MEMORI BANGKU: Jejak Cerita yang Tertinggal di Setiap Bangku
Keywords:
KUMPULAN CERITA, SASTRASynopsis
Di balik setiap bangku, selalu ada cerita. Bangku sekolah yang dingin, bangku pesantren yang penuh doa, sampai bangku keluarga yang kadang menyimpan luka. Semua jejak itu tidak pernah benar-benar hilang.
“Memori Bangku” adalah antologi kisah nyata mahasiswi semester 3D-tentang hidup yang tidak selalu mulus, tetapi selalu meninggalkan arti.
Di dalamnya terdapat cerita tentang sahabat sepi bernama buku, tentang luka batin yang tidak terlihat tetapi terasa berat, tentang anak desa yang menolak kalah dengan keadaan, tentang santri yang belajar makna perubahan, sampai pertemuan dengan kasih sayang yang datang di waktu tak terduga.
Buku ini bukan sekadar kumpulan kisah. Dia adalah potongan jiwa yang pernah rapuh, tetapi memilih untuk tetap berdiri. Membacanya seperti berkaca ke sebuah cermin yang retak; ada luka, ada rindu, ada harapan- semuanya nyata, semuanya hidup.
Karena setiap bangku punya rahasianya.
Dan rahasia itu, kini kami bisikkan untuk kalian.
Chapters
-
Sambutan
-
Kata Pengantar
-
Daftar Isi
-
Prolog
-
Aku, Buku, Dan Hidupku
-
Biarkan Aku Menjadi Lebih Baik
-
Cahaya Setelah Senja
-
Cahaya Setelah Senja
-
Dalam Pelukan Asa
-
Dengan-Nya
-
Jika Kupikir..
-
Jika Kupikir..
-
Langit Yang Tak Sama Lagi
-
Panggilan Terakhir Di Malam Sunyi
-
Sedih Yang Tak Berujung
-
Sunyi
-
Skenario Allah Yang Tak Pernah Terduga
-
Takdir Tuhan Memang Begitu Indah
-
Titian Langkah
-
Enam Whispers Of A Lonely Snow
-
Epilog
-
Identitas Literer
Downloads
References
Downloads
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.