KATEKESE REMAJA: Teori, Metode, Dan Praktik
Kata Kunci:
KATEKESE, REMAJASinopsis
Katekese bagi remaja bukan sekadar proses penyampaian ajaran, melainkan sebuah pendampingan yang menuntut kesabaran, kreativitas, kedekatan, dan kesaksian hidup. Buku ini disusun sebagai upaya membantu para katekis, pendamping, guru agama, maupun pelayan pastoral agar memiliki pedoman yang lebih sistematis, kontekstual, serta relevan dengan kebutuhan remaja masa kini. Dengan memadukan pendekatan teologis, pedagogis, psikologis, dan pastoral, buku ini diharapkan dapat memperkaya metode dan model katekese yang digunakan dalam pelayanan.
Buku ini lahir dari keprihatinan sekaligus harapan akan perlunya pendampingan iman yang bermakna bagi remaja di tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat. Remaja merupakan pribadi yang sedang berada pada masa pencarian jati diri, pergulatan emosional, serta pembentukan nilai hidup. Di sinilah Gereja dipanggil untuk hadir, menyapa, dan menuntun mereka agar semakin mengenal Kristus dan mencintai iman yang mereka hayati.
Dinamika perkembangan remaja terus berubah seiring perkembangan teknologi digital, pola relasi sosial, serta tantangan moral zaman ini. Oleh karena itu, materi yang tersaji dalam buku ini diharapkan menjadi inspirasi yang dapat disesuaikan dengan situasi nyata di lapangan. Harapannya, buku ini dapat membantu para pendamping untuk tidak hanya “mengajar”, tetapi sungguh menemani remaja dalam perjalanan iman mereka secara utuh: pikiran, hati, dan tindakan.
Bab
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
BAB 1 PENGANTAR KATEKESE REMAJA
-
BAB 2 LANDASAN TEOLOGIS DAN BIBLIS
-
BAB 3 LANDASAN PSIKOLOGIS DAN PEDAGOGIS
-
BAB 4 TUJUAN DAN FUNGSI KATEKESE REMAJA
-
BAB 5 MODEL-MODEL KATEKESE REMAJA
-
BAB 6 METODE DAN STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM KATEKESE REMAJA
-
BAB 7 PERENCANAAN DAN SATUAN PERSIAPAN KATEKESE REMAJA
-
BAB 8 MATERI DAN TEMA-TEMA UTAMA KATEKESE REMAJA
-
BAB 9 PERAN KATEKIS DAN PENDAMPING REMAJA
-
BAB 10 EVALUASI KATEKESE REMAJA
-
BAB 11 PASTORAL REMAJA DAN KATEKESE
-
BAB 12 CONTOH RANCANGAN KATEKESE REMAJA
-
BAB 13 PENUTUP
-
DAFTAR PUSTAKA
-
BIOGRAFI PENULIS
Unduhan
Referensi
Boehlke, R. R. (2009). Sejarah perkembangan pikiran dan praktik katekese. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Darminta, Y. B. (2005). Teologi katekese. Yogyakarta: Kanisius.
Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI. (2012). Iman Katolik: Buku pelajaran dan pedoman. Jakarta: Obor.
Darsum, T. J. (2008). Pengantar kateketik. Yogyakarta: Kanisius.
Desmita. (2015). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Desmita. (2012). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya.
Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI. (2012). Iman Katolik: Buku pelajaran dan pedoman. Obor.
Erikson, E. H. (2010). Identitas dan siklus hidup manusia (A. Supratiknya, Penerj.). Yogyakarta: Kanisius.
Fulgensius, A. (2016). Yesus sang guru: Pendekatan pedagogis dalam Injil. Yogyakarta: Kanisius.
Groome, T. H. (2010). Pendidikan iman kristiani. Yogyakarta: Kanisius.
Gunarsa, S. D. (2004). Psikologi perkembangan remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Gunarsa, S. D. (2008). Psikologi remaja. BPK Gunung Mulia.
