TEH DAUN KELOR: Solusi Alami Menstabilkan Hemoglobin, Gula Darah, Kolesterol, dan Asam Urat pada Remaja Putri

Penulis

Dr. Sri Sumarni, Bdn., M.Mid.
Poltekkes Kemenkes Semarang
Dr. dr. Suryati Kumorowulan, M.BioTech.
Balitbang Kemenkes RI
Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI.
Poltekkes Kemenkes Semarang

Kata Kunci:

teh, daun kelor

Sinopsis

Buku ini membahas secara menyeluruh mengenai pentingnya menjaga kesehatan darah dan metabolisme pada remaja putri serta bagaimana daun kelor (Moringa oleifera) dapat menjadi solusi alami yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia, kadar gula darah tidak stabil, kolesterol tinggi, dan peningkatan asam urat akibat pola makan yang tidak seimbang serta gaya hidup modern. Daun kelor dikenal sebagai superfood lokal dengan kandungan gizi yang sangat lengkap, meliputi zat besi, vitamin C, kalsium, protein, dan senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, serta polifenol yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Dalam bentuk teh, daun kelor menjadi minuman fungsional yang praktis, aman, dan bermanfaat bagi kesehatan. Konsumsi teh daun kelor secara teratur membantu meningkatkan kadar hemoglobin, menstabilkan gula darah, serta menurunkan kadar kolesterol dan asam urat melalui mekanisme alami tubuh. Selain memberikan manfaat kesehatan, pengembangan teh daun kelor juga memiliki potensi ekonomi yang besar. Tanaman ini mudah dibudidayakan, ramah lingkungan, dan dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi yang mendukung kemandirian masyarakat.

Dengan demikian, teh daun kelor tidak hanya berperan sebagai minuman herbal yang menyehatkan, tetapi juga menjadi simbol pemanfaatan sumber daya alam lokal yang berkelanjutan. Melalui pemahaman dan penerapan yang tepat, teh daun kelor diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat secara luas.

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • BAGIAN 1 PENDAHULUAN
  • BAGIAN 2 REMAJA PUTRI
  • BAGIAN 3 WANITA USIA SUBUR DAN ANEMIA
  • BAGIAN 4 GIZI REMAJA PUTRI
  • BAGIAN 5 ANEMIA DEFISIENSI BESI
  • BAGIAN 6 PROFIL DARAH DAN KESEHATAN METABOLIK
  • BAGIAN 7 DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA)
  • BAGIAN 8 HERBAL SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT METABOLIK
  • BAGIAN 9 TEH DAUN KELOR
  • BAGIAN 10 MEKANISME TEH DAUN KELOR TERHADAP KESEHATAN DARAH
  • BAGIAN 11 PENGOLAHAN DAUN KELOR DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
  • BAGIAN 12 PROSPEK DAN INOVASI TEH DAUN KELOR
  • BAGIAN 13 PENUTUP
  • DAFTAR PUSTAKA
  • BIOGRAFI PENULIS

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Dr. Sri Sumarni, Bdn., M.Mid., Poltekkes Kemenkes Semarang

Dr. Sri Sumarni, Bdn., M.Mid. lahir di Sragen, Jawa Tengah pada tanggal 29 Juli 1973. Awal karir penulis sebagai guru di Sekolah Perawat Kesehatan (SPK Kariadi Semarang) tahun 1997 yang selanjutnya konversi menjadi Akademik Kebidanan. Latar belakang pendidikan Diploma III Keperawatan, penulis melanjutkan ke Australian Catholic University yng selanjutnya menjadi Australian National University (ANU) dan berhasil meraih Master of Midwifery (Magister Kebidanan) dari negeri Kangguru tahun 2004. Gelar Doktor tahun 2020 dari program Strata 3 Doktor Ilmu Kedokteran Kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Langkah Pendidikan penulis selanjutnya dan gelar tersebut diraih diawal masa pandemi Covid 19 menyerang Indonesia sebagai pioneer ujian disertasi dengan menggunakan virtual meeting. Penulis menempuh Pendidikan Profesi Bidan di tahun 2022. Pengalaman penulis sebagai Sekretaris Jurusan Kebidanan, Ketua Prodi D III Kebidanan Semarang, dan Ketua Prodi Kebidanan Program Magister Terapan, Program Pascasarjana di di Poltekkes Kemenkes Semarang menuntut penulis untuk memberi teladan dalam proses menulis. Semua ilmu, pengetahuan, dan pengalaman melandari proses mengajar di bidang Kehamilan, Persalinan, Kegawatdaruratan Maternal Neonatal, Metode Penelitian, Pengembangan Proposal, serta sebagai pembimbing Laporan Tugas Akhir, Skripsi maupun Tesis yang selalu menstimulasi penulis untuk berkarya. Berbagai kegiatan menjadi narasumber event ilmiah baik kuliah pakar, workshop, seminar nasional, dan international conference hingga menghantarkan penulis sering menyabet best oral presentation. Pengalaman penelitian penulis di area antenatal care, intrapartum, postpartum, dan kesehatan reproduksi. Publikasi penulis telah tercantum di jurnal yang terakreditasi baik nasional yang terindeks di sinta dan internasional di scopus. Penulis juga aktif berorganisasi sebagai Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Tengah sebagai devisi Advokasi, Hubungan Luar Negeri, dan Sie organisasi sejak tahun 2008 sampai sekarang. Pengalaman sebagai asesor LAMPTKes bidang kebidanan dan penyuluh antikorupsi nasional, semakin memacu penulis dalam membagikan ilmu untuk dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin. Penulis juga aktif sebagai pengurus Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Regional Wilayah Semarang Raya (IKAMESRA) sejak 2023. Penulis aktif dalam memdarmabaktikan ilmunya di bidang kebidanan menghantarkannya menjadi anggota Kolegium Kebidanan Indonesia bidang 1 ujian dan akreditasi sejak tahun 2024.

