MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN DI PEMATANGSIANTAR 1945-1949
Kata Kunci:
MASA REVOLUSI, REVOLUSI KEMERDEKAAN, PEMATANGSIANTAR, PEMATANGSIANTAR 1945-1949Sinopsis
Revolusi Kemerdekaan Indonesia tidak hanya berlangsung de pusat-pusat kekuasaan nasional, tetapi juga bergelora kuat di berbagai daerah, termasuk Pematangsiantar. Kota ini menjadi ruang penting pertemuan antara warisan kolonial, mobilisasi rakyat, serta dinamika politik dan militer pada masa transisi menuju kemerdekaan.
Buku Masa Revolusi Kemerdekaan di Pematangsiantar 1945-1949 mengkaji secara mendalam proses perubahan sosial, politik, dan keamanan yang terjadi setelah Proklamasi 17 Agustus 1945 hingga pengakuan kedaulatan Republik Indonesia. Melalui pendekatan sejarah kritis dan penggunaan beragam sumber arsip, dokumen sezaman, serta kesaksian historis, buku ini merekonstruksi peran aktor-aktor lokal, gerakan rakyat, konflik kekuasaan, dan strategi perjuangan yang membentuk wajah revolusi di tingkat daerah.
Aksi heroisme Pengibaran Bendera Merah Putih, pertempuran Siantar Hotel hingga perebutan Gedung Juang 45 merupakan simbol perjuangan rakyat menjadi representasi nyata bagaimana revolusi dimaknai sebagai perjuangan kolektif masyarakat Pematangsiantar dalam menghadapi kekuatan kolonial yang berusaha kembali berkuasa. Dengan perspektif sejarah lokal yang terhubung pada konteks nasional, buku ini memperlihatkan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan bersama dari berbagai ruang sosial di Nusantara.
Buku ini penting bagi akademisi, mahasiswa, peneliti sejarah. serta masyarakat luas yang ingin memahami dinamika Revolusi Kemerdekaan Indonesia dari sudut pandang lokal yang kaya makna dan kontribusi historis. (*)
Bab
-
Kata Pengantar
-
Kata Sambutan Rektor Universitas Simalungun
-
Daftar Isi
-
Daftar Gambar
-
BAB I PENDAHULUAN
-
BAB II PENDUDUKAN JEPANG DI SUMATRA TIMUR DAN PEMATANGSIANTAR (1942–1945)
-
BAB III MASUKNYA BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN KE SUMATRA TIMUR - PEMATANGSIANTAR
-
BAB IV PENGIBARAN SANG MERAH PUTIH PERTAMA DAN PERISTIWA SIANTAR HOTEL
-
BAB V REVOLUSI KEMERDEKAAN DAN PEMINDAHAN PUSAT PEMERINTAHAN SUMATRA KE PEMATANGSIANTAR
-
BAB VI AGRESI MILITER BELANDA, NEGARA SUMATRA TIMUR DAN DINAMIKA POLITIK DI PEMATANGSIANTAR
-
BAB VII AKHIR REVOLUSI KEMERDEKAAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMATANGSIANTAR
-
BAB VIII PUSARAN REVOLUSI KEMERDEKAAN DI PEMATANGSIANTAR DALAM PANDANGAN PERS KOLONIAL BELANDA (1942–1947)
-
BAB IX PENUTUP
-
DAFTAR PUSTAKA
-
Tentang Penulis
Unduhan
Referensi
A. Buku dan Karya Ilmiah
Aman. Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan 1945–1998.
Yogyakarta: Ombak, 2015.
Amran Zamzami. Jihad Akbar di Medan Area. Jakarta: Bulan
Bintang, 1990.
Basarsyah, Tuanku Luckman Sinar. Bangun dan Runtuhnya
Kerajaan Melayu di Sumatera Timur. Medan: Universitas Sumatera Utara Press, 2002.
Bonar, S. K. Perdjuangan Rakjat Tapanuli dan Sumatra Timur.
Sibolga: Djabatan Penerangan Republik Indonesia
Provinsi Tapanuli Sumatra Timur, 1950.
