EKSPRESI BUDAYA DAYAK DI KALIMANTAN BARAT

Authors

Mayong Andreas Acin, ; Kristianus, ; Cenderato, ; Yohanes Chandra Kurnia Saputra, ; Amadi, ; Angel Melinda,

Keywords:

EKSPRESI BUDAYA, BUDAYA DAYAK, KALIMANTAN BARAT

Synopsis

Buku ini mengeksplorasi berbagai bentuk ekspresi budaya masyarakat Dayak di Kalimantan Barat, menyoroti perpaduan antara rasionalitas, mistikisme, dan inkulturasi dalam kehidupan sehari-hari mereka, dilihat dari perspektif ajaran Gereja Katolik. Gaya hidup masyarakat Dayak mencerminkan keseimbangan antara logika dan spiritualitas, memanfaatkan kearifan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun sekaligus membuka diri terhadap praktik modern. Dalam kegiatan bertani, misalnya, mereka menggabungkan pengetahuan leluhur dan penanggalan alam dengan teknik pertanian kontemporer untuk meningkatkan produktivitas, menunjukkan harmonisasi antara akal dan kepercayaan mistis yang mendalam.

Perpaduan ini tercermin juga dalam berbagai ritual, upacara adat, dan seni tradisional yang mereka pertahankan hingga kini, termasuk Gawai Dayak, nyanyian, tarian, serta pertunjukan kesenian lokal yang memadukan hiburan, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai budaya. Kehadiran Gereja Katolik di wilayah ini telah menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat Dayak, mendorong dialog antara spiritualitas Katolik dan kearifan lokal sehingga terbentuk penghormatan timbal balik dan pelestarian tradisi yang bermakna.

Buku ini menghadirkan pembaca pada perjalanan budaya Dayak yang kaya, mengungkap bagaimana rasionalitas dan mistikisme bersatu dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menyoroti nilai-nilai kultural yang menumbuhkan solidaritas, identitas, dan keterhubungan antara manusia dengan alam serta dunia spiritual. Dengan bahasa yang komunikatif, buku ini menjadi jendela untuk memahami kompleksitas budaya Dayak dan relevansinya dalam konteks modern.

Chapters

  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • BAGIAN 1 PENDAHULUAN
  • BAGIAN 2 EKSPRESI BUDAYA DAYAK KANAYATN DI KABUPATEN LANDAK
  • BAGIAN 3 MAKADIO EKSPRESI BUDAYA DAYAK BENGKAYANG
  • BAGIAN 4 EKSPRESI BUDAYA DAYAK SINTANG
  • BAGIAN 5 TRADISI GAWE NYAPAT TAUNT UNGKAPAN SYUKUR, KOSMOLOGI, DAN INKULTURASI IMAN DAYAK
  • BAGIAN 6 ADAT BA'LALA' DI LANDAK
  • BAGIAN 7 EKSPRESI BUDAYA TERKAIT MITOS
  • DAFTAR PUSTAKA
  • PROFIL PENULIS

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Mayong Andreas Acin, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Dr. Mayong Andreas Acin menempuh pendidikan S3 di bidang Hukum Gereja di University of Santo Tomas (UST), Filipina. Hukum Gereja dalam hal ini Hukum Kanon, yakni sistem hukum Gereja Katolik yang mencakup tata tertib, disiplin, struktur, aturan, serta prosedur bagi komunitas gerejawi yang sangat terorganisir. Pendidikan tersebut memberikan dasar keilmuan yang mendalam baginya dalam memahami norma dan regulasi kehidupan Gereja Katolik. Saat ini, ia mengabdi sebagai dosen pada Program Studi S2 Teologi Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, di mana ia membimbing mahasiswa dalam memahami aspek hukum kanonik, etika pastoral, serta penerapan prinsip-prinsip hukum dalam kehidupan gerejawi.

