THIN COOKIES DAUN KELOR: Camilan Sehat, Gizi Kuat!
Keywords:
thin cookies, daun kelor, camilanSynopsis
Thin Cookies Daun Kelor: Camilan Sehat, Gizi Kuat! hadir sebagai hasil riset aplikatif yang mengkaji potensi daun kelor sebagai solusi inovatif dalam mengatasi masalah kekurangan energi kronik (KEK) pada remaja putri. Di tengah tingginya angka KEK di Indonesia, buku ini menawarkan pendekatan berbasis pangan lokal yang mudah diterima dan terbukti efektif. Penulis memaparkan secara sistematis mulai dari latar belakang masalah KEK, kandungan gizi daun kelor, hingga proses pengembangan Thin Cookies berbahan dasar kelor yang telah melewati uji sensorik dan pengujian efektivitas.
Dalam kajiannya, konsumsi Thin Cookies Daun Kelor selama empat minggu memberikan dampak positif terhadap peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LiLA) pada remaja putri yang mengalami KEK. Produk ini diolah dengan mempertimbangkan nilai gizi, rasa, dan penerimaan konsumen, sehingga tidak hanya bernilai ilmiah tetapi juga aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui buku ini, penulis berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan kebidanan dan kesehatan masyarakat, sekaligus menginspirasi penggunaan kearifan lokal dalam upaya peningkatan status gizi remaja
Chapters
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
BAB 1 GAMBARAN MASALAH
-
BAB 2 KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) “MENGENAL ANCAMAN GIZI YANG SERING TERABAIKAN PADA REMAJA PUTRI”
-
BAB 3 DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L) “DAUN AJAIB UNTUK MASA DEPAN GIZI”
-
BAB 4 THIN COOKIES – “CAMILAN INOVATIF UNTUK REMAJA LEBIH SEHAT
-
BAB 5 MENAKAR RASA: EKSPLORASI UJI SENSORI THIN COOKIES DAUN KELOR
-
BAB 6 EFEK THIN COOKIES DAUN KELOR DALAM PENINGKATAN STATUS GIZI
-
BAB 7 PENYELESAIAN MASALAH
-
BAB 8 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
-
DAFTAR PUSTAKA
-
PROFIL PENULIS
Downloads
References
1. Fikawati S dkk. Gizi anak dan remaja. 1st ed. Depok: Rajawali Pers, 2017.
2. Almatsier S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi edisi ke 9. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2015.
3. Yulianasari P, Nugraheni SA, Kartini A. Pengaruh Pendidikan Gizi Dengan Media Booklet Terhadap Perubahan Perilaku Remaja Terkait Pencegahan Kekurangan Energi Kronis (Studi pada Remaja Putri SMA Kelas XI di SMA Negeri 14 dan SMA Negeri 15 Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat 2019; 7: 420–428.
4. Waryana. Gizi Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Rihama, 2010.
5. WHO. Women and Health; Today’s evidence. Tomorrow Agenda Chapter 4 Geneva: World Health Organization 2020; 27–47.
6. WHO. World Health Statistic Report 2015. Geneva, 2015.
7. Riskesdas. Laporan Riskesdas 2018. 9th ed. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 2018.
8. Dewi RK, Martini S. Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Gizi Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (Kek) Pada Usia Remaja. Coping: Community of Publishing in Nursing 2021; 9: 273.
9. Wisdayanti, Nurhapsa, Umar F. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kurang Energi Kronik Pada Wanita Usia Subur Di Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan 2022; 5: 475–486.
10. Umar F, Sari RW, Megawati, et al. Literacy Early Detection of Stunting Risk Factors in Women of Preconceptional Childbearing Age. Jurnal Abdimas: Community Health 2023; 4: 916.
11. Yulia C, Rosdiana DS, Muktiarni M, et al. Reflections of well-being: navigating body image, chronic energy deficiency, and nutritional intake among urban and rural adolescents. Front Nutr; 11. Epub ahead of print 1 May 2024. DOI: 10.3389/fnut.2024.1346929.
12. Telisa I, Eliza E. Asupan Zat Gizi Makro, Asupan Zat Besi, Kadar Haemoglobin Dan Risiko Kurang Energi Kronis Pada Remaja Putri. Action: Aceh Nutrition Journal 2020; 5: 80.
