PANCASILA DAN MAQASHID SYARIAH: Menafsirkan Lima Sila sebagai Jalan Kemaslahatan dalam Islam
Kata Kunci:
PANCASILA, MAQASHID SYARIAHSinopsis
Apakah Pancasila dan Islam dapat berjalan seiring bersama untuk masa depan Indonesia?
Dalam buku ini, Suprapto Estede menawarkan jawaban melalui perspektif maqashid syariah, lima tujuan utama syariah yang menegaskan kemaslahatan manusia. Sila-sila Pancasila dibaca sebagai sarana untuk menjaga agama, jiwa, akal, ketertiban sosial, dan harta, sehingga menjadi kerangka moral dan etika publik yang selaras dengan prinsip Islam.
Buku ini memadukan refleksi sejarah, filsafat, dan praktik kebangsaan, membuka ruang dialog antara nilai-nilai spiritual dan sosial. Ditulis dengan gaya semi-akademik yang hangat dan inspiratif, buku ini menuntun pembaca memahami integrasi Islam dan Pancasila, serta mendorong tindakan nyata untuk menegakkan keadilan, persatuan, dan kemaslahatan bersama.
Buku ini dapat menjadi refleksi moral, dan inspirasi bagi mahasiswa, akademisi, pemimpin, dan siapa saja yang peduli pada masa depan Indonesia yang berkeadilan dan bermartabat.
Bab
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
PENDAHULUAN
-
Bagian 01 PANCASILA, ISLAM, DAN KERANGKA KEMASLAHATAN
-
Bagian 02 MENAFSIRKAN LIMA SILA DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH
-
Bagian 03 PANCASILA SEBAGAI JALAN KEMASLAHATAN BANGSA
-
PENUTUP
-
DAFTAR PUSTAKA
-
GLOSARIUM
-
LAMPIRAN 1 SOAL PEMAHAMAN
-
LAMPIRAN 2 TOPIK DISKUSI
-
PROFIL PENULIS
Unduhan
Referensi
Agus, Dwiyanto. 2018. Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Etika Publik. Jakarta: Gramedia
Al Ghazali. 2000. Al Mustasfa min Ilm al Usul. Beirut: Dar al Ma’rifah.
An Na’im, Abdullahi Ahmed. 2008. Islam and the Secular State: Negotiating the Future of Shari’a. Cambridge: Harvard University Press.
Ashraf, Shah. 2020. Maqasid al Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought.
Azyumardi Azra. 2006. Islam and the Secular State in Indonesia. Jakarta: Kompas.
Chapra, Muhammad Umer. 1992. Islam and the Economic Challenge. Leicester: The Islamic Foundation.
Esposito, John L., dan D. Asad Abukhalil, eds. 1997. Islam and Democracy. Oxford: Oxford University Press.
Fatahillah, Hasanuddin. 2014. Negara dan Agama: Telaah Filsafat dan Politik Islam di Indonesia. Bandung: Mizan.
Feith, Herbert. 1962. The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia. Ithaca: Cornell University Press.
Habermas, Jürgen. 1987. The Theory of Communicative Action, Vol. 2. Boston: Beacon Press.
Hefner, Robert W. 2003. diterjemahkan sebagai Islam dan Demokrasi di Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Imran Ahsan Khan Nyazee. 2000. Theories of Islamic Law: A Comparative Study. London: IIIT.
Kaelan. 2009. Filsafat Pancasila: Sejarah, Metafisika, dan Aplikasinya. Yogyakarta: Paradigma.
Kamali, Mohammad Hashim. 2015. Maqasid al Shariah Made Simple. Kuala Lumpur: Ilmiah Publishers.
Kamali, Mohammad Hashim. 2008. Shari’ah Law: An Introduction. Oxford: Oneworld Publications.
Mujani, Saiful. 2015. “Islam, Politik, dan Pilihan Identitas dalam Pemilu Indonesia.” Jurnal Ilmu Politik 8, no. 1 (2015): 1–23.
Nawawī, Muhammad. 1996. Al Arbain al Nawawiyyah (The Forty Nawawi Hadith). Edited by M. M. Khan. Riyadh: Darussalam.
Quraish Shihab, M. 2007. Islam dalam Perspektif Kontemporer. Jakarta: Lentera Hati.
Ramage, Douglas, dan Audrey Kahin. 1994. Indonesia: A Country Study. Washington, DC: Library of Congress.
Rawls, John. 1971. A Theory of Justice. Cambridge: Harvard University Press.
Sen, Amartya. 2009. The Idea of Justice. Cambridge: Harvard University Press.
Sherif, Mahmoud Fathalla. 2010. Maqasid al Shariah as Philosophy of Islamic Law. London: International Institute of Islamic Thought.
Soekarno. 1963. Di Bawah Bendera Revolusi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Subroto, Nugroho. 2016. Pancasila dan Keindonesiaan: Pemikiran dan Implementasi Nilai. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tim Perumus BPUPKI. 1945. Risalah Sidang BPUPKI, Juli 1945.
