HUKUM KELUARGA ISLAM DI DUNIA MUSLIM: inamika dan Reformasi Hukum Keluarga Islam

Penulis

Dr. H. Harwis Alimuddin, Lc., M.H.I.
IAIN Ternate

Kata Kunci:

hukum, keluarga islam

Sinopsis

Buku Hukum Keluarga Islam di Dunia Muslim: Dinamika dan Reformasi Hukum Keluarga Islam mengulas secara komprehensif perkembangan, penerapan, dan pembaruan hukum keluarga Islam di berbagai negara Muslim. Hukum keluarga, yang mengatur pernikahan, perceraian, hak dan kewajiban suami-istri, hak asuh anak, serta warisan, merupakan bidang syariah yang paling dekat dengan realitas kehidupan sosial umat.

Dengan pendekatan perbandingan, buku ini mengkaji praktik hukum keluarga Islam di Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Turki, Mesir, Pakistan, Suriah, Yordania, Yaman, Aljazair, Tunisia, Maroko, hingga Somalia. Kajian ini menunjukkan bahwa meskipun bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, hukum keluarga Islam diterapkan secara beragam sesuai dengan konteks sosial, budaya, sejarah, dan sistem hukum nasional masing-masing negara.

Buku ini juga menyoroti dinamika reformasi hukum keluarga Islam melalui modifikasi, ijtihad kontemporer, serta peran lembaga peradilan dalam merespons isu-isu keadilan, khususnya perlindungan hak perempuan dan anak. Disusun secara sistematis dan argumentatif, buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, dan pembuat kebijakan dalam memahami arah perkembangan hukum keluarga Islam di dunia Muslim.

Ulasan

Bab

  • KATA PENGANTAR DEKAN FAKULTAS SYARIAH
  • KATA PENGANTAR PENULIS
  • DAFTAR ISI
  • BAB 1 PENDAHULUAN
  • BAB 2 HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
  • BAB 3 HUKUM KELUARGA DI MALAYSIA
  • BAB 4 HUKUM KELUARGA ISLAM DI BRUNEI DARUSSALAM \
  • BAB 5 HUKUM KELUARGA ISLAM DI TURKI
  • BAB 6 HUKUM KELUARGA ISLAM DI MESIR
  • BAB 7 HUKUM KELUARGA ISLAM DI PAKISTAN
  • BAB 8 HUKUM KELUARGA ISLAM DI SURIAH
  • BAB 9 HUKUM KEUARGA ISLAM DI YORNADIA
  • BAB 10 HUKUM KELUARGA ISLAM DI YAMAN
  • BAB 11 HUKUM KELUARGA ISLAM DI AL-JAZAIR
  • BAB 12 HUKUM KELUARGA ISLAM DI TUNISIA
  • BAB 13 HUKUM KELUARGA ISLAM DI MAROKO
  • BAB 14 HUKUM KELUARGA ISLAM DI SOMALIA
  • BAB 15 PENUTUP
  • DAFTAR PUSTAKA
  • PROFIL PENULIS
  • PROFIL PENYUNTING

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Dr. H. Harwis Alimuddin, Lc., M.H.I., IAIN Ternate

Dr. H. Harwis Alimuddin, Lc., M.H.I.

Lahir di Maros, Sulawesi Selatan, pada 5 Juli 1984, Dr. H. Harwis Alimuddin merupakan seorang akademisi dan pakar hukum Islam yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan studi hukum keluarga Islam, terutama dalam isu-isu kontemporer dan hukum positif. Saat ini, beliau menjabat sebagai Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) di Pascasarjana IAIN Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Pendidikan

Pendidikan formal Dr. Harwis dimulai dari jenjang dasar hingga pendidikan tinggi yang mendalam di bidang studi Islam. Beliau menempuh pendidikan dasar di SD No. 13 Talammangape, Kec. Turikale, Kab. Maros, Sulawesi Selatan, pada tahun 1991 hingga 1997. Pada tahap awal pendidikan ini, Dr. Harwis memperoleh dasar-dasar ilmu umum sekaligus membangun fondasi karakter dan disiplin belajar yang kuat.

