GEL JAHE EMPRIT: TERAPI HERBAL MODERN MENGURANGI NYERI HAID DAN STRES

Penulis

Windi Mei Safitri, Bdn., M.Tr.Keb
Poltekkes Kemenkes Semarang
Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisapoetro, Sp.PD., KPTI.
Poltekkes Kemenkes Semarang
Dr. Sri Sumarni, Bdn., M.Mid.
Poltekkes Kemenkes Semarang

Kata Kunci:

GEL, JAHE EMPRIT

Sinopsis

Setiap bulan, jutaan remaja putri berjuang menghadapi nyeri menstruasi yang datang tanpa permisi—menusuk, mengganggu, dan sering kali merampas fokus, tidur, hingga semangat belajar. Namun, apa sebenarnya yang terjadi di balik rasa sakit itu? Mengapa stres dapat memperburuk nyeri? Dan mungkinkah alam menawarkan solusi yang lebih aman dan praktis?

Buku ini mengajak pembaca menyelami dunia remaja, menstruasi, dan dismenore primer dengan bahasa yang mudah dipahami namun tetap ilmiah. Dimulai dari perjalanan tubuh remaja yang penuh perubahan, pembaca akan dibawa memahami seluk-beluk siklus menstruasi serta rahasia kontraksi uterus yang sering kali menjadi awal penderitaan nyeri haid.

Tidak berhenti di situ, buku ini membuka tabir tentang hormon kortisol—si “hormon stres” yang diam-diam meningkatkan sensasi nyeri—lengkap dengan cara kerjanya dan bagaimana ia memengaruhi tubuh saat menstruasi.

Ketika banyak remaja bergantung pada obat-obatan, buku ini memperkenalkan alternatif berbahan alami yang sudah lama digunakan namun kini diformulasikan secara modern: gel jahe emprit. Dengan sensasi hangat yang menenangkan dan kandungan aktif seperti gingerol dan shogaol, gel ini menjadi inovasi yang efektif, aman, dan mudah digunakan. Pembaca akan menemukan proses ilmiah di balik pembuatannya, mulai dari ekstraksi, formulasi, pengujian, hingga bukti keamanannya.

Melalui perpaduan ilmu kesehatan, hormon, dan inovasi herbal, buku ini menghadirkan panduan lengkap dan praktis bagi remaja, orang tua, pendidik, hingga tenaga kesehatan yang ingin memahami dan mengelola nyeri menstruasi dengan pendekatan yang lebih alami namun tetap berbasis ilmiah.

 

Sebuah bacaan penting yang menghubungkan ilmu pengetahuan modern dengan kearifan herbal tradisional.
Memberikan pemahaman baru, harapan baru, dan solusi alami bagi remaja yang ingin merdeka dari nyeri haid.

Bab

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • BAB I PENDAHULUAN
  • BAB II REMAJA
  • BAB III MENSTRUASI
  • BAB IV DISMENORE PRIMER
  • BAB V NYERI
  • BAB BAB VI HORMON KORTISOL
  • BAB VII JAHE EMPRIT
  • BAB VIII GEL JAHE EMPRIT
  • BAB IX EFEKTIVITAS GEL JAHE EMPRIT TERHADAP PENURUNAN NYERI
  • BAB X EFEKTIVITAS GEL JAHE EMPRIT TERHADAP KADAR HORMON KORTISOL
  • DAFTAR PUSTAKA
  • HASIL UJI LABORATORIUM PADA GEL JAHE EMPRIT
  • BIOGRAFI PENULIS

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Windi Mei Safitri, Bdn., M.Tr.Keb, Poltekkes Kemenkes Semarang

