SPIRITUALITAS KATEKIS
Kata Kunci:
SPIRITUALITAS KATEKISSinopsis
Buku Spiritualitas Katekis menghadirkan suatu kajian teologis-pastoral mengenai identitas, panggilan, dan dinamika hidup rohani seorang katekis dalam konteks Gereja dan dunia masa kini. Berlandaskan pada Kitab Suci, tradisi Gereja, serta refleksi teologis yang mendalam, buku ini menegaskan bahwa spiritualitas katekis tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan iman, tetapi terutama dengan penghayatan iman yang berakar pada relasi personal dengan Kristus, Sang Guru dan Sumber Sabda.
Spiritualitas tersebut diwujudkan melalui doa, lectio divina, perayaan Ekaristi, dan keterlibatan aktif dalam komunitas umat beriman, sehingga membentuk habitus rohani yang memampukan katekis menjalankan perutusannya sebagai cooperator Dei dalam munuspropheticum Gereja. Dalam konteks perubahan budaya, digitalisasi, dan meningkatnya arus sekularisasi, buku ini mengajak katekis untuk menghidupi spiritualitas yang matang, adaptif, dan tetap setia pada Injil.
Melalui sintesis antara dasar teologis dan pedoman pastoral, buku ini bertujuan memperkaya formasi katekis dan calon katekis, meneguhkan panggilan mereka sebagai saksi Kristus, serta membantu menghadirkan pewartaan iman yang autentik, relevan, dan berbuah bagi kehidupan Gereja dan masyarakat. Buku ini diharapkan menjadi sumber rujukan bagi para pendidik iman dalam berbagai konteks pembinaan pastoral dan katekese.
Bab
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
01. MEMAHAMI SPIRITUALITAS KATEKIS
-
02. DASAR TEOLOGIS SPIRITUALITAS KATEKIS
-
03. DIMENSI SPIRITUALITAS KATEKIS
-
04. HIDUP DOA SEORANG KATEKIS “ PENGAKUAN ATAS PERBUATAN JAHAT ADALAH AWAL DARI PERBUATAN BAIK.” (SANTO AGUSTINUS)
-
05. KATEKIS DAN PANGGILAN KEKUDUSAN “JATUH CINTA KEPADA TUHAN ADALAH ROMANSA TERHEBAT; MENCARI-NYA ADALAH PETUALANGAN TERHEBAT; MENEMUKAN-NYA ADALAH PENCAPAIAN MANUSIA TERHEBAT.” (SANTO AGUSTINUS)
-
06. SPIRITUALITAS DALAM KONTEKS PELAYANAN “JANGAN BERUSAHA UNTUK MENGERTI AGAR KAMU PERCAYA, TETAPI PERCAYALAH AGAR KAMU DAPAT MENGERTI.” (SANTO AGUSTINUS).
-
07. PEMBINAAN DAN PERTUMBUHAN SPIRITUAL KATEKIS
-
08. MENJADI KATEKIS YANG MENGINSPIRASI
-
DAFTAR PUSTAKA
-
BIOGRAFI PENULIS
Unduhan
Referensi
Benediktus XVI. (2008). Yesus dari Nazaret. Jakarta: Obor.
Benediktus XVI. (2010). Pesan Hari Komunikasi Sosial Sedunia: Kebenaran, Pewartaan, dan Kehidupan Autentik di Dunia Digital. Jakarta: Obor.
Bosco, Y. (2007). Metode Preventif dalam Pendidikan. Jakarta: Obor.
Celano, T. (2004). Riwayat Hidup Santo Fransiskus dari Asisi. Jakarta: Obor.
Fransiskus, P. (2014). Evangelii Gaudium: Sukacita Injil. Jakarta: Obor.
Fransiskus, P. (2013). Evangelii Gaudium. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Fransiskus, P. (2019). Christus Vivit. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Fransiskus, P. (2019). Christus Vivit: Kristus Hidup. Jakarta: Obor.
Fransiskus, P. (2018). Gaudete et Exsultate. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Fransiskus, P. (2019). Pesan untuk Hari Komunikasi Sedunia: Kita adalah Anggota Satu Sama Lain. Jakarta: Obor.
Fransiskus, P. (2018). Gaudete et Exsultate: Bersukacitalah dan Bergembiralah (Terj. Y. Hariyanto). Yogyakarta: Kanisius.
Fransiskus, P. (2018). Gaudete et Exsultate: Bersukacitalah dan Bergembiralah. Jakarta: Obor.
Green, T. H. (2010). Mendengarkan Suara Tuhan. Yogyakarta:
Kanisius.
Green, T. H. (2009). Doa yang Menghidupkan: Spiritualitas dalam Tindakan. Yogyakarta: Kanisius.
Groome, T. (2003). Berbagi Iman: Pendekatan Reflektif terhadap Katekese. Yogyakarta: Kanisius.
Hermawan, B. (2015). Mendidik Iman Anak dengan Kasih.
Yogyakarta: Kanisius.
Hardawiryana, Y. (2005). Spiritualitas Kristiani: Jalan Menuju Kedewasaan Iman. Jakarta: Obor.
Haryatmoko, A. (2010). Etika Komunikasi: Integritas dan Moralitas dalam Dialog. Yogyakarta: Kanisius.
