KONTROVERSI STATUS HUKUM ANAK LUAR KAWIN DI INDONESIA
Keywords:
STATUS HUKUM ANAK LUAR KAWIN DI INDONESIASynopsis
Buku ini mengkaji secara komprehensif status hukum anak luar kawin di Indonesia melalui tiga perspektif utama: fikih Islam, hukum positif, dan praktik peradilan agama. Berangkat dari polemik Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010, buku ini menjelaskan perubahan makna hubungan perdata antara anak luar kawin dengan ayah biologisnya serta respons beragam para hakim agama di berbagai pengadilan. Pembahasan diperkuat dengan kajian nasab menurut ulama fikih, analisis hukum perkawinan dan perdata, serta hasil wawancara dengan para hakim. Buku ini memberikan gambaran ilmiah mendalam tentang dinamika hukum keluarga Islam di Indonesia.
Chapters
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
PROLOG
-
KONSEP NASAB DALAM PANDANGAN FIKIH
-
ANAK LUAR KAWIN DALAM HUKUM POSITIF DI INDONESIA
-
PANDANGAN HAKIM PENGADILAN AGAMA DAN PENGADILAN TINGGI AGAMA
-
PENUTUP
-
DAFTAR PUSTAKA
-
INDEKS
-
PROFIL PENULIS
Downloads
References
al-‘Asqalani Ibn Hajar. Fath al-Bâri, Beirut: Dâr al-Ma’rifah, t.th.
Anwar, Syamsul dan Isak Munawar, “Nasab Anak di Luar Perkawinan Paska Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-IIIV/2010 Tanggal 20 Februari 2010 Menurut Teori Fikih dan Perundang-undangan”. Makalah tidak diterbitkan.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 1996.
Asshiddiqie, Jimly. “Kedudukan Mahkamah Konstitusi Dalam Struktur Ketatanegaraan Indonesia”, Makalah dipresentasikan dalam Kuliah Umum di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Kamis, 2 September, 2004. Diakses dari www.jimlyasshiddiqie.com
-------------------- Model-Model Pengujian Konstitusional di Berbagai Negara, Cetakan Pertama, Jakarta: Konsatitusi Press, 2005
al-Baihaqî, Abû Bakr Ahmad bin al-Husein, Sunan al-Baihaqi al-Kubrâ, Makkah: Maktabah Dâr al-Baz, 1994 Editor: Muhammad Abdul Qâdir 'Atha. juz ke-7.
al-Bakr, I’anah al-Thalibin, Beirut: Dar al-Fikr, t.th.
al-Bukhârî, Abû Abdillah Muhammad bin Isma’il al-, al-Bukhâri bi Hasyiah al-Sindy, Beirut: Dâr al-Fikr, 1995, juz ke-16.
Chatib, Rasyid, “Anak Lahir Diluar Nikah (Secara Hukum) Berbeda Dengan Anak Hasil Zina Kajian Yuridis Terhadap Putusan MK NO. 46/PUU-VII/2012”, Makalah disampaikan dalam Seminar Status Anak di Luar Nikah dan Hak Keperdataan lainnya, pada tanggal 10 April 2012, di IAIN Walisongo Semarang.
Dawud, Abu. Sunan Abi Dawud, Beirut: Dar al-Fikr, 2001.
Ensiklopedi Hukum Islam, Nasab, Editor Abdul Azis Dahlan, Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1996, cet.ke-1, jilid ke-4.
Himpunan Fatwa MUI, Jakarta: Erlangga, 2011
Friedmann, W., Legal Theory, London: Stevens and Sons, 1949.
Husein, Abdullah Ali, Muqarranah Tasyri’iyah Min Al Qawanin Al-Wad’iyyah Wa Tasyri’il Islam Muqaranatan Bainil Fiqhil Qanuniyah Faransiy Wa Mazhabi Al-Imam Malik, Kairo¨ Darul Ihya al-Kutub Arabiyah, 1997.
Ibn Hanbal, Ahmad Abdullah al-Syaibani, Musnad al-Imâm Ahmad bin Hanbal, (Kairo: Muassasah Qurthubah, tth). juz ke-6.
Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.
al-Jurjani, al-Ta’rifat, juz ke-1.
Kelsen, Hans. General Theory of Law and State, Translated by Anders Wedberg, New York: Russell & Russell, 1961.
Khallaf, Abdul Wahhab al-, Ahkam al-Ahwal al-Syahshiyyah fi al-Syari’ah al-Islamiyah, (Mesir:Dar al-Kutub al-Mishriyah, 1938).
Kuspraningrum, Emilda, Kedudukan dan Perlindungan Anak Luar Kawin, dalam
Lukito, Ratno. Hukum Sakral dan Hukum Sekular, Jakarta: Pustaka Alvabet, 2008.
Mâjah, Ibn. Sunan Ibn Mâjah, Beirut: Dâr al-Fikr, tth. editor: Muhammad Fuad Abdul Baqi, jus ke-8.
Manan, Abdul, Aneka Permasalahan Hukum Perdata Islam, Jakarta: Kencana, 2008.
