PERENCANAAN WILAYAH DAN DESA: Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital

Penulis

Jahrizal
Universitas Riau
Atthorik Ananda Putra
Universitas Riau
Ario Pamungkas
Universitas Riau
Ahmad Irfai
UIN Suska Riau

Kata Kunci:

PERENCANAAN WILAYAH, PERENCANAAN DESA

Sinopsis

Desa kini bukan lagi sekadar ruang pinggiran, melainkan pusat tumbuhnya harapan, inovasi, dan masa depan pembangunan berkelanjutan. Di tengah arus digitalisasi, globalisasi, dan tantangan perubahan iklim, perencanaan wilayah dan desa dituntut mampu bergerak lebih adaptif, cerdas, dan visioner. Buku Perencanaan Wilayah dan Desa: Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital mengulas dinamika pembangunan desa modern melalui penguatan ekonomi lokal, transformasi digital, tata kelola pemerintahan yang partisipatif, hingga isu lingkungan dan ketahanan wilayah. Pembahasan mengenai smart village, GIS, big data, dan artificial intelligence (AI) menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi jembatan menuju pelayanan publik yang lebih efektif dan pembangunan yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar kajian akademik, buku ini menghadirkan refleksi bahwa masa depan Indonesia bertumpu pada desa yang mampu tumbuh mandiri, inovatif, dan tetap berpijak pada keberlanjutan. Dengan bahasa yang mengalir dan mudah dipahami, buku ini diharapkan menjadi referensi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, pemerintah, dan seluruh pembaca yang peduli pada arah baru pembangunan wilayah dan desa di Indonesia.

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • Bab 1. PEMBERDAYAAN EKONOMI DAN PENGEMBANGAN POTENSI DESA
  • Bab 2. TATA KELOLA PEMERINTAHAN DAN KEBIJAKAN DESA
  • Bab 3. LINGKUNGAN, RISIKO, DAN KETAHANAN WILAYAH
  • Bab 4. INOVASI DAN TEKNOLOGI DALAM PERENCANAAN
  • Bab 5. MASA DEPAN PERENCANAAN WILAYAH DAN DESA
  • DAFTAR PUSTAKA
  • PROFIL PENULIS
  • PROFIL EDITOR

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Jahrizal, Universitas Riau

Jahrizal, lahir pada tanggal 21 November 1962 di Duri, kabupaten Bengkalis. Riwayat pendidikan untuk jenjang S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Riau dengan mengambil Jurusan Ekonomi Pembangunan dan lulus pada tahun 1986. Kemudian melanjutkan pendidikan pada pascasarjana atau S2 di Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan mengambil Jurusan Studi Pembangunan dan lulus pada tahun 2003. Pada tahun 2012 telah menyelesaikan program Doktoran pada Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya dengan mengambil Jurusan Manajemen Pembangunan. Saat ini beliau menjadi dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau untuk program S1 Ilmu Ekonomi dan Pascasarjana S2 Manajemen. Untuk mata kuliah yang diampu saat ini adalah ekonomi industry, ekonomi publik, ekonomi manajerial, dan ekonomi mikro. judul studi terbaru yang telah dilaksanakan adalah Inovasi Model Bisnis Budidaya Kambing Etawa yang Terintegrasi Pertanian Organik Menggunakan Internet of Things - Pengembangan Produk Binder Berbasis Lateks Karet Alam sebagai substitusi komponen impor untuk Cat Emulsi Kedap Air - Smart Machine Vision Berbasis Pencitraan Multispektral Untuk Sortasi Dan Grading Tandan Buah Segar Kelapa Sawit. Untuk pengalaman pengabdian untuk masyarakat yang pernah dilaksanakan diantaranya adalah Inovasi Model Bisnis Budidaya Kambing Etawa yang Terintegrasi Pertanian Organik Menggunakan Internet of Things (2024) - Pengembangan Produk Binder Berbasis Lateks Karet Alam sebagai substitusi komponen impor untuk Cat Emulsi Kedap Air (2024) - Smart Machine Vision Berbasis Pencitraan Multispektral Untuk Sortasi Dan Grading Tandan Buah Segar Kelapa Sawit (2022). Selain aktif dalam berbagai penulisan penulis juga aktif dalam penulisan berbagai publikasi diantaranya adalah Advantages of the Location of the Bukit Batu Small and Medium Weaving Industry Center, Bengkalis Regency (2024) - The Impact Of Government Spending, Financial Deepening, And Unemployment On Poverty Reduction In Indonesia (2024) - The Economics of Vision's Machine For Sorting Palm Fruit Bunches to Increase Indonesia's CPO Exports (2023). Selain itu penulis juga memiliki Paten/HKI yaitu Aplikasi Manajemen Budidaya Kambing Etawa Terintegrasi Pertanian Organik Sistem Monitoring Sensor IoT - Sistem Informasi Manajemen Buah Sawit.

