PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PERGURUAN TINGGI VOKASI

Penulis

Al Mawardi. MS, S. Ag., M. Ag.
Politeknik Negeri Lhokseumawe image/svg+xml
Drs. Nurdan, M.A.
Politeknik Negeri Lhokseumawe image/svg+xml
Hamdani, S.E., M.S.M.

Kata Kunci:

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PERGURUAN TINGGI VOKASI

Sinopsis

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • BAB 1 MANUSIA, AGAMA DAN ALAM SEMESTA
  • BAB 2 KONSEP AQIDAH ISLAM
  • BAB 3 KONSEP SYARI’AH ISLAM
  • BAB 4 KONSEP THAHARAH
  • BAB 5 KONSEP IBADAH MAHDHAH
  • BAB 6 AKHLAK, ETIKA, DAN MORAL
  • BAB 7 TAZKIYATUN NAFS
  • BAB 8 KONSEP HALAL DAN HARAM
  • BAB 9 ETIKA PROFESI DALAM ISLAM
  • BAB 10 MUAMALAH DALAM ISLAM
  • BAB 11 PERAN MUSLIM DALAM MASYARAKAT
  • BAB 12 KONSEP UKHUWAH DAN KEBERSAMAAN UMMAT
  • BAB 13 KONSEP EKONOMI ISLAM DAN KESEJAHTERAAN UMAT
  • BAB 14 ISLAM SEBAGAI RAHMAT BAGI SELURUH ALAM
  • BAB 15 ISLAM DAN SAINS
  • BAB 16 PROBLEMATIKA SOSIAL KONTEMPORER
  • BAB 17 ISLAM DAN TEKNOLOGI
  • BAB 18 KEPEMIMPINAN DALAM ISLAM
  • BAB 19 DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
  • BAB 20 ISLAM DAN KEBUDAYAAN
  • DAFTAR PUSTAKA
  • RIWAYAT HIDUP

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Al Mawardi. MS, S. Ag., M. Ag., Politeknik Negeri Lhokseumawe

Al Mawardi. MS, S. Ag., M. Ag lahir di Celala Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah pada tanggal 5 April 1975, anak keempat dari pasangan Bapak Muhammad Isa dan Siti Aminah. Penulis dibesarkan dari keluarga yang berlatar belakang Petani. Istri penulis adalah Isnaini, S. Pd yang berprofesi guru. Dari perkawinannya, ia dikaruniai empat orang anak, yaitu; Rosa Nabila Andayani, Anwar Firnanda.MS, Ahmad Rifaldi, dan Alvin Rifky Maulana.

Adapun riwayat jenjang pendidikan penulis adalah sebagai berikut:

  1. SD Negeri Blang Kekumur, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, 1987;
  2. SMP Negeri Angkup Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah, 1990;
  3. MAS Darul Mukhlisin Tansyaril, Kabupaten Aceh Tengah, tamat tahun 1995;
  4. Sarjana (S-1) Fakultas Tarbiyah Jurusan TEN IAIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, tamat tahun 2000;
  5. Studi Purna Ulama (SPU) LDC IAIN Ar Raniry Banda Aceh, 2001;
  6. Magister (S-2) Pendidikan Agama Islam (PAI) pada PPS IAIN Ar Raniry Darussalam Banda Aceh, tahun 2003.

Sedangkan riwayat pekerjaan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Dosen Luar Biasa pada IAIN Ar Raniry Darussalam Banda Aceh dari tahun 2000 s/d 2007;
  2. Dosen Luar Biasa pada Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), tahun 2003 s/d 2007;
  3. Dosen Luar Biasa pada FKIP Universitas Serambi Mekah (USM), tahun 2005 s/d 2007;
  4. Dosen Luar Biasa (DLB) pada Sekolah Tinggi Agama Islam Al hilal Sigli, 2005 s/d 2006;
  5. Dosen Luar Biasa (DLB) pada IAIN Malikussaleh Lhokseumawe, tahun 2020 s/d 2023;
  6. Dosen MKWU Bidang Agama Islam pada Politeknik Negeri Lhokseumawe, 2007 s/d sekarang;
  7. Ketua Peneliti bidang Perkembangan Aliran Sesat di Aceh, bidang Pendidikan Karakter, dan Implementasi Pendidikan Berbasis Akhlakul Karimah di Lembaga Dayah, serta tentang Pencegahan Aksi Begal di Kota Lhokseumawe;
  8. Ketua PKM bidang Tajhiz Mayit, Pembagian Harta Warisan, Bimbingan Pra Nikah bagi Pemuda, Penyuluhan Kesadaran Beragama, dan PKM Menjadi Imam Sholat Berjama’ah bagi para Pemuda.  
Drs. Nurdan, M.A., Politeknik Negeri Lhokseumawe

Drs. Nurdan, MA lahir di Desa Lhokmon Putih, Kecamatan Muara Dua Kabupaten Aceh Utara pada tanggal 10 November 1961. Penulis dibesarkan dari keluarga yang berlatar belakang Petani, yang memiliki hobi membaca dan melakukan dakwah Islamiyah. Adapun riwayat jenjang pendidikan penulis adalah sebagai berikut:

  1. Tingkat Sekolah Dasar pada MIN Cunda Lhokseumawe Kabupaten Aceh Utara, 1974;
  2. Tingkat SLTP pada PGANUTH Lhokseumawe Kabupaten Aceh Utara, 1979;
  3. Tingkat SLTA pada PGAN GTH Lhokseumawe Kabupaten Aceh Utara, 1981;
  4. Sarjana (S-1) Fakultas Dakwah Prodi PBM, IAIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, tamat tahun 1987;
  5. Magister (S-2) Komunikasi Islam pada PPS IAIN Sumatera Utara, tahun 2010.

