GENERASI CEMAS: Mengapa Anak Muda Kehilangan Arah?
Keywords:
GENERASI CEMAS, Anak Muda, Kehilangan ArahSynopsis
Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, generasi muda hidup dalam tekanan yang sering kali tidak terlihat. Mereka dituntut untuk sukses sejak dini, aktif di berbagai bidang, memiliki pencapaian yang membanggakan, serta mampu mengikuti standar kehidupan yang terus berubah. Media sosial menghadirkan perbandingan tanpa akhir, sementara realitas kehidupan justru penuh ketidakpastian. Akibatnya, banyak anak muda merasa cemas, lelah, kehilangan motivasi, bahkan bingung menentukan arah hidupnya sendiri.
Buku Generasi Cemas: Apakah Anak Muda Kehilangan Arah? Mengangkat fenomena tersebut melalui pembahasan yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. Buku ini membahas bagaimana kecemasan terbentuk di kalangan generasi muda, mulai dari tekanan akademik, persoalan ekonomi, krisis identitas, hubungan sosial, hingga pengaruh budaya digital yang semakin mendominasi kehidupan. Tidak hanya itu, buku ini juga menyoroti bagaimana lingkungan keluarga, pendidikan, dan masyarakat sering kali tanpa sadar ikut memperbesar tekanan terhadap anak muda.
Melalui pendekatan sosial dan psikologis yang sederhana namun reflektif, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kecemasan bukanlah tanda kelemahan, melainkan respons manusia terhadap dunia yang penuh tuntutan. Di dalamnya, pembaca akan menemukan berbagai refleksi tentang pencarian makna hidup, pentingnya mengenali diri sendiri, serta upaya membangun kembali harapan di tengah rasa takut dan ketidakpastian.
Buku ini tidak hanya ditujukan bagi anak muda, tetapi juga bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat luas agar dapat lebih memahami realitas yang dihadapi generasi saat ini. Dengan bahasa yang ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, Generasi Cemas: Apakah Anak Muda Kehilangan Arah? Diharapkan dapat menjadi ruang refleksi sekaligus pengingat bahwa setiap generasi memiliki perjuangannya sendiri, dan bahwa kehilangan arah bukanlah akhir dari perjalanan hidup, melainkan awal untuk menemukan kembali tujuan yang lebih bermakna.
Chapters
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
ANTARA AMBISI DAN REALITAS: AKAR KECEMASAN DAN KEHILANGAN ARAH PADA GENERASI MUDA Penulis: Salman Al-Walidi
-
GENERASI TANPA KOMPAS ANTARA OVEREXPOSURE DIGITAL DAN KRISIS MAKNA HIDUP Penulis: Tuffatul Masruroh
-
DITENGAH KETIDAKPASTIAN: KECEMASAN DAN PENCARIAN ARAH GENERASI MUDA MASA KINI Penulis: Devi Khairina Zahidah
-
BANYAK PILIHAN, SEDIKIT KEPASTIAN: DILEMA GENERASI YANG KEHILANGAN ARAH Penulis: Siti Norrodia
-
GENERASI CEMAS: MENGAPA ANAK MUDA KEHILANGAN ARAH? Penulis: Muhammad Ridwan
-
GENERASI CEMAS: MENGAPA ANAK MUDA KEHILANGAN ARAH? Penulis: Zainal Abidin T
-
TEKANAN ORANG TUA TERHADAP ANAK Penulis: Anida Firdaus
-
GENERASI CEMAS, MENGAPA ANAK MUDA KEHILANGAN ARAH? Penulis: Ana Sofiyatul Maulinda
-
MEMUTUS RANTAI GENERASI CEMAS: MENANAM RESILIENSI SEJAK DINI Penulis: Naila Syifa Maulani Fauzie
-
TRANSFORMASI GENERASI: KETIKA KEMAJUAN ZAMAN MELAHIRKAN KECEMASAN BARU Penulis: Rolis
-
PROFIL PENULIS
Downloads
References
As-shofa, M., & Khadijah, S. (2025). Pengaruh tekanan sosial dan media digital terhadap standar hidup generasi muda. Jurnal Riset Komunikasi Modern, 4(1), 45–58.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik pemuda Indonesia 2023. BPS.