Windi Mei Safitri, Bdn., M.Tr.Keb., lahir di Karanganyar pada tanggal 31 Mei 2001. Saya tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai pendidikan, kedisiplinan, etika, serta prinsip-prinsip keagamaan yang kuat. Sejak kecil, saya terbiasa melihat pentingnya ketekunan dan usaha dalam meraih apa yang dicita-citakan. Nilai-nilai tersebut memberikan fondasi yang kuat dalam perjalanan hidup dan akademik saya, terutama saat saya mulai tertarik pada dunia kesehatan. Ketertarikan saya pada bidang kebidanan muncul dari keinginan untuk berperan langsung dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan penuh empati kepada masyarakat. Perjalanan akademik saya dimulai dengan mengambil Program Diploma IV Kebidanan di Poltekkes Kemenkes Semarang, Jurusan Kebidanan Magelang, yang saya tempuh pada tahun 2019 hingga 2023. Pada masa pendidikan ini, saya tidak hanya mendapatkan bekal teoritis, tetapi juga pengalaman praktik klinik di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Melalui pengalaman tersebut, saya belajar tentang pentingnya ketepatan klinis, profesionalisme, serta kemampuan komunikasi dalam memberikan asuhan kepada ibu dan bayi. Saya juga belajar memahami tantangan nyata yang dihadapi tenaga kesehatan, terutama di daerah dengan kebutuhan pelayanan maternal-neonatal yang tinggi. Untuk memperkuat kompetensi profesional sebagai seorang bidan, saya kemudian melanjutkan pendidikan Pendidikan Profesi Bidan di Poltekkes Kemenkes Semarang pada tahun 2023–2024. Masa pendidikan profesi memberikan kesempatan bagi saya untuk mengembangkan kemampuan praktik yang lebih mendalam, mengaplikasikan ilmu berbasis bukti, serta meningkatkan keterampilan klinis secara langsung. Pada tahap ini, saya semakin memahami bahwa seorang bidan tidak hanya bekerja memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga berperan sebagai pendidik, advokat, dan pendamping bagi perempuan dalam berbagai fase kehidupan reproduksinya. Dengan dorongan untuk terus belajar dan mengembangkan diri, saya memutuskan melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, yaitu Magister Terapan Kebidanan di Poltekkes Kemenkes Semarang, yang saya tempuh pada tahun 2024–2025. Pada jenjang magister, saya semakin mendalami ilmu kebidanan dari perspektif manajerial, klinis, riset, dan pengembangan praktik. Saya belajar menyusun dan mengembangkan penelitian, memahami isu-isu kesehatan maternal-neonatal secara lebih luas, serta mempersiapkan diri untuk berkontribusi dalam peningkatan mutu pelayanan kebidanan melalui pendekatan ilmiah dan inovatif.

Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisapoetro, Sp.PD., KPTI., Poltekkes Kemenkes Semarang

Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisapoetro, Sp.PD., KPTI. lahir sebagai sosok yang kemudian dikenal luas sebagai dokter, pendidik, dan ilmuwan di bidang Penyakit Dalam serta Penyakit Tropik dan Infeksi. Beliau menempuh pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dan meraih gelar dokter pada tahun 1972. Dedikasi kuat terhadap dunia medis membawanya melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam yang diselesaikan pada tahun 1981, dan kemudian pendidikan Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi yang diraihnya pada tahun 1991, juga di Universitas Diponegoro. Karier beliau diwarnai pengabdian panjang sebagai pendidik di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, khususnya di Subdivisi Tropik dan Infeksi. Dalam peran tersebut, beliau tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing mahasiswa, dokter muda, dan residen, sekaligus menjadi teladan dalam integritas ilmiah dan praktik klinis. Kontribusinya dalam pendidikan berlanjut melalui keterlibatan-nya sebagai dosen Program Pascasarjana Poltekkes Kemenkes Semarang, dalam perannya tersebut, beliau berbagi pengalaman, pengetahuan, dan wawasan penelitian kepada mahasiswa magister, terutama yang berkaitan dengan penyakit tropik, epidemiologi klinik, dan metodologi penelitian. Pengalaman akademiknya yang luas membuat beliau menjadi pembimbing yang dihormati dalam proses penyusunan tesis maupun penelitian ilmiah lainnya. Sebagai seorang klinisi, akademisi, dan konsultan, Prof. Suharyo dikenal teliti, berwawasan luas, dan tegas namun tetap humanis dalam membimbing para generasi muda kedokteran. Pengalaman, keahlian, dan dedikasi yang beliau miliki menjadikannya salah satu figur penting dalam dunia Penyakit Dalam dan Penyakit Tropik di Indonesia. Melalui aktivitas mengajar, penelitian, dan pengabdian, beliau terus menanamkan nilai integritas, disiplin, dan komitmen ilmiah kepada para mahasiswa dan tenaga kesehatan yang dibimbingnya. Hingga kini, Prof. Suharyo dikenal sebagai klinisi dan akademisi yang teliti, tegas, dan humanis, beliau terus mengabdikan diri dalam dunia pendidikan, pelayanan klinis, dan penelitian. Dedikasi dan pengabdiannya menjadikan Prof. Soeharyo sebagai salah satu figur penting dalam pengembangan ilmu Penyakit Dalam dan Penyakit Tropik di Indonesia.

