MEMBANGUN & MENGEMBANGKAN E-GOVERNMENT DI DAERAH

Authors

Yunus Busa, ; Nurdin, ; Fuad Danindra, ; Selistiawati, ; Muhammad Iqbal, ; hamriani,

Keywords:

MEMBANGUN & MENGEMBANGKAN E-GOVERNMENT DI DAERAH

Synopsis

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara pemerintah berinteraksi dengan masyarakat. Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi yang kian cepat, penerapan e-government menjadi langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel. Buku “Membangun & Mengembangkan E-Government di Daerah” hadir sebagai panduan komprehensif bagi pemerintah daerah dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengamankan sistem pemerintahan berbasis digital.

Melalui pembahasan yang mendalam, buku ini mengurai aspek-aspek penting mulai dari kebijakan nasional SPBE, infrastruktur TIK, manajemen data, keamanan siber, perlindungan data pribadi, hingga inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Setiap bab dilengkapi dengan contoh implementasi nyata, studi kasus daerah, serta best practices dari berbagai negara maju seperti Estonia dan Singapura.

Lebih jauh, buku ini menekankan pentingnya kolaborasi multi-pihak — antara pemerintah, DPRD, akademisi, komunitas digital, dan sektor swasta — dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan. Dengan dukungan visi Indonesia Emas 2045, pengembangan e-government diharapkan tidak hanya mempercepat pelayanan publik, tetapi juga memperkuat daya saing daerah di era revolusi industri 4.0.

Ditulis oleh para akademisi dan praktisi yang berpengalaman di bidang teknologi pemerintahan, buku ini menjadi rujukan penting bagi kepala daerah, ASN, peneliti, mahasiswa, dan masyarakat yang ingin memahami serta berkontribusi pada transformasi digital di pemerintahan daerah.

Buku ini bukan sekadar panduan teknis, tetapi juga refleksi strategis tentang masa depan pemerintahan digital Indonesia — dari daerah menuju dunia.

Chapters

  • KATA PENGANTAR PENULIS
  • KATA SAMBUTAN BUPATI ENREKANG
  • KATA SAMBUTAN BUPATI ENREKANG
  • DAFTAR ISI
  • BAGIAN I – KONSEP & FONDASI E-GOVERNMENT
  • BAGIAN II – INFRASTRUKTUR & TEKNOLOGI PENDUKUNG
  • BAGIAN III – IMPLEMENTASI DI DAERAH
  • BAGIAN IV – SUMBER DAYA MANUSIA & PARTISIPASI MASYARAKAT
  • BAGIAN V – KEAMANAN, PERLINDUNGAN DATA, & KEBERLANJUTAN
  • BAGIAN VI – INOVASI, TATA KELOLA, DAN MASA DEPAN E-GOVERNMENT DI DAERAH

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Yunus Busa, Universitas Muhammadiyah Enrekang

Yunus Busa dilahirkan di Curio-Enrekang, Sulawesi Selatan, Indonesia tahun 1969. Yunus Busa menamatkan kuliah S1 di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan S2 di Universitas Hasanuddin Makassar full beasiswa Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI, dan saat ini sedang merampungkan studi S3-nya pada Universitas Negeri Makassar, dengan beasiswa yang sama. Yunus Busa saat ini berkarir sebagai Dosen Pendidikan Nonformal di Universitas Muhammadiyah Enrekang dan menjabat sebagai Rekor di kampus yang sama sejak tahun 2020, setelah sebelumnya menjabat sebagai Ketua dua periode saat kampus tersebut masih berstatus Sekolah Tinggi. Sebelum itu, Yunus Busa bekerja sebagai Kepala Desa Curio, tahun 2015-2020. Sebelumnya, yaitu Tahun 1995-2020, berkesempatan menjadi karyawan pada PT. Inamco Varia Jasa Timika yang diperbantukan pada area kerja PT. Freefort Indonesia di Tembagapura. Alhamdulillah, sejak 2008 beliau telah terlibat dan sangat aktif dalam struktur kepengurusan Muhammadiyah, mulai dari tingkat Cabang dan pada tingkat Majelis PDM Enrekang sampai saat ini, talenta kepemimpinan beliau mulai diasah di organisasi bahkan sejak tingkatan pelajar, yang mana saat itu beliau aktif di Osis dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), selanjutnya dikembangkan saat menjadi mahasiswa di Makassar yaitu sembari aktif pada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) juga di Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM), bahkan pernah menduduki Sekretaris Umum PP-HPMM periode 1990-1994. Sejak Tahun 2008, juga beliau banyak terlibat pada pengembangan dan pemberdayaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Enrekang, sebuah program yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian sejak Tahun 2008-2017. Beliau telah menerbitkan beberapa artikel bereputasi sesuai bidang keilmuan antara lain. “Facing Covid-19 In Indonesia: Variations Of Learning Media And Online Teaching Learning Through You Tube And Zoom Application”, “Journal of Critical Reviews 7 (19), 7427-7432 vol., 2020”. “Contextualization Of Zakat Policy In Challenging Poverty: A Study Of Zakat Management Policy In Enrekang District”, “ IOSR – JHSS., 2022”.