13. Kemenkes RI. Kehamilan. ayosehat.kemenkes.go.id.
14. Girsang BM, Elfira E, Sitohang AMD. Perempuan Berdaya dalam Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pengolahan Daun Kelor. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana 2022; 3: 240–246.
15. Hermansyah, Hadju V, Bahar B. Ekstrak Daun Kelor Terhadap Peningkatan Asupan Dan Berat Badan Ibu Hamil Pekerja Sektor Informal. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat 2014; 5: 192–201.
16. Zakaria T, A S, Hartono R. Penambahan Tepung Daun Kelor Pada Menu Makanan Sehari-hari Dalam Upaya Penanggulangan Gizi Kurang Pada Anak Balita. 1st ed. Makasar, 2012.
17. Z M, Liputo S. Peran kebijakan pemerintah daerah dalam menanggulangi kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamill di Kabupaten Gorontalo. Laporan Akhir Penelitian Dosen Pemula.
18. Fakhriyah, Noor MS, Setiawan MI, et al. Buku Ajar Kekurangan Energi Kronik (KEK). 1st ed. Yogyakarta: CV Mine, 2021.
19. Thamaria N. Penilaian Status Giz. Jakarta: Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 2017.
20. Mutmainnah, Patimah S, Septiyanti. Hubungan kurang energi kronik (KEK) dan wasting dengan kejadian anemia pada remaja putri di Kabupaten Majene. Window of Public Health Journal 2021; 1: 561–569.
21. Hidayati RW. Hubungan indeks massa tubuh dengan lingkar lengan atas pada ibu hamil trimester i di 30 puskesmas Umbulharjo Yogyakarta juni 2017. Jurnal Keperawatan Intan Husada 2017; 5: 1–8.
22. Elisanti AD, Ayuninghemi R, Ardianto ET. Prototype Design of Body Mass Index Measurement for Adolescence to Prevent Chronic Energy Deficiency in Pregnancy Based on Arduino. In: Proceedings of the First International Conference on Social Science, Humanity, and Public Health (ICOSHIP 2020). Paris, France: Atlantis Press, 2021. Epub ahead of print 2021. DOI: 10.2991/assehr.k.210101.033.
23. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019. Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta, 2019.
24. Nua EN, Adesta RO. Manfaat Edukasi Gizi Menggunakan Booklet Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Kekurangan Energi Kronik Dalam Kehamilan Pada Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Kewapante. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat 2018; 5: 59–71.
25. Waryana W, Sitasari A, Febritasanti DW. Intervensi media video berpengaruh pada pengetahuan dan sikap remaja putri dalam mencegah kurang energi kronik. AcTion: Aceh Nutrition Journal 2019; 4: 58.
26. Notoatmodjo ProfDrS. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2014.
27. Novitasari YD, Wahyudi F, Nugraheni A. Faktorfaktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Rowosari Semarang. Jurnal Kedokteran Diponegoro 2019; 8: 562–571.
28. Syakur R, Usman J, Dewi NI. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (Kek) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sombala Makassar. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat 2020; 1: 51–9.
29. Ernawati A. Hubungan usia dan status pekerjaan ibu dengan kejadian kurang energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Litbang 2018; 14: 27–37.
30. Asfahani SR, Lestari RF, Adila DR. Hubungan pendapatan orang tua dan status gizi terhadap usia Menarche. Jurnal Ners Indonesia 2019; 9: 109.
31. BKKBN. Pendampingan Keluarga Bagi Calon Pengantin (Catin) Training of Trainer (ToT) Pendampingan Keluarga Dalam Percepatan Penurunan Stunting Bagi Fasilitator Tingkat Provinsi. 1st ed. Jakarta: Dithanrem, 2021.
32. Wahyuni Y, Miftahul Huda AS. Pemantauan Kesehatan Gizi Ibu Hamil Dilihat dari Pertambahan Berat Badan dan Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) Berbasis E-Digital. Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika 2019; 16: 235–244.
33. Aktaç S, Sabuncular G, Kargin D, et al. Evaluation of Nutrition Knowledge of Pregnant Women before and after Nutrition Education according to Sociodemographic Characteristics. Ecol Food Nutr 2018; 57: 441–455.