Bloembergen, Marieke; Remco Raben, Het Koloniale
Beschavingsoffensief. Leiden: Leiden University Press. 2009
Darsono, dkk. Berjuang dengan Uang Mempertahankan dan
Memajukan Republik Indonesia: Semangat Juang Otoritas dan Masyarakat Sumatera Utara. Jakarta: Bank Indonesia Institute, 2017.
Dower, John W. Embracing Defeat: Japan in the Wake of
World War II. New York: W.W. Norton & Company, 1999.
Edisaputra. Bedjo Harimau Sumatera Dalam Perjuangan
Kemerdekaan. Jakarta: Yayasan Bina Satria 45, 1985.
Edisaputra. Sumatera dalam Perang Kemerdekaan: Perlawanan
Rakyat Semesta Menentang Jepang, Inggris dan
Belanda. Jakarta: Yayasan Bina Satria 45, 1987.
Frank, Richard B. Downfall: The End of the Imperial Japanese
Empire. New York: Random House, 1999.
Gottschalk, Louis. Understanding History: A Primer of
Historical Method. New York: Alfred A. Knopf, 1969.
Gunawan, Restu, dkk. Sejarah Berita Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015.
Harahap,Hanif.,Dini Ramadhani. Laskar Revolusioner Sumatera
Timur: Dari Revolusi Sosial di Simalungun Sampai Kudeta Gubernur Sumatera. Yogyakarta: Deepublish. 2019Harahap, Mohd. Yusuf, dkk. Sumatera Utara Dalam Lintasan
Sejarah. Medan: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, 1994.
Husny, Tengku Haji M.Lah. Revolusi Sosial di Sumatra
Utara / Tapanuli Disertai Pangkal dan Akibatnya. Medan:
Usaha Veteran. 1983.
Isnaeni, Hendri F. Romusha: Sejarah yang Terlupakan (1942–
1945). Yogyakarta: Ombak, 2008.
Ibrahim, Muhammad. Mr. Teuku Mohammad Hasan: Karya dan
Pengabdiannya. Jakarta: Depdikbud, 1983.
Kahin, George McTuman. Nationalism and Revolution in
Indonesia. Ithaca: Cornell University Press, 2003.
Kartodirdjo, Sartono. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi
Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1992.
Kothari, C. R. Research Methodology: Methods and
Techniques. New Delhi: New Age International, 2004.
Kuntowijoyo. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana,
2003.
Kuntowijoyo. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Bentang
Pustaka, 2005.
Leirissa, R.Z. PRRI dan Negara Sumatra Timur. Jakarta: Pustaka
Sinar Harapan. 1991
Lubis, Abdul Mukti. Sejarah Revolusi Kemerdekaan (1945–
1949) Daerah Sumatera Utara. Medan: Kanwil Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Sumatera Utara, 1980.
Maeswara, Garda. Sejarah Revolusi Indonesia 1945–1950.
Yogyakarta: Narasi, 2002.
Marpaung, S. Y. (Tim). Sejarah Perang Kemerdekaan di Sumatera 1945–1950. Medan: Dinas Sejarah Kodam II/Bukit Barisan, 1984.
Miftahuddin. Metodologi Penelitian Sejarah Lokal. Yogyakarta:
Ombak, 2019.
Mook, H. J. van. Indonesië, Nederland en de Wereld.
Amsterdam/Batavia: De Bezige Bij, 1949.
Ooi Keat Gin. The Japanese Occupation of Borneo 1941–1945.
New York: Routledge, 2011.
Oktorino, Nino. Konflik Bersejarah: Runtuhnya Hindia
Belanda. Jakarta: Kompas Gramedia, 2013.
Oktorino, Nino. Konflik Bersejarah: Ensiklopedi Pendudukan
Jepang di Indonesia. Jakarta: Kompas Gramedia, 2013.
Piekaar, A.J. Atjeh en de Oorlog met Japan. Den Haag. 1949
Poesponegoro, Marwati Djoened & Nugroho Notosusanto (Ed.).
Sejarah Nasional Indonesia Jilid VI. Jakarta: Balai
Pustaka, 2008.
