PEREMPUAN DALAM BAYANG CAROK: Kekerasan, Kehormatan, dan Patriarki Madura

Penulis

Arinal Haq Fauziah; Ubaidillah Rohim; Ericha Rohmatillah; Rohmatul Umah; Atikatul Adawiyah; Juwairiyah; Maryamah

Kata Kunci:

PEREMPUAN, CAROK

Sinopsis

Buku ini menggali kisah perempuan Madura yang hidup dalam pusaran budaya carok sebuah praktik kekerasan yang selama bertahun-tahun dipandang sebagai jalan terakhir dalam mempertahankan harga diri. Di tengah struktur sosial yang sangat patriarkis, perempuan sering ditempatkan sebagai simbol kehormatan keluarga, namun sekaligus menjadi pihak yang paling rentan ketika konflik meletus. Narasi-narasi di dalamnya memperlihatkan bagaimana tubuh dan nama perempuan kerap dijadikan alasan pembenar untuk pertumpahan darah yang seolah dianggap wajar

Melalui pendekatan etnografis, studi literatur, dan kisah pengalaman nyata, buku ini membedah lapis-lapis kekuasaan laki-laki yang mengatur ruang gerak perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Di balik idealisasi tentang keberanian dan kegagahan laki-laki Madura, terdapat ketidakadilan struktural yang membuat perempuan mengalami tekanan psikologis, kontrol sosial, dan ancaman kekerasan berlapis. Konstruksi seperti “kehormatan keluarga”, “harga diri laki-laki”, dan “tanggung jawab perempuan” dipaparkan secara kritis untuk menunjukkan bagaimana budaya patriarki mengakar kuat dalam dinamika rumah tangga maupun komunitas.

Lebih dari sekadar menjelaskan fenomena carok, buku ini mengajak pembaca melihat suara-suara perempuan yang selama ini jarang terwakili dalam diskursus publik. Mereka bukan hanya korban, tetapi juga individu yang memiliki pengalaman emosional, strategi bertahan hidup, hingga harapan untuk perubahan. Dengan perspektif yang humanis dan kritis, Perempuan dalam Bayang Carok menjadi seruan untuk memahami kembali budaya, kekerasan, dan relasi gender di Madura melalui kacamata yang lebih adil dan empatik

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • BAB 1 GENEALOGI CAROK DAN KEKERASAN KEHORMATAN DI MADURA
  • BAB 2 STRUKTUR SOSIAL DAN RELASI KEKUASAAN DALAM MASYARAKAT MADURA
  • BAB 3 IDEOLOGI PATRIARKI SEBAGAI KERANGKA BUDAYA MADURA
  • BAB 4 MASKULINITAS MADURA: KEKUASAAN, GENGSI, DAN KEKERASAN
  • BAB 5 KONSTRUKSI TUBUH PEREMPUAN SEBAGAI PENJAGA KELUARGA MERTABAT KELUARGA
  • BAB 6 MEKANISME CONTROL SOCIAL TERHADAP PEREMPUAN DALAM MASYARAKAT MADURA
  • BAB 7 PEREMPUAN DALAM KONFIGURASI CAROK: ANTARA OBJEKTIFASI DAN PENYALAH PAHAMAN
  • BAB 8 TRAUMA KEKERASAN BERLAPIS DAN KEHIDUPAN PEREMPUAN PASCA CAROK
  • BAB 9 ETNOGRAFI PENGALAMAN PEREMPUAN DALAM STRUKTUR CAROK
  • BAB 10 HUKUM NEGARA, HUKUM LOKAL, DAN KETIDAKADILAN STRUKTURAL BAGI PEREMPUAN
  • BAB 11 CAROK DALAM MEDIA AKADEMIA DAN OPINI PUBLIK
  • BAB 12 REFORMASI SOSIAL DAN PENGUATAN PEREMPUAN DALAM KONTEKS BUDAYA MADURA
  • DAFTAR PUSTAKA
  • PROFIL PENULIS

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Arinal Haq Fauziah

Arinal Haq Fauziah, nama yang tersemat persis 19 tahun yang lalu saat ia lahir pada 09 April 2006. Ia seorang perempuan yang kini tengah menimba ilmu di Universitas Islam Negeri Madurapa pada in programbit studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Ia sangat gemar mengeksplorasi hal-hal yang berhubungan dengan manusia dan kehidupan sehari-hari, mulai dari perasaan, pola pikir, hingga dinamika sosial sehingga itulah salah satu alasan ia berada di ruang lingkup bimbingan dan konseling. Baginya arti kehidupan adalah menulis, karena menulis ibarat sahabat yang tak pernah menghakimi, ibarat nafas yang memberi arti, dan ibarat cermin yang merefleksi diri. Ingin tahu lebih lanjut? Kunjungi instagram @arinafauziahh dan jangan lupa follow ya!