Dr. Sri Sumarni, Bdn., M.Mid., Poltekkes Kemenkes Semarang

Dr. Sri Sumarni, Bdn., M.Mid. lahir di Sragen, Jawa Tengah pada tanggal 29 Juli 1973. Awal karir penulis sebagai guru di Sekolah Perawat Kesehatan (SPK Kariadi Semarang) tahun 1997 yang selanjutnya konversi menjadi Akademik Kebidanan. Latar belakang pendidikan Diploma III Keperawatan, penulis melanjutkan ke Australian Catholic University yng selanjutnya menjadi Australian National University (ANU) dan berhasil meraih Master of Midwifery (Magister Kebidanan) dari negeri Kangguru tahun 2004. Gelar Doktor tahun 2020 dari program Strata 3 Doktor Ilmu Kedokteran Kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Langkah Pendidikan penulis selanjutnya dan gelar tersebut diraih diawal masa pandemi Covid 19 menyerang Indonesia sebagai pioneer ujian disertasi dengan menggunakan virtual meeting. Penulis menempuh Pendidikan Profesi Bidan di tahun 2022. Pengalaman penulis sebagai Sekretaris Jurusan Kebidanan, Ketua Prodi D III Kebidanan Semarang, dan Ketua Prodi Kebidanan Program Magister Terapan, Program Pascasarjana di Poltekkes Kemenkes Semarang menuntut penulis untuk memberi teladan dalam proses menulis. Semua ilmu, pengetahuan, dan pengalaman melandari proses mengajar di bidang Kehamilan, Persalinan, Kegawatdaruratan Maternal Neonatal, Metode Penelitian, Pengembangan Proposal, serta sebagai pembimbing Laporan Tugas Akhir, Skripsi maupun Tesis yang selalu menstimulasi penulis untuk berkarya. Berbagai kegiatan menjadi narasumber event ilmiah baik kuliah pakar, workshop, seminar nasional, dan international conference hingga menghantarkan penulis sering menyabet best oral presentation. Pengalaman penelitian penulis di area antenatal care, intrapartum, postpartum, dan kesehatan reproduksi. Publikasi penulis telah tercantum di jurnal yang terakreditasi baik nasional yang terindeks di sinta dan internasional di scopus. Penulis juga aktif berorganisasi sebagai Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Tengah sebagai devisi Advokasi, Hubungan Luar Negeri, dan Sie organisasi sejak tahun 2008 sampai sekarang. Pengalaman sebagai asesor LAMPTKes bidang kebidanan dan penyuluh antikorupsi nasional, semakin memacu penulis dalam membagikan ilmu untuk dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin. Penulis juga aktif sebagai pengurus Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Regional Wilayah Semarang Raya (IKAMESRA) sejak 2023. Penulis aktif dalam memdarmabaktikan ilmunya di bidang kebidanan menghan-tarkannya menjadi anggota Kolegium Kebidanan Indonesia bidang 1 ujian dan akreditasi sejak tahun 2024.

Referensi

1. WHO. Adolescent health: statement on menstrual health and rights. Published 2022. https://www.who.int

2. Hamdanah, Surawan. Remaja Dan Dinamika. Muslimah.; 2022.

3. Romlah SN, Agustin MM. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenorea Pada Siswa Kelas XI Jurusan Keperawatan Di SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang. Prosiding Senantias. 2020;1(1):383-392. https://www.academia.edu/98668012/Faktor_Faktor_Yang_Berhubungan_Dengan_Kejadian_Dismenorea_Pada_Siswa_Kelas_XI_Jurusan_Keperawatan_DI_SMK_Sasmita_Jaya_1_Pamulang

4. WHO. Mentransformasi Kesehatan Remaja: Laporan Komprehensif WHO tentang Kemajuan dan Kesenjangan Global. Published online 2022.

