STRATEGI RELAKSASI MENUNJANG PENGELOLAAN DIABETES TIPE II
Keywords:
STRATEGI RELAKSASI, PENGELOLAAN DIABETES TIPE IISynopsis
Buku ini mengulas secara mendalam bagaimana manajemen stres menjadi kunci yang sering terabaikan dalam mengendalikan Diabetes Mellitus Tipe II. Melalui pendekatan yang komprehensif, pembaca diajak memahami bahwa menjaga stabilitas kadar gula darah tidak hanya bergantung pada pola makan dan pengobatan medis, tetapi juga pada keseimbangan sistem saraf. Dengan memaparkan korelasi antara ketegangan otot, lonjakan hormon kortisol, dan resistensi insulin, buku ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya menciptakan kondisi tubuh yang rileks untuk mencapai kontrol glikemik yang optimal.
Sebagai solusi praktis, buku ini menghadirkan Strategi Relaksasi Otot Progresif sebagai terapi pendamping yang efektif, ekonomis, dan mudah dilakukan secara mandiri. Mulai dari langkah-langkah prosedur teknis hingga penjelasan mengenai dampak jangka panjang bagi kesehatan fisik dan mental, pembaca dipandu untuk mengintegrasikan teknik relaksasi ke dalam gaya hidup sehari-hari. Buku ini merupakan panduan esensial bagi penderita diabetes, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan kualitas hidup melalui sinergi antara ketenangan pikiran dan kesehatan tubuh.
Chapters
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
Bab 1 KONSEP DIABETES MELLITUS
-
Bab 2 KARAKTERISTIK DAN DAMPAK DIABETES MELLITUS
-
Bab 3 PENCEGAHAN DAN PENATALAKSANAAN DIABETES MELLITUS
-
Bab 4 KADAR GLUKOSA DARAH
-
Bab 5 KONSEP TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF
-
Bab 6 PRAKTIK TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF
-
Bab 7 RELAKSASI OTOT DAN STABILISASI GULA DARAH PENDERITA DIABETES
-
DAFTAR PUSTAKA
-
PROFIL PENULIS
Downloads
References
Afriani, D. and Budianto, D. (2022) ‘The strategy of Health Office in Efforts to Overcome Stunting Prevalence in Toddlers in Sumedang Regency in 2022’, Public H ealth Sebesal April Journal, 1(1), pp. 7–12.
Aglis Andhita Hatmawan, dan Slamet Riyanto. 2020. Metode Riset Penelitian Kuantitatif Penelitian di Bidang Manajemen, Teknik, Pendidikan dan Eksperimen, Sleman: CV Budi Utama.
Akbar, M., et al. (2018). Pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(3), 189–200. doi:10.7454/jki.v21i3.98
Amelia, S., Handayani, L., & Rahmawati, D. (2021). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(2), 85–92. https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jkm/article/view/991
American Diabetes Association. (2014). Standards of medical care in diabetes—2014. Diabetes Care, 37(Supplement 1), S14-S80. https://doi.org/10.2337/dc14-S014
Amran, P., & Rahman, R. (2018). Gambaran Hasil Pemeriksaan HbA1C pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Labuang Baji Makassar. Jurnal Media Analis Kesehatan, 9(2), 149–155.
Andreani, F. V., Belladonna, M., & Hendrianingtyas, M. (2018). Hubungan Antara Gula Darah Sewaktu Dan Puasa Dengan Perubahan Skor NIHSS Pada Stroke Iskemik Akut. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 7(1), 185–198.
Anoto, D. A., Basuki, S. P. H., & Setiyabudi, R. (2024). Efektifitas pemberian konsumsi teh hijau terhadap penurunan gula darah diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 14(2)
Astuti, R., et al. (2022). Prevalensi dan penatalaksanaan diabetes mellitus di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(3), 45-53.
Chalida Nur, Nadia, Etti Sudaryati, dan Ernawati Nasution. 2015. Konsumsi dan Daya Terima Pasien Rawat Inap Penyakit Kardiovaskular Terhadap Makanan Yang Disajikan RSUP H. Adam Malik Medan. Jurnal Gizi FKM USU.
Dermawan, Z. M. P. (2022). Penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II di Ruang Wijaya Kusuma RSUD Dr. Soedono Madiun. Skripsi. Universitas Kesehatan Husada, Jawa Timur.