Selanjutnya, beliau melanjutkan pendidikan menengah di lingkungan pesantren, yang menjadi basis pengembangan spiritual dan intelektual dalam ilmu-ilmu agama. Pada 1997 hingga 2000, beliau belajar di Pondok Pesantren Ainussyamsi, Maros, dan kemudian pada 2000 hingga 2003 melanjutkan studi di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan. Di pesantren-pesantren ini, Dr. Harwis menekankan pada penguasaan ilmu fiqh, tafsir, hadis, serta prinsip-prinsip akhlak dan etika Islam, yang menjadi fondasi penting bagi karier akademik dan profesionalnya di kemudian hari.

Puncak pendidikan tinggi Dr. Harwis dimulai ketika beliau menempuh program sarjana (S1) di Al-Azhar University, Kairo, Mesir, pada 2004 hingga 2008, salah satu universitas Islam tertua dan paling prestisius di dunia. Di sini, beliau mendapatkan wawasan mendalam mengenai fiqh kontemporer, maqashid al-syariah, dan metodologi ijtihad modern. Pengalaman belajar di luar negeri ini juga memberinya perspektif global dan kemampuan berinteraksi dengan pemikiran Islam dari berbagai belahan dunia.

Setelah kembali ke Indonesia, Dr. Harwis melanjutkan studi pascasarjana. Beliau meraih gelar magister (S2) di UIN Alauddin Makassar pada 2012 hingga 2014, yang semakin memperkuat kapasitas akademiknya dalam kajian hukum Islam dan aplikasinya di masyarakat Indonesia. Tidak berhenti di situ, Dr. Harwis menempuh program doktoral (S3) di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada 2016 hingga 2019, dengan fokus penelitian pada hukum keluarga Islam, maqashid al-syariah, dan isu-isu kontemporer terkait implementasi hukum Islam di Indonesia. Pendidikan ini memberikan landasan intelektual yang kuat bagi Dr. Harwis untuk menjadi tokoh akademik yang kredibel di bidang hukum Islam.

Pengalaman Organisasi

Selain prestasi akademik, Dr. Harwis juga memiliki pengalaman organisasi yang sangat luas, baik di tingkat mahasiswa, pesantren, maupun organisasi profesional dan keagamaan. Keterlibatan ini menunjukkan komitmen beliau untuk berkontribusi secara aktif dalam pengembangan pendidikan, keilmuan, dan sosial keagamaan.

Pada tingkat mahasiswa, Dr. Harwis aktif dalam berbagai organisasi, antara lain sebagai Divisi Intelektual KEPMI (Kesatuan Pelajar Mahasiswa Islam) Kab. Bone pada 2001 hingga 2003, serta sebagai pengurus PMII Cabang Makassar pada 2003 hingga 2004. Pengalaman ini menanamkan kemampuan kepemimpinan, koordinasi, dan organisasi, serta membiasakan beliau berinteraksi dengan mahasiswa dan aktivis keagamaan dalam mengembangkan diskursus intelektual.

Selama menempuh pendidikan di Mesir, beliau juga aktif sebagai Koordinator Islamic Study Club (ISC) Kairo pada 2005 hingga 2006, sekaligus menjadi Instruktur C-EM-C (Celebes English Meeting Club) pada 2005 hingga 2008. Aktivitas ini tidak hanya menekankan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan komunikasi, manajemen organisasi, dan penyebaran ilmu kepada komunitas diaspora Indonesia di Mesir. Beliau juga sempat menjabat sebagai Ketua IKAKAS (Ikatan Alumni dan Keluarga As’adiyah) Mesir pada 2008 hingga 2009, yang memperkuat jaringan alumni pesantren dan menumbuhkan peran sosial di masyarakat.