Gunarsa, S. D. (2008). Psikologi perkembangan anak dan remaja. BPK Gunung Mulia.
Goleman, D. (2006). Kecerdasan emosional. Gramedia.
Goleman, D. (2016). Kecerdasan emosional (T. Hermaya, Penerj.). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Heuken, A. (2004). Pastoral konseling. Cipta Loka Caraka.
Hurlock, E. B. (2005). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.
Hurlock, E. B. (2005). Psikologi perkembangan. Erlangga.
Hardjana, A. M. (2008). Etika seksualitas. Kanisius.
Komisi Kepemudaan KWI. (2012). Pedoman pastoral kaum muda. Obor.
Komisi Kepemudaan KWI. (2012). Pedoman pastoral remaja. Obor.
Komisi Kateketik KWI. (2005). Pedoman dasar katekese. Jakarta: Obor.
Komisi Kateketik KWI. (2016). Pedoman umum katekese. Konferensi Waligereja Indonesia.
Komisi Kepemudaan KWI. (2017). Pedoman pastoral remaja. Konferensi Waligereja Indonesia.
Konferensi Waligereja Indonesia. (2005). Buku tata perayaan Ekaristi. Obor.
Konferensi Waligereja Indonesia. (2017). Katekismus Gereja Katolik. Obor.
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning (ed. terj.). Prenada Media.
Kartono, K. (2015). Psikologi sosial untuk pendidikan. Bandung: Mandar Maju.
Lembaga Biblika Indonesia. (2015). Pedoman dasar katekese. Jakarta: Obor.
Lembaga Biblika Indonesia. (2015). Pengantar Kitab Suci Perjanjian Lama. Jakarta: Obor.
LEKAT. (2018). Katekese kreatif untuk kaum muda. Jakarta: Obor.
Lickona, T. (2013). Mendidik untuk membentuk karakter (J. A. Widyamartaya, Penerj.). Jakarta: Bumi Aksara.
Munir. (2017). Pembelajaran digital. Alfabeta.
Martasudjita, E. (2008). Musik liturgi. Kanisius.
Martasudjita, E. (2011). Liturgi: Pengantar untuk studi dan praksis. Kanisius.
Martasudjita, E. (2013). Spiritualitas pendampingan. Yogyakarta: Kanisius.
Obor. (2010). Pedoman pelayanan pastoral katekese. Jakarta: Obor.
Pusat Kateketik Yogyakarta. (2011). Katekese fundamental. Yogyakarta: Kanisius.
Retno, S. (2014). Tradisi iman Israel: Sebuah kajian biblis. Yogyakarta: Kanisius.
Santrock, J. W. (2019). Psikologi remaja (Edisi Bahasa Indonesia). Jakarta: Erlangga.
Santrock, J. W. (2007). Psikologi pendidikan. Kencana.
Martasudjita, E. (2013). Spiritualitas pendampingan. Yogyakarta: Kanisius.
Sumardjo. (2019). Etika komunikasi digital. Prenada Media.
Suyadi. (2017). Psikologi belajar anak dan remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Sumardjo. (2018). Formasi iman dalam Gereja perdana. Yogyakarta: Kanisius.
Sumual, J. (2010). Hidup menggereja. Obor.
Suparman. (2011). Pendidikan iman dalam Gereja. Yogyakarta: Kanisius.
Sutarjo, A. (2010). Belajar dan pembelajaran. PT Rineka Cipta.
Suyadi. (2017). Psikologi belajar anak dan remaja. BPK Gunung Mulia.
Suparno, P. (1997). Filsafat konstruktivisme dalam pendidikan. Kanisius.
Suyadi. (2017). Psikologi belajar anak dan remaja. BPK Gunung Mulia.
Suparman. (2011). Pendidikan iman dalam Gereja. Kanisius.
Sutoyo, A. (2014). Konseling pastoral. Kanisius.
Yusuf, S. (2011). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Remaja Rosdakarya.
