MANAJEMEN RISIKO PENURUNAN MUTU UDANG BEKU: Faktor, Dampak, dan Solusi dalam Rantai Produksi

Authors

Apri Arisandi
Universitas Trunodjoyo Madura image/svg+xml
Camalia Putriningtyas
Universitas Trunodjoyo Madura image/svg+xml
Eko Setiawan
Universitas Trunodjoyo Madura image/svg+xml

Keywords:

MANAJEMEN RISIKO, PENURUNAN MUTU, UDANG BEKU

Synopsis

Buku ini membahas secara komprehensif mengenai pentingnya manajemen risiko dalam menjaga mutu produk pada industri pengolahan udang beku, khususnya komoditas udang vannamei yang memiliki nilai ekonomis tinggi di pasar global. Industri udang di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi kualitas bahan baku, kompleksitas proses produksi, serta risiko penurunan mutu yang dapat berdampak pada daya saing ekspor.

Melalui pendekatan ilmiah dan aplikatif, buku ini menguraikan konsep dasar perikanan, karakteristik biologis udang vannamei, serta proses pengolahan udang beku mulai dari penerimaan bahan baku hingga penyimpanan. Penulis juga menjelaskan berbagai faktor penyebab penurunan mutu, baik dari aspek fisik, kimia, maupun mikrobiologis, yang dapat menimbulkan produk cacat (defect).

Fokus utama buku ini adalah pada penerapan manajemen risiko dalam proses produksi. Pembahasan mencakup identifikasi, analisis, evaluasi, hingga pengendalian risiko yang berpotensi menyebabkan penurunan kualitas produk. Berbagai metode analisis seperti diagram fishbone, diagram Pareto, dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dan menentukan prioritas penanganan risiko.

Hasil kajian dalam buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi akademisi, praktisi industri, maupun pengambil kebijakan dalam meningkatkan efisiensi produksi, meminimalkan kerugian, serta menjaga mutu produk udang beku agar tetap memenuhi standar nasional dan internasional. Dengan penerapan manajemen risiko yang baik, industri pengolahan udang diharapkan mampu berkembang secara berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di pasar global.

Chapters

  • Kata Pengantar
  • DAFTAR ISI
  • BAB 1 PENDAHULUAN
  • BAB 1 PENDAHULUAN
  • BAB 2 BIOLOGI DAN PRODUK UDANG VANNAMEI
  • BAB 3 KONSEP DASAR DAN MANAJEMEN RISIKO
  • BAB 4 PENGAMBILAN DATA RISIKO DI INDUSTRI PENGOLAHAN UDANG BEKU
  • BAB 5 KEADAAN UMUM INDUSTRI PENGOLAHAN UDANG BEKU
  • BAB 6 PROSES PRODUKSI UDANG VANNAMEI BEKU
  • BAB 7 JENIS PRODUK OLAHAN UDANG VANNAMEI
  • BAB 8 PENURUNAN MUTU PRODUK UDANG VANNAMEI BEKU DALAM BENTUK CACAT (DEFECT)
  • BAB 9 ANALISIS RISIKO PENURUNAN MUTU PROSES PRODUKSI UDANG VANNAMEI BEKU
  • PENUTUP
  • PENUTUP
  • DAFTAR PUSTAKA
  • LAMPIRAN
  • PROFIL PENULIS

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Apri Arisandi, Universitas Trunodjoyo Madura