Setelah kembali ke Indonesia, Dr. Harwis tetap aktif di berbagai organisasi profesional dan keagamaan. Saat ini beliau menjabat sebagai Koordinator Pengembangan Usaha dan Ekonomi Kreatif ICATT (Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah) Indonesia sejak 2020, Sekretaris Komisi Fatwa Provinsi Maluku Utara sejak 2022, Anggota Lembaga Bahtsul Masail PWNU Sulawesi Selatan sejak 2023, serta Anggota Komisi Fatwa MUI Kota Ternate sejak 2024. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Sekretaris Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga dan Alumni As’adiyah (IKAKAS) Maluku Utara untuk periode 2024 hingga 2029. Posisi-posisi ini menunjukkan kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk terlibat dalam pengambilan keputusan strategis, khususnya dalam pengembangan hukum Islam dan masalah fatwa di tingkat regional maupun nasional.

Karya Tulis dan Kontribusi Ilmiah

Dr. Harwis Alimuddin memiliki portofolio karya tulis yang luas, yang mencakup kajian fiqh kontemporer, hukum keluarga Islam, maqashid al-syariah, serta penerapan hukum Islam dalam konteks sosial Indonesia. Karya-karya beliau tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif, membahas isu-isu aktual yang relevan dengan dinamika masyarakat modern.

Beberapa karya penting beliau antara lain:

1.      Fiqh Kontemporer Hukum Keluarga Islam, Jokjakarta, KBM Indonesia, 2025. Buku ini menjadi referensi utama dalam studi hukum keluarga Islam di Indonesia, mengintegrasikan prinsip syariah dengan kebutuhan sosial modern.

2.      Reinterpretasi Nusyuz dalam Keluarga Modern, Jokjakarta, KBM Indonesia, 2024, yang membahas isu ketidakpatuhan istri dalam rumah tangga dari perspektif hukum Islam kontemporer.

3.      Epistemologi Maqashid Perspektif Para Tokoh, KBRI, Kairo-Mesir 2007, sebagai kajian filosofis dan metodologis dalam memahami tujuan syariah.

4.      Teori-Teori Ijtihad Berbasis Kemaslahatan, Ellunar Publising, Bandung 2021, yang menjadi pedoman dalam pendekatan hukum Islam yang relevan dengan kepentingan masyarakat.

5.      Penelusuran Literatur Fikih, Medan, Publishing 2018, yang fokus kepada kitab-kitab turats klasik, khususnya kitab Al-Mugni oleh Ibnu Quddamah.

6.      Implication of Local Wisdom in Islamic Law Compilation Legislation, 2021, yang menyoroti integrasi nilai lokal dengan hukum Islam formal.

7.      The Urgency of Maqāşid al-Sharīa in Strengthening Religious Moderation in Aceh, 2022, yang mengupas relevansi maqashid untuk moderasi beragama.

8.      Requirements of Polygamy by Muhammad Shahrur and Its Relevance to Indonesian Society, 2024, membahas teori poligami kontemporer dan aplikasinya di Indonesia.

9.      The Urgency of Fiqh Rules Regarding Differences in Eid Al-Adha Determination in Indonesia, 2022, sebagai kajian praktis fiqh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

10.  Interfaith Marriage Phenomenon in Indonesia from the Perspective of Sadd al-Żarī'ah and Fatḥ al-Żarī'ah, 2023, mengulas pernikahan lintas agama dari perspektif hukum Islam.

11.  Kedudukan Izin Istri dalam Poligami: Analisis Teori Perubahan Hukum dengan Perubahan Sosial, 2023, membahas relevansi izin istri dalam praktik poligami modern.

Selain itu, beliau juga menulis artikel-artikel ilmiah di berbagai jurnal nasional dan internasional, seperti:

1.      The Livelihood Status of Career Woman in Indonesia: Revitalization of Tanqih al-Manat in Legal Reasoning, DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum, 2023.