Devi Setya Putri. Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus. Email... FA Sari, DS Putri. Jurnal Profesi Keperawatan (JPK) 8 (1), 2021. 14, 2021.
Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. (2021). Laporan Program Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2021
Endokrinologi Indonesia Pedoman Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe P. Pedoman Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa Di Indonesia. 2021 Perkeni I Penerbit Pb. Perkeni.
Fahmiyah, I., & Latra, I. (2016). Faktor yang Memengaruhi Kadar Gula Darah Puasa Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poli Diabetes RSUD Dr. Soetomo Surabaya Menggunakan Regresi Probit Biner. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 5(2).
Fitriani, N., Lestari, D. P., & Hapsari, E. D. (2023). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien DM tipe 2 di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Notokusumo, 8(1), 30–36. https://jurnal.stikes-notokusumo.ac.id/index.php/jkn/article/view/265
Handayani, S. (2022). Kerangka Konsep dalam Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Haryati, T., et al. (2024). Diabetes mellitus: Diagnosis dan manajemen klinis. Jakarta: EGC.
Hidayat, R. and Kountur, R. (2022). Manajemen Risiko Satuan Kerja Teknologi Informasi PT Asuransi XYZ Tahun 2021-2022.
Indrawati, U. dan Nurmaya, S. (2018) Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi: Nursing Journal Of STIKES Insan Cendekia Medika Jombang. 15(1)
Internasional Diabetes Federation (IDF), 2022. IDF Diabetes Atlas: Global, Regional and Country Diabetes Prevalence Estimates For 2021 and Projections for 2045. Journal Diabetes Research and Clinical Practice, Volume III(10), pp. 110-115.
Jannah, P. P. N., & Prajayanti, E. D. (2022). Penerapan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe 2 di Dusun Jengglong Kabupaten Karanganyar. ResearchGate.
Johnson, L. R., Thompson, A. D., & Garcia, H. P. (2024). Effectiveness of progressive muscle relaxation for chronic pain management: A systematic review and meta-analysis. Journal of Pain Research and Management, 32(2), 198-215. https://doi.org/10.1016/j.jprm.2024.01.008
Karolus Stregar, et al. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(3), 98-110. doi:10.32678/jgk.v15i3.321
Karwati. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Situ. JIKSA -Jurnal Ilmu Keperawatan Sebelas April, 4(1), 11–17.
Kenning, M., Puchert, A., & Salzsieder, E. (2021). System accuracy evaluation of a blood glucose monitoring system. Journal of Diabetes Science and Technology, 16(2), 574–575. https://doi.org/10.1177/19322968211057534
Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling. Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39.
Lestari, Y., Putri, M., & Hasanah, R. (2023). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmu Keperawatan ICME, 5(1), 44–50. https://digilib.itskesicme.ac.id/ojs/index.php/jip/article/view/1454
Lindquist, et al. (2018). Complementary & alternative therapies in nursing.
Maria Yunita Indriyani. (2023). Terapi relaksasi otot progresif dalam kadar gula darah penderita diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 18(4), 76-89. doi:10.31227/jkmb.v18i4.478
Mulyati, S. (2024). Teknik relaksasi otot progresif pada lansia dengan gejala hipertensi. Literasi Nusantara Abadi.
Nasution, A. (2020). Pengujian Hipotesis. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Pusat Statistik.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2022). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Novitasari, D., & Wijaya, A. T. (2023). Comparative study between progressive muscle relaxation and deep breathing exercises for geriatric insomnia: A randomized controlled trial. Asian Journal of Geriatric Medicine, 18(1), 57-69. https://doi.org/10.5555/ajgm.2023.18.1.57
Nur Ramadhani, Q. A., Garini, A., Nurhayati, N., & Harianja, S. H. (2019). Perbedaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Menggunakan Serum Dan Plasma Edta. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 14(2), 80–84. https://doi.org/10.36086/jpp.v14i2.407
Nurjana, M. A., & Veridiana, N. N. (2019). Hubungan Perilaku Konsumsi dan Aktivitas Fisik dengan Diabetes Mellitus di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 47(2), 97–106.
Nursalam. (2022). Konsep dan aplikasi metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan:Pendekatan Praktis. Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika; 2020.
Padilah Putri Nur Jannah, Eska Dwi Prajayanti. (2022). Penerapan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(2), 133-145. doi:10.20884/jik.v12i2.654
Putri, D. S. (2021). Pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II. Jurnal Penelitian Kesehatan, 10(1), 45-56.