Dr. Apri Arisandi, S.Pi., M.Si. Lahir di Ponorogo, 12 April 1976. Dan sekarang menetap di Sidoarjo. Menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Brawijaya Malang, Program Studi Budidaya Perairan tahun 1999, pendidikan S2 di Institut Pertanian Bogor, Program Studi Ilmu Perairan tahun 2007, dan pendidikan Doktor di Universitas Brawijaya Malang, Program Studi Ilmu Pertanian tahun 2012. Tahun 1999 – 2002 bekerja sebagai teknisi kolam dan laboratorium di Unit Pengembangan Budidaya Air Tawar (UPBAT) Umbulan – Pasuruan. Tahun 2002, diterima sebagai dosen di Universitas Trunojoyo Madura hingga sekarang. Saat ini penulis fokus pada bidang ilmu bioteknologi kelautan dan budidaya perairan. Telah lulus sertifikasi kompetensi Budidaya Perikanan, Pengelolaan Sumberdaya Perikanan, dan sekarang juga sebagai Asesor Kompetensi di LSP Kelautan Perikanan serta LSP Pertanian Nasional. Jabatan saat ini adalah Koordinator Program Studi Doktor Pengelolaan Sumberdaya Alam, Program Pasca Sarjana, Universitas Trunodjoyo Madura.

Camalia Putriningtyas, Universitas Trunodjoyo Madura

Camalia Putriningtyas, S.Pi., M.Si. Lahir di Surabaya, 23 Maret 1989. Dan sekarang menetap di Sidoarjo. Menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Brawijaya Malang, Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan tahun 2011, S2 di Universitas Trunojoyo Madura, Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam tahun 2025. Tahun 2014 – 2021 bekerja sebagai analis laboratorium di Balai Karantina Ikan dan Pengujian Mutu Surabaya II. Pada tahun 2021, bekerja sebagai Supervisor Quality Control di salah satu Unit Pengolahan Ikan di Sidoarjo. Saat ini, penulis berfokus pada pengembangan kompetensi serta peningkatan kinerja di bidang pengendalian dan peningkatan kualitas untuk memberikan kontribusi terbaik di bidangnya.

Eko Setiawan, Universitas Trunodjoyo Madura

Dr. Agr. Eko Setiawan, SP., M.Si. Lahir di Desa Pagerwojo (Blitar) tanggal 15 Maret 1978. Seluruh pendidikan dasar dan menengah ditempuh penulis di Bitar. Pada tahun 1996, lewat jalur PMDK, melanjutkan pendidikan ke Universitas Brawijaya, dan menjadi mahasiswa teladan 3 pada tahun 1999, kemudian lulus menjadi Sarjana Pertanian di bidang Hortikultura pada tahun 2000, setelah itu bekerja sebagai dosen di Universitas Widya Kartika Surabaya. Dua tahun kemudian penulis melanjutkan pendidikan di Jurusan Agronomi dan memperoleh gelar Magister Sains (M.Si.) pada tahun 2005 dari Sekolah Pascasarjana IPB. Pada tahun 2008, diterima sebagai dosen PNS di Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Tabun 2009 memperoleh Beasiswa Studi Lanjut Luar Negeri dari Dirjen DIKTI ke Okayama University, Japan dan menyelesaikan Ph.D. dalam bidang Bioscience (2012). Penulis pernah ditugasi sebagai Ketua Satuan Urusan. Internasional (SUI) Universitas Trunodjoyo Madura tahun 2013. Tahun 2013–2016 penulis menjadi Ketua Program Studi Agroteknologi UTM. Tahun 2017–2021 penulis ditugasi sebagai Kepala Laboratorium Terpadu UTM pada periode pertama dan diangkat pada periode kedua tahun 2021–2025. Saat ini penulis menjabat sebagai Wakil Direktur 1 Bidang Akademik di Program Pasca Sarjana Universitas Trunodjoyo Madura.

References

Akhmad Wasiur Rizqi, & Moh Jufriyanto. (2020). Manajemen Risiko Rantai Pasok Ikan Bandeng Kelompok Tani Tambak Bungkak dengan Integrasi Metode Analytic Network Process (ANP) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Jurnal Sistem Teknik Industri, 22(2), 88–107. https://doi.org/10.32734/jsti.v22i2.3949

Andri. (2012). Pengertian Data. Pengertian Data, 66(4), 37–39.

