PERENCANAAN WILAYAH DAN DESA: Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital
Kata Kunci:
PERENCANAAN WILAYAH, PERENCANAAN DESASinopsis
Desa kini bukan lagi sekadar ruang pinggiran, melainkan pusat tumbuhnya harapan, inovasi, dan masa depan pembangunan berkelanjutan. Di tengah arus digitalisasi, globalisasi, dan tantangan perubahan iklim, perencanaan wilayah dan desa dituntut mampu bergerak lebih adaptif, cerdas, dan visioner. Buku Perencanaan Wilayah dan Desa: Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital mengulas dinamika pembangunan desa modern melalui penguatan ekonomi lokal, transformasi digital, tata kelola pemerintahan yang partisipatif, hingga isu lingkungan dan ketahanan wilayah. Pembahasan mengenai smart village, GIS, big data, dan artificial intelligence (AI) menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi jembatan menuju pelayanan publik yang lebih efektif dan pembangunan yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar kajian akademik, buku ini menghadirkan refleksi bahwa masa depan Indonesia bertumpu pada desa yang mampu tumbuh mandiri, inovatif, dan tetap berpijak pada keberlanjutan. Dengan bahasa yang mengalir dan mudah dipahami, buku ini diharapkan menjadi referensi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, pemerintah, dan seluruh pembaca yang peduli pada arah baru pembangunan wilayah dan desa di Indonesia.
Bab
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
Bab 1. PEMBERDAYAAN EKONOMI DAN PENGEMBANGAN POTENSI DESA
-
Bab 2. TATA KELOLA PEMERINTAHAN DAN KEBIJAKAN DESA
-
Bab 3. LINGKUNGAN, RISIKO, DAN KETAHANAN WILAYAH
-
Bab 4. INOVASI DAN TEKNOLOGI DALAM PERENCANAAN
-
Bab 5. MASA DEPAN PERENCANAAN WILAYAH DAN DESA
-
DAFTAR PUSTAKA
-
PROFIL PENULIS
-
PROFIL EDITOR
Unduhan
Referensi
Agustari dan Kurniawan, Toni. 2022. Strategi Kebijakan Pembangunan Sosial Mellaui Gerakan Filantropi Islam di Kabupaten Belitung. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya. Vol. 7 No. 2 Hal.116-133.
Ahmada, R., et al. (2023). Penyusunan rencana tata ruang desa dan tantangan pembangunan lokal.
Apriani, N., & Said, R. W. 2022. Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 3(1), 28.
ASEAN. (2022). ASEAN rural development and poverty eradication framework.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (2025). Laporan Tren Perubahan Iklim dan Kenaikan Muka Air Laut Indonesia 2024. Jakarta: BMKG.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2025). Buku Data Bencana Indonesia Tahun 2024. Jakarta: PDSI Pusdatinkom BNPB. BNPB.
Badan Pusat Statistik. 2023. Statistik Potensi Desa Indonesia. Jakarta.
Big Data: Principles and Best Practices of Scalable Real-Time Data Systems. 2016. Manning Publications.
Blakely, Edward J., & Bradshaw, Ted K. 2002. Planning Local Economic Development. California: Sage Publications.
Budiwitjaksono, G. S., Setyo, G., Akuntansi, B., Pembangunan, U., Veteran, N. ", Timur, J., Aprilya, R. A., Pembangunan, E., Dayu, S., Agroteknologi, A., Agribisnis, D. I., Ramadhan, M. R., & Bisnis, A. 2023. Analisis Pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Di Kelurahan Klampok Kota Blitar. Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar. Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif, 1(3), 6029.
Caragliu, A., Del Bo, C., & Nijkamp, P. 2011. “Smart Cities in Europe.” Journal of Urban Technology, 18(2), 65–82.
Castells, Manuel. 2010. The Rise of the Network Society. Oxford: Wiley-Blackwell.
Chambers, Robert. 1995. Poverty and Livelihoods: Whose Reality Counts? Brighton: IDS.
Collaborative Governance dalam Pembangunan Desa. 2021. Jakarta: Rajawali Pers.
Doug Laney. 2001. 3D Data Management: Controlling Data Volume, Velocity, and Variety. META Group.
E-Government. 2018. Electronic Government for Public Administration. Routledge.
Firnanda, D., et al. (2026). Ekonomi Kreatif sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Ekonomi. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 4(1).
Forman, R. T. (2014). Land Mosaics: The Ecology of Landscapes and Regions. Cambridge: Cambridge University Press.
Giampiccoli, A., & Saayman, M. (2018). Community-based tourism development: A model and its alternative [Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Sebuah Model dan Alternatifnya]. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 7(1), 1-21.
Giffinger. 2007. Smart Cities: Ranking of European Medium-Sized Cities. Vienna University of Technology.
Hasan, M, dan Azis, M. 2018. Pembangunan Ekonomi & Pemberdayaan Masyarakat Strategi Pembangunan Manusia Dalam Perspektif Ekonomi Lokal. Makassar: CV. Nur Lina Bekerjasama dengan Pustaka Taman Ilmu.
Howkins, John. 2001. The Creative Economy: How People Make Money from Ideas. London: Penguin Books.
IPCC. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge: Cambridge University Press.
John McCarthy. 1956. “Artificial Intelligence Research.” Dartmouth Conference Proceedings.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. 2023. Statistik Pembangunan Desa Indonesia. Jakarta: Kemendes PDTT.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. 2022. Pengembangan Smart Village di Indonesia. Jakarta.
