BUNGA DI TANAH GERSANG
Keywords:
SASTRA, NOVELSynopsis
Novel Bunga di Tanah Gersang lahir dari sebuah keyakinan sederhana: bahwa setiap manusia, bagaimanapun keras dan keringnya tanah tempat ia tumbuh, selalu menyimpan benih harapan yang tak pernah benar-benar padam. Kisah Saras, seorang gadis desa yang berjalan menyusuri pematang sawah dengan buku di dadanya, adalah kisah jutaan anak negeri yang menggantungkan mimpi di antara keterbatasan dan perjuangan.
Melalui perjalanan panjang Saras, dari rumah kecil berdinding papan hingga kursi kepala sekolah yang ia emban dengan penuh tanggung jawab, penulis ingin menyampaikan bahwa kemiskinan bukanlah takdir yang harus diterima begitu saja. Kemiskinan adalah ujian. Keterbatasan adalah guru. Dan keberanian untuk terus berdiri setelah jatuh adalah kekuatan sejati yang tidak bisa dibeli dengan uang.
Novel ini hadir bukan sekadar untuk dibaca, melainkan untuk dirasakan. Setiap halaman mengajak pembaca untuk merenung: seberapa besar tekad yang kita miliki ketika keadaan tidak berpihak pada kita? Seberapa jauh kita bersedia melangkah demi mimpi yang kita genggam dalam sunyi?
Chapters
-
Kata Pengantar
-
Daftar Isi
-
Bab 01. Bunga di Tepi Sawah
-
Bab 02, Mimpi yang Diam—Diam Tumbuh
-
Bab 03. Ketika Rumah Kehilangan Cahaya
-
Bab 04. Akar yang Tidak Tercabut
-
Bab 05. Pendidikan sebagai Jembatan
-
Bab 06. Bunga Tidak Akan Layu
-
Bab 07. Doa di Tengah Gelap
-
Bab 08. Melawan Takdir Sosial
-
Profil Penulis
Downloads
References
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.