PENGELOLAAN KELAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Pendekatan Humanistik, Profesional, dan Kontekstual di Sekolah dan Madrasah

Authors

Ai Elsa Amalia Agistiani, Ajril Dzikri Tazili, Anis Salsabila, Anugrah Dimas Saputra, Dede Imam Nurjaman, Della Nurfadilah, Fadila Anastasya, Firmansyah, Hendri Hendriawan, Iwa Kartiwa, Jinan Arwa Ibrahim, Muhammad Fauzi Al Ghifari, Muhammad Ramdan, Mia Yulistia, Naira Nuryaduljannah, Nova Fitri Aulia, Nurul Kamilah, Pebi Pebrianti, Rayhan Syah Ridwan N, Rezkianisa Awaliya, Rifky Muhammad Farhan, Rika Rahmawati, Riva Aprilia, Rudi Ramdani, Sholihah Nurul Afifah, Tina Rijmaul Hidayah, Widya Zulfa Fauziyah, Yosep Sihab Mufti Ali, Shifa Aliya Putri, Lukmanul Hakim

Keywords:

Pengelolaan, Kelas, Agama, Islam

Synopsis

Buku ini membahas secara komprehensif tentang pengelolaan kelas dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan pendekatan yang integratif dan kontekstual. Diawali dengan pemaparan konsep dasar pengelolaan kelas, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kelas merupakan ruang edukatif yang dinamis, yang memerlukan pengelolaan tidak hanya secara teknis, tetapi juga secara pedagogis dan nilai.
Selanjutnya, buku ini menguraikan berbagai aspek penting dalam pengelolaan kelas, seperti peran guru sebagai pemimpin pembelajaran, karakteristik peserta didik, lingkungan belajar, serta berbagai pendekatan yang dapat diterapkan, mulai dari pendekatan klasik hingga pendekatan modern seperti sosio-emosional, instruksional, proses kelompok, dan eklektik. Pembahasan juga dilengkapi dengan analisis problematika nyata di kelas beserta strategi preventif dan kuratif yang dapat dilakukan oleh guru.
Secara keseluruhan, buku ini menegaskan bahwa pengelolaan kelas merupakan fondasi utama dalam menciptakan pembelajaran PAI yang efektif dan bermakna. Dengan pendekatan yang humanistik, profesional, dan kontekstual, kelas diharapkan mampu menjadi komunitas belajar yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter Islami peserta didik secara berkelanjutan.

Chapters

  • KATA PENGANTAR
  • PRAKATA
  • DAFTAR ISI
  • PENDAHULUAN
  • BAB 1 Konsep Pengelolaan Kelas dalam Pendidikan Agama Islam
  • BAB 2 Guru PAI dan Seni Mengelola Kelas: Antara Otoritas, Keteladanan, dan Pelayanan
  • BAB 3 Dimensi Struktural dan Fungsional Pengelolaan Kelas di Sekolah dan Madrasah
  • BAB 4 Problem Pengelolaan Kelas PAI: Akar Masalah dan Strategi Pemecahannya
  • BAB 5 Keunikan Siswa sebagai Subjek Pengelolaan Kelas: Gaya Belajar, Motivasi, dan Latar Belakang
  • BAB 6 Lingkungan Belajar Sebagai Ruang Edukatif: Peran Fasilitas, Tata Ruang, dan Budaya Sekolah dalam Menciptakan Kenyamanan Belajar
  • BAB 7 Pendekatan Klasik Pengelolaan Kelas dan Relevansinya di Era Pendidikan Modern
  • BAB 8 Pendekatan Instruksional Dan Modifikasi Perilaku Dalam Pembelajaran PAI
  • BAB 9 Membangun Relasi Edukatif: Pendidikan Sosio-Emosional dalam Pengelolaan Kelas
  • BAB 10 Kelas sebagai Komunitas Belajar: Pendekatan Proses Kelompok dan Kolaborasi Siswa
  • BAB 11 Pendekatan Eklektik dalam Pengelolaan Kelas PAI: Fleksibilitas Strategi Guru
  • BAB 12 Manajemen Kelas Berbasis Perencanaan: Merancang Prosedur dan Aturan Bersama
  • BAB 13 Strategi Preventif dan Kuratif Dalam Menjaga Ketertiban dan Kenyamanan Kelas: Pencegahan Masalah dan Penanganan Gangguan
  • BAB 14 Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan Dalam Pengelolaan Kelas yang Beretika: Menegaskan Integritas, Tanggung Jawab, dan Budaya Kerja Pendidik
  • BAB 15 Disiplin Kelas Sebagai Proses Pendidikan Karakter di Sekolah dan Madrasah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, Abu. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. (Membahas perilaku belajar dan disiplin).

Al-Attas, S. M. N. (1991). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. 1999. The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Ghazali, I. (2011). Ihya’ Ulumuddin (Terjemahan). Jakarta: Republika.

Al-Ghazali, I. (Reprint 2011). Ihya’ Ulumuddin: Kebangkitan Ilmu-Ilmu Agama. Jakarta: Republika.

Al-Ghazali. Ihya’ Ulumuddin. Beirut: Dar al-Fikr.

Arends, Richard I. 2012. Learning to Teach. New York: McGraw-Hill.

Arifin, Z. (2019). Implementasi pengelolaan kelas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 145–160.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2019). Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Jakarta: Rineka Cipta.

