MUSEUM DAN PEMBELAJARAN BERBASIS OBJEK: Upaya Membangun Budaya Akademik Alternatif Pada Perguruan Tinggi Indonesia

Authors

Pungki Purnomo
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Muhammad Azwar
UIN Syarif Hidayatullah
Shafa Juniar
Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta image/svg+xml

Keywords:

MUSEUM DAN PEMBELAJARAN BERBASIS OBJEK

Synopsis

Buku berjudul Museum dan Pembelajaran Berbasis Objek: Upaya Membangun Budaya Akademik Alternatif Pada Perguruan Tinggi Indonesia ini merupakan hasil dari refleksi akademik sekaligus respons praktis kami terhadap dinamika pembelajaran di perguruan tinggi Indonesia yang selama ini masih didominasi oleh pendekatan konvensional, berorientasi pada teks, dan belum sepenuhnya mendorong tumbuhnya budaya berpikir kritis, analitis, serta apresiatif terhadap realitas konkret.

Potensi intelektual mahasiswa seringkali terhambat oleh model pembelajaran yang menempatkan mereka sekadar sebagai penerima pasif. Dalam perjalanan akademik saya, ditemukan bahwa pembelajaran yang berbasis pada obyek nyata—baik dalam bentuk artefak, dokumen, benda ilmiah, hingga koleksi budaya—memberi dampak besar dalam memantik rasa ingin tahu, memperkuat pemahaman konseptual, dan membangun kedekatan emosional terhadap ilmu pengetahuan.

Inspirasi untuk menulis buku ini muncul dari berbagai pengalaman langsung dalam mengintegrasikan pendekatan object-based learning (OBL) dalam perkuliahan, kerja kuratorial, riset, hingga keterlibatan saya dalam pengelolaan museum dan arsip universitas. Dengan memanfaatkan sumber daya pembelajaran yang konkret, kita dapat menghadirkan budaya akademik alternatif yang lebih membumi, kontekstual, dan membebaskan.

Buku ini ditujukan bagi para dosen, pengelola program studi, peneliti pendidikan, mahasiswa, serta siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap masa depan pendidikan tinggi di Indonesia. Harapannya, pendekatan pembelajaran berbasis obyek yang ditawarkan dalam buku ini dapat menjadi salah satu strategi pembaruan dalam ekosistem akademik Indonesia

Chapters

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • PENDAHULUAN
  • BAB I MUSEUM SEBAGAI LEMBAGA INFOMASI
  • BAB II MUSEUM UNIVERSITAS & WARISAN BUDAYA AKADEMIK
  • BAB III OBJECT BASED LEARNING DI UNIVERSITAS
  • BAB IV LABORATORIUM & MUSEUM PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
  • BAB V MUSEUM UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
  • BAB VI MUSEUM PEMBELAJARAN INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MALANG
  • BAB VII MUSEUM PENDIDIKAN INDONESIA, UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
  • BAB VIII MUSEUM UNIVERSITAS DAN URGENSINYA
  • PENUTUP
  • DAFTAR PUSTAKA
  • BIODATA PENULIS

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Pungki Purnomo, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Pungki Purnomo, lahir di Jakarta, di Jalan Kartini, Kelurahan Sawah Besar Jakarta Pusat, pada tanggal 15 Desember 1964. Dilahirkan dari pasangan Bapak Yusuf Agus dan Ibu Siti Badriah. Pada tahun 1992 memperoleh sarjana (S1) dibidang perbandingan agama di Universitas Baghdad, Republik Irak. Pada tahun 1997 memperoleh pendidikan S2 (Master of Library and Information Science) dari International Islamic University, Malaysia. Setelah bergabung di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada tahun 1999 berkesempatan untuk merintis pendirian prodi Ilmu Perpustakaan di UIN Jakarta. Saat mengabdi di Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Jakarta sebagai sekretaris prodi (2008-2012) dan sebagai ketua prodi (2012-2019), Pada akhir tahun 2015 dengan niat yang kuat memutuskan untuk melanjutkan pendidikan doctoral di Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta dalam bidang Pengkajian Islam dengan konsentrasi Ilmu Perpustakaan dan Informasi dan Alhamdulillah bersyukur akhirnya dapat menyelesaikan pendidikan S3 tersebut pada Agustus 2021 dengan tema disertasi Museum Universitas sebagai Institusi Memori Kolektif Masa Lalu, Sekarang dan Masa Depan. Wallahu min Aqwaamit thoriq. Aamiin ya Rob.

