PEREMPUAN DALAM BAYANG CAROK: Kekerasan, Kehormatan, dan Patriarki Madura
Kata Kunci:
PEREMPUAN, CAROKSinopsis
Buku ini menggali kisah perempuan Madura yang hidup dalam pusaran budaya carok sebuah praktik kekerasan yang selama bertahun-tahun dipandang sebagai jalan terakhir dalam mempertahankan harga diri. Di tengah struktur sosial yang sangat patriarkis, perempuan sering ditempatkan sebagai simbol kehormatan keluarga, namun sekaligus menjadi pihak yang paling rentan ketika konflik meletus. Narasi-narasi di dalamnya memperlihatkan bagaimana tubuh dan nama perempuan kerap dijadikan alasan pembenar untuk pertumpahan darah yang seolah dianggap wajar
Melalui pendekatan etnografis, studi literatur, dan kisah pengalaman nyata, buku ini membedah lapis-lapis kekuasaan laki-laki yang mengatur ruang gerak perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Di balik idealisasi tentang keberanian dan kegagahan laki-laki Madura, terdapat ketidakadilan struktural yang membuat perempuan mengalami tekanan psikologis, kontrol sosial, dan ancaman kekerasan berlapis. Konstruksi seperti “kehormatan keluarga”, “harga diri laki-laki”, dan “tanggung jawab perempuan” dipaparkan secara kritis untuk menunjukkan bagaimana budaya patriarki mengakar kuat dalam dinamika rumah tangga maupun komunitas.
Lebih dari sekadar menjelaskan fenomena carok, buku ini mengajak pembaca melihat suara-suara perempuan yang selama ini jarang terwakili dalam diskursus publik. Mereka bukan hanya korban, tetapi juga individu yang memiliki pengalaman emosional, strategi bertahan hidup, hingga harapan untuk perubahan. Dengan perspektif yang humanis dan kritis, Perempuan dalam Bayang Carok menjadi seruan untuk memahami kembali budaya, kekerasan, dan relasi gender di Madura melalui kacamata yang lebih adil dan empatik
Bab
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
BAB 1 GENEALOGI CAROK DAN KEKERASAN KEHORMATAN DI MADURA
-
BAB 2 STRUKTUR SOSIAL DAN RELASI KEKUASAAN DALAM MASYARAKAT MADURA
-
BAB 3 IDEOLOGI PATRIARKI SEBAGAI KERANGKA BUDAYA MADURA
-
BAB 4 MASKULINITAS MADURA: KEKUASAAN, GENGSI, DAN KEKERASAN
-
BAB 5 KONSTRUKSI TUBUH PEREMPUAN SEBAGAI PENJAGA KELUARGA MERTABAT KELUARGA
-
BAB 6 MEKANISME CONTROL SOCIAL TERHADAP PEREMPUAN DALAM MASYARAKAT MADURA
-
BAB 7 PEREMPUAN DALAM KONFIGURASI CAROK: ANTARA OBJEKTIFASI DAN PENYALAH PAHAMAN
-
BAB 8 TRAUMA KEKERASAN BERLAPIS DAN KEHIDUPAN PEREMPUAN PASCA CAROK
-
BAB 9 ETNOGRAFI PENGALAMAN PEREMPUAN DALAM STRUKTUR CAROK
-
BAB 10 HUKUM NEGARA, HUKUM LOKAL, DAN KETIDAKADILAN STRUKTURAL BAGI PEREMPUAN
-
BAB 11 CAROK DALAM MEDIA AKADEMIA DAN OPINI PUBLIK
-
BAB 12 REFORMASI SOSIAL DAN PENGUATAN PEREMPUAN DALAM KONTEKS BUDAYA MADURA
-
DAFTAR PUSTAKA
-
PROFIL PENULIS
Unduhan
Referensi
Aji, Rizqon, H., S. (2015), Stratifikasi Sosial Dan Kesadaran Kelas. Salam; Jurnal Sosial dan Budaya Syar’i, 2(1), 32-48. DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2239.