34. Deivita Y, Syafruddin S, Andi Nilawati U, et al. Overview of Anemia; risk factors and solution offering. Gac Sanit 2021; 35: S235–S241.
35. Katenga-Kaunda LZ, Kamudoni PR, Holmboe-Ottesen G, et al. Enhancing nutrition knowledge and dietary diversity among rural pregnant women in Malawi: a randomized controlled trial. BMC Pregnancy Childbirth 2021; 21: 644.
36. Febry F, Etrawati F, Arinda DF. The Determinant of Chronic Energy Deficiency Incidence in Adolescent Girls in Ogan Komering, Ilir Regency. In: Proceedings of the 2nd Sriwijaya International Conference of Public Health (SICPH 2019). Paris, France: Atlantis Press, 2020. Epub ahead of print 2020. DOI: 10.2991/ahsr.k.200612.048.
37. Ardi A ’Izza. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada Remaja Putri. Media Gizi Kesmas 2021; 10: 320.
38. Jaelani S, Sitawati S. Edukasi Pencegahan Kekurangan Energi Kronik pada Remaja dalam Upaya Penurunan Stunting. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima 2024; 1: 58–63.
39. Zukhra RM, Putri SA, Putri F, et al. Pemberdayaan Remaja SMA dalam Pemantauan Status Gizi melalui Edukasi dan Demonstrasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Pencegahan Dini Stunting. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) 2024; 7: 5181–5193.
40. Affandi NN. Kelor Tanaman Ajaib Untuk Kehidupan Yang Lebih Sehat. 1st ed. Yogyakarta: CV Budi Utama, 2019.
41. Augustyn GH, Tuhumury HCD, Dahoklory M. Pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap karakteristik organoleptik dan kimia biskuit Mocaf. AGRITEKNO (Jurnal Teknologi Pertanian) 2017; 6: 52–58.
42. Kementerian Kesehatan RI. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Jakarta, 2018.
43. Masitlha EP, Seifu E, Teketay D. Nutritional composition and mineral profile of leaves of Moringa oleifera provenances grown in Gaborone, Botswana. Food Production, Processing and Nutrition 2024; 6: 3.
44. Khanam M, Sanin KI, Ara G, et al. Effects of Moringa oleifera leaves on hemoglobin and serum retinol levels and underweight status among adolescent girls in rural Bangladesh. Front Nutr; 9. Epub ahead of print 22 July 2022. DOI: 10.3389/fnut.2022.959890.
45. Gambo A, Moodley I, Babashani M, et al. A double-blind, randomized controlled trial to examine the effect of Moringa oleifera leaf powder supplementation on the immune status and anthropometric parameters of adult HIV patients on antiretroviral therapy in a resource-limited setting. PLoS One 2021; 16: e0261935.
46. Mardiana, Yulianto, Eliza. Buku Resep Cookies Gajaberry untuk Makanan Tambahan Balita Gizi Kurang. Pekalonga: Penerbit NEM, 2023.
47. Irwan Z, Salim A, Adam A. Pemberian cookies tepung daun dan biji kelor terhadap berat badan dan status gizi anak balita di wilayah kerja Puskesmas Tampa Padang. AcTion: Aceh Nutrition Journal 2020; 5: 45.
48. Muflihatin I, Purnasari G, Marlis M. Organoleptic Properties and Acceptability of Modisco With Moringa Leaf Flour. In: Prosiding : The Second International Conference on Food and Agriculture. 2020, pp. 570–577.
49. Claudia EJ, Simon BW. Studi Daya Cerna (In Vitro) Biskuit Tepung Ubi Jalar Kuning Dan Tepung Jagung Germinasii. Universitas Brawijaya, 2016.
50. Rosyidah AZ. Studi tentang tingkat kesukaan responden terhadap penganekaragaman lauk pauk dari daun kelor (Moringa oleivera). E-journal Boga 2016; 5: 17–22.
51. Siti Fatimah P, Nasution E, Evawany Y Aritonang. Uji Daya Terima dan Nilai Gizi Biskuit yang Dimodifikasi dengan Tepung Kacang Merah.