Kristianus, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Dr. Kristianus, M.Si menempuh pendidikan S3 di bidang Sosiologi dan Antropologi di Universiti Kebangsaan Malaysia, dengan fokus pada studi masyarakat dan budaya. Saat ini ia mengajar di Program Studi S2 Teologi, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, dan memiliki bidang keahlian di Antropologi Kristiani serta metodologi penelitian. Ia dikenal aktif dalam mempelajari dan mendokumentasikan praktik budaya serta kehidupan masyarakat lokal, terutama bagaimana tradisi dan kepercayaan masyarakat Dayak berinteraksi dengan ajaran Kristiani, serta menyusun metode penelitian yang relevan untuk konteks teologi dan antropologi.

Cenderato, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Cenderato, M.Pd memperoleh gelar S2 Bahasa Inggris dari Universitas Tanjungpura Pontianak, dan saat ini mengajar di Program Studi S1 Pendidikan Keagamaan Katolik, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak. Ia memiliki keahlian dalam pengajaran bahasa Inggris, khususnya dalam konteks pendidikan, komunikasi akademik, dan literasi bahasa bagi mahasiswa calon tenaga pendidik. Selain mengajar, Cenderato aktif mengembangkan materi kurikulum bahasa Inggris, dan strategi pengajaran yang mampu menggabungkan penguasaan bahasa Inggris dengan pemahaman konteks akademik.

Yohanes Chandra Kurnia Saputra, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

 Yohanes Chandra Kurnia Saputra, M.Ag menempuh pendidikan S2 Pastoral di Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang. Ia saat ini mengajar di Program Studi S1 Pastoral, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, dengan fokus pada praktik pastoral, pendampingan rohani, dan pengembangan program pastoral yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Keahliannya mencakup penerapan prinsip-prinsip pastoral dalam konteks kehidupan sehari-hari umat Katolik, terutama dalam mengintegrasikan pendekatan spiritual, sosial, dan kultural dalam pembinaan komunitas.

Amadi, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Amadi, M.Th menempuh pendidikan S2 Teologi di Sekolah Tinggi Pastoral Santo Agustinus Keuskupan Agung Pontianak, dengan bidang keahlian pada Katekese dan pengajaran agama Katolik. Ia mengajar di Program Studi S1 Pendidikan Keagamaan Katolik, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, di mana ia membimbing calon guru agama Katolik dalam katekese, serta pelaksanaan pembelajaran yang efektif dan kreatif. Amadi memiliki pengalaman panjang dalam mendesain program katekese yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan praktis bagi pengembangan generasi muda Katolik.

Angel Melinda, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Angel Melinda, S.Sos menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu Politik di Universitas Tanjungpura Pontianak. Saat ini ia bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak. Selain menjalankan tugas administrasi, Angel aktif mendukung berbagai kegiatan akademik dan program pengembangan institusi, termasuk pengelolaan program pendidikan dan koordinasi antara prodi, staf, serta mahasiswa. Latar belakangnya di ilmu politik juga memberikan perspektif tambahan terkait manajemen organisasi dan kebijakan pendidikan di institusi Pendidikan Katolik.

References

Alexsander Mering, Tenun Ikat: Ekspresi Kosmologi Manusia Dayak, 2004, Tidak terbit

A. Sorokin, Pitirim. Social and Cultural Dynamics. Boston: Porter Sargent, 1970. Ada’, John Liku, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), and Komisi Teologi.

Dialog antara iman dan budaya. Jakarta: Komisi tsb., 2006.

admin. “Mengenal Kalimantan Barat.” DEPOSIT PUSTAKA KALIMANTAN BARAT, February 6, 2011.

https://kalbariana.web.id/mengenal- kalimantan-barat/.

Ahmad, Maghfur. “Agama Dan Psikoanalisa Sigmund Freud.” Religia, 2017. Aju, and Zainudin Isman. Kalimantan Barat: Lintas Sejarah Dan Pembangunan.

Pontianak: CV. Samudra Mas, 2014.

Ali, A. Mukti, ed. Agama Dalam Pergumulan Masyarakat Kontemporer. Cet. 1.

Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 1998.

Ali, Mukti. Komunikasi Antarbudaya Dalam Tradisi Agama Jawa. Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2016.