Alfarisi, M. S., & Bawono, Y. (2024). Pengambilan Keputusan Melajang Pada Perempuan Etnis Madura: Sebuah Studi Fenomenologis. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 26(1), 7-23. Https://Doi.Org/10.26623/Jdsb.V26i1.8874
Ali, M. (2010). Akomodasi Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Madura Mengenai Penyelesaian Carok Dalam Hukum Pidana. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 17(1), 85-102. Https://Journal.Uii.Ac.Id/IUSTUM/Article/View/3900
Ali, Mahrus. (2010). "Akomodasi Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Madura Mengenai Penyelesaian Carok Dalam Hukum Pidana." Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 17(1).
Aminah, S., Koesbardiati, T., & Hartanto, A. L. (2025). Carok: Praktik Kekerasan Hegemonik Dalam Kontestasi Kuasa Di Ranah Sosial-Kultural Dan Politik. Prenada Media.
Aminah, S., Koesbardiati, T., & Hartanto, A. L. (2025). Carok: Praktik Kekerasan Hegemonik Dalam Kontestasi Kuasa Di Ranah Sosial-Kultural Dan Politik. Prenada Media.
Aminah, S., Koesbardiati, T., & Hartanto, A. L. (2025). Carok: Praktik Kekerasan Hegemonik Dalam Kontestasi Kuasa Di Ranah Sosial-Kultural Dan Politik. Prenada Media.
Anas Muhammad, (2022), Perempuan Dalam Tinjauan Sejarah, Identitas, Dan Gender. Dewaruci; Jurnal Studi dan Sejarah Pengajarnya, 1(1), 50-55. Doi:https://jurnal.anfa.co.id/index.php/de waruci/article/view/58
Anhary Putri Tania, (2023), Kajian Sosial Islam Terhadap Patriaki dan Bias Gender di Madura. Al-Mada; Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 6(2), 32-48. Doi: https://doi.org/10.31538/almada.v6i2
Anwar, F. (2024). Representasi Perempuan Madura Dalam Kumpulan Cerpen Paraban Tuah Karya Elok Teja Suminar: KajianFeminisme (DoctoralDissertation,UniversitasIslamMalang). Https://Repository.Unisma.Ac.Id/Handle/123456789/9768
Arifin, S. (2017). Masalah sosial masyarakat madura dalam kumpulan cerpen mata blater karya mahwi air tawar. Jurnal widyaloka ikip widya darma, 4(2), 198-209. Journal WidyaLoka https://share.google/Yw0gCbk6UPgzG6OF2.
Asiyah, B., & Muttaqin, D. (2021). Aspek-Aspek Psikologis Dalam Budaya Carok. Insight: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 17(2), 392-402. Http://Jurnal.Unmuhjember.Ac.Id/Index.Php/INSIGHT/...
Asiyah, B., & Muttaqin, D. (2021). Aspek-Aspek Psikologis Dalam Budaya Carok. Insight: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 17(2), 392-402. Https://Repository.Ubaya.Ac.Id/39927/
Ayuanita, K. & Masyithah Maghfirah Rizam. (2025). Relasi Kuasa dalam Ondhaggha Bhasa pada Masyarakat Madura. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 500—519. DOI 10.19105/ghancaran.v6i2.15884.
Bawono, Y., dkk. (2024). Psikologi Indigenous. Yogyakarta: CV Bintang Semesta Media.
Bustami, A. L. (2014). Carok: Konflik kekerasan dan harga diri orang Madura. Antropologi Indonesia.
Cahyono, H. (2019). Model Mediasi Penal Dalam Penanggulangan Konflik Kekerasan (Carok) Masyarakat Madura Berdasarkan Local Wisdom. Deepublish.
Damayanti, R., & Tena, T. (2023). Interferensi Bahasa Indonesia Pada Video Vlog Ayu Ting-Ting Berkunjung Ke Bebek Carok. J-LELC: Journal Of Language Education, Linguistics, And Culture, 3(2), 152-157. Https://Doi.Org/10.25299/J-Lelc.2023.12920
Dartiningsih, B. E. (2022). Budaya Dan Masyarakat Madura. Penerbit Adab.