Dinah, R., & Kusumawati, A. (2025). Tekanan akademik dan dampaknya terhadap kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Kesehatan Terapan, 6(2), 112–120.
Hasibuan, R., & Sabarrudin, S. (2025). Pengaruh media sosial terhadap kecemasan dan depresi remaja. Jurnal Psikologi Digital, 3(1), 21–30.
Kompas. (2023). Kesehatan mental generasi muda mengkhawatirkan. Kompas.id.https://www.kompas.id/baca/english/2023/10/ 29/en-kesehatan-mental-generasi-muda-mengkhawatirkan.
Kompas. (2024). Tantangan ketidakadilan sosial dan masa depan generasi muda. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/ read/2024/09/26/10013101.
Padillah, R., & Saputra, D. (2024). Youth unemployment and social challenges in Indonesia. Journal of Public Health, 46(2), 210–218.
Putri, A. N., Sari, D. P., & Rahmawati, L. (2023). Kesehatan mental remaja Indonesia dan faktor yang mempengaruhi. Jurnal Mindset, 2(1), 15–25.
Rofiqi, M., Hidayat, T., & Anwar, K. (2023). Tekanan akademik dan keseimbangan mental mahasiswa. Educons Journal, 5(2), 88–97.
Roies, A., Nugroho, B., & Lestari, P. (2024). Edukasi kesehatan mental sebagai upaya preventif stres generasi muda. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 33–40.
Budiman, M. Elyas Arif Budiman, Yuhabba, Zidni Nuris, and Wahyi Sholehah Erdah Suswati. “Mental Healt Corner Dalam Upaya Deteksi Ini Dan Penguatan Kesehatan Pada Remaja Di Madrasah Aliyah Kabupaten Jember” 1 (2023).
Husna, Nurul. “Implementasi Budaya Baku Untuk Terapi Mindfulness Islami Di Kalangan Generasi Muda (Studi Kasus Di Lingkungan Daarut Tauhiid Bandung)” 7, no. 1 (2025): 1–11.
Mutmainnah, Ina. “Perbandingan Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Kedokteran Preklinik Dan Klinik Universitas Lampung.” Universitas Lampung, 2015. https://digilib.unila.ac.id/ 9931/10/BAB 2.pdf.
Prihatmono, Ignatius Gonggo. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Depresi Pada Remaja Di Indonesia Dengan Pendekatan Teori Lingkungan Ignatius Gonggo Prihatmono” 6, no. 3 (2025): 608–16.
Shakira, Naila Rinanda, Ifdil Ifdil, and Annisa Islami Khairatil. “Analisis Doomscrolling Pada Mahasiswa Berdasarkan Jenis Kelamin, Usia, Dan Intensitas Penggunaan Media Sosial” 13, no. 2 (2025).
Tulung, A. “1.270 Kasus Bunuh Diri Sejak November 2025, Dosen UGM Minta Literasi Kesehatan Mental Diperkuat.” Times Indonesia, 2026. https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/579778/1270-kasus-bunuh-diri-sejak-november-2025-dosen-ugm-minta-literasi-kesehatan-mental-diperkuat.
Akbar, Muchammad Suryo Maulana, and Moh Abdul Hakim. “Peran Perbandingan Sosial Terhadap Timbulnya Kecemasan Sosial Pada Mahasiswa Akibat Perilaku Berjejaring Sosial Di Media Sosial.” Jurnal Psikologi Sosial 22, no. 1 (2024): 31–40.
Almubaroq, Ir Hikmat Zakky, Anak Agung Banyu Perwita, Ir Aris Sarjito, et al. Mengelola Ketidakpastian: Strategi Pertahanan Di Tengah Dinamika Global. Indonesia Emas Group, 2025.
Amalia, Aliya, and Septiani Aulya Putri. Gangguan Kecemasan (Khawatir Berlebih). Afdan Rojabi Publisher, 2025.