Sedangkan riwayat pekerjaan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Dosen MKWU Bidang Agama Islam pada Politeknik Negeri Lhokseumawe, 2000 s/d sekarang;
  2. Pelatihan Metodologi Pengajaran pada 27 September s/d 14 Nopember 1996, di Bandung;
  3. Pelatihan Dosen Pengembangan Keperibadian, 14 s/d 17 Desember 2006 di Padang Sumatera Barat;
  4. Anggota Peneliti bidang Perkembangan Aliran Sesat di Aceh, bidang Pendidikan Karakter di Dayah Ulumuddin, dan bidang Pencegahan Aksi Begal (Kenakalan Remaja) di Kota Lhokseumawe;
  5. Anggota Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bidang Pelatihan Tajhiz Mayit terhadap Kaum Ibu, Pembagian Harta Warisan, Bimbingan Pra Nikah bagi Pemuda, Penyuluhan Kesadaran Beragama bagi para Pemuda, dan PKM Menjadi Imam Sholat Berjama’ah bagi para Pemuda di Era Covid.

Referensi

Buku Ajar ini membahas berbagai konsep fundamental dalam Islam yang membentuk pandangan hidup seorang Muslim. Pada bagian awal dijelaskan bahwa manusia dalam Islam memiliki dua peran utama: sebagai khalifah (pemimpin) di bumi dan sebagai hamba Allah. Manusia diberi akal dan tanggung jawab untuk menjaga serta memakmurkan alam semesta yang diciptakan Allah sebagai tanda kekuasaan-Nya. Oleh karena itu, keseimbangan dan keharmonisan alam harus senantiasa dijaga. Selanjutnya, pada bagian kedua dinyatakan bahwa aqidah merupakan dasar keimanan seorang Muslim yang mencakup keyakinan terhadap Allah, malaikat, kitab-kitab, para rasul, hari kiamat, dan takdir. Aqidah dan iman dapat membentuk landasan dalam beragama serta memengaruhi cara berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Pada bahasan tentang syari’ah dijelaskan bahwa sistem hukum Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah mencakup berbagai aspek kehidupan seperti; ibadah, muamalah, hukum pidana, dan keluarga, dengan tujuan utama untuk mewujudkan kemaslahatan manusia serta menjaga lima hal pokok tujuan penegakan hukuman yaitu; memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.

Dalam topik ibadah dijelaskan berbagai bentuk penghambaan kepada Allah, baik yang bersifat ritual (seperti salat, puasa, zakat, dan haji) maupun non-ritual (seperti bekerja dan belajar jika diniatkan hanya karena Allah Swt). Ibadah menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dan membentuk karakter taat, disiplin serta bertanggung jawab kepada khaliq dan sesama manusia. Pada bahasan tentang akhlak, etika dan moral dituliskan urgensi akhlak alkarimah, seperti; jujur, amanah, adil, dan tanggung jawab dalam dunia kerja. Etika profesi Islam menuntut integritas, pelayanan berkualitas, dan niat mencari ridha Allah. Dua pendekatan untuk membentuk manusia yang berakhlak mulia adalah pensucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan memperbanyak amalan sholeh.

Sejumlah persoalan ilmu keislaman kontemporer juga disajikan pada buku ini, yaitu tentang konsep halal dan haram, konsep Islam tentang sains, konsep komunikasi, ekonomi, politik, dan kebudayaan Islam, serta konsep ukhwah dan sistem kepemimpinan dalam Islam. Islam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab sebagai khalifah. Ilmu dalam Islam tidak dipisahkan dari nilai-nilai tauhid dan akhlak, serta harus memberi manfaat bagi umat manusia. Dalam Islam dakwah atau komunikasi dijelaskan sebagai upaya menyampaikan ajaran Islam dengan cara yang bijak, santun, dan penuh hikmah. Komunikasi dalam Islam harus mengedepankan kejujuran, empati, dan kesesuaian dengan kondisi sosial budaya masyarakat. Begitu juga tentang konsep kebudayaan, dimana Islam sangat menghargai keberagaman budaya selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Islam tidak menolak budaya lokal, tetapi membimbingnya agar selaras dengan prinsip-prinsip syari’ah.

Dalam era globalisasi dan digital, kebudayaan Islam harus tampil progresif dan adaptif, yaitu dengan memanfaatkan teknologi untuk dakwah dan pengembangan budaya positif, mendorong literasi digital dan budaya baca-tulis di kalangan generasi muda Muslim, mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis nilai-nilai Islam, seperti desain islami, modest fashion, film dakwah, serta dengan membangun narasi kebudayaan yang inklusif, damai, dan membebaskan dari segala bentuk penjajahan budaya. Islam memandang kebudayaan sebagai cermin dari peradaban. Selama budaya tidak melanggar nilai-nilai Islam, maka ia dapat diterima, bahkan dikembangkan sebagai bagian dari rahmat bagi semesta alam. Dalam dunia modern, umat Islam dituntut untuk tidak hanya menjadi pengikut budaya, tetapi juga pencipta dan pengarah budaya yang memberi kontribusi positif bagi dunia. Selaras dengan tekstualitas QS. Ar Ra’du:11, artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.”

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PERGURUAN TINGGI VOKASI

Diterbitkan

21 November 2025

Detail format terbitan yang tersedia: preview

preview

ISBN-13 (15)

978-634-202-905-3

Cara Mengutip

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PERGURUAN TINGGI VOKASI. (2025). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/773