SEGENGGAM MUTIARA NABAWI: Sepuluh Hadis Kedua Kitab Al Arbain An Nawawiyyah Jilid Kedua

Penulis

ABDULLAH SYAUQI
Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar Jakarta

Kata Kunci:

hadis, akhlak nabi, mutiara nabawi

Sinopsis

Buku ini mengajak pembaca menelusuri jantung sistem hukum pertanahan Indonesia melalui dua aspek yang paling menentukan stabilitas transaksi dan kepastian hukum: Hak Tanggungan dan peralihan hak atas tanah. Dengan menggabungkan analisis yuridis yang tajam dan bahasa yang mudah dicerna, buku ini menjembatani dunia teori hukum dengan praktik lapangan yang kadang terasa jauh lebih “kreatif” daripada pasal-pasal undang-undang.

Pembahasan dimulai dari fondasi hukum pertanahan Indonesia, lalu bergerak ke tipologi hak atas tanah menurut UUPA, sebelum masuk ke inti persoalan: bagaimana Hak Tanggungan bekerja sebagai jaminan kebendaan, bagaimana proses pembebanannya, siapa saja pihak yang berwenang, dan bagaimana eksekusinya dilakukan sesuai regulasi terbaru termasuk digitalisasi layanan pertanahan dan lahirnya sertipikat elektronik. Di sisi lain, buku ini juga mengupas secara rinci mekanisme peralihan hak atas tanah, mulai dari jual beli, hibah, waris, hingga pengaturan mutakhir tentang pendaftaran, PPAT, dan sistem pertanahan berbasis teknologi.

Setiap bab mengulas teori yang relevan, praktik administrasi yang berlaku, serta problematika yang muncul di lapangan, lengkap dengan pendekatan futuristik terhadap arah perkembangan hukum pertanahan Indonesia. Pembaca diajak tidak hanya memahami “apa hukumnya”, tetapi juga “mengapa diatur demikian” dan “ke mana arah perubahan ini akan bergerak”.

Dengan struktur yang sistematis dan pembahasan yang kontekstual, buku ini dirancang sebagai rujukan yang dapat diandalkan oleh akademisi, mahasiswa hukum, notaris/PPAT, praktisi perbankan, aparat pertanahan, maupun masyarakat umum yang ingin memahami dinamika hukum tanah secara komprehensif. Buku ini bukan hanya memotret keadaan hukum saat ini, tetapi juga menawarkan perspektif terhadap masa depan sistem pertanahan Indonesia yang semakin digital, transparan, dan menuntut akurasi lebih tinggi.

Bagi siapa pun yang ingin memahami bagaimana tanah, kekuasaan, kepastian hukum, dan teknologi saling memengaruhi, buku ini memberikan peta yang jernih dan panduan yang relevan untuk menavigasi isu-isu tersebut.

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • MUTIARA KE-11 ANTARA YAKIN DAN TIDAK YAKIN
  • MUTIARA KE-12 SIBUK DENGAN SESUATU YANG BERMANFAAT
  • MUTIARA KE-13 PERSAUDARAAN SEAKIDAH
  • MUTIARA KE-14 KEHORMATAN SEORANG MUSLIM
  • MUTIARA KE-15 KARAKTER ORANG BERIMAN
  • MUTIARA KE-16 JANGAN MARAH!
  • MUTIARA KE-17 PERINTAH BERBUAT BAIK
  • MUTIARA KE-18 TAKWA DAN AKHLAK
  • MUTIARA KE-19 PERTOLONGAN ALLAH SWT
  • MUTIARA KE-20 MALU BAGIAN DARI IMAN
  • SEPULUH MUTIARA HADIS
  • DAFTAR PUSTAKA
  • PROFIL PENULIS

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

ABDULLAH SYAUQI, Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar Jakarta

ABDULLAH SYAUQI, lahir di Jakarta, 27 Mei 1981. Alumnus Pondok Pesantren dan Madrasah Aliyah Al-Hamidiyah, Depok (1999). Pernah juga mengenyam Pendidikan di Lembaga Pendidikan Islam di bawah naungan Yayasan Tarbiyah Islamiyah Al-Falah Jakarta pada jenjang SD (1993) dan SMP/MTs (1996). Melanjutkan studi S-1 pada Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (2003), dan menuntaskan pendidikan S-2 pada Program Studi Islam di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Tahun 2008.

Selain mengajar di Lembaga Pendidikan di bawah naungan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar Jakarta pada unit Kampus Al Azhar Kemandoran, aktif juga di berbagai organisasi sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat. Mulai dari Pengurus DKM Masjid Jami’ Al Hidayah Jakarta Barat, Dewan Pembina Masjid Jami’ Al Akhyar Jakarta Barat, hingga Pendiri Kelompok Pengajian Diniyah pada Lembaga Studi Islam (LSI) Al Asyirotul Karimiyah, Jakarta.

Dua tokoh yang menjadi motivasi dalam dunia tulis-menulis yaitu (Alm) Prof. KH. Ali Musthafa Ya’kub, M.A., dan (Alm) Dr. KH. Luthfi Fathullah, M.A., Keduanya merupakan ulama sekaligus pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi mendorong setiap santri dan mahasiswanya untuk selalu berkarya, terutama dalam dunia tulis-menulis. Semoga Allah SWT menempatkan keduanya di puncak kenikmatan, Surga di Akhirat kelak.

 

Referensi

Al-Bugha, Musthafa, dan Al Khin, Musthafa. Al Fiqh Al Manhaji ‘Ala Madzhabi Al Imam Asy-Syafi’i, Surabaya: Fitrah

Al-Bugha, Musthafa, dan Mistu, Muhyiddin (2007), Al Wafi fi Syarhi Al Ar-Ba’in An Nawawiyah, Damaskus: Beirut. Cet. XVI

Al-Ghazali, Muhammad bin Muhammad (2022), Mukhtashar Ihya Ulumid-Din, Surabaya: Darur-rahmah Al-Islami, Cet.I

Al-Quran Kementrian Agama RI (2015), Al Quran dan Terjemahannya, Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran

Mahyudin Syaf (1981), Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah, Bandung: CV. Penerbit Diponegoro. Cet.XX

Misbah, Muhammad (2021), Asbabul Wurud : Sebab-sebab Munculnya Hadis, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, Cet. II

SEGENGGAM MUTIARA NABAWI: Sepuluh Hadis Kedua Kitab Al Arbain An Nawawiyyah Jilid Kedua

Diterbitkan

14 Januari 2026

Detail format terbitan yang tersedia: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

Sepuluh Hadis Kedua Kitab Al Arbain An Nawawiyyah Jilid Kedua

Dimensi Fisik

Detail format terbitan yang tersedia: GOOGLE PLAYBOOK

GOOGLE PLAYBOOK

ISBN-13 (15)

Sepuluh Hadis Kedua Kitab Al Arbain An Nawawiyyah Jilid Kedua

Cara Mengutip

SEGENGGAM MUTIARA NABAWI: Sepuluh Hadis Kedua Kitab Al Arbain An Nawawiyyah Jilid Kedua. (2026). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/942