Dartiningsih, B., E. (2022). Budaya dan Masyarakat Madura. Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.
De Jonge, H. (2013). “Kinship and Social Control in Madura.” Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde.
Djatmiko, W. P. (2019). Rekonstruksi Budaya Hukum Dalam Menanggulangi Carok Di Masyarakat Madura Berdasar Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Sarana Politik Kriminal. Jurnal Hukum Progresif, 7(1), 40-63. https://www.academia.edu/download/79051544/15268.pdf
Djatmiko, W. P. (2020). Carok, Budaya, Dan Hukum. Dr. Wahyu Prijo Djatmiko.
Djatmiko, W. P. (2020). Carok, Budaya, Dan Hukum. Dr. Wahyu Prijo Djatmiko.
Djatmiko, W. P. (2020). Carok, Budaya, dan Hukum. Dr. Wahyu Prijo Djatmiko.
Djatmiko, W. P. (2020). Carok, Budaya, dan Hukum. Dr. Wahyu Prijo Djatmiko.
Djatmiko, W.P. (2019). "Rekonstruksi Budaya Hukum Dalam Menanggulangi Carok di Masyarakat Madura Berdasar Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Sarana Politik Kriminal." Jurnal Hukum Progresif, 7(1), 40–63.
Dores, D. (2020). Perempuan dan Kehormatan Bagi Masyarakat Madura. Surabaya: CV. Cipta Media Nusantara (CMN).
Dores, D. (2020). Perempuan dan kehormatan masyarakat madura.
Effendy, B. (1990). An-Nuqayah: Gerak Transformasi Sosial di Madura. Jakarta: Penghimpunan Pengembangan Pesantren & Masyarakat (P3M).
Elparisni Risma Silvia, (2022), Representasi Perempuan Madura Dalam Cerpen-Cerpen Karya Muna Masyari. Jurnal Locana, 5(1), 40-47.
Fatoni, A. (2020). Memaknai Kekerasan Orang Madura Di Perantauan: Studi Sosial Keberagamaan Masyarakat Madura Di Semampir Jawa Timur. Harmoni, 19(1), 115-131. Https://Doi.Org/10.32488/Harmoni.V19i1.402
Fatussunna, S. A., Al-Fatoni, A. W., Wahid, A., Mukhlisin, I. K., Nalini, S. N., & Mas’odi, M. O. (2025). Mitos-Mitos Dalam Antologi Cerpen “Dukun Carok & Tongkat Kayu” Karya A. Warits Rovi. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 10(1), 15-22. Https://Doi.Org/10.32696/Jp2bs.V10i1.3967
Finaldy, A. R. (2025). Kearifan Lokal Madura Dalam Tafsir Qur’anul-Karim Nurul-Huda Karya Mudhar Tamim (Doctoral Dissertation, Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta).Https://Digilib.UinSuka.Ac.Id/Id/Eprint/72039/
Firdaus, S. P., Bahar, M. G. F., & Sangadji, B. M. R. (2021). Menilik Budaya Carok Pada Masyarakat Madura Dalam Sistem Hukum Adat Di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(3), 236-248. Https://Ojs.Rewangrencang.Com/Index.Php/JHLG/Article/View/45
Firdaus, S. P., Bahar, M. G. F., & Sangadji, B. M. R. (2021). Tracing The Carok Culture Of The Madurese Community In The Customary Law System In Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(3), 236-248. Https://Www.Neliti.Com/Publications/457128/Tracing-The-Carok-Culture-Of-The-Madurese-Community-In-The-Customary-Law-System
Frimansyah, D. (2023). The Role Of The Police In Efforts To Handle Carok In The Tradition Of Conflict Resolution In Bangkalan Communities In Madura (Case Study In Bangkalan Polres, Madura). JARES (Journal Of Academic Research And Sciences), 8(2), 1-9. Https://Doi.Org/10.35457/Jares.V8i2.2717
Hafida, M. N., Wijaya, D. N., Agung, D. A. G., & Widiadi, A. N. (2024). Kajian Historis Carok Di Madura Pada Masa Kolonialisme Belanda. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 14(1), 29-38..P;/OL,K Https://Www.Researchgate.Net/Profile/Mellina-NurHafida/Publication/381319069_Kajian_Historis_Carok_Di_Madura_Pada_Masa_Kolonialisme_Belanda/Links/6669138ba54c5f0b946000e6/Kajian-Historis-Carok-Di-Madura-Pada-Masa-Kolonialisme-Belanda.Pdf
Haliq, F., Hidayati, T., Ariwidodo, E., Hanurawan, F., & Atmoko, A. (2023). Verbal And Symbolic Aggression Female In The Madurese Culture. KARSA Journal Of Social And Islamic Culture, 31(1), 52-78. Https://Doi.Org/10.19105/Karsa.V31i1.11717
Handayani, Emy, & Misbah, Fatih. (2019). "Carok, 'Di Persimpangan' Budaya Dan Hukum Positif." Crepido: Jurnal Mengenai Dasar-Dasar Pemikiran Hukum, 1(1), 23–31.