Arif, R., Gunawan, A., Manajemen, M., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2023). Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Tirtayasa (JRBMT). Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Tirtayasa (JRBMT), 7 No.1(1), 1–10. https://jurnal.untirta.ac.id/ index.php/JRBM

Arisandi, A. (2013). Toksisitas hormon 17α-metiltestosteron terhadap aspek reproduksi udang galah. Jurnal Rekayasa, 6 (1): 37-47.

Arisandi, A. & Rokhmaniati, S. (2008). Pemberdayaan Industri Perikanan Madura Melalui Pengembangan Budidaya Laut. Jurnal Rekayasa, 1 (2): 115-121.

Arta, I. P. S., Satriawan, D. G., Bagiana, I. K., Loppies SP, Y., Shavab, F. A., Mala, C. M. fath, Sayuti, A. M., Safitri, D. A., Berlianty, T., Julike, W., Wicaksono, G., Marietza, F., Kartawinata, B. R., & Utami, F. (2010). Manajemen Risiko. In Ghalia, Indonesia.

Azhari, F. N. (2019). Analisis Risiko Produksi Pengolahan Siomay Udang pada Yamois Industry Indoproma di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI Udang Beku. 1–20. https://pesta.bsn.go.id/

Badan Standardisasi Nasional. (2014). Udang Kupas Mentah Beku (SNI 3457:2014).

Budi Puspitasari, N., Padma Arianie, G., & Adi Wicaksono, P. (2017). Analisis Identifikasi Masalah Dengan Menggunakan Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) Dan Risk Priority Number (RPN) Pada Sub-Assembly Line (Studi Kasus : PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia). J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri, 12(2), 77. https://doi.org/10.14710/jati.12.2.77-84

Dewangan, N. K., Gopalakrishnan, A., Shankar, A., & Ramakrishna, R. S. (2022). Incidence of multiple bacterial infections in Pacific whiteleg shrimp, Litopenaeus vannamei. Aquaculture Research, 53(11), 3890–3897. https://doi.org/ 10.1111/are.15893

Drijvers, P. (2003). The Concept of Parameter. 55–69. http://repository.unpas.ac.id/30612/7/Skripsi BAB III - Wuri.pdf

Elisa, S. N., Putri, D. N., Warkoyo, & Suhaimi, Y. (2022). Pengaruh Lama Perendaman (Soaking) Terhadap Karakteristik Fisik-Sensoris Udang Vannamei Beku Jenis Peeled and Deveined. Jurnal Agroindustri Halal, 8(1), 21–32. https://doi.org/ 10.30997/jah.v8i1.4896

Fadhillah, B. N. (2020). Mutu dan keamanan udang vannamei (Litopenaeus vannamei) segar yang dipasarkan di pasar modern Kota Makassar.

Febrianti, D. (2021). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Cacat Produk Udang Vannamei Beku Peeled And Deveined (Pnd) Pada Tahapan Pengupasan Di Pt Indo American Seafoods Lampung Selatan.

Graban, M., & Swartz, J. E. (2020). - Kaizen and Continuous Improvement. Healthcare Kaizen, 2013, 34–61. https://doi.org/10.1201/b12274-8

Hanafi, M. M. (2016). Modul Risiko, Proses Manajemen Risiko, dan Enterprise Risk Management. Universitas Terbuka, 1–40.

Hasanah, J., Rondhi, M., & Hapsari, T. D. (2018). Analisis Risiko Produksi Usahatani Padi Organik Di Desa Rowosari, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(1), 37–48. https://doi.org/10. 29244/jai.2018.6.1.23-34

Hisprastin, Y., & Musfiroh, I. (2020). Ishikawa Diagram dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) adalah metode yang sering digunakan dalam manajemen risiko mutu di industri. Majalah Farmasetika, 6(1), 1. https://doi.org/10. 24198/mfarmasetika.v6i1.27106

Irsyad, M. (2020). Laju Melanosis Udang Vanamei (Litopenaeus vannamei) pada Tambak Intensif dan Tambak Tradisional di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. 1–7.