5. Esan DT, Ariyo SA, Akinlolu EF, et al. Prevalence of dysmenorrhea and its effect on the quality of life of female undergraduate students in Nigeria. Journal of Endometriosis and Uterine Disorders. 2024;5(January):100059. doi:10.1016/j.jeud.2024.100059

6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Panduan Kesehatan Remaja. In: ; 2024.

7. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Laporan Kesehatan Reproduksi 2022. In: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.; 2023. http://dinkes.jatengprov.go.id

8. Salsabila Putri J, Triana Nugraheni W, Tri Ningsih W. Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Dismenore Pada Siswi Di MTS Muhammadiyah 2 Palang Kabupaten Tuban. Jurnal Multidisiplin Indonesia. 2023;2(9):2589-2599. doi:https://doi.org/10.58344/jmi.v2i9.508

9. Sulistyaningdiah E, Astuti RP. Hubungan Pengetahuan, Menarche Dan Kadar Hemoglobin Dengan Kejadian Disminore Pada Siswi Sma Negeri 1 Way Bungur Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur Tahun 2023. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia. 2023;3(2):623-629. doi:10.53801/sjki.v3i2.186

10. Gunawan S, Tadjudin NS. Edukasi Seks dan Kesehatan Reproduksi Remaja pada Siswa/Siswi SMP Tarakanita 2 Jakarta. Serina Iv Untar 2022. Published online 2022:1341-1346.

11. Arisani G. Desminore Pada Remaja Putri. In: Sistem Informasi Geografis. ; 2020:1-89.

12. P S, Vellapandian C. Hypothalamic-Pituitary-Adrenal (HPA) Axis: Unveiling the Potential Mechanisms Involved in Stress-Induced Alzheimer’s Disease and Depression. Cureus. 2024;16(8). doi:10.7759/cureus.67595

13. Murni AW. Kadar Kortisol Plasma pada Dispepsia Fungsional dengan Gangguan Psikosomatik. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia. 2020;7(1):15. doi:10.7454/ jpdi.v7i1.382

14. High Sensitivity Salivary Cortisol Enzyme immunoassay Kit. Salimetrics. 2024;(1):1-21. doi:10.1625/jcam.4.113

15. Wildayani D, Lestari W, Ningsih WL. Dismenore : Asupan Zat Besi , Kalsium Dan Kebiasaan Olahraga.; 2023. http://repository.mercubaktijaya.ac.id/100/1/BUKU Monograf DESMINORE.pdf

16. Rebecca Mutia A, Ani LS, Sucipta WC wulan. Prevalensi Dysmenorrhea Dan Karakteristiknya Pada Remaja Putri Di Denpasar. Jurnal Medika Udayana. 2019;8(11):1-6.

17. Hidayah N, Fatmawati R. Buku Ajar Manajemen Nyeri Haid Pada Remaja. Vol 11.; 2020. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

18. Munir R, Lestari F, Zakiah L, et al. Analisa Faktor Yang Mempengaruhi Nyeri Haid (Dismenorhea) Pada Mahasiswa Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor. Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan. 2024;2(1):62-70. doi:https://doi.org/10.55606/detector.v2i1.3133

19. Votutihe F, Sutin, Tiala NH. Aktivitas Fisik Dan Tingkat Strs Dengan Gangguan Pola Menstruasi. Cv. Ruang Tentor; 2022.

20. Misliani A, Mahdalena M, Firdaus S. Penanganan Dismenore Cara Farmakologi dan Nonfarmakologi. JURNAL CITRA KEPERAWATAN. 2019;7(1):23-32. doi:10.31964/jck.v7i1.100

21. Triningsih RW, Mas’udah EK. Studi Literatur: Mengurangi Dismenorea Melalui Penanganan Komplementer. Jurnal Kebidanan. 2023;12(1):46-56. doi:10.47560/keb.v12i1.489

22. Hidayah AN, Ramli R, Jama F, et al. Studi Fenomenologi Perilaku Remaja Putri dalam Mengatasi Dismenore Article history : Window of Nursing Journal. 2024;5(2):146-155. http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/won520

23. Anggriani A, Mulyani Y, Pratiwi LD. The Effect Of Pharmacological And Non- Pharmacological Therapy On The Reduction Of Menstrual Pain In Students. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia. 2021;3(3):174-188.

