KOMUNIKASI POLITIK: Dari Teori Klasik ke Strategi Digital, Menyongsong Tantangan Masa Depan Demokrasi

Authors

Muhammad Ridwan
Institut Pembina Rohani Islam Jakarta
Asep Maskur
Institut Pembina Rohani Islam Jakarta
Andi Rewira
Institut Agama Islam (IAI) Al-Aqidah Jakarta
Zenal Arifin
Institut Pembina Rohani Islam Jakarta

Keywords:

KOMUNIKASI, POLITIK

Synopsis

Buku ini lahir dari semangat untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya komunikasi politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di tengah dinamika demokrasi yang terus berkembang. Melalui komunikasi politik, arus informasi, gagasan, dan kepentingan publik dapat tersampaikan secara efektif antara masyarakat dan para pemangku kebijakan. Karena itu, mempelajari komunikasi politik menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang kritis, partisipatif, dan berkesadaran demokratis.
Buku ini disusun sebagai panduan komprehensif bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi yang ingin memperdalam pemahaman tentang komunikasi politik. Selain dapat digunakan sebagai referensi utama dalam kegiatan belajar dan mengajar mata kuliah Komunikasi Politik di perguruan tinggi, buku ini juga relevan untuk memperkaya wawasan akademik dan praktik komunikasi di berbagai bidang sosial dan politik. Pembahasan di dalamnya disusun secara sistematis, dimulai dari pengantar, sejarah perkembangan, teori dan model, hingga praktik komunikasi politik di era digital. Penulis berupaya menggunakan bahasa yang jelas, lugas, dan mudah dipahami oleh mahasiswa, tanpa mengurangi kedalaman analisis akademiknya.
Harapannya, buku ini dapat memberikan manfaat, sumbangsih ilmiah, serta inspirasi bagi pengembangan kajian komunikasi politik di Indonesia. Semoga buku ini menjadi langkah kecil namun berarti dalam memperkuat budaya komunikasi yang santun, rasional, dan berkeadaban di ruang publik. Selamat membaca!

Chapters

  • KATA PENGANTAR REKTOR
  • KATA PENGANTAR
  • DAFTAR ISI
  • BAB 1. PENGANTAR & SEJARAH KOMUNIKASI POLITIK
  • BAB 2. TEORI DAN MODEL KOMUNIKASI POLITIK
  • BAB 3. STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK
  • BAB 4. ANALISIS AUDIENS DAN PESAN POLITIK
  • BAB 5. MEDIA MASSA DAN POLITIK
  • BAB 6. MEDIA SOSIAL DAN POLITIK DIGITAL
  • BAB 7. ISU POLITIK DAN OPINI PUBLIK
  • BAB 8. KOMUNIKASI POLITIK DALAM KAMPANYE
  • BAB 9. PARTISIPASI POLITIK & WARGA NEGARA
  • BAB 10. ETIKA & PROFESIONALISME DALAM KOMUNIKASI POLITIK
  • BAB 11. POLITIK IDENTITAS & BUDAYA
  • BAB 12. KRISIS POLITIK & MANAJEMEN KOMUNIKASI
  • BAB 13. KOMUNIKASI POLITIK INTERNASIONAL
  • BAB 14. INOVASI TEKNOLOGI & MASA DEPAN KOMUNIKASI POLITIK
  • DAFTAR PUSTAKA
  • PROFIL PENULIS

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Muhammad Ridwan, Institut Pembina Rohani Islam Jakarta