Muhammad Azwar, UIN Syarif Hidayatullah

Muhammad Azwar, lahir di Ujung pandang, 15 Januari 1980. Anak bungsu dari 5 bersaudara, ayahanda seorang perwira karir bernama Letkol. Inf. Abdul Muin dan ibunda bernama Siti Rachimah. Lulus S1 dan mendapatkan gelar S.Pd.I dari program studi Pendidikan Agama Islam dari STAI Madinatul Ilmi, Depok tahun 2005. Lulus S2 dengan gelar Magister Humaniora didapatkan tahun 2011 pada program studi Ilmu Perpustakaan di Universitas Indonesia.

Mulai bergabung di UIN Syarif Hidayatullah pada tahun 2016 pada program studi Ilmu Perpustakaan dan mengajarkan beberapa mata kuliah, seperti Pengembangan Web, Database dan Jaringan Komputer, Perpustakaan Digital dan beberapa mata kuliah lainnya. Selain mengajar, penulis juga aktif sebagai narasumber dan konsultan untuk penetrapan teknologi di perpustakaan. Beberapa karya penulis bisa diakses https://orcid.org/0000-0002-2960-1112. Saat ini sedang proses menyelesaikan program doctoral di Sekolah Pascasarja UIN Syarif Hidayatullah pada program studi Kajian Keislaman konsentrasi Ilmu Perpustakaan dan informasi.

Shafa Juniar, Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Shafa Juniar lahir di Jakarta pada tanggal 18 Juni 2000 adalah mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta program studi Ilmu Perpustakaan.

Anak pertama dari dua bersaudara ini lulus dari SD Negeri 1 Pajeleran yang berada di cibinong lalu melanjutkan studinya di MTsN Cibinong yang sekarang menjadi MTsN 3 Bogor dan SMK Negeri 1 Bojonggede, Kab.Bogor sebelum akhirnya menjadi mahasiswi di UIN Jakarta pada tahun 2018. Aktif di organisasi jurusan ilmu Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dari tahun 2019-2021.

References

Agency, H. (2018). International Council of Museums. https://icom. museum/en/faq/what-is-icoms-definition-of-a-museum/

Akbar, A. (2010). Museum di Indonesia Kendala dan Harapan. Papas Sinar Sinanti.

Alexander, P. E., & Alexander, M. (2008). Museum in Motion 2ed. AltaMira Press.

Ashworth, G. J., & Tunbridge, J. E. (2000). The Tourist-Historic City: Retrospect and Prospect of Managing the Heritage City. Routledge.

Basu, P. (2011). Museums, heritage and international development. Routledge.

Biggs, J. B. (2003). Teaching for Quality Learning at University, 2nd ed. The Society for Research into Higher Education & Open University Press.

Chatterjee, H. J. (2016). Staying essential: Articulating the value of object based learning. University Museums and Collections Journal, 1, 37–42.

Chatterjee, H., Rosalind Duhs, Leonie Hannan, & Thomas Kador. (2021). Teaching and object-based learning. University College London (UCL).

Chatterjee, H. J., & Hannan, L. (2015). Object-based learning in higher education: The pedagogical power of museums. Routledge.

Chatterjee, H. J., & Hannan, L. (2015). Engaging the senses: Object-based learning in higher education. Routledge.