Haqqullah, M. W., & Fauziah, A. H. (2025). Dinamika Intimidasi Blater Terhadap Preferensi Pemilih Dalam Pilkada Kabupaten Sampang: Tinjauan Psikologis Dan Aspek Hukum. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 5(1), 48-63. Https://Doi.Org/10.30742/Juispol.V5i1.4391
Haris, A. A., Prisgunanto, I., & Sinaga, S. P. (2024). Pencegahan Kejahatan Fungsi Bhabinkamtibmas Terhadap Tingkat Kesadaran Hukum Kasus Carok Pada Pemilihan Kepala Desa Dikaitkan Dengan Harga Diri Kolektif Masyarakat. Jurnal Portofolio: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 3(2), 168-181.
Haris, A. A., Prisgunanto, I., & Sinaga, S. P. (2024). Pencegahan Kejahatan Fungsi Bhabinkamtibmas Terhadap Tingkat Kesadaran Hukum Kasus Carok Pada Pemilihan Kepala Desa Dikaitkan Dengan Harga Diri Kolektif Masyarakat. Jurnal Portofolio: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 3(2), 168-181. Http://Www.Jurnalprisanicendekia.Com/Index.Php/Portofolio/Article/View/266
Haris, H., Al-Fatih, S., & Nur, M. (2024). Understanding Carok In Madura: Legal Reform From Criminal Law And Islamic Law Perspective. Journal Of Law And Legal Reform, 5(2), 613-632. Https://Eprints.Umm.Ac.Id/Id/Eprint/6647/
Haris, H., Al-Fatih, S., & Nur, M. (2024). Understanding Carok In Madura: Legal Reform From Criminal Law And Islamic Law Perspective. Journal Of Law And Legal Reform, 5(2),613-632. Https://Journal.Unnes.Ac.Id/Journals/Jllr/Article/...
Hariyanto, E., & Putri, E. A. (2024). Bunga Rampai Etnografi Kejahatan Di Indonesia 1; Kekerasan Dan Budaya. Nas Media Pustaka.
Hasanah, L., U., dkk. (2024). Tingkat Tutur Bahasa Madura di Kabupaten Jember. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 15366-15382. DOI: https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.14564.
Hefni, M. (2012). Perempuan Madura Di Antara Pola Residensi Matrilokal Dan Kekuasaan Patriarkat. Karsa, 20(2), 212-227. Doi: https://doi.org/10.19105/karsa.v20i2.43.
Heppi, E. V. E. E. S. I. M. P. A. R., & Ramadhani., S. A. J. P. I. U. E. (2023). Gender dan Konstruksi Perempuan dalam Agama. 1–23. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx
Hermawan, E. & Sulastri, R. (2023). Sosiologi Pendidikan: (Kajian Fenomena Pendidikan melalui Perspektif Sosiologi dan Ilmu Pendidikan). Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.
Hidayat, A. R. (2020). Etika Madura: Suatu analisa filsafati tentang penghayatan harmonis dan disharmonis terhadap Worldview Orang Madura. nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 17(1), 16-31.