24. Askar M. Efektivitas Intervensi Non-Farmakologis dalam Mengurangi Nyeri Haid : Sebuah Studi Literatur. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar. 2024;XIX(2):296-303. doi:https://doi.org/10.32382/medkes.v19i2 296

25. Laura G, Pujimulyani D, Murti S. Jahe Emprit Instan Dengan Variasi Waktu Blanching dan Penambahan Ekstrak Serai. Journal of Food and Agricultural Technology. 2024;1(2):82-92. doi:https://doi.org/10.26486/jfat.v1i2.3777

26. Jayanudin. Teknologi Dan Sistem Pengantaran Obat. Penerbit Adab; 2023. https://books.google.co.jp/books?id =Kf_OEAAAQBAJ&pg=PA7&hl=id&source=gbs_selected_pages&cad=1#v=onepage&q&f=false

27. Anggari AN, Rostianingsih D, Aritonang TR. Efektivitas Penggunaan Minuman Jahe Merah Dan Jahe Emprit Terhadap Intensitas Nyeri Haid (Dysmenorrhea) Pada Remaja Putri Di SMPI Al Falah Babela. Malayahati Nursing Journal. 2024;6:4737-4749. doi:https://doi.org/10.33024 /mnj.v6i11.14218

28. Gurung A, Khatiwada B, Kayastha B, Parsekar S, Mistry SK, Yadav UN. Effectiveness of Zingiber Officinale(ginger) compared with non-steroidal anti-inflammatory drugs and complementary therapy in primary dysmenorrhoea: A systematic review. Clinical Epidemiology and Global Health. 2022;18(October):101152. doi:10.1016/j.cegh.2022. 101152

29. Cahyanti A nani, Rachmasari A. Jahe Dan Kayumanis Dalam Fermentasi Minuman Fungsional. Tematik. 2024;4(2):132. doi:10.26623/tmt.v4i2.10310

30. Sukini T, Safitri W mei, Maryani S. Efektivitas Kompres Jahe Merah Dan Jahe Putih Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Trimester III. Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Poltekkes Kemenkes Manado XXII Tahun 2023. 2023;000:370-377.

31. Agustina L, Damayanti N. Formulasi dan Evaluasi Gel Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe) dengan HPMC Sebagai Gelling Agent. Jurnal Pharma Bhakta. Published online 2022:61-68. https://jurnalpharmabhakta.iik.ac.id/index.php/jpb/article/view/40

32. Styawan AA, Purwanto, Susidarti RA, Windarsih A, Rohman A. Comparative Analysis of Essential Oil Profiles From Emprit Ginger Rhizome (Zingiber officinale var. amarum) Grown in Different Locations and Antibacterial Activity Againts Staphylococcus aureus. Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease. 2022;3(2):92-95. doi:https://doi.org/10.20473/ijtid.v12i2.50423 Copyright

33. Vivi Liansar. Perkembangan Peserta Didik. Vol 11. Umsida Press; 2023. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/ 123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari

34. Fajrin YA. Perancangan Buku Ilustrasi Menstruasi Sebagai Media Edukasi Untuk Remaja Perempuan. DeKaVe. 2022;15(1):54-61. doi:10.24821/dkv.v15i1.6343

35. Puspitaningrum EM, Fauziah, Maharanita N, et al. Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Wanita. PT. Scifintech Andrew Wijaya; 2022.