Ubaidillah Rohim

Ubaidillah Rohim, nama yang diberikan pada seorang laki-laki yang lahir sejak 04 November 2003. Ia adalah seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri Madura di program studi Akuntansi Syariah. Baginya, makna hidup dapat ditemukan salah satunya dengan mengabdikan diri lewat organisasi karena di sanalah ia belajar banyak hal tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan bagaimana bisa bermanfaat bagi orang lain. Baginya, berorganisasi bukan hanya soal aktivitas kampus, tapi ruang untuk bertumbuh dan berkontribusi. Selain itu, menurutnya menulis juga menjadi caranya untuk mengabdi, ibarat sahabat yang mendengar tanpa syarat, ibarat jalan untuk berbagi pemikiran, dan ibarat jejak yang akan tetap hidup meski waktu terus berjalan.

Ericha Rohmatillah

Ericha Rohmatillah, lahir di Pamekasan pada tanggal 5 Desember 2003. Saat ini saya merupakan mahasiswa S1 di Universitas Islam Negeri Madura, dengan program studi Pendidikan Agama Islam. Saya aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi kampus yang membantu saya mengemba-ngkan kemampuan kepemimp-inan, serta komunikasi. Saya sebagai Sekretaris Umum 1 di Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) Salah satu organisasi di lingkungan kampus. Melalui pengalaman akademik dan organisasi tersebut, saya terus berupaya meningkatkan kompetensi diri, baik dalam bidang pendidikan Islam maupun dalam kemampuan berorganisasi. Ke depannya, saya berharap dapat berkontribusi lebih luas dalam dunia pendidikan dan menjadi pendidik yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Rohmatul Umah

Rohmatul Umah, perempuan kelahiran Sampang, 15 mei 2006. Ia adalah seseorang yang menyukai banyak hal yang baginya dapat berdampak positif terhadap kehidupan dirinya serta orang lain. Ia merupakan mahasiswa aktif universitas Islam negeri Madura yang saat ini sedang menduduki semester 5, baginya jalan untuk menikmati hidup yaitu dengan mencoba berbagai hal - hal baru, seperti bergabung di organisasi internal maupun eksternal kampus yang dapat membangun semangat jiwa kepemimpinan, arti solidaritas, dan memupuk rasa tanggung jawab. Disisi lain ia juga tertarik didalam dunia kepenulisan. Meskipun belum sepenuhnya memahami tentang dunia kepenulisan, tetapi semangat dalam menyuarakan aspirasi kedalam tulisan akan terus tumbuh didalam ruang kehidupannya. Follow IG:ummah07 untuk mengetahui lebih lanjut tentang dirinya.

Atikatul Adawiyah

Atikatul Adawiyah, adalah nama lengkap dari sosok perempuan yang lahir di kota Sampang pada tanggal 29 Maret 2004, pengagum seni musik, pecinta keindahan dan penikmat ketenangan. Saat ini ia tengah menjadi salah satu mahasiswa di kampus UIN Madura. Menulis adalah hal yang sering dijadikan tempat pelarian olehnya dan mendengarkan musik sudah menjadi kegiatan kegemaran dalam tiap kesempatan di hidupnya. Tidak banyak yang bisa di jadikan panutan dari dirinya, tapi kecerian selalu ada dalam tiap langkahnya. Motto yang ia pegang, Jangan pernah berhenti belajar karena hidup tidak pernah berhenti untuk mengajarkan. Hal itulah yang mendorongnya untuk selalu belajar dan mencoba hal baru tiap harinya. Cukup sudah penggambaran singkat tentangnya, terima kasih.

Juwairiyah

Juwairiyah, adalah nama lengkapku. Aku biasa dipanggil riya dalam keseharian ku. Aku dilahirkan di pamekasan pada bulan September tahun 2005, aku adalah salah satu mahasiswa aktif di salah satu kampus yang ada di Madura yakni UIN Madura. Hobiku membaca dan aku tidak mempu-nyai hobi menulis tetapi aku sering menghayal, terkadang cerita yang aku buat hanya terlintas dalam pikiran yang harus kita tulis agar selalu diingat.

Maryamah

Maryamah, perempuan kelahiran 15 November 2005 asal Sumenep, kini menempuh studi di Tadris Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri Madura. Ceria dan penuh energi, ia tumbuh sebagai sosok yang mencintai kata dan melodi; menulis menjadi jalannya meramu pikiran, sementara menyanyi menjadi cara ia menghidupkan rasa. Perpaduan keduanya membentuk karakter khasnya sebagai penulis mengalir, ekspresif, dan dekat dengan pengalaman manusia. Untuk mengenal lebih jauh perjalanan dan karya-karyanya, kunjungi Instagram: @mhalya_nov.