Amir Alhakim, Bambang. “Tindakan Sosial Pindah Agama (Studi Di Kalangan Umat Klenteng Tri Dharma Kwan Sing Bio Tuban).” Muhammadiyah, 2018.

Andreas Muhrotien. Rekonstruksi Identitas Dayak. Yogyakarta: TICI Publication, 2012.

Arenz, Cathrin, Michaela Haug, Stefan Seitz, and Oliver Venz, eds. Continuity under Change in Dayak Societies. Wiesbaden: Springer Fachmedien Wiesbaden, 2017. https://doi.org/10.1007/978-3-658-18295- 3.

Atok, Kristianus. “Tenun Ikat Dayak Keninjal Melawi.” Masyarakat Indonesia 37, no. 2 (2017): 147–76.

BPS Kabupaten Sekadau. Kabupaten Sekadau Dalam Angka 2018. Kab. Sekadau: BPS Kabupaten Sekadau, 2018.

———. Kabupaten Sekadau Dalam Angka 2019. Kab. Sekadau: BPS Kabupaten Sekadau, 2019.

———. Kabupaten Sekadau Dalam Angka 2020. Kab. Sekadau: BPS Kabupaten Sekadau, 2020.

BSEP, Donatianus. “Dayak: Identitas Sosial Yang Dinamis.” In Menjadi Dayak Tanpa Sekat, 324–37. Bengkayang: Lembaga Literasi Dayak, 2018.

Buckser, Andrew, and Stephen D. Glazier, eds. The Anthropology of Religious Conversion. Lanham, Md: Rowman & Littlefield Publishers, 2003.

Burke, Peter J., and Jan E. Stets. Identity Theory. Oxford; New York: Oxford University Press, 2009.

Castells, Manuel. The Power of Identity: The Information Age: Economy, Society, and Culture Volume II, Second Edition (Information Age Series). United Kingdom: A John Wiley & Sons, Ltd., Publication, 2009.

Conley, William. The Kalimantan Kenyah: A Study Tribal Conversion in Terms of Dinamic Cultural Themes. Michigan: School of World Mission, 1973.

Croucher, Stephen Michael, and Daniel Cronn-Mills. Understanding Communication Research Methods: A Theoretical and Practical Approach. Second edition. New York; London: Routledge, Taylor & Francis Group, 2019.

Daniel L. Pals. Seven Theories of Religion. Yogyakarta: IRCiSoD, 2018. Denzin, Norman K., and Yvonna S. Lincoln, eds. Handbook of Qualitative

Research. Thousand Oaks: Sage Publications, 1994.

Dilen, Dihi. “Radakng Dalam Kehidupan Orang Kanayatn.” Pontianak: Institute Dayakologi, 1997.

F. Eder, James. “The Future of Indigenous Peoples in the Philippines: Sources of Cohesion, Forms of Difference,” 2020, 23.

Fatmawati. “Integrasi Sosial Masyarakat Multi-Etnis Di Kecamatan Sungai Ambawang Kubu Raya Kalimantan Barat.” 2007.

Fearon, James D, and Afthonul Afif. What is identity?, 2020.

Flower, Scott. “Conversion to Islam in Papua New Guinea.” Nova Religio 18, no.4 (May 1, 2015): 55–82. https://doi.org/10.1525/nr.2015.18.4.55. Fromm, Erich. “Psikoanalisa Dan Agama.” Terj. Khoirul Fuad Yusuf Dan Praseyta Utama. Jakarta: Asista, 1988.

Gandawyuha Dan Pencarian Religiositas Agama-Agama Nusantara. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2018.

Gooren, Henri. Religious Conversion and Disaffiliation: Tracing Patterns of Change in Faith Practices. New York: Palgrave Macmillan US, 2010. https://doi.org/10.1057/9780230113039.

H Mead, George. Mind, Self, and Society from the Standpoint of a Social Behaviorist. London: University of Chicago Press, 1972.

Hall, Stuart. “Cultural Identity and Diaspora.” In Undoing Place?, edited by Linda McDowell, 1st ed., 231–42. Routledge, 2020. https://doi.org/10.4324/9781003058885-22.