36. Nabila SF. Perkembangan Remaja Adolescense.; 2022. https://www.researchgate.net/publication/359369967_PERKEMBANGAN_REMAJA_Adolescense

37. Suryana E, Hasdikurniati AI, Harmayanti AA, Harto K. Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education. 2022;8(3):1917-1928. doi:10.58258/jime.v8i3.3494

38. Herien Y. Menstruasi Dan Permasalahanya. Eureka Media Aksara; 2024.

39. Villasari A. Fisiologi Menstruasi.; 2021. https://stradapress.org/index.php/ebook/catalog/download/22/19/74-1?inline=1

40. Anggraini MA, Lasiaprillianty IW, Danianto A. Diagnosis dan Tata Laksana Dismenore Primer. Cermin Dunia Kedokteran. 2022;49(4):201. doi:10.55175/cdk.v49i4.1821

41. Xu Y, Yang Q, Wang X. Efficacy of herbal medicine (cinnamon/fennel/ginger) for primary dysmenorrhea: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Journal of International Medical Research. 2020;48(6). doi:10.1177/0300060520936179

42. Rondanelli M, Fossari F, Vecchio V, et al. Clinical trials on pain lowering effect of ginger: A narrative review. Phytotherapy Research. 2020;34(11):2843-2856. doi:10. 1002/ptr.6730

43. Pratiwi L, Harjanti AI, Oktiningrum M, Maharani K. Mengenal Menstruasi Dan Gangguannya. CV. jejak; 2024.

44. Sinaga E, Saribanon N, Sa’adah SN, Salamah U, Murti YAAT, Lorita S. Manajemen Kesehatan Menstruasi. Universitas Nasional. 2017;11(1):1-14. http://scioteca.caf. com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

45. Suwondo BS, Meliala L, Sudadi. Buku Ajar Nyeri. Vol 1. Indonesia Pain Society; 2017. doi:10.55606/detector. v1i4.2512

46. Artawan IP, IKetut Alit Adianta IkAA, Ida Ayu Manik Damayanti IAMD. Hubungan Nyeri Haid (Dismenore Primer) Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswi Sarjana Keperawatan Tingkat Iv Itekes Bali Tahun 2022. Jurnal Riset Kesehatan Nasional. 2022;6(2):94-99. doi:10.37294 /jrkn.v6i2.412

47. Dwimisti LP, Adiwiryono RM, Trimawartinah. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Dismenore Primer Pada Remaja Siswi SMK Kesehatan Mulia Karya Husada Jakarta Selatan Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad. 2022;17:2022. https://e-jurnal.universitasalirsyad. ac.id/index.php/jka/article/view/233?utm_source

48. Ummiyati M, Dewi ES, Wulandari E. Terapi komplementer dysmenorrhea. Published online 2023:24.

49. Ni Wayan et al. Manajemen Nyeri.; 2023.

50. Pinzon RT. Pengkajian Nyeri. Betha Grafika Yogyakarta; 2016. https://publikasi-fk.ukdw.ac.id/Buku_Pengkajian_ Nyeri_Dr_Pinzon.pdf

51. Ananda Y, Gusdiansyah E, Helmi ST, Agesti DH. Manajemen Nyeri Dalam Keperawat Dasar. Elsevier Ltd; 2021.

52. Pain AM, Disorders N. Patterns and types of pain. National Institute of Neurogical Disorders and Stroke. Published online 2022:1-7. https://www.ninds.nih.gov/health-information/disorders/pain#

53. Rejeki S. Buku Ajar Manajemen Nyeri Dalam Proses Persalinan (Non Farma). (Yanto A, ed.). Unimus Press; 2020. https://unimuspress.unimus.ac.id/index.php/unimus/catalog/book/11

54. Mardona Y, Kafiar RE, Karundeng JO, Danal PH, Nuraidah, Agustina N. Manajemen Nyeri Pada Anak. Rizmedia Pustaka Indonesia; 2023.

55. Pratiwi, Hadi SPI, Sari N, Okinarum GY. Asuhan Kebidanan Komplomenter Dalam Mengatasi Nyeri Persalinan. Published online 2021:1-52.