Ismail, M., Arisandi, A. & Farid, A. (2022). Estimasi Daya Dukung Perairan Pesisir Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan untuk Kegiatan Budidaya Udang Vannamei Berdasarkan Laju Biodegradasi Limbah. Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau, 7 (1): 21-26.

Ismiyah, E. (2021). Analisis Penyebab Kecacatan dan Usulan Perbaikan pada Produk Sopak Menggunakan Metode Failure Mode and Effects Analysis. 9(2), 195–209.

Kartika, E., Rahayu, E. P., & Zaman, K. (2022). Analisis Manajemen Risiko dengan Metode AS/NZS 4360 : 2004 pada Tangki Timbun Minyak di Riau (Risk Management Analysis with AS/NZS 4360 : 2004 Method on Oil Storage Tank at Riau) di Riau Risk Management Analysis with AS/NZS 4360 : 2004 Method on O. April.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2022). http://kkp.go.id

Kinasih, A. (2016). Risk is the possibility of loss. Possibility berarti bahwa probabilitas suatu peristiwa berada di antara nol dan satu. 7–28.

Kristikareni, R. D., Rokhman, A., & Poernomo, A. (2021). Analisis Rantai Pasok dan Biaya Transportasi Udang Vanamei pada Unit Pengolahan di Jakarta Utara. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 7(1), 55. https://doi.org/10.15578/marina.v7i1.8828

Lindawati, & Rahadian Rikrik. (2016). An Assessment of Contributing Risk Factors and Their Measurement on Capture Fisheries in Sambas District. Journal Sosel KP, 11(1), 97–107.

Liu, S., Zhang, L., Li, Z., Liu, M., Chen, J., Hong, P., Zhong, S., & Huang, J. (2024). Effect of temperature fluctuation on the freshness, water migration, and quality of cold-storage Penaeus vannamei. Lwt, 193(November 2023), 115771. https://doi.org/10.1016/j.lwt.2024.115771

Lukman, A. S., Feri Kusnandar, D., Makanan, G. P., Indonesia, M., Ilmu, D., Pangan, T., Pertanian, T., & Bogor, I. P. (2023). Keamanan Pangan untuk Semua Food Safety for All. Jurnal Mutu Pangan, 2(2), 159–164.

Machali, I. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. In Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Farmaka Tropis Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur.

Maflahah, I. (2020). Budidaya udang vannamei saat ini telah dilakukan oleh pembudidaya di daerah Jawa Timur , Bali , Jawa Barat , Jawa Tengah , Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lain di Indonesia . Salah satu kabupaten di Jawa Timur yang menjadi pusat budidaya udang vaname adalah. 04(02), 108–119.

Mamuaja, C. F. (2016). Pengawasan Mutu Dan Keamanan Pangan. In Unsrat Press.

Masrofah, I., & Firdaus, H. (2018). Analisis Cacat Produk Baju Muslim Di Pd. Yarico Collection Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis. Jurnal Media Teknik Dan Sistem Industri, 2(2), 43. https://doi.org/10.35194/ jmtsi.v2i2.404

Mulyani, A., Dwi, A., Putri, D. N., & Harini, N. (2022). Pengaruh Konsentrasi Dan Jenis Larutan Perendam (Fosfat Dan Non-Fosfat) Terhadap Kualitas Fisik-Sensoris Udang Vannamei Beku the Effect of Concentration and Type of Soaking Solution (Phosphate and Non-Phosphate) on Physical-Sensory Quality of Frozen Vanna. The Effect of Concentration and Type of Soaking Solution, 9(1), 1–16.

Nanda, L., Hartanti, L. P., & Runtuk, J. K. (2014). Analisis Risiko Kualitas Produk dalam Proses Produksi Miniatur Bis dengan Metode Failure Mode and Effects Analysis pada Usaha Kecil Menengah Niki Kayoe. Journal GEMA AKTUALITA, 3(2), 71–82.