Muhammad Ridwan adalah seorang penulis, peneliti, dan dosen tetap pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Institut Pembina Rohani Islam Jakarta (IPRIJA). Ia menempuh pendidikan Sarjana (S1) di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Aqidah Jakarta, melanjutkan Magister (S2) di Institut Agama Islam Jakarta (IAIA), dan meraih gelar Doktor dalam bidang Islamic Studies Konsentrasi Dakwah dan Komunikasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta. Aktif dalam dunia akademik, ia menjadi anggota Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) dan Asosiasi Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Indonesia (ASKOPIS). Beberapa karya ilmiahnya meliputi Transformasi Dakwah Tekstual ke Dakwah Kontekstual Rasional, Implementasi Dakwah Keluarga di Era Digital, Wacana Pesan Dakwah pada Teks Fatwa Pemilu, Dakwah Persuasif Nabi Ibrahim AS, Karakteristik Juru Dakwah pada Pribadi Nabi Ibrahim AS, Karakteristik Nabi Musa dalam Menjalankan Misi Dakwah dan Relevansinya dengan Era Kontemporer, Etika Humor dalam Dakwah: Analisis Kontroversi Ceramah Gus Miftah, Digitalisasi Manajemen Masjid dalam Membangun Efisiensi dan Transparansi Pengelolaan. Melalui karya dan pengajarannya, ia terus berkomitmen memperkuat kajian ke-Islaman, komunikasi dakwah dan politik Islam di era digital.

Asep Maskur, Institut Pembina Rohani Islam Jakarta

Asep Maskur, lahir di Tasikmalaya pada 28 April 1968. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren KH. Zainal Musthafa Sukamanah Tasikmalaya dan lulusan PGAN Sukamanah. Menyelesaikan pendidikan Sarjana (S.Pd.I) di Institut Pembina Rohani Islam Jakarta (IPRIJA) pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, kemudian melanjutkan Magister Komunikasi Islam (M.Kom.I) di Universitas Islam Asy-Syafi’iyah Jakarta. Gelar Doktor (Dr.) diraihnya dari Universitas PTIQ Jakarta dalam bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan disertasi tentang model pembelajaran sinektik perspektif Al-Qur’an. Sejak tahun 2010, ia aktif sebagai dosen tetap di Fakultas Dakwah IPRIJA Jakarta. Karya-karya ilmiahnya antara lain: Integrasi Iman dan Ilmu, Politik Dakwah di Nusantara, Etika Dakwah di Era Posttruth, Komunikasi Dakwah di Tengah Krisis Moral Bangsa, Dakwah dan Transformasi Sosial, Tafsir Dakwah dalam Perspektif Al-Qur’an, dan Paradigma Baru Pendidikan Islam di Era Digital. Selain aktif di dunia akademik, ia menjabat sebagai Ketua Yayasan Daar al-Ikhlas Cibubur dan Pimpinan Ponpes Tahfizh al-Qur’an al-Hidayah Empang Pondok Ranggon, serta kerap menjadi narasumber pada berbagai majelis taklim di Jakarta dan Tasikmalaya.

Andi Rewira, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aqidah Jakarta

Andi Edwin Rewira, lahir di Ujung Pandang pada 30 Juli 1981. Sejak muda, ia menempuh pendidikan berbasis pesantren di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, tempat ia membangun fondasi keilmuan agama, kedisiplinan, dan semangat dakwah hingga lulus pada tahun 2000. Semangat menuntut ilmu kemudian membawanya ke Universitas Al-Azhar Kairo. Tempat ia memperdalam khazanah keilmuan Islam klasik dan berinteraksi dengan dinamika pemikiran modern dunia Islam. Sekembalinya ke tanah air, ia melanjutkan studi di Institut Agama Islam (IAI) Al-Aqidah Jakarta, hingga meraih gelar Sarjana Komunikasi Penyiaran Islam (S1) dan Magister Politik Islam (S2). Di lingkungan akademik ini, ia aktif mengembangkan kajian dakwah, komunikasi, dan jurnalisme Islam. Selain mengajar dan meneliti, Andi Edwin Rewira dikenal sebagai penulis produktif yang memadukan nilai-nilai Islam dengan tantangan komunikasi kontemporer. Karya-karyanya antara lain Transformasi Dakwah Tekstual ke Dakwah Kontekstual Rasional, Jurnalistik: Antara Jurnalisme dan Idealisme, Efektivitas Program Televisi terhadap Perkembangan Komunikasi Orang Tua pada Anak, Komunikasi Dakwah Empatik: Pendekatan Personal Da’i Perempuan terhadap Jamaah Masjid Nurul Iman. Ia meyakini bahwa dakwah modern harus rasional, empatik, dan relevan dengan perubahan zaman.