Referensi

Aji, Rizqon, H., S. (2015), Stratifikasi Sosial Dan Kesadaran Kelas. Salam; Jurnal Sosial dan Budaya Syar’i, 2(1), 32-48. DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2239.

Alfarisi, M. S., & Bawono, Y. (2024). Pengambilan Keputusan Melajang Pada Perempuan Etnis Madura: Sebuah Studi Fenomenologis. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 26(1), 7-23. Https://Doi.Org/10.26623/Jdsb.V26i1.8874

Ali, M. (2010). Akomodasi Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Madura Mengenai Penyelesaian Carok Dalam Hukum Pidana. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 17(1), 85-102. Https://Journal.Uii.Ac.Id/IUSTUM/Article/View/3900

Ali, Mahrus. (2010). "Akomodasi Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Madura Mengenai Penyelesaian Carok Dalam Hukum Pidana." Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 17(1).

Aminah, S., Koesbardiati, T., & Hartanto, A. L. (2025). Carok: Praktik Kekerasan Hegemonik Dalam Kontestasi Kuasa Di Ranah Sosial-Kultural Dan Politik. Prenada Media.

Aminah, S., Koesbardiati, T., & Hartanto, A. L. (2025). Carok: Praktik Kekerasan Hegemonik Dalam Kontestasi Kuasa Di Ranah Sosial-Kultural Dan Politik. Prenada Media.

Aminah, S., Koesbardiati, T., & Hartanto, A. L. (2025). Carok: Praktik Kekerasan Hegemonik Dalam Kontestasi Kuasa Di Ranah Sosial-Kultural Dan Politik. Prenada Media.

Anas Muhammad, (2022), Perempuan Dalam Tinjauan Sejarah, Identitas, Dan Gender. Dewaruci; Jurnal Studi dan Sejarah Pengajarnya, 1(1), 50-55. Doi:https://jurnal.anfa.co.id/index.php/de waruci/article/view/58

Anhary Putri Tania, (2023), Kajian Sosial Islam Terhadap Patriaki dan Bias Gender di Madura. Al-Mada; Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 6(2), 32-48. Doi: https://doi.org/10.31538/almada.v6i2

Anwar, F. (2024). Representasi Perempuan Madura Dalam Kumpulan Cerpen Paraban Tuah Karya Elok Teja Suminar: KajianFeminisme (DoctoralDissertation,UniversitasIslamMalang). Https://Repository.Unisma.Ac.Id/Handle/123456789/9768

Arifin, S. (2017). Masalah sosial masyarakat madura dalam kumpulan cerpen mata blater karya mahwi air tawar. Jurnal widyaloka ikip widya darma, 4(2), 198-209. Journal WidyaLoka https://share.google/Yw0gCbk6UPgzG6OF2.

Asiyah, B., & Muttaqin, D. (2021). Aspek-Aspek Psikologis Dalam Budaya Carok. Insight: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 17(2), 392-402. Http://Jurnal.Unmuhjember.Ac.Id/Index.Php/INSIGHT/...

Asiyah, B., & Muttaqin, D. (2021). Aspek-Aspek Psikologis Dalam Budaya Carok. Insight: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 17(2), 392-402. Https://Repository.Ubaya.Ac.Id/39927/

Ayuanita, K. & Masyithah Maghfirah Rizam. (2025). Relasi Kuasa dalam Ondhaggha Bhasa pada Masyarakat Madura. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 500—519. DOI 10.19105/ghancaran.v6i2.15884.

Bawono, Y., dkk. (2024). Psikologi Indigenous. Yogyakarta: CV Bintang Semesta Media.

Bustami, A. L. (2014). Carok: Konflik kekerasan dan harga diri orang Madura. Antropologi Indonesia.

Cahyono, H. (2019). Model Mediasi Penal Dalam Penanggulangan Konflik Kekerasan (Carok) Masyarakat Madura Berdasarkan Local Wisdom. Deepublish.

Damayanti, R., & Tena, T. (2023). Interferensi Bahasa Indonesia Pada Video Vlog Ayu Ting-Ting Berkunjung Ke Bebek Carok. J-LELC: Journal Of Language Education, Linguistics, And Culture, 3(2), 152-157. Https://Doi.Org/10.25299/J-Lelc.2023.12920

Dartiningsih, B. E. (2022). Budaya Dan Masyarakat Madura. Penerbit Adab.

Dartiningsih, B., E. (2022). Budaya dan Masyarakat Madura. Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.

De Jonge, H. (2013). “Kinship and Social Control in Madura.” Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde.

Djatmiko, W. P. (2019). Rekonstruksi Budaya Hukum Dalam Menanggulangi Carok Di Masyarakat Madura Berdasar Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Sarana Politik Kriminal. Jurnal Hukum Progresif, 7(1), 40-63. https://www.academia.edu/download/79051544/15268.pdf

Djatmiko, W. P. (2020). Carok, Budaya, Dan Hukum. Dr. Wahyu Prijo Djatmiko.