Nugraha, E., & Sari, R. M. (2019). Analisis Defect dengan Metode Fault Tree Analysis dan Failure Mode Effect Analysis. Organum: Jurnal Saintifik Manajemen Dan Akuntansi, 2(2), 62–72. https://doi.org/10.35138/organum.v2i2.58

Nurhasanah, N., Junaidi, M., & Azhar, F. (2021). Survival Rate And Growth Of Shirmp Vaname (Litopanaeus Vannamei) At Salinity 0 Ppt With Multilevel Acclimatization Method Using Calcium CaCO3. Jurnal Perikanan Unram, 11(2), 166–177. https://doi.org/10.29303/jp.v11i2.241

Pamungkas, I., Irawan, H. T., Arkanullah, L., Dirhamsyah, M., & Iqbal, M. (2019). Penentuan Tingkat Risiko pada Proses Produksi Garam Tradisional di Desa Ie Leubeu, Kabupaten Pidie. Jurnal Optimalisasi, 5(2), 107–120.

Pertiwi, Q. M., & Handayani, W. (2023). Analisis Manajemen Risiko Penerapan Cold Chain System Pengolahan Ikan Terinasi dengan Integrasi Metode Analytical Process Network (ANP) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 8(1), 205. https://doi.org/10.28926/briliant.v8i1.1144

Pokhrel, S. (2024). Implementation Of Cold Chain System In Peeled Deveined Tail-On Vannamei Shrimp (Litopenaeus Vannamei) Products. Αγαη, 15(1), 37–48.

Putriningtyas, C., Arisandi, A., & Setiawan, E. (2025). Risk Analysis of Blackspot and Blacktail Defects in the Production Process of Frozen Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei). International Journal of Multidisciplinary Research and Growth Evaluation, 06 (04): 1117-1126.

Qomariyah, L., Arisandi, A. & Fairuz, N. 2024. The role of women in the blue swimming crab fisheries supply chain from gender perspective in Pamekasan. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1400 (1): 1-7.

Rahayuningsih, S. R., & Rossiana, N., (2023). Uji Kualitas Udang Beku Secara Bakteriologis Dari Unit Pengolahan Ikan Wilayah Cirebon , Jawa Barat Bacteriological Quality Test on Frozen Shrimp From Fish Processing Unit Area Cirebon , West Java. 21(1). https://doi.org/10.24198/biotika.v21i1

Saraswati, E., Purwangka, F., Mustaruddin, & Darmawan. (2022). Analisis Risiko Penurunan Mutu Ikan Lemuru Selama Aktivitas Penanganan Di Ud. Duta Quraesy, Jember. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 6(2), 111–122. https://doi.org/10.29244/core.6.2.111-122

Scriptura, G. Z., & Masithah, E. D. (2021). The Freezing Process of Red Snapper (Lutjanus malabaricus) with the Air Blast Freezing (ABF) Method at PT. Inti Luhur Fuja Abadi, Pasuruan, East Java. Journal of Marine and Coastal Science, 10(3), 138. https://doi.org/10.20473/jmcs.v10i3.28126

Solehudin, A. B., Imron, M., Purwangka, F., & Komarudin, D. (2023). Analisis Risiko Pada Aktivitas Proses Penanganan Kerang Simping Di Cold Storage Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan. Akuatika Indonesia, 8(1), 1. https://doi.org/10.24198/jaki.v8i1.42191

Sumarsono, B. K. (2004). Standar Proses Teknologi Pengolahan Udang Beku (Frozen) Slap Ekspor Di Pt. Windu Blambangan Sejati, Banyuwangi, Jawa Timur. https://repository.unair.ac.id/130399/1/4. 060110303 T.pdf

Supriyo. (2017). Manajemen Risiko Dalam Perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, 5(1), 130–142.