Dr. dr. Suryati Kumorowulan, M.BioTech., Balitbang Kemenkes RI

Dr. dr. Suryati Kumorowulan, M.BioTech. lahir di Sleman, 18 Agustus 1970. Latar belakang dibidang kedokteran beliau menempuh Pendidikan S1 Fakultas Kedokteran UGM (1989 – 1994), Profesi Dokter, FK, UGM (1994 – 1997), S2 Bioteknologi UGM (2005 – 2009) dan S3 Biomedis Fakultas Kedokteran UGM pada tahun 2009. Pernah menjadi dokter PTT Puskesmas Lendah II Kab. Kulon Progo, Yogyakarta (1998 - 2001), Dokter jaga UGD RSKIA Bethesda Lempuyangwangi, Yogyakarta (2001 –2006), Peneliti di BP2GAKI (2001 – 2018), Kasie Pelayanan Teknis BP2GAKI (2010 – 2017), Kepala Instalasi Laboratorium Balai Litbang GAKI (2006 – 2015), dan menjabat sebagai Kepala Balai Labkesmas Magelang tahun 2018 sampai sekarang. Beliau juga aktif mengikuti berbagai organisasi, pelatihan serta seminar, baik ranah nasional maupun internasional. Aktif dalam penelitian, publikasi, dan menulis buku juga dilakukan oleh beliau. Penghargaan beliau meliputi Satya Lencana Karya Satya 10 tahun, Dokter Teladan III Propinsi DIY Tahun 2000, dan Dokter Teladan I Kabupaten Kulon Progo Tahun 2000

Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI., Poltekkes Kemenkes Semarang

Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI, kelahiran 10 Maret 1945 di Juana, Pati. Beliau merupakan guru besar di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dan Poltekkes Kemenkes Semarang. Beliau Menempuh Pendidikan Doktor kesehatan masyarakat kedokteran pada tahun 1990, Pendidikan Konsultan Penyakit Infeksi Tropis tahun 1986, dan Spesialis penyakit dalam tahun 1981. Beliau pernah berkarir sebagai ketua peneliti penyakit infeksi tropis di Jakarta, ketua peneliti penyakit infeksi tropis Semarang, Ketua Program Studi Doktor Kedokteran dan Kesehatan Universitas Diponegoro, Ketua Program Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro, Direktur Program Pascasarjana Universitas Diponegoro, dan Ketua Program Pascasarjana Poltekkes Kemenkes Semarang. Beliau juga aktif sebagai Asessor LAMPTKes 2016-sekarang, reviewer penelitian LPDP (RISPRO) Sejak tahun 2014-sekarang, dan menjadi Dewan Pembina Program Doktor Ilmu Kedokteran/Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Beliau memiliki Konsentrasi daam bidang epidemiologi klinis, penyakit menular tropis, epidemiologi penyakit menular, epidemiologi penyakit tidak menular, dan epidemiologi defisiensi gangguan yodium.

Moto hidup: “DISIPLIN, KERJA KERAS, HIDUP TERATUR & EFISIENSI WAKTU”

Referensi

1. Alam, M. M., & Rahman, M. M. (2019). Nutritional potential, bioactive compounds and medicinal values of Moringa oleifera Lam. Journal of Food Science and Technology, 56(3), 688–697. https://doi.org/10.1007/s13197-018-3563-5

2. Arisman, M. B. (2019). Gizi dalam daur kehidupan. Jakarta: EGC.

3. Balitbangkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

4. Bhattacharya, A., et al. (2018). The role of Moringa in nutrition, health, and disease: A review. Journal of Food Biochemistry, 42(2), e12520.