Djatmiko, W. P. (2020). Carok, Budaya, Dan Hukum. Dr. Wahyu Prijo Djatmiko.

Djatmiko, W. P. (2020). Carok, Budaya, dan Hukum. Dr. Wahyu Prijo Djatmiko.

Djatmiko, W. P. (2020). Carok, Budaya, dan Hukum. Dr. Wahyu Prijo Djatmiko.

Djatmiko, W.P. (2019). "Rekonstruksi Budaya Hukum Dalam Menanggulangi Carok di Masyarakat Madura Berdasar Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Sarana Politik Kriminal." Jurnal Hukum Progresif, 7(1), 40–63.

Dores, D. (2020). Perempuan dan Kehormatan Bagi Masyarakat Madura. Surabaya: CV. Cipta Media Nusantara (CMN).

Dores, D. (2020). Perempuan dan kehormatan masyarakat madura.

Effendy, B. (1990). An-Nuqayah: Gerak Transformasi Sosial di Madura. Jakarta: Penghimpunan Pengembangan Pesantren & Masyarakat (P3M).

Elparisni Risma Silvia, (2022), Representasi Perempuan Madura Dalam Cerpen-Cerpen Karya Muna Masyari. Jurnal Locana, 5(1), 40-47.

Fatoni, A. (2020). Memaknai Kekerasan Orang Madura Di Perantauan: Studi Sosial Keberagamaan Masyarakat Madura Di Semampir Jawa Timur. Harmoni, 19(1), 115-131. Https://Doi.Org/10.32488/Harmoni.V19i1.402

Fatussunna, S. A., Al-Fatoni, A. W., Wahid, A., Mukhlisin, I. K., Nalini, S. N., & Mas’odi, M. O. (2025). Mitos-Mitos Dalam Antologi Cerpen “Dukun Carok & Tongkat Kayu” Karya A. Warits Rovi. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 10(1), 15-22. Https://Doi.Org/10.32696/Jp2bs.V10i1.3967

Finaldy, A. R. (2025). Kearifan Lokal Madura Dalam Tafsir Qur’anul-Karim Nurul-Huda Karya Mudhar Tamim (Doctoral Dissertation, Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta).Https://Digilib.UinSuka.Ac.Id/Id/Eprint/72039/

Firdaus, S. P., Bahar, M. G. F., & Sangadji, B. M. R. (2021). Menilik Budaya Carok Pada Masyarakat Madura Dalam Sistem Hukum Adat Di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(3), 236-248. Https://Ojs.Rewangrencang.Com/Index.Php/JHLG/Article/View/45

Firdaus, S. P., Bahar, M. G. F., & Sangadji, B. M. R. (2021). Tracing The Carok Culture Of The Madurese Community In The Customary Law System In Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(3), 236-248. Https://Www.Neliti.Com/Publications/457128/Tracing-The-Carok-Culture-Of-The-Madurese-Community-In-The-Customary-Law-System

Frimansyah, D. (2023). The Role Of The Police In Efforts To Handle Carok In The Tradition Of Conflict Resolution In Bangkalan Communities In Madura (Case Study In Bangkalan Polres, Madura). JARES (Journal Of Academic Research And Sciences), 8(2), 1-9. Https://Doi.Org/10.35457/Jares.V8i2.2717

Hafida, M. N., Wijaya, D. N., Agung, D. A. G., & Widiadi, A. N. (2024). Kajian Historis Carok Di Madura Pada Masa Kolonialisme Belanda. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 14(1), 29-38..P;/OL,K Https://Www.Researchgate.Net/Profile/Mellina-NurHafida/Publication/381319069_Kajian_Historis_Carok_Di_Madura_Pada_Masa_Kolonialisme_Belanda/Links/6669138ba54c5f0b946000e6/Kajian-Historis-Carok-Di-Madura-Pada-Masa-Kolonialisme-Belanda.Pdf

Haliq, F., Hidayati, T., Ariwidodo, E., Hanurawan, F., & Atmoko, A. (2023). Verbal And Symbolic Aggression Female In The Madurese Culture. KARSA Journal Of Social And Islamic Culture, 31(1), 52-78. Https://Doi.Org/10.19105/Karsa.V31i1.11717

Handayani, Emy, & Misbah, Fatih. (2019). "Carok, 'Di Persimpangan' Budaya Dan Hukum Positif." Crepido: Jurnal Mengenai Dasar-Dasar Pemikiran Hukum, 1(1), 23–31.