Email Penulis: [email protected]

 

 

Atthorik Ananda Putra, Universitas Riau

Atthorik Ananda Putra lahir di Pekanbaru pada tanggal 28 Juni 2003. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) pada Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Saat ini, ia sedang melanjutkan pendidikan Magister (S2) pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Perdesaan di Universitas Riau. Ketertarikannya terhadap isu pemberdayaan masyarakat, pembangunan wilayah, dan pengembangan perdesaan mendorongnya untuk terus memperdalam ilmu pengetahuan serta meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai kegiatan akademik dan kemasyarakatan. Selama menempuh pendidikan, ia aktif mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian sosial yang menjadi bekal dalam berkontribusi kepada masyarakat. Bagi Atthorik, pendidikan bukan hanya sarana untuk memperoleh gelar akademik, melainkan juga proses pembelajaran untuk memahami kebutuhan masyarakat serta mencari solusi atas berbagai permasalahan pembangunan yang dihadapi. Oleh karena itu, ia meyakini bahwa ilmu pengetahuan harus dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat yang luas bagi kehidupan masyarakat. Melalui bidang Pengembangan Masyarakat Islam dan Perencanaan Wilayah dan Perdesaan, ia berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kapasitas desa dan daerah. Dengan semangat belajar dan pengabdian, ia berkomitmen untuk terus mengembangkan diri serta mengabdikan ilmu yang dimiliki demi kemajuan masyarakat, daerah, dan bangsa.

Ario Pamungkas, Universitas Riau

Ario Pamungkas Adalah mahasiswa aktif universitas riau, mendedikasikan fokus keilmuannya pada pembangunan daerah dan kelestarian lingkungan. Memiliki ketertarikan mendalam pada bidang perencanaan serta pengembangan potensi Sumber Daya Alam (SDA), dengan perhatian khusus pada optimalisasi wilayah pesisir secara berkelanjutan. Perjalanan akademis diawali dengan menempuh pendidikan Sarjana (S1) pada program studi Agrobisnis Perikanan. Lewat studi tersebut, berhasil membangun fondasi pemahaman yang kuat mengenai tata kelola ekonomi perikanan dan potensi besar yang dimiliki oleh sektor maritim Indonesia. Didorong oleh keinginan untuk memberikan kontribusi yang lebih luas dalam skala regional, saat ini ia sedang menempuh studi Pascasarjana (S2) pada program studi Perencanaan Wilayah dan Perdesaan di Universitas Riau. Melalui integrasi ilmu agrobisnis dan perencanaan wilayah ini, agar dapat mengkaji strategi integratif untuk memajukan kawasan perdesaan dan pesisir demi kesejahteraan masyarakat lokal. Melalui karya tulis ini Ario berkomitmen untuk menyajikan pemikiran solutif serta inovasi kebijakan yang relevan bagi tantangan pembangunan wilayah hari ini dan di masa depan.

Ahmad Irfai, UIN Suska Riau

Ahmad Irfai lahir di Sungai Rawa pada tanggal 10 Mei 2002. Penulis merupakan lulusan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, UIN Suska Riau. Selama menempuh pendidikan tinggi, penulis memiliki ketertarikan terhadap isu-isu pembangunan masyarakat, pember-dayaan sosial, serta pengembangan wilayah dan desa. Dalam pengalaman organisasi, penulis pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pengembangan Masyarakat Islam. Pengalaman tersebut memberikan ruang bagi penulis untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta kerja sama dalam lingkungan akademik dan kemasyarakatan.

Penulis memiliki pandangan bahwa proses kehidupan merupakan bagian dari pembentukan karakter dan kepribadian seseorang. Hal tersebut tercermin dalam motto hidup yang dipegang penulis, yaitu: “Pasang surut kehidupan seseorang tergantung kepribadiannya.” Motto ini menjadi motivasi bagi penulis untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam bidang akademik maupun sosial kemasyarakatan.

Referensi

Agustari dan Kurniawan, Toni. 2022. Strategi Kebijakan Pembangunan Sosial Mellaui Gerakan Filantropi Islam di Kabupaten Belitung. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya. Vol. 7 No. 2 Hal.116-133.

Ahmada, R., et al. (2023). Penyusunan rencana tata ruang desa dan tantangan pembangunan lokal.