 

Zenal Arifin, Institut Pembina Rohani Islam Jakarta

Zenal Arifin, lahir di Sukabumi pada 17 Agustus 1975. Ia adalah seorang penulis, peneliti, dan dosen tetap pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Institut Pembina Rohani Islam Jakarta (IPRIJA). Menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di IPRIJA Jakarta dan kemudian melanjutkan pendidikannya serta meraih gelar Magister Komunikasi Islam (M.Kom.I) di Universitas Islam Asy-Syafi’iyah Jakarta. Fokus kajian akademiknya mencakup dakwah, komunikasi, politik, dan dinamika sosial keagamaan. Selain sebagai dosen tetap ia juga aktif mengisi cerama, khutbah dan pengajian di beberapa masjid dan majelis taklim di Jakarta. Sebagai penulis dan peneliti berikut beberapa karya ilmiah yang telah dihasilkannya antara lain Kiat Memilih Jodoh dalam Islam (Analisis Pemikiran Dakwah KH. Zainuddin MZ), Dakwah dan Kekuasaan, Rekonstruksi Tamadun Islam di Masa Modern, Understanding the Discourse of Radicalism (Critical Approach), serta Zainuddin MZ’s Contribution of Da’wah in Forming Political Awareness in Indonesia.

References

Buku

Bennett, W. L., & Segerberg, A. (2013). The logic of connective ac-tion: Digital media and the personalization of contentious poli-tics. Cambridge University Press.

Bernays, E. L. (1928). Propaganda. Liveright.

Castells, M. (2009). Communication power. Oxford University Press.

Castells, M. (2012). Networks of outrage and hope: Social movements in the internet age. Polity Press.

Chadwick, A. (2017). The hybrid media system: Politics and power (2nd ed.). Oxford University Press.

Chen, G. M., & Lee, S. (2021). Social media, identity, and minori-ties. Palgrave Macmillan.

Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2019). Effective pub-lic relations (11th ed.). Pearson.

D’Angelo, P. (2022). Framing the news: The tricky business of media coverage (3rd ed.). CQ Press.

Esser, F., & Strömbäck, J. (2014). Mediatization of politics: Under-standing the transformation of Western democracies. Pal-grave Macmillan.

Fairclough, N. (2019). Language and power (3rd ed.). Routledge.

García-Orosa, B. (Ed.). (2021). Digital political communication strategies: Multidisciplinary reflections. Springer.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

Goffman, E. (1974). Frame analysis: An essay on the organization of experience. Harvard University Press.

Grunig, J. E. (2018). Excellence in public relations and communica-tion management. Routledge.

Habermas, J. (1989). The structural transformation of the public sphere. MIT Press.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signify-ing practices. Sage Publications.

Hassan, R., Martin, F., & Ewart, J. (2022). Digital politics and al-gorithmic democracy. Routledge.

Heryanto, A. (2020). Identitas dan kenikmatan: Politik budaya layar Indonesia. Kepustakaan Populer Gramedia.

Kshetri, N., & Voas, J. (2018). Blockchain-enabled e-voting. IEEE Computer Society Press.

Kymlicka, W. (2019). Multicultural citizenship: A liberal theory of minority rights. Oxford University Press.

Lee, M., & Lee, J. (2021). Political communication in the digital age. Routledge.

Liu, S., Zhang, Y., & Zhou, W. (2022). AI and political communica-tion: Algorithms, automation, and democracy. Palgrave Macmillan.

Marr, B. (2021). Artificial intelligence in practice. Wiley.

McCombs, M. (2004). Setting the agenda: The mass media and pub-lic opinion. Polity Press.

McGuire, W. J. (2019). Theories of persuasion. Yale University Press.