52. Rahmawati A, Pramono JS, Suryani H. Pemberian Nugget Tahu Daun Kelor Berpengaruh Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita. Jurnal Kebidanan Malakbi 2024; 5: 23.
53. Rahayu TB, Nurindahsari YAW. Peningkatan Status Gizi Balita Melalui Pemberian Daun Kelor (Moringa Oleifera). Jurnal Kesehatan Madani Medika 2018; 9: 87–91.
54. Letiora JAS, Sineke J, Purba RB. Tingkat Kesukaan Bubuk Daun Kelor Sebagai Formula Makanan Balita Stunting. Jurnal GIZIDO 2020; 12: 105–112.
55. Zongo U, Zoungrana SL, Savadogo A, et al. Nutritional and Clinical Rehabilitation of Severely Malnourished Children with Moringa oleifera Lam. Leaf Powder in Ouagadougou (Burkina Faso). Food Nutr Sci 2013; 04: 991–997.
56. Barichella M, Pezzoli G, Faierman SA, et al. Nutritional Characterisation of Zambian Moringa oleifera : Acceptability and Safety of Short-term Daily Supplementation in A Group of Malnourished Girls. Int J Food Sci Nutr 2019; 70: 107–115.
57. Hatijah N, Sari M, Nuswantari A. Effect of Formulation of Jackfruit Seed Extract, Soybean Juice and Moringa Leaf Extract on the Amount of Lactic Acid Bacteria, Total Acid, and pH of Kalelo Yogurt as Probiotics & Supplementary Feeding for Stunting Prevention. IAJMU 2019; 1: 12–17.
58. Ashley I. Improving Vitamin A Status of Infants in The Upper Manya Krobo District With Complementary Foods Fortified With Moringa Oleifera Leaf Powder – A Pilot Study. University of Ghana, 2017.
59. Mulalinda CW, Kapantow NH, Punuh MI. Hubungan Antara Asupan Zat Gizi Makro Dengan Status Gizi Pelajar Kelas Vii Dan Viii Di Smp Kristen Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Jurnal KESMAS 2019; 8: 283–288.
60. Muijah S, Safitri DE, Dewanti LP. Status Gizi Dan Asupan Zat Gizi Mikro (Tiamin, Piridoksin, Kalsium, Magnesium) Berhubungan Dengan Sindrom Pramenstruasi. ARGIPA 2019; 4: 45–53.
61. Muis M, Hadju V, Russeng S, et al. Effect of Moringa leaves extract on occupational stress and nutritional status of pregnant women informal sector workers. Int J Curr Res Acad Rev 2014; 2: 86–92.
62. Arini A, Hutagaol IO. Pemberian Biskuit Tepung Ikan Teri dan Tepung Daun Kelor terhadap peningkatan kadar HB dan berat badan ibu hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada 2021; 10: 112–117.
63. Frianti N, Arifuddin S, Hadju V, et al. effect of moringa leaf capsules and fe administration to increase hemoglobin levels, weight, and upper arm circumference (LILA) in trimester II pregnant women with chronic energy deficiency (KEK). Int J Health Sci (Qassim) 2022; 12524–12534.
64. Zaid N. Quality Evaluation of Nutritious Chocolate and Halawa Tahinia Produced with Moringa (Moringa oleifera) Leaves Powder. Middle East Journal of Applied Sciences 2014; 4: 1007–1015.
65. Budiani DR, Muthmainah M, Subandono J, et al. Pemanfaatan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera, Lam) sebagai Komponen Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Padat Gizi. Jurnal Abdidas 2020; 1: 789–796.
66. Nadimin, Hadju V, As’ad S, et al. Increasing of Nutrition Status of Pregnant Women after Supplementation of Moringa Leaf Extract (Moringa Oliefera) in the Coastal Area of Makassar, Indonesia. Indian J Public Health Res Dev 2019; 10: 521.
67. Gopalakrishnan L, Doriya K, Kumar DS. Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness 2016; 5: 49–56.
68. Mardiana M, Rachmawati L, Sari NP, et al. Whey Protein, Daun Kelor, Kurma, Dan Kelelahan Otot. Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang 2022; 153–180.
69. Syahrial, Avicena R. Daun Kelor dan Kesehatan Tulang. 2021.
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.