Apriani, N., & Said, R. W. 2022. Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 3(1), 28.

ASEAN. (2022). ASEAN rural development and poverty eradication framework.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (2025). Laporan Tren Perubahan Iklim dan Kenaikan Muka Air Laut Indonesia 2024. Jakarta: BMKG.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2025). Buku Data Bencana Indonesia Tahun 2024. Jakarta: PDSI Pusdatinkom BNPB. BNPB.

Badan Pusat Statistik. 2023. Statistik Potensi Desa Indonesia. Jakarta.

Big Data: Principles and Best Practices of Scalable Real-Time Data Systems. 2016. Manning Publications.

Blakely, Edward J., & Bradshaw, Ted K. 2002. Planning Local Economic Development. California: Sage Publications.

Budiwitjaksono, G. S., Setyo, G., Akuntansi, B., Pembangunan, U., Veteran, N. ", Timur, J., Aprilya, R. A., Pembangunan, E., Dayu, S., Agroteknologi, A., Agribisnis, D. I., Ramadhan, M. R., & Bisnis, A. 2023. Analisis Pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Di Kelurahan Klampok Kota Blitar. Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar. Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif, 1(3), 6029.

Caragliu, A., Del Bo, C., & Nijkamp, P. 2011. “Smart Cities in Europe.” Journal of Urban Technology, 18(2), 65–82.

Castells, Manuel. 2010. The Rise of the Network Society. Oxford: Wiley-Blackwell.

Chambers, Robert. 1995. Poverty and Livelihoods: Whose Reality Counts? Brighton: IDS.

Collaborative Governance dalam Pembangunan Desa. 2021. Jakarta: Rajawali Pers.

Doug Laney. 2001. 3D Data Management: Controlling Data Volume, Velocity, and Variety. META Group.

E-Government. 2018. Electronic Government for Public Administration. Routledge.

Firnanda, D., et al. (2026). Ekonomi Kreatif sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Ekonomi. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 4(1).

Forman, R. T. (2014). Land Mosaics: The Ecology of Landscapes and Regions. Cambridge: Cambridge University Press.

Giampiccoli, A., & Saayman, M. (2018). Community-based tourism development: A model and its alternative [Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Sebuah Model dan Alternatifnya]. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 7(1), 1-21.

Giffinger. 2007. Smart Cities: Ranking of European Medium-Sized Cities. Vienna University of Technology.

Hasan, M, dan Azis, M. 2018. Pembangunan Ekonomi & Pemberdayaan Masyarakat Strategi Pembangunan Manusia Dalam Perspektif Ekonomi Lokal. Makassar: CV. Nur Lina Bekerjasama dengan Pustaka Taman Ilmu.

Howkins, John. 2001. The Creative Economy: How People Make Money from Ideas. London: Penguin Books.

IPCC. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge: Cambridge University Press.

John McCarthy. 1956. “Artificial Intelligence Research.” Dartmouth Conference Proceedings.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. 2023. Statistik Pembangunan Desa Indonesia. Jakarta: Kemendes PDTT.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. 2022. Pengembangan Smart Village di Indonesia. Jakarta.

Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. (2025). Laporan Pemantauan Hutan dan Deforestasi Indonesia Netto Tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kehutanan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2021. Gerakan Menuju Smart City. Jakarta.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2021. Transformasi Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika. 2023. Transformasi Digital Desa Indonesia. Jakarta: Kominfo.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. 2023. Laporan Perkembangan UMKM Indonesia. Jakarta: Kemenkop UKM.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 2023. Pedoman Pengembangan Desa Wisata. Jakarta: Kemenparekraf.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. 2022. Kebijakan Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang. Jakarta.

Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia tentang pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan desa.

Kotler, Philip & Keller, Kevin Lane. 2016. Marketing Management. New Jersey: Pearson Education.

Kurnio, H., Fekete, A., Naz, F., Dittrich, C., & Clausen, U. (2021). Resilience Learning and Indigenous Knowledge in Rural Disaster Risk Reduction: A Case Study from Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 59, 102229.

McHarg, I. L. (1992). Design with Nature. New York: John Wiley & Sons.

Muheramtohadi, S. 2017. Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Pemberdayaan UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 65-77.

Murphy, P. E. (1985). Tourism: A Community Approach [Pariwisata: Pendekatan Komunitas]. New York: Routledge.

Muta'ali, L. (2014). Perencanaan Pengembangan Wilayah Berbasis Pengurangan Risiko Bencana. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.

Myrdal, Gunnar. 1957. Economic Theory and Underdeveloped Regions. London: Duckworth.