Haqqullah, M. W., & Fauziah, A. H. (2025). Dinamika Intimidasi Blater Terhadap Preferensi Pemilih Dalam Pilkada Kabupaten Sampang: Tinjauan Psikologis Dan Aspek Hukum. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 5(1), 48-63. Https://Doi.Org/10.30742/Juispol.V5i1.4391

Haris, A. A., Prisgunanto, I., & Sinaga, S. P. (2024). Pencegahan Kejahatan Fungsi Bhabinkamtibmas Terhadap Tingkat Kesadaran Hukum Kasus Carok Pada Pemilihan Kepala Desa Dikaitkan Dengan Harga Diri Kolektif Masyarakat. Jurnal Portofolio: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 3(2), 168-181.

Haris, A. A., Prisgunanto, I., & Sinaga, S. P. (2024). Pencegahan Kejahatan Fungsi Bhabinkamtibmas Terhadap Tingkat Kesadaran Hukum Kasus Carok Pada Pemilihan Kepala Desa Dikaitkan Dengan Harga Diri Kolektif Masyarakat. Jurnal Portofolio: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 3(2), 168-181. Http://Www.Jurnalprisanicendekia.Com/Index.Php/Portofolio/Article/View/266

Haris, H., Al-Fatih, S., & Nur, M. (2024). Understanding Carok In Madura: Legal Reform From Criminal Law And Islamic Law Perspective. Journal Of Law And Legal Reform, 5(2), 613-632. Https://Eprints.Umm.Ac.Id/Id/Eprint/6647/

Haris, H., Al-Fatih, S., & Nur, M. (2024). Understanding Carok In Madura: Legal Reform From Criminal Law And Islamic Law Perspective. Journal Of Law And Legal Reform, 5(2),613-632. Https://Journal.Unnes.Ac.Id/Journals/Jllr/Article/...

Hariyanto, E., & Putri, E. A. (2024). Bunga Rampai Etnografi Kejahatan Di Indonesia 1; Kekerasan Dan Budaya. Nas Media Pustaka.

Hasanah, L., U., dkk. (2024). Tingkat Tutur Bahasa Madura di Kabupaten Jember. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 15366-15382. DOI: https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.14564.

Hefni, M. (2012). Perempuan Madura Di Antara Pola Residensi Matrilokal Dan Kekuasaan Patriarkat. Karsa, 20(2), 212-227. Doi: https://doi.org/10.19105/karsa.v20i2.43.

Heppi, E. V. E. E. S. I. M. P. A. R., & Ramadhani., S. A. J. P. I. U. E. (2023). Gender dan Konstruksi Perempuan dalam Agama. 1–23. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx

Hermawan, E. & Sulastri, R. (2023). Sosiologi Pendidikan: (Kajian Fenomena Pendidikan melalui Perspektif Sosiologi dan Ilmu Pendidikan). Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.

Hidayat, A. R. (2020). Etika Madura: Suatu analisa filsafati tentang penghayatan harmonis dan disharmonis terhadap Worldview Orang Madura. nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 17(1), 16-31.

Hidayati, T. (2022). Nyai Madura: Modal Dan Patronase Perempuan Madura. Ircisod.

Ihsani, A. (2023). Identitas Kemaduraan Dalam Babad Songenep: Analisis Struktural Kisah Jokotole. Merdeka Indonesia Jurnal International, 3(2), 41-56. Https://Doi.Org/10.5555/Miji.V3i2.89

Insyaniyah, I. (2025). Kebijakan Penal Dan Non-Penal Oleh Kepolisian Dalam Penanggulangan Perbuatan Carok Di Madura (Doctoral Dissertation, Universitas Gadjah Mada).Https://Etd.Repository.Ugm.Ac.Id/Penelitian/Detail/250498

Insyaniyah, I. (2025). Kebijakan Penal Dan Non-Penal Oleh Kepolisian Dalam Penanggulangan Perbuatan Carok Di Madura (Doctoral Dissertation, Universitas Gadjah Mada).Https://Etd.Repository.Ugm.Ac.Id/Penelitian/Detail/250498

Iswahyudi. (2022). Cosmology and social stratification of the Madurese population in the XIX century. Cogent Arts Humanities, volume 9, 3. https: //doi.org/10.1080 /23311983.2022.2104798.

Jannah, H. (2020). Ulama Perempuan Madura. IRCISOD,.

Jonge, Huub de. (1989). Madura dalam Empat Zaman: Pedagang, Perkembangan Ekonomi dan Islam. Jakarta: Gramedia.

Koesma, R. E., Nelwan, I., Abidin, F. A., Nelwan, P. R., & Jari, Y. (2025). Merdeka Dari Kekerasan Belajar Dari Pengalaman. Sanata Dharma University Press.