Hefner, Robert W. “Of Faith and Commitment: Christian Conversion in Muslim Java.” Berkeley: University of California Press, Conversion to Christianity: Historical and Anthropological Perspectives on a Great Transformation, 1993, 118.

Hidayat Muhammad, Nur. Fiqh Sosial Dan Toleransi Beragama, Menjawab Problematika Interaksi Sosial Antar Umat Beragama Di Indonesia. Kediri: Nasyrul’ilmi, 2012.

Hitchcock, Michael, and Victor T. King. Image Malay-Indonesian Identities. New York: Oxford University Press, 1997.

Hoffman, Carl F. The Punan: Hunters and Gatherers of Borneo. Michigan: Umi Research Press, 1986.

Hogg, Michael A., and Dominic Abrams. Social Identifications: A Social Psychology of Intergroup Relations and Group Processes. London; New York: Routledge, 1988.

Ibrahim Alqadrie, Syarif. “Mesianisme Dalam Masyarakat Dayak Di Kalimantan Barat.” In Kebudayaan Dayak: Aktualisasi Dan Transformasi. Jakarta: Grasindo, 1994.

Ismail, Faisal. Dinamika kerukunan antar umat beragama: konflik, rekonsiliasi, dan harmoni. Cetakan pertama. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2014.

Iyadurai, Joshua. “Religious Conversion: A Psycho-Spiritual Perspective.” Transformation: An International Journal of Holistic Mission Studies 31, no. 3 (July 2014): 189–93. https://doi.org/10.1177/0265378814526823.

———. “Religious Conversion: A Psycho-Spiritual Perspective.” Transformation: An International Journal of Holistic Mission Studies 31, no. 3 (July 2014): 189–93. https://doi.org/10.1177/0265378814526823.

Jalaluddin, H. Psikologi Agama: Memahami Perilaku Dengan Mengaplikasikan Prinsip-Prinsip Psikologi. Depok: PT RajaGrafindo Persada, 2019.

James, William. The Varieties of Religious Experience. New York: Longmans, 2014. http://www.gutenberg.org/license.

Jauhari, Imam B and Muhibbin. Teori sosial: proses islamisasi dalam sistem ilmu pengetahuan. Yogyakarta; Jember: Pustaka Pelajar; STAIN Jember Press, 2012.

Jenkins, Richard. Social Identity. 3rd ed. Key Ideas. London; New York: Routledge, 2008.

Jirhanuddin. Perbandingan agama: pengantar studi memahami agama- agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Johansen, Poltak. “Ruman Panjang Sebagai Pusat Kebudayaan.” In

Menjadi Dayak Tanpa Sekat, 369–85. Bengkayang: Lembaga Literasi Dayak, 2018. sekadaukab.go.id. “Kecamatan Nanga Mahap,” May 27, 2020. https://sekadaukab.go.id/kecamatan-nanga-mahap/.

Kipp, Rita Smith. “Conversion by Affiliation: The History of the Karo Batak Protestant Church.” American Ethnologist 22, no. 4 (November 1995): 868–82. https://doi.org/10.1525/ae.1995.22.4.02a00110.

Koentjaraningrat. Pengantar ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta, 2009. Lamb, Christopher, and M. Darrol Bryant, eds. Religious Conversion:

Contemporary Practices and Controversies. Issues in Contemporary Religion. London; New York: Cassell, 1999.

Lamis, Angguk. Pola Pengasuhan Hak Atas Tanah Pada Kenyah Leppo’ Maut. Kalimantan Timur: WWF-IP, 1992.

Lathifah, Af’idatul. “Turun Melayu: Konstruksi Identitas Orang Dayak Muslim di Desa Kuala Rosan Kalimantan Barat.” Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi 2, no. 1 (December 1, 2018): 80. https://doi.org/10.14710/endogami.2.1.80-87.

Lebar, Frank M. Ethnic Groups of Insular Southeast Asia. New Haven: Human Relations Area Files Press, 1972.

Lewis, Christopher Alan, and Kate M. Loewenthal. “Religion and Obsessionality: Obsessive Actions and Religious Practices.” Mental Health, Religion & Culture 21, no. 2 (February 7, 2018): 117–22. https://doi.org/10.1080/13674676.2018.1481192.