2.      Praktik Poligami Tanpa Izin Istri di Bacan Timur Halmaherah Selatan, Indonesian Journal of Shariah and Justice, 2023.

3.      Between Ḍarūrah and Halal Integrity: MUI Fatwas on Harm-Derived Vaccines and Medicines, Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 2024.

4.      Reconstruction of the Concept of Nusyūz in Islamic Law: Perspectives of Religious Figures in Ternate, Indonesia, El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 2025.

Melalui karya-karya ini, Dr. Harwis tidak hanya memberikan kontribusi pada pengembangan teori hukum Islam, tetapi juga pada praktik hukum Islam yang adaptif, relevan dengan masyarakat Indonesia, serta mampu menghadapi dinamika sosial dan hukum modern. Beliau menjadi figur penting yang menjembatani antara tradisi hukum Islam klasik, pemikiran kontemporer, dan kebutuhan masyarakat modern.

Kontribusi dan Pengabdian

Sebagai seorang pengajar dan peneliti, Harwis Alimuddin memiliki visi untuk membawa hukum Islam yang lebih relevan dengan tantangan zaman. Melalui pendekatan yang kontekstual, beliau tidak hanya mengembangkan pemikiran dalam bidang hukum keluarga Islam tetapi juga memberikan kontribusi untuk memperbaiki sistem hukum keluarga yang lebih adil dan berkeadilan gender. Buku-buku dan artikel yang beliau tulis banyak membahas masalah-masalah hukum Islam yang aktual, seperti poligami, interfaith marriage, dan hak-hak perempuan dalam hukum Islam.

Dengan pengalaman luas dalam bidang hukum Islam dan organisasi, serta dedikasinya dalam mengembangkan keilmuan, Harwis Alimuddin terus berupaya menjembatani pemahaman klasik dengan kebutuhan-kebutuhan hukum keluarga di masa kini. Melalui pemikirannya yang visioner, beliau memberikan kontribusi yang signifikan untuk dunia akademik, khususnya di bidang hukum keluarga Islam yang lebih inklusif dan relevan.

Alamat Penulis:
Rumah Dinas IAIN Ternate, Jl. Lumba-Lumba, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.
Kontak: 0853 9927 7929

Referensi

Aisyah, S. N. (2023). Kontekstualisasi Peradilan Agama dan Pembaharuan Hukum Islam di Negara Yaman. 3, 5329–5343.

Al-Syafi’i, A. ’Abdullah M. I. I. (1393). Al-Umm (Jld. II). Dar al-Ma’rifah.

Arif, A. S. (2021). Hukum Keluarga Islam Di Brunei Darussalam. Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.32505/qadha.v8i1.2275

Arif1, M. I., & Muhammad Adib Al Farisi 2. (2022). Perbandingan Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Negara Penganut Mazhab Syafi`I (Malaysia Dan Yaman). Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Peradilan Islam, 2(2), 123–132. https://doi.org/10.15575/as.v2i2.14327

AS, M. S. (1999). Ulama Pembawa Islam Indonesia (Cet. II). Lontara.

Azzura, G., & Pramesvari, A. (2023). Peran Amerika Serikat dan Inggris terhadap Stabilitas Politik dan Keamanan Yordania dalam Perspektif Neorealisme. 8, 15–27. https://doi.org/

10.15642/jiir.2023.8.1.15-27

Baharuddin. (2025). Analisis Konsep Pembaruan Hukum Keluarga Islam ( Studi Pada Negara Yordania ) Analysis of the Concept of Islamic Family Law Reform ( Study on Jordan ). 8(1), 606–611. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6957

Bermadzhab, D. K., & Saidah, D. (n.d.). Dinamika hukum keluarga Islam di Mesir : Antara Pembaharuan Hukum. 55–71.

By, P., Commissioner, T. H. E., Law, O. F., With, I. N. C., & Nasional, P. (2006). Act 164 Law Reform ( Marriage And Divorce ) ACT 1976. January.

