BUNGA DI TANAH GERSANG

Authors

Nur Hayati
UIN Madura

Keywords:

SASTRA, NOVEL

Synopsis

Novel Bunga di Tanah Gersang lahir dari sebuah keyakinan sederhana: bahwa setiap manusia, bagaimanapun keras dan keringnya tanah tempat ia tumbuh, selalu menyimpan benih harapan yang tak pernah benar-benar padam. Kisah Saras, seorang gadis desa yang berjalan menyusuri pematang sawah dengan buku di dadanya, adalah kisah jutaan anak negeri yang menggantungkan mimpi di antara keterbatasan dan perjuangan.
Melalui perjalanan panjang Saras, dari rumah kecil berdinding papan hingga kursi kepala sekolah yang ia emban dengan penuh tanggung jawab, penulis ingin menyampaikan bahwa kemiskinan bukanlah takdir yang harus diterima begitu saja. Kemiskinan adalah ujian. Keterbatasan adalah guru. Dan keberanian untuk terus berdiri setelah jatuh adalah kekuatan sejati yang tidak bisa dibeli dengan uang.
Novel ini hadir bukan sekadar untuk dibaca, melainkan untuk dirasakan. Setiap halaman mengajak pembaca untuk merenung: seberapa besar tekad yang kita miliki ketika keadaan tidak berpihak pada kita? Seberapa jauh kita bersedia melangkah demi mimpi yang kita genggam dalam sunyi?

Chapters

  • Kata Pengantar
  • Daftar Isi
  • Bab 01. Bunga di Tepi Sawah
  • Bab 02, Mimpi yang Diam—Diam Tumbuh
  • Bab 03. Ketika Rumah Kehilangan Cahaya
  • Bab 04. Akar yang Tidak Tercabut
  • Bab 05. Pendidikan sebagai Jembatan
  • Bab 06. Bunga Tidak Akan Layu
  • Bab 07. Doa di Tengah Gelap
  • Bab 08. Melawan Takdir Sosial
  • Profil Penulis

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Nur Hayati, UIN Madura

Nur Hayati

[email protected]

Nur Hayati, S.Pd., adalah mahasiswa magister di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Madura, dengan semangat tak tergoyahkan untuk merevolusi pengelolaan lembaga pendidikan. Lulusan S1 Manajemen Pendidikan Islam, ia membawa fondasi keilmuan yang kokoh di bidang pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, dipadukan dengan passion mendalam untuk memajukan kualitas pengajaran dan memberdayakan peran perempuan sebagai pilar utama transformasi pendidikan. Dari berbagai pengalaman yang telah dijalaninya, termasuk menjadi pemimpin di sebuah organisasi, jiwa kepemimpinannya terlatih bukan hanya lewat teori, tapi melalui implementasi nyata yang berdampak positif pada lingkungan sekitar membentuk karakternya menjadi sosok visioner yang siap memimpin perubahan ia dapat di hubungi melalui email:

Dorongan Nur Hayati mengejar S2 di UIN Madura dengan pilihan Prodi Manajemen Pendidikan Islam lahir dari mimpi keluarga dan api ambisi pribadinya untuk menjadi wanita mandiri yang tak terikat. Baginya, pendidikan adalah akar kekuatan yang tak tergoyahkan. Ia teguh yakin, perempuan harus bangkit di atas kakinya sendiri, bebas dari ketergantungan pada siapa pun—karena kehormatan sejati bukan dari pujian kecantikan yang sementara, melainkan dari pencapaian ilmu yang abadi dan harus diperjuangkan dengan segenap jiwa.

References

BUNGA DI TANAH GERSANG

Published

June 21, 2026

Details about the available publication format: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

978-634-278-472-3

Physical Dimensions