Nurdin, Universitas Muhammadiyah Enrekang.

Dr. Drs. Nurdin, M.Si

Penulis lahir di Tuhalolo Bulukumba pada tanggal 16 April 1968. Penulis adalah dosen tetap pada Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Enrekang. Beliau menyelesaikan Pendidikan S1 pada Jurusan Pendidikan Matematika di IKIP Ujung Pandang dan melanjutkan Pendidikan S2 pada Jurusan Matematika di Universitas Gajah Mada. Kemudian melanjutkan S3 pada Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Negeri Surabaya.

Penulis dapat dihubungi melalui email: [email protected]

Fuad Danindra, Universitas Muhammadiyah Enrekang

Fuad Danindra dilahirkan di Enrekang, Sulawesi Selatan, Indonesia tahun 1998. Fuad Danindra menamatkan kuliah S1 di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Dipanegara Makassar dan S2 di Universitas Hasanuddin Makassar, dan saat ini sedang merampungkan studi S3-nya pada Universitas Hasanuddin Makassar. Fuad Danindra saat ini berkarir sebagai Dosen Rekayasa Sistem Komputer di Universitas Muhammadiyah Enrekang.

Sebelum itu, Fuad Danindra bekerja sebagai Karyawan di PT IMIP Morowali selama 1 Tahun sebagai Pengawas Administrasi. Alhamdulillah, sejak 2024 beliau telah terlibat dan sangat aktif dalam struktur kepengurusan Muhammadiyah, mulai dari tingkat Cabang dan pada tingkat Majelis PDM Enrekang sampai saat ini, talenta kepemimpinan beliau mulai diasah di organisasi bahkan sejak tingkatan pelajar. Beliau juga aktif di Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM). Beliau juga aktif di beberapa organisasi kampus bahkan terlibat pada organisasi desa yaitu karang taruna Desa Lebang, Beliau telah menerbitkan beberapa artikel bereputasi sesuai bidang keilmuan antara lain. “The Effect of Public Trust on Information of the Spread of Novel Coronavirus Outbreak 2019 (Covid-19) Proceedings International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI), Vol. 2 No. 1 (2022): Optimizing Global Benefit for Future Wellbeing”.

Selistiawati, Universitas Muhammadiyah Enrekang

Selistiawati lahir di Gallarang, Enrekang, pada tanggal 20 Januari 2004. Saat ini, penulis merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Enrekang. Penulis menempuh pendidikan dasar di SDK Gallarang, dilanjutkan pada jenjang pendidikan menengah pertama di SMPN 4 Polewali, dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMAN 4 Enrekang.

Penulis dapat dihubungi melalui email: [email protected]

 

Muhammad Iqbal, Universitas Muhammadiyah Enrekang

 Muhammad Iqbal dilahirkan di Saruran, pada tanggal 30 Oktober 2003, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Iqbal menamatkan Sekolah dasar di 104 Tontonan, kemudian melanjutkan SMP di Darul Falah Enrekang dan SMA di Man Baraka. Saat ini Iqbal sedang melanjutkan Studi Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Enrekang dan mendapat beasiswa KIP kuliah, Iqbal saat ini menempuh pendidikan S1 jurusan Pendidikan Nonformal.

Penulis dapat dihubungi melalui email: [email protected]m

hamriani, Universitas Muhammadiyah Enrekang

Hamriani lahir di Kampung Baru, Enrekang, pada tanggal 01 Januari 2003. Saat ini, penulis merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Enrekang. Penulis menempuh pendidikan dasar di SDN 183 Rabu, dilanjutkan pada jenjang pendidikan menengah pertama di SMPN 4 Alla, dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMAN 9 Enrekang.