Ignatius Loyola. (2001). Latihan Rohani. Jakarta: Obor.
Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). (2012). Pedoman Katekis Umat Katolik Indonesia. Jakarta: KWI.
Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). (2006). Pedoman Pastoral Keluarga Katolik Indonesia. Jakarta: KWI.
Katekismus Gereja Katolik. (2018). Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Konsili Vatikan II. (1990). Lumen Gentium: Dogmatic Constitution on the Church. Jakarta: Obor.
Konsili Vatikan II. (1993). Lumen Gentium: Konstitusi Dogmatis tentang Gereja. Jakarta: Obor.
Lewi, L. D. (2017). Hidup dalam Kuasa Roh Kudus. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Martasudjita, E. (2010). Spiritualitas Hidup Berkeluarga. Yogyakarta: Kanisius.
Martasudjita, E. (2017). Formasi Pelayanan Katekis. Yogyakarta: Kanisius.
Martasudjita, E. (2013). Spiritualitas Pelayanan: Fondasi Bagi Kaum Awam dan Religius. Yogyakarta: Kanisius.
Martasudjita, E. (2017). Formasi Pelayanan Katekis. Yogyakarta: Kanisius.
McGinn, Bernard, (1991). The Foundations of Mysticism. New York: Crossroad Publishing.
Nouwen, H. J. M. (2010). Mencari Keseimbangan Batin: Panduan Hidup Rohani. Yogyakarta: Kanisius.
Nouwen, H. J. M. (2010). Belarasa: Jalan Menuju Kehidupan Sejati. Yogyakarta: Kanisius.
Nouwen, H. J. M. (2008). Hati yang Tenang di Dunia yang Sibuk. Yogyakarta: Kanisius.
Oxford University Press, Oxford Latin Dictionary.
Purnomo, A. B. (2019). Pendampingan Remaja di Era Digital. Semarang: Unika Soegijapranata Press.
Pasi, G. (2014). Katekese Kontekstual: Menyapa Iman di Tengah Tantangan Zaman. Yogyakarta: Kanisius.
Prier, K. (2003). Iman dalam Masyarakat Majemuk. Yogyakarta: Kanisius.
Paus Yohanes Paulus II. (2016). Kitab Hukum Kanonik (Codex Iuris Canonici). Konferensi Wali Gereja Indonesia. Bogor: Grafika Mardi Yuana.
Suban, B. (2018). Menjadi Katekis yang Menginspirasi. Yogyakarta: Kanisius.
Sunarko, A. (2015). Mengenal Spiritualitas Kristiani: Jalan Menuju Kedewasaan Iman. Yogyakarta: Kanisius.
Sumartana, T. (1998). Dialog: Kritik dan Identitas Agama. Yogyakarta: Kanisius.
Subanar, G. B. (2012). Spiritualitas Kerasulan: Menyapa Dunia dengan Iman yang Hidup. Yogyakarta: Kanisius.
Subanar, G. B. (2010). Mencari Wajah Allah dalam Doa dan Kontemplasi. Yogyakarta: Kanisius.
Sutanto, A. (2011). Spiritualitas Misi dan Dialog Antaragama. Yogyakarta: Kanisius.
Sunandar, A. (2015). Spiritualitas Kristiani. Yogyakarta: Kanisius.
Schneiders, Sandra M., (1989). “Spirituality in the Academy,” Theological Studies 50.
Teresa dari Kalkuta. (1999). Jalan Sunyi Menuju Allah. Yogyakarta: Kanisius.
Yohanes Paulus II. (2001). Novo Millennio Ineunte. Jakarta: Obor.
Yohanes Paulus II. (1984). Catechesi Tradendae. Jakarta: Obor.
Yohanes Paulus II. (1994). Familiaris Consortio. Jakarta: Obor.
Yohanes Paulus II. (1991). Redemptoris Missio. Jakarta: Obor.
Yohanes Paulus VI. (1983). Evangelii Nuntiandi. Jakarta: Obor.
Yohanes Paulus II. (1990). Redemptoris Missio: Misi Penebusan Kristus. Jakarta: Obor.
Yohanes Paulus II. (1980). Catechesi Tradendae: Tentang Katekese Masa Kini. Jakarta: Obor.
Yohanes Paulus II. (1997). Catechesi Tradendae: Tentang Katekese Dewasa Ini. Jakarta: Obor.
Yohanes Paulus II. (2016). Kitab Hukum Kanonik (Codex Iuris Canonici). Konferensi Wali Gereja Indonesia. Bogor: Grafika Mardi Yuana.
Widiastuti, L. (2020). Spiritualitas Digital: Hidup Beriman di Dunia Maya. Yogyakarta: Kanisius.
Wiyono, B. (2009). Dialog dan Kesaksian Iman di Tengah
Pluralitas. Jakarta: Obor.
Widiatmoko, Y. (2016). Pastoral yang Menghidupkan: Refleksi Teologis dan Praktis. Yogyakarta: Kanisius.
Waaijman, Kees, (2002). Spirituality: Forms, Foundations, Methods Leuven: Peeters.
Waaijman, Spirituality: Forms, Foundations, Methods, hlm. 10; McGinn, The Foundations of Mysticism.