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. (2025). Laporan Pemantauan Hutan dan Deforestasi Indonesia Netto Tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kehutanan.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2021. Gerakan Menuju Smart City. Jakarta.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2021. Transformasi Digital
Kementerian Komunikasi dan Informatika. 2023. Transformasi Digital Desa Indonesia. Jakarta: Kominfo.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. 2023. Laporan Perkembangan UMKM Indonesia. Jakarta: Kemenkop UKM.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 2023. Pedoman Pengembangan Desa Wisata. Jakarta: Kemenparekraf.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. 2022. Kebijakan Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang. Jakarta.
Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia tentang pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan desa.
Kotler, Philip & Keller, Kevin Lane. 2016. Marketing Management. New Jersey: Pearson Education.
Kurnio, H., Fekete, A., Naz, F., Dittrich, C., & Clausen, U. (2021). Resilience Learning and Indigenous Knowledge in Rural Disaster Risk Reduction: A Case Study from Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 59, 102229.
McHarg, I. L. (1992). Design with Nature. New York: John Wiley & Sons.
Muheramtohadi, S. 2017. Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Pemberdayaan UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 65-77.
Murphy, P. E. (1985). Tourism: A Community Approach [Pariwisata: Pendekatan Komunitas]. New York: Routledge.
Muta'ali, L. (2014). Perencanaan Pengembangan Wilayah Berbasis Pengurangan Risiko Bencana. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.
Myrdal, Gunnar. 1957. Economic Theory and Underdeveloped Regions. London: Duckworth.
Myrdal, Gunnar. 1957. Economic Theory and Underdeveloped Regions. London: Duckworth.
Najiyati, Sri, dkk. 2015. Sinergisme Komponen Pengembangan Ekonomi Lokal Untuk Peningkatan Kesejahteraan Sosial di Kawasan Pedesaan Telang dan Batu Betumplang. Kajin Ekonomi dan Keuangan, Vol. 19 No. 3. 218-245.
Nuryanti, Wiendu. 1993. Concept, Perspective and Challenges of Village Tourism. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Organisation for Economic Co-operation and Development. 2019. Artificial Intelligence in Society. Paris.
Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat. 2020. Yogyakarta: Gava Media.
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.
Permatasari, P., et al. (2021). Sustainable village development and governance effectiveness.
Phillips, R., & Pittman, R. H. (Eds.). (2009). An Introduction to Community Development [Pengantar Pembangunan Komunitas]. London: Routledge.
Pratama, R., & Gunawan, I. (2024). Dampak Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelestarian Budaya Lokal. Prosiding Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK), 3, 215-222.
Pravitasari, A. E., et al. (2020). Analisis perubahan tutupan lahan dan konsistensi tata ruang.
Program Studi Pembangunan Wilayah UGM mengenai prospek kerja lulusan pembangunan wilayah.
Purnomo, R. A. (2016). Ekonomi Kreatif: Pilar Pembangunan Indonesia. Ponorogo: Ziya Visi Media bekerja sama dengan Nulisbuku.com.
Regional Development and Planning. 2018. Routledge.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations [Difusi Inovasi] (5th ed.). New York: Free Press.
Rustiadi, E., et al. (2023). Transformasi perdesaan dan dinamika pembangunan wilayah.
Sari, M., & Hidayat, A. (2025). Dampak Ekonomi Kreatif Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Di Pasar Kota Bojonegoro. Journal of Pesantren and Humanitarian Studies (PESHUM), 4(2).
Smart Village: Teknologi Digital dan Pembangunan Desa. 2021. Yogyakarta: Penerbit Andi.
SuaraBaru.id terkait peluang karier lulusan perencanaan wilayah dan kota.
Sujana, I. N., & Utami, N. P. S. (2022). Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 7(2), 145-156.
Supriyadi, E. 2007.Telaah Kendala Penerapan Pengembangan Ekonomi Lokal: Pragmatisme dalam Praktek Pendekatan PEL. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota 18(2): 103-123.
Tambunan, Tulus. 2019. UMKM di Indonesia: Perkembangan dan Tantangan. Jakarta: Prenadamedia Group.
The Smart City Cornerstone. 2016. Springer International Publishing.
Twigg, J. (2015). Disaster Risk Reduction (Good Practice Review 9). London: Overseas Development Institute (ODI).
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
United Nations Development Programme. 2020. Human Development Report. New York.
United Nations. 2015. Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development. New York.
uriga Nusantara. (2026). Status Deforestasi Indonesia 2025 (STADI 2025). Jakarta: Auriga Nusantara. Auriga Nusantara.
Viswanathan, M., Sridharan, S., Ritchie, R., & Venugopal, S. (2012). Marketing in subsistence marketplaces: Consumption and entrepreneurship in a rural town in India [Pemasaran di Pasar Subsisten: Konsumsi dan Kewirausahaan di Kota Pedesaan di India]. Journal of Consumer Marketing, 29(2), 123-132. (Referensi untuk pemasaran produk pedesaan).
Wahyuni, S. (2024). Ekonomi Kreatif Guna Meningkatkan Perekonomian Melalui Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Jurnal Atmosfer Sains, 2(4), 101-112.
Widjaja, H. A. W. (2013). Otonomi desa: Merupakan otonomi yang asli, bulat, dan utuh. Rajawali Pers.
World Bank. 2021. Cities, Culture, and Creativity: Leveraging Culture and Creativity for Sustainable Urban Development. Washington DC.
World Bank. 2021. Digital Development Overview. Washington DC.
World Health Organization. 2018. Intersectoral Collaboration for Sustainable Development. Geneva.
Yulianto, A., et al. (2020). Teknologi informasi dalam perencanaan pembangunan desa.