Pranoto, Tukidjan. Tetes Embun di Bumi Simalungun. Medan:
Yayasan Keluarga, 2001.
Reid, Anthony. The Blood of the People: Revolution and the End of
Traditional Rule in Northern Sumatra. Oxford: Oxford University Press. 1979.
Renier, G. J. History: Its Purpose and Method. London: George
Allen & Unwin, 1950.
Ricklefs, M. C. Sejarah Indonesia Modern. Jakarta: Serambi,
2005.
Russell, Donald A. Oral History Methodology. Walnut Creek:
AltaMira Press, 2003.
Silitonga, Hasoloan. Kolonel A.E. Kawilarang Komandan Sub
Teritorial VII Komando Sumatra. Medan: Yayasan Pembela Tanah Air, 2000.
Soewondo, Bambang dkk. 1979/1980. Sejarah Revolusi
Kemerdekaan (1945–1949) Daerah Sumatera Utara.
Medan: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Takari, Muhammad dkk., Mr. Teuku Mohammad Hasan: Karya dan
Pengabdiannya. Medan: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional Sumatera Utara. 1983.
Takao Fusayama, dkk. Runtuhnya Imperium Barat di Asia
Tenggara: Fajar Asia. Medan: Prima & Lina Computer Press, 1994.
Tjahjawulan, Indah & Chusnul Chotimah. Sang Pembebas dari
Utara Masa Pendudukan Jepang di Indonesia. Jakarta: Kemendikbud, 2019.
Tjahjawulan, Indah & Chusnul Chotimah. Sayonara, Saudara
Tua: Akhir Pendudukan, Datang Kemerdekaan. Jakarta:
Kemendikbud, 2019.
Tim Penulis. Republik Indonesia Propinsi Sumatera Utara.
Medan: Djawatan Penerangan Provinsi Sumatera Utara, 1953.
B. Dokumen, Arsip, dan Laporan Resmi
In Memoriam Delianorum 1942–1945. Uitgave van het Oostkust
van Sumatra-Instituut, Amsterdam, 1948.
Koloniaal Verslag 1930.
Laporan Akhir PT. Delta Sesar Medan. Proyek Studi Kelayakan
Penelusuran Terowongan Siantar Hotel, Jenis dan
Potensi Pariwisata di Kota Pematangsiantar serta
Kemungkinan Pengembangannya. Pematangsiantar:
Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kota
Pematangsiantar. 2003.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/PUU-XIV/2016.
Secretariaat Generaal van de Ronde Tafel Conferentie.
Redevoeringen Gehouden ter Gelegenheid van de Plechtige Opening der Ronde Tafel Conferentie. Den Haag, 23 Agustus 1949.
Simon van der Harst. Overzicht van de bestuurshervorming in
de Buitengewesten van Nederlandsch-Indië. Utrecht: A. Oosthoek’s Uitgevers-Maatschappij, 1945.
C. Surat Kabar dan Majalah Kolonial
Amigoe de Curacao, Edisi 27 Desember 1943.
Algemeen Handelsblad (berbagai edisi: 1945–1947).
Algemeen Indisch Dagblad De Preangerbode, Edisi 23 Desember 1947.
De Locomotief, Edisi 22 Desember 1947
De Sumatra Post, Edisi 12 September 1946.
De Telegraaf (berbagai edisi: 1946–1947).
De Tijd (berbagai edisi: 1945–1946).
Deventer Dagblad (berbagai edisi: 1946–1947).
Het Nieuwsblad voor Sumatra, Edisi 28 Oktober 1953.
Het Nieuwsblad, Edisi 23 November 1950
Nieuwsblad van het Noorden (berbagai edisi: 1945–1947).
Nieuwe Amsterdamsche Courant – Algemeen Handelsblad, Edisi 29 November 1947.
Nieuwsblad voor Sumatra, Edisi 21 Oktober 1946.
Nieuwe Apeldoornse Courant, Edisi 31 Desember 1947
Twentsch Dagblad Tubantia, Edisi 18 Desember 1947