Lindholm, Charles. Culture and Identity: The History, Theory, and Practice of Psychological Anthropology. Rev. and Updated ed., Reprinted. A Oneworld Book. Oxford: Oneworld Publ, 2008.

Luzar, Jeffrey B., and José M. V. Fragoso. “Shamanism, Christianity and Culture Change in Amazonia.” Human Ecology 41, no. 2 (April 2013): 299–311. https://doi.org/10.1007/s10745-012-9515-2.

Maarif, Samsul. Pasang Surut Rekognisi Agama Leluhur Dalam Politik Agama Di Indonesia. Yogyakarta: CRCRS (Center for Religious and Cross-cultural Studies), 2018.

Macionis, John J. Sociology. Sixteenth Edition. Hoboken, NJ: Pearson Education, 2016.

Mananta, Radit. “Mengapa Persentase Dayak di Kalbar Melonjak Naik ?” Mister Pangalayo (blog). Accessed October 27, 2020. https://www.misterpangalayo.com/2017/07/bps2010-mengapa- persentase- dayak-di-kalbar-naik.html.

———. “Sekilas Suku Melayu Di Kalimantan Barat.” MISTER PANGALAYO (blog). Accessed February 19, 2021. https://www.misterpangalayo.com/2016/01/sekilas-suku-melayu-di- kalimantan-barat.html.

McKinley, Robert. Studies in Borneo Societies: Social Process and Anthropological Explanation. Centre for Southeast Asian studies: Northern Illionis University, 1976.

Media, Kompas Cyber. “Keberagaman Suku Bangsa di Indonesia Halaman all.” KOMPAS.com. Accessed February 22, 2021. https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/20/120000169/keberagaman -suku-bangsa-di-indonesia.

Muhrotien, Andreas. “Rekonstruksi Identitas Dayak Di Era Otonomi Daerah.” Desertation, Universitas Gajah Mada, 2011.

Mujiburrahman. “Religious Conversion in Indonesia: The Karo Batak and the Tengger Javanese.” Islam and Christian–Muslim Relations 12, no. 1 (January 1, 2001): 23–38. https://doi.org/10.1080/09596410124564.

Mulyana, Deddy, and Jalaluddin Rakhmat. Komunikasi Antarbudaya. Remaja Rosdakarya, 1990.“NDC Ministry - REVIVE - METANOIA.” Accessed February 18, 2021. https://www.ndcministry.org/revive/9hh/metanoia.

Neibuhr, Richard. Christ and Culture. New York: Harper & Row, 1956. Oddie, Geoffrey A., ed. Religious Conversion Movements in South Asia: Continuities and Change, 1800-1990. Religion & Society in South Asia Series. Surrey: Curzon Press, 1997.

Pals, Daniel L. Seven Theories of Religion. Yogyakarta: IRCiSoD, 2018.

Patebang, Edi. Dayak Sakti: Ngayau, Tariu, Mangkok Merah, Konflik Etnis Di Kalbar 1996/1997. Pontianak: Institute Dayakologi, 1998.

Paulus. “Gravissimus Educationis (Pernyataan Tentang Pendidikan Kristen).” Vatican, 1965.

Pongsibanne, Lebba Kadorre. Islam dan budaya lokal: kajian antropologi agama, 2017.

PONTIANAK, BAPPEDA KOTA. “Sosial Budaya - BAPPEDA KOTA PONTIANAK.” Sosial Budaya - BAPPEDA KOTA PONTIANAK.

Accessed February 22, 2021. http://bappeda.pontianakkota.go.id/.

“Portal Resmi Kabupaten Sanggau.” Accessed March 24, 2021.

https://sanggau.go.id/laman/view/sejarah-sanggau.“Potensi Sumber Daya Alam – Kecamatan Nanga Mahap.” Accessed April 6, 2021.

https://kecnangamahap.sekadaukab.go.id/potensi_kec/potensi- perkebunan/.

Prier, Karl Edmund. Inkulturasi Musik Liturgi. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi, 1999.