Suryani, F. (2018). Penerapan Metode Diagram Sebab Akibat (Fish Bone Diagram) Dan Fmea (Failure Mode And Effects Analysis) Dalam Menganalisis Risiko Kecelakaan Kerja Di Pt. Pertamina Talisman Jambi Merang. Journal Industrial Services, 3(2), 63–69. http://jurnal.untirta.ac.id/index. php/jiss/article/view/3171

Susanti, L. (2018). Metode Penelitian Metode Penelitian. Metode Penelitian Kualitatif, 17, 43. https://r.search.yahoo.com/ _ylt=AwrKBHEDddFlR34y52jLQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzMEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1708254595/RO=10/RU=http%3A%2F%2Flilyasusanti.lecture.ub.ac.id%2Ffiles%2F2018%2F03%2FMODUL-METODE PENE LITIAN.pdf/RK=2/RS=Xgq.5PncjZ8jLQ0YRBdftMTrPp4

Taqwanur, & Suryawantiningtyas, M. B. (2022). Analisis Kecacatan Produk dengan Menggunakan Quality Control Circle dan Seven QC Tools di PT. ACI. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 6(2), 191–200. https://doi.org/10.33379/ gtech.v6i2.1589

Utomo, P. S. (2018). Penerapan Analytical Hierarchy Process (Ahp) Dalam Failure Mode And Effects Analysis (Fmea) Untuk Mengidentifikasi Penyebab Defect Piano Up Pada Departement Assy Up Studi Kasus : Pt. Yamaha Indonesia. Uii Journal, 23–39.

Wang, Y. L., Liang, P., Wu, J. N., Zheng, T., Xie, J. H., & Pang, J. (2022). Blackening and blackening control of Litopenaeus vannamei during storage at low temperature. CYTA - Journal of Food, 20(1), 50–59. https://doi.org/10.1080/ 19476337.2021.2021994

Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai , 7(1), 2896–2910.

Wicaksana, A., & Rachman, T. (2018). Udang Vannamei. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Vol. 3, Issue 1, pp. 10–27). https://medium.com/ @arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf

Yulihartini, W., Rusliadi, & Alawi, H. (2017). Pengaruh Penambahan Kalsium Hidroksida Ca(OH)2 terhadap Moulting, Pertumbuhan dan Kelulus Hidupan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei). Jom Faperika Unri, 1, 1–12. https://www.neliti.com/journals/jom-faperika-unri

Yuniarti, R., Azlia, W., & Sari, R. A. (2015). Penerapan Sistem Hazard Analysis Critical Control Point (Haccp) Pada Proses Pembuatan Keripik Tempe. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 14(1), 86–95.

Yuniarti, T., Djunaidah, I. S., Supenti, L., & Suharyadi, S. (2018). Aplikasi bawang merah dan bawang putih memperlambat pembentukan bintik hitam pada udang vanamei. Jurnal Penyuluhan Perikanan Dan Kelautan, 12(2), 65–79. https://doi.org/10.33378/jppik.v12i2.101

Yuniarto, H. A., Akbari, A. D., & Masruroh, N. A. (2013). Perbaikan Pada Fishbone Diagram Sebagai Root Cause Analysis Tool. Jurnal Teknik Industri, 3(3). https://doi.org/10.25105/ jti.v3i3.1565

Zandi, P., Rahmani, M., Khanian, M., & Mosavi, A. (2020). Agricultural risk management using the fuzzy TOPSIS analytical hierarchy process (AHP) and failure mode and effects analysis (FMEA). Agriculture (Switzerland), 10(11), 1–28. https://doi.org/10.3390/agriculture10110504

MANAJEMEN RISIKO PENURUNAN MUTU UDANG BEKU : Faktor, Dampak, dan Solusi dalam Rantai Produksi

Published

May 23, 2026

Details about the available publication format: preview

preview

ISBN-13 (15)

978-634-278-345-0

Physical Dimensions

How to Cite

MANAJEMEN RISIKO PENURUNAN MUTU UDANG BEKU: Faktor, Dampak, dan Solusi dalam Rantai Produksi. (2026). Library Buku Penerbit KBM. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/1314