McNair, B. (2017). An introduction to political communication (6th ed.). Routledge.

McQuail, D. (2019). McQuail’s mass communication theory (7th ed.). Sage Publications.

Mulyana, D. (2023). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar (Edisi revi-si). Remaja Rosdakarya.

Noelle-Neumann, E. (1984). The spiral of silence: Public opinion, our social skin. University of Chicago Press.

Norris, P. (2000). A virtuous circle: Political communications in postindustrial societies. Cambridge University Press.

Nugroho, Y. (2020). Media, politik, dan demokrasi di Indonesia: Dinamika dan tantangan kontemporer. LP3ES.

Papacharissi, Z. (2019). A private sphere: Democracy in a digital age. Polity Press.

Perloff, R. M. (2021). The dynamics of political communication: Me-dia and politics in a digital age (3rd ed.). Routledge.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Tufekci, Z. (2017). Twitter and tear gas: The power and fragility of networked protest. Yale University Press.

van Dijk, T. A. (1998). Ideology: A multidisciplinary approach. Sage Publications.

West, R., & Turner, L. H. (2017). Pengantar teori komunikasi: Ana-lisis dan aplikasi (Buku 1, Edisi 5, H. Bhimasena & G. T. Pratiwi, Penerj.). Salemba Empat.

Artikel Jurnal

Congge, U., Guillamón, M. D., Nurmandi, A., Salahudin, & Sihidi, I. T. (2023). Digital democracy: A systematic litera-ture review. Frontiers in Political Science, 5, 972802. https://doi.org/10.3389/fpos.2023.972802

Hasfi, N. (2019). Komunikasi politik di era digital. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 10(1), 93–111. https://doi.org/10.14710/politika.10.1.2019.93-111

Jayawinangun, R., & Nugroho, D. R. (2025). Pengaruh media digital terhadap partisipasi politik pemilih muda. Jurnal Studi Komunikasi dan Media. https://doi.org/10.56873/jskm.2025.5885

Lestari, R. P., Yohanes, Y., Noviana, K., Kurniati, G., & Juniarti, N. (2025). Dinamika perubahan kebijakan politik di era digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/27238

López-López, P. C., Barredo-Ibáñez, D., & Jaráiz-Gulías, E. (2023). Research on digital political communication: Elec-toral campaigns, disinformation, and artificial intelli-gence. Societies, 13(5), 126. https://doi.org/10.3390/soc13050126

Majid, N., & Hidayah, A. N. (2023). Strategi komunikasi politik dalam pemilihan umum di era digital. Perseptif: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2). https://doi.org/10.70716/perseptif.v1i2.357

McCombs, M. E., & Shaw, D. L. (1972). The agenda-setting func-tion of mass media. Public Opinion Quarterly, 36(2), 176–187. https://doi.org/10.1086/267990

Nugroho, C. (2026). Digital cognitive democracy and the public sphere in Indonesia’s electoral politics. Frontiers in Com-munication, 11. https://doi.org/10.3389/fcomm.2026.1697979

Rahman, A. H. I. (2025). Membaca ulang polarisasi politik di era digital dalam perspektif sosiokultural dan postkolonial. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 283–297. https://doi.org/10.21009/COMM.035.07

Yli-Huumo, J., Ko, D., Choi, S., Park, S., & Smolander, K. (2016). Where is current research on blockchain technology?—A systematic review. PLOS ONE, 11(10), e0163477. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0163477

KOMUNIKASI POLITIK : Dari Teori Klasik ke Strategi Digital, Menyongsong Tantangan Masa Depan Demokrasi

Published

June 11, 2026

Details about the available publication format: Preview

Preview

ISBN-13 (15)

978-634-278-462-4

Physical Dimensions

How to Cite

KOMUNIKASI POLITIK: Dari Teori Klasik ke Strategi Digital, Menyongsong Tantangan Masa Depan Demokrasi. (2026). Library Buku Penerbit KBM. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/1379