan pesisir pada ketahanan keluarga di Desa Puger Kulon Kabupaten Jember. Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah PLS, 7(2), 55–68.
Yuliana, L., Hidayat, T., & Kurniawati, E. (2023). Kerentanan sosial ekonomi masyarakat pesisir dalam menghadapi perubahan lingkungan dan ekonomi. Sosiohumaniora, 25(1), 66–79. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v25i1.44511 (journal.unpad.ac.id)
odo.4734345