Hidayati, T. (2022). Nyai Madura: Modal Dan Patronase Perempuan Madura. Ircisod.
Ihsani, A. (2023). Identitas Kemaduraan Dalam Babad Songenep: Analisis Struktural Kisah Jokotole. Merdeka Indonesia Jurnal International, 3(2), 41-56. Https://Doi.Org/10.5555/Miji.V3i2.89
Insyaniyah, I. (2025). Kebijakan Penal Dan Non-Penal Oleh Kepolisian Dalam Penanggulangan Perbuatan Carok Di Madura (Doctoral Dissertation, Universitas Gadjah Mada).Https://Etd.Repository.Ugm.Ac.Id/Penelitian/Detail/250498
Insyaniyah, I. (2025). Kebijakan Penal Dan Non-Penal Oleh Kepolisian Dalam Penanggulangan Perbuatan Carok Di Madura (Doctoral Dissertation, Universitas Gadjah Mada).Https://Etd.Repository.Ugm.Ac.Id/Penelitian/Detail/250498
Iswahyudi. (2022). Cosmology and social stratification of the Madurese population in the XIX century. Cogent Arts Humanities, volume 9, 3. https: //doi.org/10.1080 /23311983.2022.2104798.
Jannah, H. (2020). Ulama Perempuan Madura. IRCISOD,.
Jonge, Huub de. (1989). Madura dalam Empat Zaman: Pedagang, Perkembangan Ekonomi dan Islam. Jakarta: Gramedia.
Koesma, R. E., Nelwan, I., Abidin, F. A., Nelwan, P. R., & Jari, Y. (2025). Merdeka Dari Kekerasan Belajar Dari Pengalaman. Sanata Dharma University Press.
Kusumaningrum, Z. S. (2022). Pemosisian Perempuan Dan Relasi Kuasa Dalam Tradisi Pertunangan: Suatu Tinjauan Antropologi Gender. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 6(1), 1-15. Https://Doi.Org/10.14710/Endogami.6.1.%P
Listyani, R. H., Natasya, Y., Dhuha, M. S., Rosidah, E. D., & Sailurroqma, R. A. I. (2024). Hegemonic Masculinity In The Tradition Of Women Proposing Marriage. HUMANISMA: Journal Of Gender Studies, 8(2), 180-195. Https://Doi.Org/10.30983/Humanisma.V8i2.9157
Luh, N., Esa, M., Erviantono, T., & Noak, P. A. (2025). Politik Tubuh Perempuan Antara Kontrol Sosial dan Resistensi. 2(3), 1–12.
Mamduh, N. Z., Syamsuri, S., Musyafaah, N. L., & Syafaq, H. (2025, July). Carok Tradition To Defend Self-Esteem From An Islamic Legal Perspective. In Proceedings Of International Conference On Islamic Civilization And Humanities (Vol. 3, Pp. 362-373). Https://Proceedings.Uinsa.Ac.Id/Index.Php/Iconfahum/Article/View/3349
Mamduh, N. Z., Syamsuri, S., Musyafaah, N. L., & Syafaq, H. (2025, July). Carok Tradition To Defend Self-Esteem From An Islamic Legal Perspective. In Proceedings Of International Conference On Islamic Civilization And Humanities (Vol. 3, Pp. 362-373). Https://Proceedings.Uinsa.Ac.Id/Index.Php/Iconfahum/Article/View/3349
Mardhatillah, M. (2014). Perempuan madura sebagai simbol.
Mauludy, R. A. F., & Setyorini, E. H. (2024). Carok Conflict In Village Head Election: A Non-Penal Policy Analysis In Bangkalan Regency. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 7(3), 721-731. Https://Doi.Org/10.31538/Almada.V7i3.5352
Mauludy, R. A. F., & Setyorini, E. H. (2024). Carok Conflict In Village Head Election: A Non-Penal Policy Analysis In Bangkalan Regency. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 7(3), 721-731. Https://Doi.Org/10.31538/Almada.V7i3.5352
Mulyadi dan Umar Bukhory. (2019). Stratifikasi Sosial Ondhâg Bâsa Bahasa Madura. Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 16(2), 1-18. DOI: 10.19105/nuansa.v16i1.2403.