Clover, D. E., & Bell, L. A. (2013). Museum and gallery learning in feminist adult education. In R. A. Sandell & E. Nightingale (Eds.), Museums, equality and social justice (pp. 180–193). Routledge.

Creswell, J. W. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (2nd ed.). Sage Publications.

Delnero, Paul. (2019). “Archives and Libraries in the Old Babylonian Period, c.1900–1600”. In Libraries before Alexandria: Ancient Near Eastern Traditions. Eds. Kim Ryholt and Gojko Barjamovic. Oxford University Press, 168-91.

Direktorat Museum Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. (2008). Ayo Kita Mengenal Museum.

Direktorat Permuseuman. (2000). Pedoman Pendirian Museum. Proyek Pembinaan Permuseuman Jakarta. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Depdiknas.

Duhs, R. (2010a). Learning from University Museums and Collections in Higher Education: University College London (UCL). University Museums and Collections (UMAC), 3, 183–186.

Duhs, R. (2010b). Learning from University Museums and Collections in Higher Education: University College London (UCL). University Museums and Collections (UMAC), 3.

Emeafor, O., Diminyi Christopher. A, & Duru C. Henry. (2018). Object-Based Learning In Museum. Researchjournali’s Journal of Hospitality Tourism, 5(1), 1–12.

Fleming, N. D., & Mills, C. (1992). Not another inventory, rather a catalyst for reflection. To Improve the Academy, 11(1), 137–155.

Fosnot, C. T. (Ed.). (2005). Constructivism: Theory, perspectives, and practice (2nd ed.). Teachers College Press

Grahama, M., & Jomphe, D. (2018). A museum and a University Co-staff a Research Rcientist. Museum Management and Curatorship, 25(1), 107–116.

Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik (1st ed.). Bumi Aksara.

Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif. Wal ashri Publishing.

Hardie, K. (2015). Looking, seeing and understanding: Visual literacy and object-based learning in the art and design studio. Art, Design & Communication in Higher Education, 14(2), 207–219. https://doi.org/10.1386/adch.14.2.207_1

Harrison, R. (2013). Heritage: Critical Approaches. Routledge.

Hooper-Greenhill, E. (2000). Museums and the interpretation of visual culture. Routledge.

Hooper-Greenhill, E. (2007). Museums and education: Purpose, pedagogy, performance. Routledge.

ICOM. (2022). Museum definition. International Council of Museums. https://icom.museum/en/resources/standards-guidelines/museum-definition/i

International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA). (2016). Preservation and Conservation. Retrieved from https://www.ifla.org/preservation-and-conservation/Jain, P., & O.

Oladokun. (2020). Open Access Implications for Sustainable Social, Political, and Economic Development. IGI Global Publisher of Timely Knowledge. https://www.igi-global.com/book/open-access-implications-sustainable-social/244650#table-of-contents

Jamieson, A. (2017). Object-based learning: A new way of teaching in Arts West. University of Melbourne Collections. Cultural Collections Unit University of Melbourne. http://hdl.handle.net/11343/194138

Ketelaar, E. (2001). Tacit Narratives: The Meanings of Archives. Archival Science, 1(2), 131–141. https://doi.org/10.1007/BF02435644

Knutson, K. (2013). Object-based learning in the museum: Building student engagement and deeper understanding. Journal of Museum Education, 38(2), 150–160.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Lewis, G. (2017). History of museums. https://www.britannica.com/topic/history-of-museums-398827

Lo, P., Kitty But, & Robert Trio. (2014). Links between Libraries and Museums: A Case Study of Library-Museum Collaboration at the

Millar, L. (2017). Archives: Principles and practices (2nd ed.). Facet Publishing.

Macdonald, S. (Ed.). (2011). A Companion to Museum Studies. Wiley-Blackwell.Macdonald, S. (2006). A Companion to Museum Studies. Blackwell Publishing

MacDonald, S. (2002). Behind the Scenes at the Science Museum. Bloomsbury.Hong Kong Maritime Museum. Jlis.It, 5(1), 103–118.