56. Yusuf N. Keberhasilan Persalinan Dengan Argumentasi Terhadap Kadar Kortisol. NEM; 2022.

57. Berkala B, Biologi I. Regulasi Kortisol Pada Kondisi Stres Dan Addiction. Biosaintifika J Biol Educ. 2012;4(1):19-24. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/biosaintifika

58. Lightman SL, Birnie MT, Conway-Campbell BL. Dynamics of ACTH and cortisol secretion and implications for disease. Endocrine Reviews. 2021;41(3):470-490. doi:10.1210/ ENDREV/BNAA002

59. Lemos LS, Angarica LM, Hauser-Davis RA, Quinete N. Cortisol as a Stress Indicator in Fish: Sampling Methods, Analytical Techniques, and Organic Pollutant Exposure Assessments. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2023;20(13). doi:10.3390/ ijerph20136237

60. Kurnianto A, Hermawan IP, Sari DAK, Pratama JWA. Endokrinologi Reproduksi. UWKS PRESS Anggota; 2022.

61. Ayustaningwarno F, Anjani G, Ayu AM, Fogliano V. A critical review of Ginger’s (Zingiber officinale) antioxidant, anti-inflammatory, and immunomodulatory activities. Frontiers in Nutrition. 2024;11(June):1-16. doi:10.3389/ fnut.2024.1364836

62. Batmomolin A dkk. Kesehatan Reproduksi Dan Keluarga Berencana. Vol 4. PT. Media Pustaka Indo; 2023.

63. Indriyani Adisty N, Hutomo M, Mira Indramaya D. Kadar Kortisol Saliva Menggambarkan Kadar Kortisol Serum Pasien Dermatitis Atopik (Salivary Cortisol Levels Representing Serum Cortisol Levels in Atopic Dermatitis Patients). Periodical of Dermatology and Venereology. 2015;27(3):170-175.

64. Artasya R, Parapasan SA. Jahe Sebagai Antiinflamasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 2020;2(3):309-316. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

65. Hidayati R. Penurunan Nyeri Haid (Dismenore) Primer Melalui Pemberian Minuman Jahe Emprit. Jurnal Amanah Kesehatan. 2020;2(1):19-27. doi:10.55866/jak.v2i1.35

66. Sukmawati W, Sunaryo H, Heriansyah D. Manfaat Jahe Pengolahan Hingga Pemasannya. CV. Eureka Media Aksara; 2021.

67. Jayanudin. Enkapsulasi Oleoresin Jahe. In: Teknologi Dan Sistem Pengantaran Obat. Cv. Adanu Abimata; 2023.

68. Syaputri ER, Selaras GH, Farma SA. Manfaat Tanaman Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Obat obatan Tradisional (Traditional Medicine). Prosiding SEMNAS BIO 2021. 2021;1:579-586. doi:https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol1/71

69. Lemma TS, Egza TF. Extraction and Characterization of Essential Oil from Ginger Rhizome Collected From Arba Minch Market. International Journal of Engineering Trends and Technology. 2019;67(12):41-45. doi:10.14445/22315381/ IJETT-V67I12P207

70. Martina SE, Sinaga J, Simamora M. Pemberian Terapi Minyak Jahe Dalam Mengurangi Intensitas Nyeri Sendi Pada Lansia. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat. 2021;4:1304-1310. doi:https://doi.org/10. 33024/jkpm.v4i6.4323 Siska

71. Gelgel KD, Yusa NM, Permana DGM. Kajian Pengaruh Jenis Jahe (Zingiber officinale Rosc.) dan Waktu Pengeringan Daun Terhadap Kapasitas Antioksidan serta Sensoris Wedang Uwuh. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (Itepa). 2020;5(2):11-19.

72. Yuliania E, Sari SA, Dewi NR. Penerapan Kompres Hangat Untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Metro. Jurnal Cendikia Muda. 2021;1(1):1.

73. Intarti WD. Efektifitas Kompres Jahe Emprit Terhadap Nyeri Sendi Lansia. Jurnal Ayurveda Medistra. 2022;4(2):34-37. doi:10.51690/medistra-jurnal123.v4i2.68

74. Shirvani MA, Motahari-Tabari N, Alipour A. Use of ginger versus stretching exercises for the treatment of primary dysmenorrhea: a randomized controlled trial. Journal of Integrative Medicine. 2017;15(4):295-301. doi:10.1016/S2095-4964(17)60348-0

75. Hoch CC, Petry J, Griesbaum L, et al. 1,8-cineole (eucalyptol): A versatile phytochemical with therapeutic applications across multiple diseases. Biomedicine and Pharmacotherapy. 2023;167:115467. doi:10.1016/j.biopha. 2023.115467

76. Fitri T, Ambarita A, Mariati P, Siburian C, Waworuntu I. PMS (Premenstrual Syndrome) Pada Wanita dan Perubahan Emosi. Jurnal Ilmiah Simantek. 2023;7(3):241-244.

