CARA JITU PUBLIKASI ARTIKEL PADA JURNAL SINTA DAN SCOPUS
Kata Kunci:
CARA PUBLIKASI, CARA JITU PUBLIKASI, PUBLIKASI ARTIKEL, JURNAL SINTA, JURNAL SCOPUSSinopsis
Publikasi ilmiah merupakan bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas penelitian di perguruan tinggi. Saat ini, tuntutan untuk mempublikasikan hasil penelitian pada jurnal yang terindeks seperti SINTA dan Scopus semakin meningkat. Namun, banyak penulis pemula yang masih mengalami kesulitan dalam memahami proses penulisan artikel ilmiah, memilih jurnal yang tepat, hingga menghadapi proses review dari reviewer jurnal.
Buku berjudul Cara Jitu Publikasi Artikel pada Jurnal SINTA dan Scopus ini disusun secara sistematis untuk membantu pembaca memahami berbagai tahapan penting dalam publikasi ilmiah. Pembahasan dalam buku ini meliputi pengenalan jurnal ilmiah terindeks, teknik menulis artikel ilmiah yang baik, strategi mengubah skripsi atau tesis menjadi artikel jurnal, cara memilih jurnal yang sesuai, proses submission artikel, hingga strategi agar artikel memiliki peluang lebih besar untuk diterima oleh jurnal ilmiah. Buku ini dapat menjadi panduan praktis bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti yang ingin memahami proses penulisan serta publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terindeks maupun jurnal internasional bereputasi.
Bab
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
BAB I. PENDAHULUAN
-
BAB II. MENGENAL JURNAL ILMIAH TERINDEKS
-
BAB III. STRUKTUR DAN SISTEMATIKA ARTIKEL ILMIAH
-
BAB IV. MENGUBAH SKRIPSI/ TESIS MENJADI ARTIKEL JURNAL
-
BAB V. MEMILIH JURNAL SINTA DAN SCOPUS YANG TEPAT
-
BAB VI. PROSES SUBMISSION ARTIKEL
-
BAB VII. PROSES REVIEW DAN REVISI ARTIKEL
-
BAB VIII. STRATEGI AGAR ARTIKEL DITERIMA DI JURNAL SINTA DAN SCOPUS
-
BAB IX. PENUTUP
-
DAFTAR PUSTAKA
-
PROFIL PENULIS
Unduhan
Referensi
Ariyanto, S., & Santoso, B. (2020). Strategi publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional bereputasi. Yogyakarta: Deepublish.
Day, R. A., & Gastel, B. (2012). How to write and publish a scientific paper (7th ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Pedoman akreditasi jurnal ilmiah nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Elsevier. (2021). Guide for authors: Publishing in Elsevier journals. Amsterdam: Elsevier Publishing.
Garfield, E. (2006). The history and meaning of the journal impact factor. JAMA, 295(1), 90–93.
Gunawan, J. (2018). Menulis artikel ilmiah untuk jurnal internasional bereputasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (2019). Pedoman publikasi ilmiah bagi dosen dan peneliti. Jakarta: Kemenristekdikti.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryana. (2010). Metodologi penelitian: Model praktis penelitian kuantitatif dan kualitatif. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Belcher, W. L. (2019). Writing your journal article in twelve weeks: A guide to academic publishing success (2nd ed.). University of Chicago Press.
Booth, W. C., Colomb, G. G., & Williams, J. M. (2016). The craft of research (4th ed.). University of Chicago Press.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Day, R. A., & Gastel, B. (2012). How to write and publish a scientific paper (7th ed.). Cambridge University Press.
Elsevier. (2021). Guide for authors: Publishing in Elsevier journals. Elsevier.
Garfield, E. (2006). The history and meaning of the journal impact factor. Journal of the American Medical Association, 295(1), 90–93.
Gopen, G. D., & Swan, J. A. (1990). The science of scientific writing. American Scientist, 78(6), 550–558.
Gunawan, J. (2018). Menulis artikel ilmiah untuk jurnal internasional bereputasi. Prenadamedia Group.
Hartley, J. (2008). Academic writing and publishing: A practical handbook. Routledge.
International Committee of Medical Journal Editors. (2021). Recommendations for the conduct, reporting, editing, and publication of scholarly work in medical journals. ICMJE.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2020). Pedoman akreditasi jurnal ilmiah nasional. Kemdikbudristek.
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (2019). Pedoman publikasi ilmiah bagi dosen dan peneliti. Kemenristekdikti.
Mack, C. A. (2018). How to write a good scientific paper. SPIE Press.
Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Pearson.
Open Access Scholarly Publishers Association. (2020). Principles of transparency and best practice in scholarly publishing. OASPA.
Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah.
Scopus. (2022). Content policy and selection. Elsevier.
Science and Technology Index (SINTA). (2023). Panduan penggunaan SINTA. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Swales, J. M., & Feak, C. B. (2012). Academic writing for graduate students (3rd ed.). University of Michigan Press.
Thomson Reuters. (2015). Web of Science core collection: Selection process. Thomson Reuters.
Wager, E., & Kleinert, S. (2011). Responsible research publication: International standards for authors. A position statement developed at the 2nd World Conference on Research Integrity.
Wallwork, A. (2016). English for writing research papers (2nd ed.). Springer.
Yamin, M., & Maisah. (2017). Metodologi penelitian pendidikan. Gaung Persada Press.