Cahyani, A. I. (2015). Hukum Keluarga Islam di Brunei Darussalam. Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan, 2(2), 147–160. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/al-qadau/article/view/2638

Diyarti, S. (2022). Analisis Sistem Peradilan Agama Di Negara Yaman Dan Pelaksanaannya. 5, 148–162.

Fitria, V. (2015). Hukum Keluarga Di Turki Sebagai Upaya Perdana Pembaharuan Hukum Islam. Humanika, 12(1), 1–15. https://doi.org/10.21831/hum.v12i1.3648

Hadaiyatullah1, S. S., Fikri2, A., Dharmayani3, &, Eti karini, H. I. (2024). Rekontekstualisasi Fikih Keluarga di Era Modern: Studi Perbandingan Indonesia, Tunisia, dan Turki. 04(02), 140–163.

Hakim, A. (2022). Reformasi Hukum Keluarga Di Suriah. Al-Inṣāf - Journal Program Studi Ahwal Al Syakhshiyyah, 1(2), 18–31. https://doi.org/10.61610/ash.v1i2.8

Hakim, M. L. (2022). Reformasi Hukum Keluarga Islam di Turki: Dari Tradisional ke Modern. 1(1), 41–61.

Hakim, R. (2000). Hukum Perkawinan Islam. Pustaka Setia.

Hammad, M. (2014). Hak-Hak Perempuan Pasca Perceraian : Nafkah Iddah Talak dalam Hukum Keluarga Muslim Indonesia, Malaysia, dan. 7(1), 51–52.

Huda, M. (2018a). Hukum Keluarga: Potret Keragaman Perundang-undangan di Negara-negara Muslim Mod¬ern. Setara Press.

Huda, M. (2018b). Hukum Keluarga: Potret Keragaman PerundangUndangan di Negara-negara Muslim Modern. Setara Press.

Indonesia, D. U. A. I. dan P. S. D. J. B. M. I. K. A. R. (2015). Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Tentang Perkawinan.

Iqbal, M. S., & Amrulloh, M. A. (2024). Pembatasan Usia Minimal Perkawinan dalam Hukum Keluarga Islam Studi Komparasi Indonesia dan Yordania. 6, 1233–1245. https://doi.org/

10.47476/assyari.v6i2.6443

Karimullah, S. K. (2021). Pembaruan Hukum Keluarga Islam di Yornadia Perspektif Maqashid Syariah. STIS Harsyi Lombok, 1, 30–44.

Khalil, R. K. (2010). Sejarah Legislasi Hukum Islam (C. II (ed.)). Amzah.

Kholis, K. B., Alwi, M. A. A. M., & Suci, S. R. (2021). Dinamika Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Di Negara Muslim. ADHKI: Journal of Islamic Family Law, 3(1), 51–68. https://doi.org/10.37876/adhki.v3i1.45

Laws of Brunei Chapter 217 Islamic Family Law Revised Edision. (2012).

Liky Faizal, A. Q. (2021). The Age Limit for Marriage in Brunei Darussalam in Maslahah and Legal Politics Perspectives. Pharmacognosy Magazine, 6(1), 399–405.

M. Atho’ Mudzhar. (2003). Hukum Keluarga di Dunia Islam Modern. Ciputat Press.

Mahfudhi, H. M. (2022). Pengaruh Sosio-Kultur terhadap Reformasi Hukum Keluarga Islam di Maroko. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 18(1), 60–74.

Mahmood, T. (1972). Family Law Reform in the Muslim World. NM Tripathi PVT. LTD.

Mardani. (2011). Hukum Perkawinan Islam di Dunia Islam Modern. Graha Ilmu.

Maroko. (n.d.). « code De La Famille » La Moudawana.

Mashuri, M. (2023). Hukum Keluarga Islam Melayu di Brunei Darussalam. Journal of Ahkam Wa Iqtishad, 1(3), 101–107. https://zenodo.org/record/8397720

Mugniyah, M. J. (2001). Fiqh Lima Mazhab.