Mustajab, M. (2025). Tarétan Dhibi’sebagai Konstruksi Ashabiyah Orang Madura (Studi Etnografi Solidaritas Sosial Orang Madura Di Kotalama Malang) (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang). Https://Eprints.Umm.Ac.Id/Id/Eprint/15123/
Mustikajati, A. A., Ramadhan, A. R., & Fitriono, R. A. (2021). Tradisi Carok Adat Madura Dalam Perspektif Kriminologi Dan Alternatif Penyelesaian Perkara Menggunakan Prinsip Restorative Justice. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(04), 95-107. Https://Www. Jurnalintelektiva.Com/Index.Php/Jurnal/Article/View/650
Mustikajati, A. A., Ramadhan, A. R., & Fitriono, R. A. (2021). Tradisi carok Adat Madura dalam Perspektif Kriminologi dan Alternatif Penyelesaian Perkara Menggunakan Prinsip Restorative Justice. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(04), 95-107. https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/650
Muthmainnah. (1998). Jembatan Suramadu Respon Ulama Terhadap Industrialisasi. Yogyakarta: LKPSM.
Nuruddin, M. (2025). Social Impact Of Carok On Offenders’families: A Criminological Perspective In Sampang. Acitya Wisesa: Journal Of Multidisciplinary Research,28-38. Https://Doi.Org/10.56943/Jmr.V4i4.854
Pamungkas, C. (2018). Mematahkan Kebuntuan: Inisiatif Rekonsiliasi dari Dua Konflik (Syiah Sampang dan Jamaah Ahmadiyah Indonesia Lombok). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Petersen, T. (2025). The Spiral Of Silence. Public Opinion–Our Social Skin: By Elisabeth Noelle-Neumann, Chicago, University Of Chicago Press, 1993, 277 Pp.,€ 33.75, ISBN: 9780226589367 [Originally Published By Piper In Munich In 1980].Https://Www.Tandfonline.Com/Doi/Full/10.1080/23753234.2025.2481248
Poerwanto, C., & Mukti, G. H. (2025). Perspektif Iman Kristen Dalam Realitas Tradisi Carok Di Madura. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen), 7(2), 184-196.Https://Jurnal.Sttkn.Ac.Id/Index.Php/Veritas/Article/View/344
Pribadi, Y. (2018). The Kyai in Madura: Authority and Local Islam. Singapore: ISEAS Publishing.
Rahman, F., & Ariyanto, P. P. (2024). Carok & The Media: Unravelling Narratives Of Traditional Violence In Madura On Kompas. Com And Detik. Com. Al-MUNZIR, 17(2),101-120. Https://Ejournal.Iainkendari.Ac.Id/Index.Php/Al-Munzir/Article/View/10064
Razy, M. R. O. A., & Faruk, U. (2025). Budaya carok dalam perspektif lanskap alam pulau madura: kajian ekologi sejarah. Darmajati, 1(1), 29-36. Https://Ejournal.Undiksha.Ac.Id/Index.Php/JABI/Article/View/75810
Razy, M. R. O. A., & Faruk, U. (2025). Budaya Carok Dalam Perspektif Lanskap Alam Pulau Madura: Kajian Ekologi Sejarah. Darmajati, 1(1), 29-36. Https://Jurnal.Unpad.Ac.Id/Darmajati/Article/View/53053
Rifai, Mien Ahmad. (2007). Manusia Madura: Pembawaan, Perilaku, Etos Kerja, Penampilan dan Pandangan Hidupnya. Yogyakarta: Pilar Merdeka. Soesilo, R. (1991). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal. Bogor: Politeia.
Rohman, A. (2013). Stratifikasi Sosial Dalam Al-Qur’an. Jurnal Sosiologi Islam, 3(1), 18-32. DOI: https://doi.org/10.15642/jsi.2013.3.1.%25p.