Myrdal, Gunnar. 1957. Economic Theory and Underdeveloped Regions. London: Duckworth.

Najiyati, Sri, dkk. 2015. Sinergisme Komponen Pengembangan Ekonomi Lokal Untuk Peningkatan Kesejahteraan Sosial di Kawasan Pedesaan Telang dan Batu Betumplang. Kajin Ekonomi dan Keuangan, Vol. 19 No. 3. 218-245.

Nuryanti, Wiendu. 1993. Concept, Perspective and Challenges of Village Tourism. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Organisation for Economic Co-operation and Development. 2019. Artificial Intelligence in Society. Paris.

Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat. 2020. Yogyakarta: Gava Media.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Permatasari, P., et al. (2021). Sustainable village development and governance effectiveness.

Phillips, R., & Pittman, R. H. (Eds.). (2009). An Introduction to Community Development [Pengantar Pembangunan Komunitas]. London: Routledge.

Pratama, R., & Gunawan, I. (2024). Dampak Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelestarian Budaya Lokal. Prosiding Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK), 3, 215-222.

Pravitasari, A. E., et al. (2020). Analisis perubahan tutupan lahan dan konsistensi tata ruang.

Program Studi Pembangunan Wilayah UGM mengenai prospek kerja lulusan pembangunan wilayah.

Purnomo, R. A. (2016). Ekonomi Kreatif: Pilar Pembangunan Indonesia. Ponorogo: Ziya Visi Media bekerja sama dengan Nulisbuku.com.

Regional Development and Planning. 2018. Routledge.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations [Difusi Inovasi] (5th ed.). New York: Free Press.

Rustiadi, E., et al. (2023). Transformasi perdesaan dan dinamika pembangunan wilayah.

Sari, M., & Hidayat, A. (2025). Dampak Ekonomi Kreatif Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Di Pasar Kota Bojonegoro. Journal of Pesantren and Humanitarian Studies (PESHUM), 4(2).

Smart Village: Teknologi Digital dan Pembangunan Desa. 2021. Yogyakarta: Penerbit Andi.

SuaraBaru.id terkait peluang karier lulusan perencanaan wilayah dan kota.

Sujana, I. N., & Utami, N. P. S. (2022). Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 7(2), 145-156.

Supriyadi, E. 2007.Telaah Kendala Penerapan Pengembangan Ekonomi Lokal: Pragmatisme dalam Praktek Pendekatan PEL. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota 18(2): 103-123.

Tambunan, Tulus. 2019. UMKM di Indonesia: Perkembangan dan Tantangan. Jakarta: Prenadamedia Group.

The Smart City Cornerstone. 2016. Springer International Publishing.

Twigg, J. (2015). Disaster Risk Reduction (Good Practice Review 9). London: Overseas Development Institute (ODI).

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

United Nations Development Programme. 2020. Human Development Report. New York.

United Nations. 2015. Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development. New York.

uriga Nusantara. (2026). Status Deforestasi Indonesia 2025 (STADI 2025). Jakarta: Auriga Nusantara. Auriga Nusantara.

Viswanathan, M., Sridharan, S., Ritchie, R., & Venugopal, S. (2012). Marketing in subsistence marketplaces: Consumption and entrepreneurship in a rural town in India [Pemasaran di Pasar Subsisten: Konsumsi dan Kewirausahaan di Kota Pedesaan di India]. Journal of Consumer Marketing, 29(2), 123-132. (Referensi untuk pemasaran produk pedesaan).

Wahyuni, S. (2024). Ekonomi Kreatif Guna Meningkatkan Perekonomian Melalui Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Jurnal Atmosfer Sains, 2(4), 101-112.

Widjaja, H. A. W. (2013). Otonomi desa: Merupakan otonomi yang asli, bulat, dan utuh. Rajawali Pers.

World Bank. 2021. Cities, Culture, and Creativity: Leveraging Culture and Creativity for Sustainable Urban Development. Washington DC.

World Bank. 2021. Digital Development Overview. Washington DC.

World Health Organization. 2018. Intersectoral Collaboration for Sustainable Development. Geneva.

Yulianto, A., et al. (2020). Teknologi informasi dalam perencanaan pembangunan desa.

PERENCANAAN WILAYAH DAN DESA : Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital

Diterbitkan

30 Juni 2026

Detail format terbitan yang tersedia: Preview

Preview

ISBN-13 (15)

978-634-278-527-0

Dimensi Fisik

Cara Mengutip

PERENCANAAN WILAYAH DAN DESA: Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital. (2026). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/1452