5. Fahey, J. W. (2005). Moringa oleifera: A review of the medical evidence for its nutritional, therapeutic, and prophylactic properties. Part 1. Trees for Life Journal, 1(5), 1–15.

6. Gibson, R. S. (2015). Principles of nutritional assessment (2nd ed.). New York: Oxford University Press.

7. Gupta, S., & Prakash, J. (2019). Therapeutic role of functional foods in health and disease: Moringa as a case study. Nutrition & Food Science, 49(1), 65–78.

8. Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Jakarta: Kemenkes RI.

9. Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

10. Lestari, N. D., & Nugraheni, S. A. (2021). Pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) untuk pencegahan anemia. Media Gizi Indonesia, 16(1), 45–52. https://doi.org/10.20473/mgi.v16i1.2021

11. Mahfuz, M., & Finanda, D. (2020). Efektivitas pemberian teh daun kelor terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(2), 155–163.

12. Mahmudiono, T., & Setyawan, D. (2022). Gizi remaja dan anemia defisiensi besi. Jurnal Gizi Indonesia, 10(1), 23–31.

13. National Institutes of Health. (2020). Iron deficiency anaemia. Bethesda: NIH.

14. Priyono, S. B., & Kusumawati, D. (2020). Potensi daun kelor sebagai sumber zat besi alami untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(2), 89–96.

15. Putri, D. A., & Handayani, S. (2019). Efek pemberian tablet Fe dan ekstrak kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(1), 55–62.

16. Rahayu, F., & Lestari, P. (2021). Kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan daun kelor. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 6(2), 99–108.

17. Rajan, T. S., et al. (2017). Moringa oleifera: A source of food supplement in the treatment of diabetes. Pharmacognosy Reviews, 11(22), 105–110.

18. Rasyid, A., & Nurhayati, E. (2020). Hubungan anemia dengan prestasi belajar pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(3), 201–209.

19. Saini, R. K., et al. (2016). Bioactive compounds of Moringa oleifera: A review of their nutritional and medicinal properties. Journal of Functional Foods, 21, 375–391.

20. Sari, D. P., & Wijayanti, A. (2020). Anemia defisiensi besi pada remaja putri dan pencegahannya. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 16(1), 1–8.

21. Satriani, A., & Fajriani, R. (2021). Tren penggunaan obat herbal di Indonesia: Peluang dan tantangan. Jurnal Farmasi Indonesia, 19(2), 120–130.

22. Sudarmadji, S., & Riyadi, H. (2019). Pencegahan anemia pada remaja dengan intervensi gizi berbasis pangan lokal. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 7(1), 45–53.

23. Susanti, R., & Wahyuni, I. (2020). Efektivitas suplemen herbal berbasis kelor terhadap profil darah. Jurnal Kesehatan Herbal Indonesia, 4(2), 87–95.

24. Syamsuddin, S., & Hidayati, N. (2018). Kandungan gizi makro dan mikro pada daun kelor. Jurnal Gizi Pangan, 13(1), 77–84.

25. Tzounis, X., et al. (2020). Polyphenols and health: Recent advances. Nutrients, 12(6), 1805.

26. UNICEF. (2019). Adolescent nutrition: A review of the situation in selected countries in Asia. New York: UNICEF.

27. Widiastuti, T., & Yuliana, I. (2020). Efek konsumsi teh kelor terhadap kadar kolesterol total pada wanita usia subur. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 9(2), 115–122.

28. World Health Organization. (2011). Haemoglobin concentrations for the diagnosis of anaemia and assessment of severity. Geneva: WHO.

29. World Health Organization. (2017). Nutritional anaemias: Tools for effective prevention and control. Geneva: WHO.

30. World Health Organization. (2021). Global anaemia estimates, 2000–2019. Geneva: WHO.

TEH DAUN KELOR: Solusi Alami Menstabilkan Hemoglobin, Gula Darah, Kolesterol, dan Asam Urat pada Remaja Putri

Diterbitkan

13 November 2025

Detail format terbitan yang tersedia: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

978-634-202-892-6

Dimensi Fisik

Detail format terbitan yang tersedia: GOOGLE PLAY BOOK

GOOGLE PLAY BOOK

ISBN-13 (15)

978-634-202-892-6

Cara Mengutip

TEH DAUN KELOR: Solusi Alami Menstabilkan Hemoglobin, Gula Darah, Kolesterol, dan Asam Urat pada Remaja Putri. (2025). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/748