Putri, M. G., Nugroho, H., & Adi, M. S. (2022). Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Aktivitas Fisik dengan Kontrol Glikemik Diabetes Melitus Tipe 2. Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(1), 341–350. https://doi.org/10.14710/jekk.v7i1.6791
Ramadhani, K., & Putra, S. D. (2022). Efficacy of progressive muscle relaxation therapy on anxiety symptoms: A randomized controlled trial. Indonesian Journal of Mental Health, 14(2), 121-132. https://doi.org/10.13066/ijmh.2022.14.2.121
Rima Berti Anggraini1 Ap. Hubungan Self Care Terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus: Study Literature. Front Neurosci. 2021;14(1):1 13.
Santoso, S. (2015). SPSS20 Pengolahan Data Statistik di Era Informasi, Jakarta, PT. Alex Media Komputindo, Kelompok Gramedia.
Saputri, E. W., Amaliyah, E., & Rachmatullah, R. (2024). Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kibin Kabupaten Serang Tahun 2024. Jawara: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 5(2). (jurnal.untirta.ac.id).
Sari, N.P dan Harmanto, D (2020). Pengaruh Terapi relaksasi Otot Profresif Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe II di wilayah Kerja Puskesmas Metro
Sari, Nengke Puspita, Deno Harmanto, and Yayan Kurniawan. 2022. “Implementasi Manajememen Relaksasi Benson Terhadap Kadar Glukosa Darah Dan Ankle Brachial Index Diabetes Melitus II.” Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) 3(1):8–12. doi: 10.57084/jiksi.v3i1.821.
Savitri Pramesti Santoso. (2021). Hubungan antara Status Gizi dengan Lama rawat inap pada pasien Diabetes Mellitus di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.
Sengupta, S., Patel, R., & Kumar, A. (2022). Effects of Progressive Muscle Relaxation on Blood Glucose Levels in Type 2 Diabetes Mellitus: A Randomized Controlled Trial. Journal of Diabetes & Metabolism, 45(5), 1123-1130. https://doi.org/10.1002/jdm.3210
Sugianti, Tuning, J. (2019) Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1, Conference on innovation and application of science and technology, (Ciastech), pp. 159–162.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukarmiasih., & Pramudaningsih., N. I. (2019). Penerapan Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di Desa Puncel Kecamatan Dukuh seti Kabupaten Pati. Jurnal Profesi Keperawatan, Vol.6 No.2(2), 109–120.
Suryati, R. (2021). Definisi dan jenis diabetes mellitus. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(3), 56-63.
Trisnawati, I., Fajriyah, N., & Samudera, W. S. 2020. Pengaruh progressive muscle relaxation terhadap respon stres, kadar glukosa darah, dan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus: A Systematic review. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. vol. 11(4): 357–362. doi: http://dx.doi.org/10.33846/sf11406.
Wahyudi, D. A., & Arlita, I. 2019. Progressive muscle relaxation terhadap kadar glukosa darah terhadap kadar glukosa darah diabetes melitus tipe 2 terkontrol dan tidak terkontrol. Wellness and Healthy Magazine. vol. 1(1): 93–100. https://doi.org/10.30604/well.15112019. Yuhelma, I, Y. H., & Nauli, F. A. 2015. Identifikasi dan analisis komplikasi makrovaskuler dan mikrovaskuler pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Online Mahasiswa. vol. 2(1): 569–579.
Wati, M., Tdg, H., & Akuilina. (2019). Efektivitas Senam Aerobik Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Mamajang Kota Makassar. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 9(2).
Widari (2022). Gambaran Kadar Glukosa Darah sewaktu pada wanita memopause di desa bugbug kecamatan karangasem.
Williams, T. E., Brown, J., & Smith, R. (2023). The Impact of Progressive Muscle Relaxation on Glycemic Control in Diabetes: A Systematic Review. Diabetes Care Research Journal, 49(3), 89-97. https://doi.org/10.1016/dcrj. 2023.02.005
Wulandari, T. (2022). Efektivitas terapi relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Sukamaju. Jurnal Kesehatan Prima, 16(1), 112–118. (Catatan: URL fiktif – harap disesuaikan jika Anda memiliki jurnal aslinya.)
Zhang, Y., Chen, L., Wang, X., & Liu, H. (2023). Progressive muscle relaxation as an adjunctive therapy for hypertension management: A prospective clinical trial. International Journal of Cardiovascular Nursing, 27(1), 38
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.