GARIS KUTULIS PERISTIWA

Penulis

M. Awawin hidayatullah bin H.M. Syukri
Pemuda Sasak Indonesia

Kata Kunci:

garis, kutulis, peristiwa

Sinopsis

Garisan Takdir di Balik Ridho Ibu: Menuntaskan Wasiat Rinjani di Sulawesi

Apakah kegagalan adalah akhir dari Takdir, atau justru awal dari Taufiq (Pertolongan Ilahi)?

Perjalanan M. Awawin Hidayatullah ke Sulawesi diawali oleh undangan Haul Habib Rotan di Palu dari seorang teman yang memiliki ikatan spiritual kuat. Keberangkatan ini, pada 15 Maret 2023, segera bertransformasi menjadi penunaian panggilan batin sebagai abituren NW, didorong oleh tekad untuk membuktikan Lima Pilar Wasiat Agung Maulana Syaikh: Siddiq, Amanah, Ikhlas, Berani, dan Berjuang Terus Lewati Rinjani.

Rencana Haul yang awalnya menjadi tujuan, tiba-tiba dibatalkan oleh Garisan Takdir. Dengan bekal yang menipis dan hanya bersandar pada Tawakkal, ia dipaksa menyeberangi samudra, menempuh lima hari di lautan saat Ramadhan, hingga terdampar di tengah anomali akidah Pasir Lamba. Di sana, ia harus menghadapi badai fitnah dan kecurigaan, menguji Ikhlas-nya selama 52 hari dalam kesunyian.

Buku ini adalah rekaman otentik mujaahadah batin: kisah tentang bagaimana seorang al-faqir menemukan bahwa Rinjani bukanlah sekadar gunung, melainkan metafora dari perjuangan batin melawan ego. Melalui validasi spiritual Mamiq Harun, ia berhasil menuntaskan perjuangan, dan kembali dengan jiwa yang dimurnikan (Qalbun Salim).

“Garis Kutulis Peristiwa” membuktikan bahwa kekuatan sejati seorang pejuang terletak pada kerelaan berkorban dan satu hal yang paling sederhana: Mencari berkah dan ridho Allah melalui keridhoan Ibu.

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • RANGKUMAN ALUR CERITA (IKHTISAR BUKU)
  • DAFTAR ISI
  • PROLOG
  • LATAR BELAKANG
  • BAB 1 NIAT, WASIAT, DAN PELEPASAN IBU
  • BAB 2 KAPAL KESABARAN, SAHUR PERTAMA, DAN ISYARAT ILMU FALAK
  • BAB 3 SAMUDRA, RAMADHAN, DAN SYARAT KERINDUAN: LIMA HARI MENUJU PELABUHAN
  • BAB 4 GERBANG LUWUK DAN ISYARAT TAKDIR ILAHIAH
  • BAB 5 DI BAWAH PAYUNG SANG GURU MENJEMPUT HAUL HABIB ROTAN DI PALU
  • BAB 6 GARISAN TAKDIR: PEMBATALAN DAN PENEMPAAN SESUNGGUHNYA
  • BAB 7 PENYATUAN JEMAAH DAN TUMBUHNYA KESADARAN (APRIL – MEI 2023)
  • BAB 8 MENUNTASKAN RINJANI: PUNCAK PERJUANGAN DAN BUAH KARYA INTELEKTUAL
  • BAB 9 MAKNA KEPULANGAN DAN BUKTI WASIAT
  • BAB 10 REFLEKSI AKHIR DAN HARAPAN KELANJUTAN
  • DAFTAR PUSTAKA
  • BIOGRAFI PENULIS

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

M. Awawin hidayatullah bin H.M. Syukri, Pemuda Sasak Indonesia

M. Awawin hidayatullah bin H.M. Syukri lahir di gelogor, desa lepak, sakra timur, lombok timur, pada tanggal 17 mei 2001. Beliau adalah seorang abituren sekaligus pejuang nahdlatul wathan (nw). Beliau adalah putra pertama dari tiga bersaudara pasangan
H.M. Syukri Qh, S.pd., dan Hj. Nur hidayah.

Latar belakang pendidikan dan sanad: penulis menempuh pendidikan agama di ma'had darul qur'an wal hadis nw di anjani (angkatan 58). Beliau adalah cucu dari pendiri pondok pesantren nurul jihad nw gelogor, alm. H. Marzuki. Beliau berhasil menyelesaikan pendidikan s1 (sarjana) pada tahun 2024 dari iaih hamzanwadi anjani, lombok timur.

Kiprah organisasi: penulis adalah salah satu pendiri dan menjabat sebagai DPP dewan syuro' (Dewan pengurus pusat) dalam organisasi pusaka (pemuda sasak indonesia).

"garis kutulis peristiwa" adalah pertanggungjawaban spiritual atas perjalanan hijrah dan jihad dakwahnya ke sulawesi pada tahun 2023. Perjalanan ini menjadi bukti bahwa ikhlas dan tawakkal adalah bekal yang jauh lebih berharga daripada kekayaan duniawi.

 

Referensi

1. Abdul Madjid, Muhammad Zainuddin. 2010. Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru. Lombok: Pengurus Besar Nahdlatul Wathan.

2. Al-Bukhari, Imam. 2005. Shahih Bukhari: Kitab Iman dan Niat. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

3. Departemen Agama RI. 2019. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.

4. Hidayatullah, M. Awawin. 2023. Garis Kutulis Peristiwa: Catatan Perjalanan Santri. Mamuju: Dokumen Pribadi.

5. Tim Penyusun. 2015. Pokok-Pokok Ajaran Nahdlatul Wathan dan Hizib. Lombok: Sinar Rinjani.

Diterbitkan

15 Desember 2025