Manzhȗr, Ibn al-, Lisân al-Arab, Mesir: Dâr al-Ma‘ârif, t.th., juz 13
Mawardi Abu al Hasan Ali bin Muhammad al-Bashri al-Baghdadi al-, al-Nukat wa al-‘Uyun, (Beirut: Dar al-Kutub al-Islamiyah, tth.,), juz ke-3.
Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1990.
Mughniyah, Muhammad Jawad, Fiqh Lima Mazhab, Jakarta: Lentera, 2007.
Mukti Fajar Yulianto, Ahmad. Dualisme Penelitian Hukum Normatif & Empiris, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000, cet. ke- 1.
al-Nasâ’î, Ahmad bin Syu'aib Abû Abdirrahman, Sunan al-Nasa’i, editor: Mahmud Ibrahim Zaid, Halb: Dâr al-Wa'yi, 1396, juz ke-11.
Nawawi, Hadari. Metode Penelitian Bidang Sosial, Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1991, cet. ke-5
al-Nawawi, Abu Zakariya Yahya bin Syaraf, Raudlat al-Thalibin wa ‘Umdat al-Muftin, Beirut: Dar al-Fikr, tth., juz ke-3.
Nurlaelawati, Euis. Modernization, Tradition and Identity: The Kompilasi Hukum Islam and Legal Practice in the Indonesian Religious Courts, Amsterdam: Amsterdam University Press, 2010.
Pound, Roscoue, Pengantar Filsafat Hukum: Buku III. Penerjemah Moh. Radjab, Jakarta: Bharata, 1963.
Qal’aji, Muhammad Rawwas, Mu’jam Lughat al-Fuqaha’, Beirut: Dar al-Nafais, 1998, cet.ke-2,
al-Qurtubî, al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an, Mesir: Dar al-Kutub al-Mishriyah, 1964, juz ke-13.
al-Qusyairi, Muslim bin Hajjaj Abu Al-Husain al-, Shahih Muslim, Beirut: Dar Ihya’ Turas al-Arabi, t.th. juz ke-7.
Rahardjo, Satjipto. Sosiologi Hukum, Yogyakarta: Genta Publishing, 2010
Rajagukguk, Erman. “Ilmu Hukum Indonesia: Pluralisme”, Makalah disampaikan pada Diskusi Panel dalam rangka Dies Natalis IAIN Sunan Gunung Djati, Bandung, ke-37, 2 April 2005.
Salim, Arskal, “Dynamic Legal Pluralism in Modern Indonesia: “The State and the Sharia (Court) in the Changing Constellations of Aceh””, First International Conference of Aceh and Indian Ocean Studies, 24-27 February 2007. Diakses dari http://www.ari.nus.edu.sg/ docs%5CAceh-project%5Cfull-papers%5Caceh_fp_ arskalsalim.pdf
al-Sarkhasyi, al-Mabsuth, Beirut:Dar al-Fikr, t.th. juz ke-20.
al-Shabuni, Ali. al-Tibyan fi Ulum al-Qur’an, Beirut: Dar al-Fikr, 1998.
------------------Pembagian Waris Menurut Islam terj. AM. Basalamah Jakarta: Gema Insani Press, 1995.
al-Shan’ani,Nail al-Authar, Beirut: Dar al-Jail, t.th.
al-Shawi, Abu al-‘Abbas Ahmad bin Muhammad, Hasyiah al-Shawi ‘ala Syarh al-Shaghir, Mesir: Dar al-Ma’arif, 2001, juz ke-8.
Soebekti dan Tjitrosoedibio, Undang-Undang No 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Jakarta: Pradnya Paramita, 1985.
Susilaningtias, “Potret Hukum Adat pada Masa Kolonial”, dalam Forum Keadilan, No. 17, 20 Agustus 2006,
Sumadi, Ahmad Fadlil, “Mahkamah Konstitusi dan Putusan Judicial Review UU Perkawinan”, Makalah, tidak diterbitkan.
Suminto, Aqib. Politik Islam Pemerintah Hindia Belanda, Jakarta: LP3ES, 1985.
Syarifuddin, Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Figh Munakahat dan Undang-undang Perkawinan, Jakarta: Kencana, 2007.
al-Syâthibî, al-Muwâfaqât fi Ushûl al-Syârî‘ah, Beirut: Dâr al-Kutub al-Islamiyah, t.th), juz ke-2.
Taimiyah, Ibn, al-Fatâwâ al-Kubra, Beirut: Dâr al-Kutub al-‘Ilmiyah, t.th.
Taufiki, Muhammad, “Konsep Nasab, Istilhaq, dan Hak Perdata Anak Luar NIkah,” Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah, Vol XII, No. 2 Juli 2012.
Thabari, Ibn Jarir al-, Tafsir al-Thabari, Beirut: Dar al-Fikr, 2000), juz ke-21.
Thohari, Fuad, Tafsir Ilmi, Materi Pembekalan LDII di Jakarta.
Udin, Jurnalis dalam Laporan Penelitian “Khitan Perempuan dalam Perspektif Agama, Gender, dan Kesehatan.”2008.
Zaidan, Abdul Karim, Al-Mufasshal fi Ahkam al-Mar’ah, Beirut: Mu’assasah al-Risalah, 1413 H/ 1993 M, cet. ke-1
al-Zuhaili, Wahbah. al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, Damaskus: Dar al-Fikr, 2009, juz ke-7.
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.