Musa, D. (2018). Qawanin Ahwal al-Syakhsiyyah fi Suriyah. Freedrich Ebert Stiftung.

Mustafa, U. (2019). Pembaharuan Hukum Keluarga Di Maroko. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.

Pratama, A., A, I. I., R, S. N. A., & Sari, N. R. (2022). Hukum Keluarga Islam Di Somalia. 2(2), 86–95.

Qowiyyudin, A. A., & Fauzi, M. A. (2023). Sejarah Islam Dan Politik Di Pakistan. 02(02). https://doi.org/10.38073/

batuthah.v2i2.1097

Ratih Lusiana Bancin. (2018). Hukum Keluarga Islam Di Tunisia. Penelitian Medan Agama, 9(2), 283–308.

Roby, &, Syarifudin, A. M. (2025). Pembaruan hukum keluarga di yaman. 2, 111–118.

Sanusi, N. T. (2017). Perceraian dalam Perundang-Undangan Negara Muslim (Studi Perbandingan Hukum Keluarga Islam Pakistan, Mesir dan Indonesia). Al Qadau, 4(2).

Sardaco. (2024). The Role of Islamic Law in Pakistan’s Legal System. https://www.sardarco.org/the-role-of-islamic-law-in-pakistans-legal-system/?utm

Seilla Nur Amalia Firdaus. (2018). Pembaharuan Hukum Keluarga Islam: Studi Perbandingan Hukum Keluarga di Brunei Darussalam dan Malaysia. Jurnal Keperawatan, 5(2), 99–106. https://doi.org/10.22437/zaaken.v5i2.35264

Studies, C. (2024). Somalia - Legal System.

Sugitanata, A. (2021). Produk-Produk Pembaharuan Hukum Keluarga di Turki. FAMILIA: Jurnal Hukum Keluarga, 2(1).

Syafi’i, A. (2021). Pembaruan Hukum Keluarga Islam: Studi Kasus Hukum Waris di Somalia. Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies, 3(2), 129–158. https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v3i2.3721

Syahraeni, A. (2016). Islam di Syiriah. Jurnal Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 5(2).

Syahronii, A. (2025). Reforamasi Hukum Keluarga di Pakistan: Implementasi Muslim Family Law Ordinance 1961. 908–928.

Tareen, H. (2023). Legal System of Pakistan. Article.Pk.

The Commissioner of Law Revision, M. (2006). Act 303 : Islamic Family Law (Federal Territories) Act 1984. The Revision of Laws Act 1968, January.

Tunis. (1956). Code of Persolan Status.

Turque, de la L. (2001). Turkish Civil Code. Argus Ajansi, 2(743), 8068.

Wikipedia. (2026). Pakistan. https://id.wikipedia.org/wiki/

Pakistan#:~:text=11 Pranala luar-,Etimologi,KashmIr%2C Sindh%2C dan Baluchistan.

Yaman. (1992). Qanun Ahwal Syakhshiyyah.

Zahro, F. (2025). Pembaharuan hukum keluarga di aljazair. 7(2), 11–21. https://doi.org/10.58293/asa.v7i2.151

Zuhdi, S. (2023). Reformulasi Hukum Perceraian Di Pakistan. 41–53.

HUKUM KELUARGA ISLAM DI DUNIA MUSLIM: Dinamika dan Reformasi Hukum Keluarga Islam

Diterbitkan

1 Februari 2026

Detail format terbitan yang tersedia: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

978-634-278-089-3

Dimensi Fisik

Detail format terbitan yang tersedia: GOOGLE PLAY BOOK

GOOGLE PLAY BOOK

ISBN-13 (15)

978-634-278-089-3

Cara Mengutip

HUKUM KELUARGA ISLAM DI DUNIA MUSLIM: inamika dan Reformasi Hukum Keluarga Islam. (2026). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/982