“Pusat Advokasi Dan Informasi Kebudayaan Dayak.” Accessed April 5, 2021. http://kebudayaan-dayak.com/etail/83-2.html.

Puspito, Hendro. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Kanisius, 1983.

Rambo, Lewis R. Understanding Religious Conversion. New Haven: Yale University Press, 1993.

Rausch, Thomas P, and Agus M Hardjana. Katolisisme: teologi bagi kaum awam. Yogyakarta: Kanisius, 2005.

“Religion by Country 2021.” Accessed February 26, 2021. https://worldpopulationreview.com/country-rankings/religion-by-country.

Rupinus, and Aloysius. Buku Profil Kabupaten Sekadau Tahun 2020. Sekadau: Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sekadau, 2020.

Sahudin, Rachmad. “Hak Dan Kewajiban Dewan Adat Dalam Pembangunan.” In Kebudayaan Dayak: Aktualisasi Dan Transformasi, 112–20. Jakarta: PT. Grasindo, 1994.

Samovar, Larry A., Richard E. Porter, Edwin R. McDaniel, and Carolyn

S. Roy, eds. Intercultural Communication: A Reader. Fourteenth Edition and Fortieth Anniversary Edition. Boston, MA: Cengage Learning, 2015.

Scharf, Betty R. The Sociological Study of Religion. 1st Harper torchbook ed.

Harper Torchbooks, TB 1601. New York: Harper & Row, 1971.

Statistik Indonesia 2010. Badan Pusat Statistik, 2011.

Sulastri, Dewi. Pengantar Hukum Adat. Bandung: CV. Pustaka Setia, 2015. Supardan, Dadang. Pengantar Ilmu Sosial: Sebuah Kajian Pendekatan Struktural.

Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2011.

Suryani, Ade Jaya. “From Respected Hermits to Ordinary Citizens: The Conversion of Baduy, Ethnicity and Politics of Religion in Indonesia (1977-209).” 2020.

Syarif I., Alqadrie. “Faktor-Faktor Sosial, Budaya, Ekonomi Dalam Politik Hubungan Etnis Di Kalimantan Barat.” Singkawang, Mei 2008.

———. “Identitas Budaya, Identifikasi Etnis Dan Keagamaan, Kesadaran Etnis, Dan Hipotesis Kekerasan 2020-an Di Kalimantan Barat.” Bogor, 12 Desember 2008.

Tanasaldy, Taufiq. Regime Change and Ethnic Politics in Indonesia: Dayak Politics of West Kalimantan. BRILL, 2012. https://doi.org/10.1163/9789004253483.

“The Future of World Religions: Population Growth Projections, 2010- 2050 | Pew Research Center.” Accessed February 26, 2021. https://www.pewforum.org/2015/04/02/religious-projections-2010-2050/.

Ukur, Fridolin. Kebudayaan Dayak: Tinjauan Umum Tentang Ciri-Ciri Kebudayaan Suku-Suku Asli Di Kalimantan. Yogyakarta: Aditya Media, 1992.

hukumonline.com/klinik. “Ulasan lengkap: Dasar Hukum dan Cara Pembentukan Dusun.” Accessed April 5, 2021. https://www.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt51eb9e8faabee/dasar- hukum-dan-cara-pembentukan-dusun/.

Yusnono, P. “Peranan Strategis Yang Semestinya Diperanan Dewan Adat.” In Kebudayaan Dayak, Aktualisasi Dan Transformasi, 102–20. Jakarta: PT. Grasindo, 1994.

Yusriadi. Identitas Orang Melayu Di Hulu Sungai Sambas. Pontianak: IAIN Pontianak Press, 2017.

Yusriadi, Yusriadi -. “Identitas Dayak dan Melayu di Kalimantan Barat.” Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya 1, no. 2 (February 16, 2019): 1–16. https://doi.org/10.33652/handep.v1i2.10.

EKSPRESI BUDAYA DAYAK DI KALIMANTAN BARAT

Published

November 23, 2025

Details about the available publication format: preview

preview

ISBN-13 (15)

978-634-202-907-7

Physical Dimensions