ETIKA LINGKUNGAN DALAM INDUSTRI: Sinergi Menuju Ecological Sustainability dan Harmoni Sustainable Development Goals

Penulis

Dewi Elfidasari
Universitas Al-Azhar Indonesia image/svg+xml

Kata Kunci:

ETIKA LINGKUNGAN, INDUSTRI, SDGS

Sinopsis

Dunia sedang berada di persimpangan jalan: antara laju industri yang tak terbendung dan kelestarian biosfer yang kian rapuh.
Di tengah krisis biodiversitas dan perubahan iklim yang ekstrem, kita tidak lagi membutuhkan sekadar teknologi canggih, melainkan sebuah "Kecerdasan Ekologis" yang mendalam. Buku ini hadir sebagai manifesto visioner yang membedah bagaimana etika lingkungan harus bertransformasi dari sekadar slogan moral menjadi fondasi utama dalam setiap nadi kebijakan publik, hukum, dan praktik industri.
Prof. Dr. Dewi Elfidasari, S.Si., M.Si. mengajak kita menelusuri perjalanan transdisipliner yang memikat—mulai dari etika pada industri pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, produksi di industri otomotif, transportasi, fashion dan mode, mitigasi dampak ICT terhadap habitat satwa kunci seperti di Ekosistem Leuser, hingga peran strategis perguruan tinggi sebagai "menara air" peradaban hayati. Melalui argumen ilmiah yang tajam dan solusi teknis yang etis, buku ini membuktikan bahwa perlindungan terhadap hak alamiah ekosistem dan stabilitas rantai makanan adalah prasyarat mutlak bagi kemajuan ekonomi yang bertanggung jawab.
Buku ini bukan sekadar referensi akademis; ia adalah navigasi bagi para pemimpin masa depan, praktisi industri, dan pengambil kebijakan untuk keluar dari paradigma eksploitatif menuju harmoni yang sejati dengan alam. Inilah saatnya kita memastikan bahwa setiap langkah kemajuan manusia tetap selaras dengan napas keberlanjutan biosfer, demi menjaga amanah kehidupan bagi masa depan bumi yang resilien.
"Sebuah karya esensial bagi siapa pun yang percaya bahwa masa depan peradaban kita bergantung pada seberapa cerdas kita menghargai nilai intrinsik setiap makhluk hidup."

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • PRAKATA
  • DAFTAR ISI
  • DAFTAR GAMBAR
  • PENDAHULUAN
  • BAB 1. Menanamkan Benih Etika Sebagai Fondasi Melestarikan Alam
  • BAB 2. Industri Pertanian: Etika Kedaulatan Pangan dan Pemulihan Ekosistem
  • BAB 3. Industri Perkebunan: Transformasi Menuju Stewardship Ekosistem
  • BAB 4. Industri Peternakan: Menyelaraskan Produksi dengan Keberlanjutan Ekologi
  • BAB 5. Industri Perikanan: Menyelaraskan Hasil Laut dengan Keseimbangan Ekosistem
  • BAB 6. Industri Tambak: Mengintegrasikan Budidaya dengan Sabuk Hijau Pesisir
  • BAB 7. Industri Pangan Berkelanjutan: Menjaga Integritas Bahan Baku, Air, dan Kemasan Untuk Masa Depan
  • BAB 8. Industri Pariwisata: Menikmati Keindahan Tanpa Meninggalkan Jejak Kerusakan
  • BAB 9. Industri Properti: Membangun Ruang Hidup Tanpa Menyingkirkan Kehidupan
  • BAB 10. Industri Transportasi: Mobilitas Berwawasan Hayati
  • BAB 11. Industri Otomotif: Transformasi Industri Otomotif Menuju Keberlanjutan Hayati
  • BAB 12. Industri Elektronik: Mengintegrasikan Prinsip Konservasi dalam Rantai Pasok Industri Elektronik
  • BAB 13. Industri Pertambangan dan Energi: Mengintegrasikan Nilai Konservasi dalam Jantung Industri Ekstraktif
  • BAB 14. Industri Mode & Fashion: Harmoni dalam Balutan Serat Alam Sebagai Upaya Mewujudkan Mode Berwawasan Konservasi
  • BAB 15. Etika Lingkungan dalam Industri Farmasi dan Kesehatan: Mitigasi Polusi Kimiawi dan Perlindungan Integritas Biologis
  • BAB 16. Integritas Hayati dalam Industri Kosmetik: Transformasi Menuju Produk Ramah Biosfer dan Bebas Mikroplastik
  • BAB 17. Investasi Berhati Nurani: Sinergi Perbankan Hijau dalam Mewujudkan Harmoni SDGs dan Kelestarian Biosfer
  • BAB 18. Etika Lingkungan dalam Kebijakan Publik dan Hukum: Pilar Penegakan Keberlanjutan Hayati
  • BAB 19. Menara Air Peradaban Hayati: Transformasi Pendidikan Tinggi sebagai Jembatan Inovasi Tekno-Ekologis.
  • PENUTUP: MENUJU HARMONI PERADABAN DAN BIOSFER
  • DAFTAR PUSTAKA
  • GLOSARIUM
  • PROFIL PENULIS

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Dewi Elfidasari, Universitas Al-Azhar Indonesia