Kusumaningrum, Z. S. (2022). Pemosisian Perempuan Dan Relasi Kuasa Dalam Tradisi Pertunangan: Suatu Tinjauan Antropologi Gender. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 6(1), 1-15. Https://Doi.Org/10.14710/Endogami.6.1.%P

Listyani, R. H., Natasya, Y., Dhuha, M. S., Rosidah, E. D., & Sailurroqma, R. A. I. (2024). Hegemonic Masculinity In The Tradition Of Women Proposing Marriage. HUMANISMA: Journal Of Gender Studies, 8(2), 180-195. Https://Doi.Org/10.30983/Humanisma.V8i2.9157

Luh, N., Esa, M., Erviantono, T., & Noak, P. A. (2025). Politik Tubuh Perempuan Antara Kontrol Sosial dan Resistensi. 2(3), 1–12.

Mamduh, N. Z., Syamsuri, S., Musyafaah, N. L., & Syafaq, H. (2025, July). Carok Tradition To Defend Self-Esteem From An Islamic Legal Perspective. In Proceedings Of International Conference On Islamic Civilization And Humanities (Vol. 3, Pp. 362-373). Https://Proceedings.Uinsa.Ac.Id/Index.Php/Iconfahum/Article/View/3349

Mamduh, N. Z., Syamsuri, S., Musyafaah, N. L., & Syafaq, H. (2025, July). Carok Tradition To Defend Self-Esteem From An Islamic Legal Perspective. In Proceedings Of International Conference On Islamic Civilization And Humanities (Vol. 3, Pp. 362-373). Https://Proceedings.Uinsa.Ac.Id/Index.Php/Iconfahum/Article/View/3349

Mardhatillah, M. (2014). Perempuan madura sebagai simbol.

Mauludy, R. A. F., & Setyorini, E. H. (2024). Carok Conflict In Village Head Election: A Non-Penal Policy Analysis In Bangkalan Regency. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 7(3), 721-731. Https://Doi.Org/10.31538/Almada.V7i3.5352

Mauludy, R. A. F., & Setyorini, E. H. (2024). Carok Conflict In Village Head Election: A Non-Penal Policy Analysis In Bangkalan Regency. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 7(3), 721-731. Https://Doi.Org/10.31538/Almada.V7i3.5352

Mulyadi dan Umar Bukhory. (2019). Stratifikasi Sosial Ondhâg Bâsa Bahasa Madura. Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 16(2), 1-18. DOI: 10.19105/nuansa.v16i1.2403.

Mustajab, M. (2025). Tarétan Dhibi’sebagai Konstruksi Ashabiyah Orang Madura (Studi Etnografi Solidaritas Sosial Orang Madura Di Kotalama Malang) (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang). Https://Eprints.Umm.Ac.Id/Id/Eprint/15123/

Mustikajati, A. A., Ramadhan, A. R., & Fitriono, R. A. (2021). Tradisi Carok Adat Madura Dalam Perspektif Kriminologi Dan Alternatif Penyelesaian Perkara Menggunakan Prinsip Restorative Justice. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(04), 95-107. Https://Www. Jurnalintelektiva.Com/Index.Php/Jurnal/Article/View/650

Mustikajati, A. A., Ramadhan, A. R., & Fitriono, R. A. (2021). Tradisi carok Adat Madura dalam Perspektif Kriminologi dan Alternatif Penyelesaian Perkara Menggunakan Prinsip Restorative Justice. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(04), 95-107. https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/650

Muthmainnah. (1998). Jembatan Suramadu Respon Ulama Terhadap Industrialisasi. Yogyakarta: LKPSM.

Nuruddin, M. (2025). Social Impact Of Carok On Offenders’families: A Criminological Perspective In Sampang. Acitya Wisesa: Journal Of Multidisciplinary Research,28-38. Https://Doi.Org/10.56943/Jmr.V4i4.854

Pamungkas, C. (2018). Mematahkan Kebuntuan: Inisiatif Rekonsiliasi dari Dua Konflik (Syiah Sampang dan Jamaah Ahmadiyah Indonesia Lombok). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Petersen, T. (2025). The Spiral Of Silence. Public Opinion–Our Social Skin: By Elisabeth Noelle-Neumann, Chicago, University Of Chicago Press, 1993, 277 Pp.,€ 33.75, ISBN: 9780226589367 [Originally Published By Piper In Munich In 1980].Https://Www.Tandfonline.Com/Doi/Full/10.1080/23753234.2025.2481248

Poerwanto, C., & Mukti, G. H. (2025). Perspektif Iman Kristen Dalam Realitas Tradisi Carok Di Madura. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen), 7(2), 184-196.Https://Jurnal.Sttkn.Ac.Id/Index.Php/Veritas/Article/View/344

Pribadi, Y. (2018). The Kyai in Madura: Authority and Local Islam. Singapore: ISEAS Publishing.