Arnetta, Ladinda Daffa, Ghivarri Adinda Fathyasani, and Tito Wira Eka Suryawijaya. Privasi Anak Di Dunia Digital: Tinjauan Hukum Tentang Penggunaan Teknologi Terhadap Data Pribadi Anak. 2023. https://prosiding.stekom.ac.id/ index.php/SEMNASTEKMU/article/view/208.
Burhanudin, Rohmat. Kesehatan Mental. Alineaku, 2025.
El Kayyis, Farhan. Tumbuh Bersama Bintang: Membangkitkan Potensi Dan Kepercayaan Diri Anak Untuk Menjadi Juara. GUEPEDIA, n.d. Accessed March 24, 2026.
Fauzi, Ahmad, and Hendri Irawan. “Peran Pendidikan Karakter Dalam Membangun Generasi Muda Yang Berintegritas.” Journal of Islamic Education Studies 3, no. 2 (2025): 111–19.
Haidt, Jonathan. Generasi Cemas. Kepustakaan Populer Gramedia, 2025.
Haidt, Jonathan. The Anxious Generation: How the Great Rewiring of Childhood Is Causing an Epidemic of Mental Illness. Penguin, 2024.
Hidayati, Hidayati, and Elizabeth Kristi Poerwandari. “Peran Rasa Kesepian Dan Harapan Dalam Memprediksi Kecenderungan Depresi Pada Mahasiswa.” Jurnal Psikogenesis 12, no. 2 (2024): 185–97.
Kusumaningtyas, Bramuda Pramesti, and Rizky Abrian. “Representasi Kegelisahan Dan Kekhawatiran Tentang Hidup Pada Masa Quarter Life Crisis Dalam Lagu Takut Karya Idgitaf.” Deiksis 17, no. 2 (2025). https://journal. lppmunindra.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/21480.
Marthasya, Aulia, Mirna Nur Alia Abdullah, and Muhammad Retsa Rizaldi Mujayapura. “Perfeksionisme: Penyebab Mental Gen Z Menjadi People Pleasure.” Sabana: Jurnal Sosiologi, Antropologi, Dan Budaya Nusantara 4, no. 1 (2025): 130–38.
May, Rollo. Manusia Mencari Dirinya. Basabasi, 2019. Nurmalisa, Yunisca. “Pendidikan Generasi Muda.” Media Akademi, 2017. http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/11009.
Priyana, Yana. “Hubungan Antara Perilaku Overprotective Orang Tua Dan Penyesuaian Diri Remaja: Tinjauan Faktor-Faktor Mediasi Dan Moderasi.” Jurnal Psikologi Dan Konseling West Science 1, no. 03 (2023): 145–52.
Salam, Sendri, Khoirul Jazilah, Abidatul Choiroh, Shofia Alya, and Hamilatus Sidqiyyah. “Fragment-Fragment Kehidupan.” Penerbit Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto, 2025. https://ejournal.uluwiyah.ac.id/index.php/penerbit/article/view/303.
Senja, Amalia. “Pola Asuh Orangtua Terhadap Kesehatan Mental Anak: Analisis Nilai Spiritual Tafsir Latha’if Al-Isyārāt.” Phd Thesis, Uin Raden Intan Lampung, 2026. https://repository. radenintan.ac.id/id/eprint/42220.
Vahreza, Ayudhiar Setya, Faqih Purnomosidi, and Anniez Rachmawati Musslifah. “Dampak Insomnia Terhadap Kondisi Emosional Dan Kognitif Individu.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 11, no. 01 (2026): 30–41.
Wati, Yuni Emma, and Choirun Nisak Aulina. “Play Based Literacy Programme Builds Early Childhood Language Foundations: Program Literasi Berbasis Bermain Membangun Dasar Bahasa Pada Masa Kanak-Kanak Awal.” Academia Open 10, no. 1 (2025): 10–21070.
Metris, Diksi; Sulaeman, Maman, dan Wakhidah, Esti Nur. Hustle Culture: Mencermati Tren Perilaku Yang Mendorong Kesuksesan Tanpa Henti. AL-KALAM, Jurnal Komunikasi Bisnis dan Manajemen, vol. 11, No. 1, Januari: 2024.