Dewi Elfidasari merupakan Guru Besar Biologi pada Universitas Al-Azhar Indonesia yang juga dosen tetap pada Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam UAI dengan fokus pada bidang ilmu biosains hewan, biodiversitas, biokonservasi, ekologi dan toksikologi lingkungan. Gelar Sarjana Sains diperoleh dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala serta Magister Sains dan Doktor dari Departemen Biologi Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor (IPB).  Sejak Oktober 2025 beliau mendapat amanah menjadi Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al-Azhar Indonesia. Aktivitas tersebut tidak menghalangi untuk terus aktif melakukan penelitian, menulis buku dan artikel ilmiah pada sejumlah jurnal ilmiah (internasional dan nasional) agar bisa menjadi amal jariyah yang dapat mengalirkan pahala berupa ilmu yang bermanfaat.

Lahir dengan kecintaan mendalam terhadap biodiversitas, dia memfokuskan perjalanan akademisnya pada pemahaman mendalam tentang hubungan antara aktivitas manusia dan stabilitas ekosistem. Kepakarannya mencakup berbagai bidang krusial, mulai dari ekologi hewan, bioprospeksi, hingga analisis kontaminasi lingkungan. Salah satu kontribusi risetnya yang menonjol adalah penelitian multi-tahun mengenai biologi satwa koleksi di Taman Margasatwa Ragunan serta studi mendalam mengenai dampak pencemaran logam berat dan mikroplastik pada biota akuatik di Sungai Ciliwung

Referensi

Ardoin, N. M., Bowers, A. W. (2020). Early childhood environmental education: A systematic review of the research literature. Educational Research Review, 31, 100353.

Attfield, R. (2018). Environmental Ethics: A Very Short Introduction. Oxford University Press.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Indeks Capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Indonesia. bps.go.id.

Bapat, P., & Unnikrishnan, P. (2022). Bioprospecting and Conservation of Biodiversity: Ethical and Legal Frameworks. Journal of Biodiversity and Environmental Sciences, 14(2), 45-58.

Bithas, K. (2011). The Sustainability Ethic and Open-Access Resources: An Ecological Economics Perspective. Ecological Economics, 70(4), 703-706.

Chapin, F. S., et al. (2000). Consequences of Changing Biodiversity. Nature, 405(6783), 234-242.

DesJardins, J. R. (2012). Environmental Ethics: An Introduction to Environmental Philosophy. Cengage Learning.

D'Adamo, I., Lupi, G. (2022). Sustainability and Circular Economy: A Review in the Fashion Industry. Journal of Cleaner Production, 345, 131102.

Elfidasari, D., et al. (2020). Heavy Metal Content (Pb and Cd) in Pterygoplichthys pardalis from Ciliwung River, Jakarta. Journal of Physics: Conference Series, 1567(3), 032044.

Fletcher, K. (2014). Sustainable Fashion and Textiles: Design Journeys. Routledge.

Hadjikhani, A., Johed, C. (2009). The Impact of Corporate Social Responsibility on Consumer Behavior in the Fashion Industry. International Journal of Retail & Distribution Management.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2023). Status Hutan dan Kehutanan Indonesia: Menuju Ketahanan Ekosistem. menlhk.go.id.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2022). Standar Industri Hijau: Panduan Implementasi bagi Manufaktur. kemenperin.go.id.

Keraf, A. S. (2010). Etika Lingkungan Hidup. Penerbit Buku Kompas (Jakarta).

Leopold, A. (1949). A Sand County Almanac and Sketches Here and There. Oxford University Press.

Naess, A. (1989). Ecology, Community and Lifestyle: Outline of an Ecosophy. Cambridge University Press.

Primack, R. B. (2014). Essentials of Conservation Biology. Sinauer Associates, Inc.

Rockström, J., et al. (2009). A Safe Operating Space for Humanity. Nature, 461(7263), 472-475.

Rolston III, H. (2012). A New Environmental Ethics: The Next Millennium for Life on Earth. Routledge.

Sterling, S. (2001). Sustainable Education: Re-visioning Learning and Change. Green Books.

Sodhi, N. S., & Ehrlich, P. R. (2010). Conservation Biology for All. Oxford University Press.

United Nations Environment Programme (UNEP). (2021). Making Peace with Nature: A Scientific Blueprint to Tackle the Climate, Biodiversity and Pollution Emergencies. unep.org.

United Nations Sustainable Development Goals. (2015). Goal 12: Ensure Sustainable Consumption and Production Patterns. un.org/sustainabledevelopment.

Wilson, E. O. (1988). Biodiversity. National Academies Press.

World Conservation Monitoring Centre (UNEP-WCMC). (2022). The State of Biodiversity in the Anthropocene. unep-wcmc.org.

ETIKA LINGKUNGAN DALAM INDUSTRI : Sinergi Menuju Ecological Sustainability dan Harmoni Sustainable Development Goals

Diterbitkan

9 April 2026

Detail format terbitan yang tersedia: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

978-634-278-272-9

Dimensi Fisik

Cara Mengutip

ETIKA LINGKUNGAN DALAM INDUSTRI: Sinergi Menuju Ecological Sustainability dan Harmoni Sustainable Development Goals. (2026). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/1191