Penulis dapat dihubungi melalui email: [email protected]

 

References

Al-Khouri, A. M. (2013). E-government strategies: The case of the United Arab Emirates (UAE). European Journal of ePractice, 17, 126–150.

Andersen, K. V., & Henriksen, H. Z. (2006). E-government maturity models: Extension of the Layne and Lee model. Government Information Quarterly, 23(2), 236–248. https://doi.org/10.1016/j.giq.2005.11.008

Bannister, F., & Connolly, R. (2012). Defining e-governance. e-Service Journal, 8(2), 3–25. https://doi.org/10.2979/eservicej.8.2.3

Basu, S. (2004). E‐government and developing countries: An overview. International Review of Law, Computers & Technology, 18(1), 109–132. https://doi.org/10.1080/13600860410001674779

BPS. (2022). Statistik telekomunikasi Indonesia 2022. Badan Pusat Statistik.

BSSN. (2023). Laporan tahunan keamanan siber Indonesia 2023. Badan Siber dan Sandi Negara.

Criado, J. I., Sandoval-Almazan, R., & Gil-Garcia, J. R. (2013). Government innovation through social media. Government Information Quarterly, 30(4), 319–326. https://doi.org/10.1016/j.giq.2013.10.003

Dunleavy, P., Margetts, H., Bastow, S., & Tinkler, J. (2006). Digital era governance: IT corporations, the state, and e-government. Oxford University Press.

European Union. (2016). General Data Protection Regulation (GDPR). Official Journal of the European Union, L119.

Estonia Government. (2020). e-Estonia guide 2020. e-Estonia Briefing Centre.

Fountain, J. E. (2001). Building the virtual state: Information technology and institutional change. Brookings Institution Press.

Heeks, R. (2006). Implementing and managing e-government: An international text. SAGE Publications.

Indrajit, R. E. (2005). Konsep dan aplikasi e-government di Indonesia. Grasindo.

Janssen, M., Charalabidis, Y., & Zuiderwijk, A. (2012). Benefits, adoption barriers and myths of open data and open government. Information Systems Management, 29(4), 258–268.

https://doi.org/10.1080/10580530.2012.716740

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2021). Indeks SPBE nasional 2021. Kementerian Kominfo.

Kettani, D., & Moulin, B. (2014). E-government for good governance in developing countries: Empirical evidence from the eFez project. Anthem Press.

Layne, K., & Lee, J. (2001). Developing fully functional e-government: A four stage model. Government Information Quarterly, 18(2), 122–136. https://doi.org/10.1016/S0740624X(01)00066-1

Luna-Reyes, L. F., & Gil-Garcia, J. R. (2014). Digital government transformation and internet portals: The co-evolution of technology, organizations, and institutions. Government Information Quarterly, 31(4), 545–555. https://doi.org/10.1016/j.giq.2014.08.001

Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. (2019). Defining digital transformation: Results from expert interviews. Government Information Quarterly, 36(4), 101385. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.06.002

Norris, D. F., & Reddick, C. G. (2013). Local e-government in the United States: Transformation or incremental change? Public Administration Review, 73(1), 165–175. https://doi.org/10.1111/j.1540-6210.2012.02647.x

OECD. (2014). Recommendation of the Council on digital government strategies. Organisation for Economic Co-operation and Development.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Pratama, A. B. (2018). E-government: Teori dan implementasi. Andi Offset.

Sandoval-Almazan, R., & Gil-Garcia, J. R. (2012). Are government internet portals evolving towards more interaction, participation, and collaboration? Government Information

Quarterly, 29(S1), S72–S81. https://doi.org/10.1016/j.giq.2011.09.004

Scholl, H. J. (2015). E-government: Information, technology, and transformation. Routledge.

Setyowati, D., & Nugroho, Y. (2013). Indonesia’s e-government development and the promise of open government data. IT for Change Working Paper Series.

MEMBANGUN & MENGEMBANGKAN E-GOVERNMENT DI DAERAH

Published

December 17, 2025

Details about the available publication format: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

978-634-202-859-9

Physical Dimensions

How to Cite