Rahman, F., & Ariyanto, P. P. (2024). Carok & The Media: Unravelling Narratives Of Traditional Violence In Madura On Kompas. Com And Detik. Com. Al-MUNZIR, 17(2),101-120. Https://Ejournal.Iainkendari.Ac.Id/Index.Php/Al-Munzir/Article/View/10064

Razy, M. R. O. A., & Faruk, U. (2025). Budaya carok dalam perspektif lanskap alam pulau madura: kajian ekologi sejarah. Darmajati, 1(1), 29-36. Https://Ejournal.Undiksha.Ac.Id/Index.Php/JABI/Article/View/75810

Razy, M. R. O. A., & Faruk, U. (2025). Budaya Carok Dalam Perspektif Lanskap Alam Pulau Madura: Kajian Ekologi Sejarah. Darmajati, 1(1), 29-36. Https://Jurnal.Unpad.Ac.Id/Darmajati/Article/View/53053

Rifai, Mien Ahmad. (2007). Manusia Madura: Pembawaan, Perilaku, Etos Kerja, Penampilan dan Pandangan Hidupnya. Yogyakarta: Pilar Merdeka. Soesilo, R. (1991). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal. Bogor: Politeia.

Rohman, A. (2013). Stratifikasi Sosial Dalam Al-Qur’an. Jurnal Sosiologi Islam, 3(1), 18-32. DOI: https://doi.org/10.15642/jsi.2013.3.1.%25p.

Roikan, Siti Aminah, (2022), Carok And The Curtural Hegemony Of Masculinity On Ethnic Madura, Est Java Indonesia. Jurnal Of Positive School Psychology, 6(1), 15-20. Faruk Umar, (2024), Budaya Carok Dalam Perspektif Lanskap Alam Pulau Madura: Sebuah Pendekatan Ekologi Sejarah. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 6(2), 20-25. Doi:https://doi.org/10.23887/jabi.v6i2.75810

Rokhyanto, R., & Marsuki, M. (2015). Sikap Masyarakat Madura terhadap Tradisi Carok: Studi Fenomenologi Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Madura. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 17(1), 71-83. https://doi.org/10.18860/el.v17i1.3086

Rosadi, K., & Azhar I. N. (2016). MADURA 2045 Merayakan Peradaban. Yogyakarta: PT. LKIS Pelangi Aksara.

Sa’dan, M. (2016). Tradisi Perkawinan Matrilokal Madura (Akulturasi Adat & Hukum Islam). Jurnal Kebudayaan Islam, Vol. 14(1), 129-138. DOI: https://doi.org/10.24090/ibda.v14i1.622.

Salsa Bila, D. (2024). Stereotip Etnis Nias Terhadap Etnis Minangkabau Dalam Relasi Ekonomi (Doctoral Dissertation, Universitas Andalas). Http://Scholar.Unand.Ac.Id/462629/

Sari, A. K. (2025). Antifeminisme: Arketipe Ibu, Kuasa, Dan Ideologi. DIVA PRESS.

Setyaningsih. (2021). Pengaruh Situasi Sosial Dan Nilai Budaya Madura Terhadap Regulasi Emosi Individunya. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 12(1), 22-38. DOI: 10.21107/personifikasi.v12i1.10110.

Setyaningsih. (2024). Hubungan Interpersonal Individu Etnis Madura: Ditinjau dari Situasi Sosial, Nilai Budaya, Identitas Sosial, Motivasi Sosial & Regulasi Emosinya. Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.

Shohebul Umam, (2021), Hegemoni Religio- Ptriarkat Atas Perempuan Dalam Dinamika Sosiokultural Masyarakat Madura. Rahema; Jurnal Studi Gender dan Anak, 8(2), 20-27. Doi:https://doi.org/10.24260/raheema.v8 i2.1671

Shohibuddin Suadah, M., Al Humaidy, M. A., Efendi, A. N., & Maimun, M. (2024). Menepis Tradisi Carok Melalui Moderasi Beragama Di Madura: Sohibuddin. Dialektika, 17(1),56-67. Https://Jurnal.Iainambon.Ac.Id/Index.Php/DT/Article/View/7925

Shohibuddin, Muhammad, dkk. (2024). "Menepis Tradisi Carok Melalui Moderasi Beragama di Madura." Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial, 17(1), 56–67.

Soleh, M. (2024). Citra Laki-Laki Dalam Terjemahan Pararaton Oleh Ki J. Padmapuspita Dan Novel Ken Angrok Sang Brahmaputera Karya Damar Shashangka (Pendekatan Maskulinitas) (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Malang).Https://Repository.Unisma.Ac.Id/Handle/123456789/9837

Sumada, I. M. (2017). Peranan kearifan lokal Bali dalam perspektif kebijakan publik. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 7(1).

