AKU PERLU KAMU
Keywords:
MOTIVASI, PERJALANAN SPIRITUALSynopsis
Buku Aku Perlu Kamu lahir dari pergulatan perasaan, pengalaman manusiawi, perjumpaan dengan banyak cerita manusia, serta kesadaran mendalam bahwa kehidupan tidak pernah dimaksudkan untuk dijalani hanya seorang diri saja. Di balik setiap keberanian, ada dukungan yang lembut; di balik setiap kesedihan, ada tangan yang terulur; dan di balik setiap keberhasilan, selalu ada “kamu” yang menjadi bagian dari perjalanan panjang itu.
Buku ini mencoba menyingkap makna dari kehadiran sesama dalam hidup manusia dan bahwa setiap relasi, baik dengan Tuhan, alam semesta maupun dengan sesama manusia, membentuk individu menjadi pribadi yang utuh sekaligus tangguh. Melalui refleksi, dan renungan batin, penulis mengajak semua pembaca untuk sejenak menyelami arti “kebersamaan yang menyembuhkan”. Artinya Sembuh dari virus keegoisan, kesombongan, keangkuhan, iri hati dan ketamakan. Di dunia yang sering menonjolkan individualitas, maka, Aku Perlu Kamu mengingatkan setiap pribadi arti pentingnya saling bergantung satu dengan yang lain dalam ikatan kasih, empati, kolaborasi, dan pengertian sehingga membentuk harmoni yang menghidupkan.
Chapters
-
PRAKATA PENULIS
-
KATA PENGANTAR
-
DAFTAR ISI
-
BAB 1 DASAR PEMAHAMAN
-
BAB 2 DIMENSI RELASI
-
BAB 3 KRISIS DAN TANTANGAN
-
BAB 4 TRANSFORMASI RELASI
-
BAB 5 AKU PERLU KAMU, KITA PERLU TUHAN
-
DAFTAR PUSTAKA
-
BIOGRAFI PENULIS
-
ULASAN PEMBACA
Downloads
References
Azra, A. (2002). Transformasi politik Islam. Jakarta: Prenada Media.
Acin, M. A., Amadi., & Tinus, A. (2026). Spiritualitas Katekis. Depok, Sleman-Jogjakarta: KBM Indonesia.
Bowlby, J. (1988). Ikatan dan kehilangan. Jakarta: Gramedia.
Buber, M. (2001). Aku dan engkau. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bakker, L. (1995). Filsafat agama. Yogyakarta: Kanisius.
Cooley, C. H. (1983). Manusia dan masyarakat dalam perspektif sosiologi. Jakarta: Rajawali.
Darmaputera, E. (1988). Pergulatan kehadiran Kristen di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Erikson, E. (1994). Identitas dan siklus hidup manusia. Jakarta: Gramedia.
Fromm, E. (2002). Seni mencinta. Yogyakarta: Jalasutra.
Freire, P. (2005). Pendidikan kaum tertindas. Jakarta: LP3ES.
Frankl, V. E. (2003). Man’s search for meaning. Jakarta: Gramedia.
Goleman, D. (2009). Kecerdasan emosional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hardjana, A. M. (2010). Penghayatan Iman Kristiani. Yogyakarta: Kanisius.
Koentjaraningrat. (2004). Kebudayaan, mentalitet dan pembangunan. Jakarta: PT Gramedia.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kleden, I. (1987). Sikap ilmiah dan kritik kebudayaan. Jakarta: LP3ES.
Kartono, K. (1992). Psikologi sosial untuk manusia Indonesia baru. Bandung: Mandar Maju.
Kartono, K. (1992). Psikologi anak. Bandung: Mandar Maju.
Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia. (2016). Yesus Kristus Sang Pewarta Kerajaan Allah. Jakarta: Penerbit Obor.
Konferensi Waligereja Indonesia. (2005). Pedoman Katekese Gereja Katolik Indonesia. Jakarta: Penerbit Obor.
Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia. (2017). Katekese Lingkungan Hidup. Jakarta: Penerbit Obor.
Katekismus Gereja Katolik. (2007). Katekismus Gereja Katolik. Ende: Penerbit Nusa Indah.
Katekismus Gereja Katolik. (2007). Katekismus Gereja Katolik. Ende: Penerbit Nusa Indah.
Konferensi Waligereja Indonesia. (2005). Pedoman Katekese Gereja Katolik Indonesia. Jakarta: Penerbit Obor.
Keraf, A. S. (2002). Etika lingkungan. Jakarta: Kompas.
Levinas, E. (2005). Totalitas dan tak hingga. Yogyakarta: Kanisius.
Lembaga Alkitab Indonesia. (2015). Alkitab Deuterokanonika. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.
Magnis-Suseno, F. (1987). Etika politik: Prinsip-prinsip moral dasar kenegaraan modern. Jakarta: Gramedia.
Magnis-Suseno, F. (1984). Etika Jawa: Sebuah analisa falsafi tentang kebijaksanaan hidup Jawa. Jakarta: PT Gramedia.
Magnis-Suseno, F. (1987). Etika dasar: Masalah-masalah pokok filsafat moral. Yogyakarta: Kanisius.
Madjid, N. (1992). Islam, doktrin dan peradaban. Jakarta: Paramadina.
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Piliang, Y. A. (2004). Dunia yang dilipat: Tamasya melampaui batas-batas kebudayaan. Bandung: Mizan.
Paus Fransiskus. (2019). Christus Vivit (Kristus Hidup). Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Paus Fransiskus. (2019). Christus Vivit (Kristus Hidup). Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Paus Fransiskus. (2015). Laudato Si’: Ensiklik tentang Perawatan Rumah Bersama. Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Paus Fransiskus. (2019). Christus Vivit (Kristus Hidup). Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Paus Fransiskus. (2019). Christus Vivit (Kristus Hidup). Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Rahner, K. (2015). Dasar-dasar iman Kristen. Yogyakarta: Kanisius.
Rakhmat, J. (2008). Psikologi komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rakhmat, J. (2005). Psikologi agama. Bandung: Mizan.
Sujanto, A. (2001). Psikologi umum. Jakarta: Bumi Aksara.
Sartre, J. P. (2002). Eksistensialisme dan humanisme. Yogyakarta: Kanisius.
Subandrijo, B. (2004). Imago Dei: Manusia menurut Kitab Kejadian. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Seligman, M. E. P. (2011). Hidup bahagia: Psikologi positif untuk mencapai kesejahteraan. Jakarta: Gramedia.
Sujanto, A. (2001). Psikologi umum. Jakarta: Bumi Aksara.
Sastrapratedja. (1983). Manusia multi dimensional. Jakarta: Gramedia.
Soekanto, S. (2012). Sosiologi: Suatu pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sumartana, Th. (1999). Dialog: Kritik dan identitas agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tjaya, T. H. (2009). Filsafat manusia: Sebuah pengantar. Jakarta: Obor.
Van den End, Th. (2003). Hidup dalam perjanjian. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Verkuyl, J. (1994). Etika Kristen dalam perjuangan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Wahab, R. (2015). Psikologi sosial. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.