Roikan, Siti Aminah, (2022), Carok And The Curtural Hegemony Of Masculinity On Ethnic Madura, Est Java Indonesia. Jurnal Of Positive School Psychology, 6(1), 15-20. Faruk Umar, (2024), Budaya Carok Dalam Perspektif Lanskap Alam Pulau Madura: Sebuah Pendekatan Ekologi Sejarah. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 6(2), 20-25. Doi:https://doi.org/10.23887/jabi.v6i2.75810
Rokhyanto, R., & Marsuki, M. (2015). Sikap Masyarakat Madura terhadap Tradisi Carok: Studi Fenomenologi Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Madura. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 17(1), 71-83. https://doi.org/10.18860/el.v17i1.3086
Rosadi, K., & Azhar I. N. (2016). MADURA 2045 Merayakan Peradaban. Yogyakarta: PT. LKIS Pelangi Aksara.
Sa’dan, M. (2016). Tradisi Perkawinan Matrilokal Madura (Akulturasi Adat & Hukum Islam). Jurnal Kebudayaan Islam, Vol. 14(1), 129-138. DOI: https://doi.org/10.24090/ibda.v14i1.622.
Salsa Bila, D. (2024). Stereotip Etnis Nias Terhadap Etnis Minangkabau Dalam Relasi Ekonomi (Doctoral Dissertation, Universitas Andalas). Http://Scholar.Unand.Ac.Id/462629/
Sari, A. K. (2025). Antifeminisme: Arketipe Ibu, Kuasa, Dan Ideologi. DIVA PRESS.
Setyaningsih. (2021). Pengaruh Situasi Sosial Dan Nilai Budaya Madura Terhadap Regulasi Emosi Individunya. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 12(1), 22-38. DOI: 10.21107/personifikasi.v12i1.10110.
Setyaningsih. (2024). Hubungan Interpersonal Individu Etnis Madura: Ditinjau dari Situasi Sosial, Nilai Budaya, Identitas Sosial, Motivasi Sosial & Regulasi Emosinya. Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.
Shohebul Umam, (2021), Hegemoni Religio- Ptriarkat Atas Perempuan Dalam Dinamika Sosiokultural Masyarakat Madura. Rahema; Jurnal Studi Gender dan Anak, 8(2), 20-27. Doi:https://doi.org/10.24260/raheema.v8 i2.1671
Shohibuddin Suadah, M., Al Humaidy, M. A., Efendi, A. N., & Maimun, M. (2024). Menepis Tradisi Carok Melalui Moderasi Beragama Di Madura: Sohibuddin. Dialektika, 17(1),56-67. Https://Jurnal.Iainambon.Ac.Id/Index.Php/DT/Article/View/7925
Shohibuddin, Muhammad, dkk. (2024). "Menepis Tradisi Carok Melalui Moderasi Beragama di Madura." Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial, 17(1), 56–67.
Soleh, M. (2024). Citra Laki-Laki Dalam Terjemahan Pararaton Oleh Ki J. Padmapuspita Dan Novel Ken Angrok Sang Brahmaputera Karya Damar Shashangka (Pendekatan Maskulinitas) (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Malang).Https://Repository.Unisma.Ac.Id/Handle/123456789/9837
Sumada, I. M. (2017). Peranan kearifan lokal Bali dalam perspektif kebijakan publik. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 7(1).
Suyanto, H., & Bakhtiar, H. S. (2024). The Carok Culture’s Impact On Law Enforcement In Bangkalan Madura: A Fascinating Case Study. Journal Of Judicial Review, 26(1),33-52.Https://Doi.Org/ 10.37253/Jjr.V26i1.8560
Suyanto, H., & Bakhtiar, H. S. (2024). The Carok Culture’s Impact On Law Enforcement In Bangkalan Madura: A Fascinating Case Study. Journal Of Judicial Review, 26(1), 33-52. Https://Doi.Org/10.37253/Jjr.V26i1.8560
Syamsuddin, M. (2019). HISTORY OF MADURA Sejarah Budaya dan Ajaran Luhur Masyarakat Madura. Yogyakarta: Araska Publisher.