77. Chen CX, Barrett B, Kwekkeboom KL. Efficacy of Oral Ginger (Zingiber officinale) for Dysmenorrhea: A Systematic Review and Meta-Analysis. Evidence-based Complementary and Alternative Medicine. 2016;2016. doi:10.1155/2016/6295737

78. Negi R, Sharma DS, Gaur DR, Bahadur A, Jelly P. Efficacy of Ginger in the Treatment of Primary Dysmenorrhea: A Systematic Review and Meta-analysis. Cureus. 2021;13(3). doi:10.7759/cureus.13743

79. Firdaus A, Budi AS. Ekstraksi Jahe (Zingiber officinale Rosc) dan Serai Dapur (Cymbopogon citratus) dengan metode Maserasi Sebagai Bahan Dasar untuk pembuatan Produk effervescent. Published online 2017:12-16.

80. Meliya LF, Sumarni S, Susanto E. Effects of Peppermint Lotion on Pain Intensity and Cortisol Levels in Adolescents with Primary Dysmenorrhea. Indonesian Journal of Global Health Research. 2024;6(3):1613-1626. doi:https://doi.org/ 10.37287/ijghr.v6i3.3044.

81. Thao CB, Tran TT, Tran TKN, Mai HC. Extraction and Volatile Compounds in Ginger Essential Oil (Zingiber officinale Roscoe) at Laboratory Scale. Asian Journal of Chemistry. 2023;35(12):3066-3070. doi:10.14233/ajchem. 2023.30280

82. Abdallah MH, Elghamry HA, Khalifa NE, et al. Ginger Extract-Loaded Sesame Oil-Based Niosomal Emulgel: Quality by Design to Ameliorate Anti-Inflammatory Activity. Gels. 2022;8(11). doi:10.3390/gels8110737

83. Ertandri Y, Adnani SS, Bachtiar H. Cortisol Levels in Chronic Primary Dysmenorrhoea Patients and Non-Dysmenorrhoea : A Cross- Sectional Study. Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology. 2020;8(2):102-106. doi:10.32771/inajog.v8i2.1128

84. Ladyvia F, Suharyo H, Ari S. Effectiveness of Transdermal Patch Compressed Red Ginger Ekstract (Zingiber Officinale Var.Rubrum)As Therapy Alternative To Flowness Breast Milk in Postpartum Mothers. Indonesian Journal of Global Health Research. 2024;2(4):1461-1470. doi:https://doi.org /10.37287/ijghr.v6i3.3186.

85. Kobayashi H, Song C, Ikei H, Park BJ, Kagawa T, Miyazaki Y. Combined Effect of Walking and Forest Environment on Salivary Cortisol Concentration. Frontiers in Public Health. 2019;7(December):1-6. doi:10.3389/fpubh.2019.00376

86. Baudin C, Lefèvre M, Selander J, et al. Aircraft noise exposure and saliva cortisol in a pooled-analysis from seven European countries. Proceedings of the International Congress on Acoustics. 2019;2019-Septe:1539-1542. doi:10.18154/RWTH-CONV-239675

87. Segerstrom SC, Sephton SE, Westgate PM. Intraindividual variability in cortisol: Approaches, illustrations, and recommendations. Psychoneuroendocrinology. 2017;78:114-124. doi:10.1016/j.psyneuen.2017.01.026

GEL JAHE EMPRIT: TERAPI HERBAL MODERN MENGURANGI NYERI HAID DAN STRES

Diterbitkan

9 Februari 2026

Detail format terbitan yang tersedia: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

978-634-278-121-0

Dimensi Fisik

Cara Mengutip

GEL JAHE EMPRIT: TERAPI HERBAL MODERN MENGURANGI NYERI HAID DAN STRES. (2026). PENERBIT KARYA BAKTI MAKMUR (KBM) INDONESIA. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/1034