Permatasari, Jessicha Fredericha; Alkatiri, Nabila Rania, dan Irandhy Zasqia Annisa. Terjebak di Dunia FOMO: Tantangan Mental Generasi Z di Era Media Sosial. Seminar Nasional Universitas Negeri Surabaya, 2024.
Pranata, Wildan Yudha; Sa’adah, Tri Ilaina dan Maulana, Moktaf Shofi. Media Sosial sebagai Platform Digital Pemicu Ketidakstabilan Kecemasan Generasi Z. Prosiding Seminar Nasional Universitas Negeri Surabaya, 2023.
Rabbani, Rahma Putri Awalia. Paradox of Choice: Terlalu Berlebihan Adalah Kekurangan.
Zaman, Sidiq Nur. Survey Deloitte: Kekhawatiran Gen Z dalam Hidup. Akademik, Jurnal Mahasiswa Humanis, vol. 4, no. 1, Januari: 2024.
Anak, Karakter, and Usia Dini, ‘Journal of Research on Science Education’, 2.1 (2024), pp. 26–36, doi:10.70115/cahaya.v2i1.145
Development, Human, and others, ‘Tekanan Dalam Keluarga : Faktor-Faktor , Kesan Dan Strategi Daya Tindak Menangani Tekanan Family Stress : The Factors , Effects and Coping Strategies in Dealing with the Stress’, 7 (2018), pp. 135–42
Guk-guk, Ruth S A Raja, ‘Kesehatan Mental Anak-Anak Mengatasi Tantangan Di Masa Pertumbuhan’, pp. 1–13
Palopo, Universitas Muhammadiyah, ‘Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palopo’, 8.4 (2025), pp. 609–21, doi:10.22460/fokus.v8i4.28532
Zahra, Farah Dilah, and Nur Khasanah, ‘Antara Dukungan Dan Tekanan : Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Prestasi Akademik Anak’, 1.2 (2025), pp. 87–95
Jonathan Haidt. (2024). The Anxious Generation: How the Great Rewiring of Childhood Is Causing an Epidemic of Mental Illness. New York: Penguin Press.
Jean M. Twenge. (2017). iGen: Why Today’s Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy—and Completely Unprepared for Adulthood. New York: Atria Books.
Cal Newport. (2019). Digital Minimalism: Choosing a Focused Life in a Noisy World. New York: Portfolio.
Barry Schwartz. (2004). The Paradox of Choice: Why More Is Less. New York: HarperCollins.
Guy Standing. (2011). The Precariat: The New Dangerous Class. London: Bloomsbury Academic.
Sherry Turkle. (2011). Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other. New York: Basic Books.
World Health Organization. (2022). World Mental Health Report: Transforming Mental Health for All. Geneva: WHO.
American Psychological Association. (2023). Stress in America Survey. Washington, DC: APA.
Bauman, Zygmunt. 2000. Liquid Modernity. Cambridge: Polity Press.
Chau, Leena W., dkk. 2025. Digital Health Interventions for Depression and Anxiety in Low- and Middle-Income Countries. JMIR Mental Health.
Coelho, J. C., dkk. 2025. Promoting Mental Health in the Age of New Digital Tools: Balancing Challenges and Opportunities of Social Media, Chatbots, and Wearables. Frontiers in Digital Health.
European Journal of Public Health. 2025. Public Health’s Role in Addressing the Digital Determinants of Youth Mental Health and Well-being.
Giddens, Anthony. 1991. Modernity and Self-Identity. Stanford University Press.
Kamarudin, Nur Shazwani., dkk. 2025. Social Media for Mental Health: Data, Methods, and Findings. arXiv.
Turkle, Sherry. 2011. Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other. New York: Basic Books.
White, Brianna M., dkk. 2025. Digital Health Innovations for Screening and Mitigating Mental Health Impacts of Adverse Childhood Experiences: Narrative Review. arXiv.
World Health Organization. 2025. Addressing the Digital Determinants of Youth Mental Health and Well-being: Policy Brief. WHO Regional Office for Europe.
World Health Organization. 2025. Mental Health of Adolescents. WHO.
Downloads
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.