Taembo, M., dkk. (2024). Mengungkap Nilai Kehidupan Masyarakat Madura Melalui Analisis Makna Sastra Lokal Madura. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 9(2), 126-136. DOI: https://doi.org/10.21107/metalingua.v9i2.27599.
Tanzillah, E. N., & Nurdin, M. (2021). Tinjauan Yuridis Sosiologis Atas Tindak Pidana Budaya Carok Berdasarkan Pasal 340 KUHP. Pagaruyuang Law Journal, 5(1), 1-17. Https://Jurnal.Umsb. Ac.Id/Index.Php/Pagaruyuang/Article/View/2825
Tanzillah, E. N., & Nurdin, M. (2021). Tinjauan Yuridis Sosiologis Atas Tindak Pidana Budaya Carok Berdasarkan Pasal 340 KUHP. Pagaruyuang Law Journal, 5(1), 1-17. Https://Jurnal. Umsb.Ac.Id/Index.Php/Pagaruyuang/Article/View/2825
Teguh Hidyatul, R., & Surokim, A. C. (2023). strategi kultural blater sebagai identitas orang madura. madura 2020, 79. https://Www.Academia.Edu/Download/55974873/Buku_Madura_2020.Pdf#Page=98
Tontowi, T., & Mufaroha, M. (2021). Peran Penyuluh Dalam Upaya Meminimalisir Budaya Carok Di Wilayah Konflik Di Madura. Jurnal Kajian Hukum Islam, 8(1), 26-34.Https://Journal.Unsuri.Ac.Id/Index.Php/Jkhi/Article/Download/24/24
Utomo, W. T., & Aini, S. N. (2022). Analisis Sosiologi Sastra Dan Nilai Pendidikan Novel “Matahari Di Atas Gili” Karya Lintang Sugianto. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, Dan Inovasi, 2(3). Https:// Jurnal.Penerbitwidina.Com/Index.Php/JPI/Article/View/222
Wardana, S. K., & Handayani, E. (2024). Tradisi Carok Dalam Hukum Pidana Berbasis Pendekatan Holistikantropologi Hukum. Wijayakusuma Law Review, 6(1), 58-61. Https://Jurnal. Fhunwiku.Ac.Id/Index.Php/Law_Review/Article/Download/20/20
Wiyata, A. L. (2002). Carok: Konflik Kekerasan dan Harga Diri Orang Madura. LKiS.
Wiyata, A. L. (2002). Carok; Konflik Kekerasan & Harga Diri Orang Madura. Lkis Pelangi Aksara.
Wiyata, A. Latief. (2002). Carok: Konflik Kekerasan dan Harga Diri Orang Madura. Yogyakarta: LKiS.
Yuliansyah, A., Dini Hajjafiani. (2023). Tingkat tutur bahasa madura dalam percakapan santri putra di pondok pesantren al aziz desa pasak kecamatan sungai ambawang. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4), 3436-3442. DOI: https://doi.org/10.31004/jrpp.v6i4.22360.
Zaman, A. A., & Taun, T. (2023). Tradisi Carok Dalam Perspektif Kriminologi Dan Sistem Pidana Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(24), 9-17. Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.10403911
Zaman, A. A., & Taun, T. (2023). Tradisi Carok Dalam Perspektif Kriminologi Dan Sistem Pidana Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(24), 9-17. Http://Jurnal.Peneliti.Net/Index.Php/JIWP/Article/View/5864
Zulfa, Q. A. S., Sidiq, R. I., & Subroto, A. (2024). Tradisi Carok Dalam Pluralisme Hukum Di Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 224-233. Https:// Journal.Undiknas.Ac.Id/Index.Php/JAH/Article/View/5243
Zulfa, Q. A. S., Sidiq, R. I., & Subroto, A. (2024). Tradisi Carok Dalam Pluralisme Hukum Di Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 224-233. Https://Journal.Undiknas.Ac.Id/Index.Php/JAH/Article/View/5243