Suyanto, H., & Bakhtiar, H. S. (2024). The Carok Culture’s Impact On Law Enforcement In Bangkalan Madura: A Fascinating Case Study. Journal Of Judicial Review, 26(1),33-52.Https://Doi.Org/ 10.37253/Jjr.V26i1.8560

Suyanto, H., & Bakhtiar, H. S. (2024). The Carok Culture’s Impact On Law Enforcement In Bangkalan Madura: A Fascinating Case Study. Journal Of Judicial Review, 26(1), 33-52. Https://Doi.Org/10.37253/Jjr.V26i1.8560

Syamsuddin, M. (2019). HISTORY OF MADURA Sejarah Budaya dan Ajaran Luhur Masyarakat Madura. Yogyakarta: Araska Publisher.

Taembo, M., dkk. (2024). Mengungkap Nilai Kehidupan Masyarakat Madura Melalui Analisis Makna Sastra Lokal Madura. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 9(2), 126-136. DOI: https://doi.org/10.21107/metalingua.v9i2.27599.

Tanzillah, E. N., & Nurdin, M. (2021). Tinjauan Yuridis Sosiologis Atas Tindak Pidana Budaya Carok Berdasarkan Pasal 340 KUHP. Pagaruyuang Law Journal, 5(1), 1-17. Https://Jurnal.Umsb. Ac.Id/Index.Php/Pagaruyuang/Article/View/2825

Tanzillah, E. N., & Nurdin, M. (2021). Tinjauan Yuridis Sosiologis Atas Tindak Pidana Budaya Carok Berdasarkan Pasal 340 KUHP. Pagaruyuang Law Journal, 5(1), 1-17. Https://Jurnal. Umsb.Ac.Id/Index.Php/Pagaruyuang/Article/View/2825

Teguh Hidyatul, R., & Surokim, A. C. (2023). strategi kultural blater sebagai identitas orang madura. madura 2020, 79. https://Www.Academia.Edu/Download/55974873/Buku_Madura_2020.Pdf#Page=98

Tontowi, T., & Mufaroha, M. (2021). Peran Penyuluh Dalam Upaya Meminimalisir Budaya Carok Di Wilayah Konflik Di Madura. Jurnal Kajian Hukum Islam, 8(1), 26-34.Https://Journal.Unsuri.Ac.Id/Index.Php/Jkhi/Article/Download/24/24

Utomo, W. T., & Aini, S. N. (2022). Analisis Sosiologi Sastra Dan Nilai Pendidikan Novel “Matahari Di Atas Gili” Karya Lintang Sugianto. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, Dan Inovasi, 2(3). Https:// Jurnal.Penerbitwidina.Com/Index.Php/JPI/Article/View/222

Wardana, S. K., & Handayani, E. (2024). Tradisi Carok Dalam Hukum Pidana Berbasis Pendekatan Holistikantropologi Hukum. Wijayakusuma Law Review, 6(1), 58-61. Https://Jurnal. Fhunwiku.Ac.Id/Index.Php/Law_Review/Article/Download/20/20

Wiyata, A. L. (2002). Carok: Konflik Kekerasan dan Harga Diri Orang Madura. LKiS.

Wiyata, A. L. (2002). Carok; Konflik Kekerasan & Harga Diri Orang Madura. Lkis Pelangi Aksara.

Wiyata, A. Latief. (2002). Carok: Konflik Kekerasan dan Harga Diri Orang Madura. Yogyakarta: LKiS.

Yuliansyah, A., Dini Hajjafiani. (2023). Tingkat tutur bahasa madura dalam percakapan santri putra di pondok pesantren al aziz desa pasak kecamatan sungai ambawang. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4), 3436-3442. DOI: https://doi.org/10.31004/jrpp.v6i4.22360.

Zaman, A. A., & Taun, T. (2023). Tradisi Carok Dalam Perspektif Kriminologi Dan Sistem Pidana Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(24), 9-17. Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.10403911

Zaman, A. A., & Taun, T. (2023). Tradisi Carok Dalam Perspektif Kriminologi Dan Sistem Pidana Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(24), 9-17. Http://Jurnal.Peneliti.Net/Index.Php/JIWP/Article/View/5864

Zulfa, Q. A. S., Sidiq, R. I., & Subroto, A. (2024). Tradisi Carok Dalam Pluralisme Hukum Di Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 224-233. Https:// Journal.Undiknas.Ac.Id/Index.Php/JAH/Article/View/5243

Zulfa, Q. A. S., Sidiq, R. I., & Subroto, A. (2024). Tradisi Carok Dalam Pluralisme Hukum Di Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 224-233. Https://Journal.Undiknas.Ac.Id/Index.Php/JAH/Article/View/5243

PEREMPUAN DALAM BAYANG CAROK: Kekerasan, Kehormatan, dan Patriarki Madura

Unduhan

Diterbitkan

4 Januari 2026

Detail monograf ini

ISBN-13 (15)

62-1307-3736-031

Dimensi Fisik

Cara Mengutip

PEREMPUAN DALAM BAYANG CAROK: Kekerasan, Kehormatan, dan Patriarki Madura. (2026). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/916