Moleong, L.J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (38th ed.). PT. Remaja Rosdakarya.

Nasution, M. K. (2017). Penggunaan Metode Pembelajaran Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, 11(1).

O’Connor, M. M. (2017). Review of “Future Pathways for the University Museum,” by Carin Jacobs. Museum History Journal, 4(1).

Okpoko, A. I. (2006). Fundamentals of Museum Practice. Afro-Orbis Publications Limited.

Paris, S. G. (2002). Perspectives on object-centered learning in museums. Lawrence Erlbaum Associates

Paris, S. G., & Hapgood, S. E. (2002). Children's learning with objects in informal environments. In S. G. Paris (Ed.), Perspectives on object-centered learning in museums (pp. 37–54). Lawrence Erlbaum Associates.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2015 Tentang Museum. (2015).

Philominraj, A., Maria Bartilla, & Ranjeeva Ranjan. (2020). Participatory learning: An appealing classroom method to Foster English Language Teaching. Educacion. Educacao. Education, 41(06), 10. https://www.revistaespacios.com/a20v41n06/a20v41n06p10.pdf

Prince, M. (2017). Does Active Learning Work? A Review of the Research. Journal of Engineering Education, 93(3), 223–231.

Pundak, D., & Rozner, S. (2018). Empowering Engineering College Staff to Adopt Active Learning Methods. Journal of Science Education and Technology, 17(2).

Rowe, S. (2002). The Role of Objects in Active, Distributed Meaning-Making. In: Perspectives on Objectcentered Learning in Museums. Lawrence

Simpson, M. G. (2001). Making Representations: Museums in the Post-Colonial Era. Routledge.Erlbaum Associates, 19–36.

Smith, L. (2006). Uses of Heritage. Routledge.

Stanford Encyclopedia of Philosophy. (2018). Scientific Discovery. https://plato.stanford.edu/entries/scientific-discovery/#Int

Sugiono, S. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D.

Tavakol, M., & Sandars, J. (2014). Quantitative and qualitative methods in medical education research: AMEE Guide No 90: Part I. Medical Teacher, 36(9), 746–756.Alfabeta.

University of Oxford. (2019, Oktober). About Ashmolean Museum. https://www.ashmolean.org/

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

UNESCO. (2003). Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. Retrieved from https://ich.unesco.org/

Universitas Gadjah Mada. (2019). Museum UGM sebagai ruang pelestarian memori institusi. Yogyakarta: Pusat Arsip dan Museum.

Vanderberg, R. (2012). Converging Libraries, Archives and Museums: Overcoming distinctions, but for what gain? Archives and Manuscripts, 40(3).

Widodo, J. (2018). Urban Heritage and the Politics of the Past: A Southeast Asian Perspective. Springer.

Yakel, E. (2007). Digital Curation. OCLC Systems & Services: International digital library perspectives, 23(4), 335–340. https://doi.org/10.1108/ 10650750710831466

Yeo, Geoffrey. (2015). “Record(s)”. In Encyclopedia of Archival Science, eds. Luciana Duranti and Patricia C. Franks. Rowman & Littlefield, 315-9.

Zulaika, J. (1997). Exile and Creativity: Signposts, Travelers, Outsiders, Backward Glances. Duke University Press.

MUSEUM DAN PEMBELAJARAN BERBASIS OBJEK: Upaya Membangun Budaya Akademik Alternatif Pada Perguruan Tinggi Indonesia

Published

October 13, 2025

Details about the available publication format: preview

preview

ISBN-13 (15)

978-634-202-810-0

Physical Dimensions

How to Cite

MUSEUM DAN PEMBELAJARAN BERBASIS OBJEK: Upaya Membangun Budaya Akademik Alternatif Pada Perguruan Tinggi Indonesia. (2025). Library Buku Penerbit KBM. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/669