Bowlby, J. (1988). A secure base: Parent-child attachment and healthy human development. Basic Books [4]

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Cambridge: Harvard University Press.

Burden, P., & Byrd, D. (2016). Methods for Effective Teaching. Boston: Pearson.

CASEL. (2020). What is the CASEL framework? Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning.

Dale, E. (1969). Audio-Visual Methods in Teaching. Dryden Press.

Daryanto & Farid, M. (2013). Bimbingan Konseling: Panduan Komunikasi Edukatif bagi Guru. Yogyakarta: Gava Media.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2017). Self-Determination Theory: Basic Psychological Needs in Motivation, Development, and Wellness. Guilford Press.

Depdiknas. (2008). Standar sarana dan prasarana sekolah/madrasah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Dewantara, Ki Hadjar. (2013). Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka. Yogyakarta: UST-Press.

Djamarah, S. B. (2006). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.

Djamarah, S. B. (2010). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, S. B. (2014). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri & Zain, Aswan. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. (Fokus pada pengelolaan kelas dan interaksi guru-murid).

Djamarah, Syaiful Bahri. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2011). The impact of enhancing students’ social and emotional learning: A meta-analysis of school-based universal interventions. Child Development, 82(1), 405–432.

Emmer, E. T., & Evertson, C. M. (2013). Handbook of Classroom Management: Research, Practice, and Contemporary Issues. New York: Routledge.

Emmer, E. T., & Evertson, C. M. (2021). Classroom Management for Elementary Teachers (11th ed.). Pearson.

Emmer, E. T., & Sabornie, E. J. (2020). Handbook of Classroom Management (2nd ed.). New York: Routledge.

Emmer, E. T., & Sabornie, E. J. (Eds.). (2022). Handbook of classroom management (2nd ed.). Routledge.

Emmer, E., & Sabornie, E. (2015). Handbook of Classroom Management. New York: Routledge.

Evertson, C. M., & Emmer, E. T. (2017). Classroom Management for Elementary Teachers (10th Edition). Pearson.

Evertson, C. M., & Weinstein, C. S. (2006). Handbook of classroom management: Research, practice, and contemporary issues. New York: Lawrence Erlbaum Associates.

Evertson, C. M., & Weinstein, C. S. (2006). Handbook of Classroom Management. New York: Routledge.

Evertson, Carolyn M., & Weinstein, Carol S. 2006. Handbook of Classroom Management: Research, Practice, and Contemporary Issues. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates.

Fauzi, A., & Rohman, N. (2023). Paradigma Al-Ghazali: Kasih Sayang sebagai Prasyarat Utama Transfer Ilmu dalam Pendidikan Islam Modern. Jurnal Pendidikan Islam Jauhar, 4(1), 45-58.

Freiberg, J. (1999). Comprehensive classroom management: Creating communities of support and solving problems. Allyn & Bacon.[5]

Freire, P. (2018). Pedagogy of the Oppressed. Bloomsbury Publishing.

Glasser, W. (1986). Control Theory in the Classroom. Perennial Library.

Hamalik, Oemar. (2015). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, Oemar. 2011. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamre, B. K., Hatfield, B., Pianta, R. C., & Mashburn, A. J. (2013). Evidence for general and domain-specific elements of teacher-child interactions: Associations with preschool students’ adjustment. Child Development. (Dari konteks CLASS emotional support).[2][6].

Hargreaves, A., & Fullan, M. (2012). Professional capital: Transforming teaching in every school. New York: Teachers College Press.

Hasanah, U. (2019). Pengaruh fasilitas dan lingkungan belajar terhadap motivasi siswa di madrasah aliyah. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 45–60.

Hidayat, N. (2015). Metodologi Pengajaran Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Huda, Miftahul. 2014. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Johnson, David W., Johnson, Roger T., & Smith, Karl A. 2014. Cooperative Learning: Improving University Instruction by Basing Practice on Validated Theory. Journal on Excellence in College Teaching.

Kapp, K. M. (2012). The Gamification of Learning and Instruction. Pfeiffer.

Kemdikbud. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2023). Survei masalah emosional siswa pasca-pandemi. (Referensi survei internal; data umum dari studi pendidikan Indonesia).[8][9]

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemendikbudristek). (2022). Kurikulum Merdeka: Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Khumaidi, A. (2023). Manajemen pengelolaan kelas dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Gading. Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam.

Kohn, A. (2006). Beyond Discipline: From Compliance to Community. Alexandria: ASCD.

Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Lie, Anita. 2010. Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: Grasindo.

Majid, A. (2012). Belajar dan pembelajaran pendidikan agama Islam. Remaja Rosdakarya.

Majid, A. (2014). Pendidikan agama Islam berbasis kompetensi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Majid, A. (2016). Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya. (Referensi untuk manajemen kelas dan peran guru sebagai fasilitator).

Majid, Abdul. (2014). Strategi Pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Marwiyah, S., & Alauddin. (2022). Manajemen kelas dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Kelola: Journal of Islamic Education Management.

Marzano, R. J. (2003). Classroom Management That Works: Research-Based Strategies for Every Teacher. ASCD.

Marzano, R. J. (2023). The Art and Science of Teaching Revisited. Alexandria: ASCD.

Muhaimin. (2009). Rekonstruksi pendidikan Islam: Dari paradigma pengembangan, manajemen kelembagaan, kurikulum hingga strategi pembelajaran. Rajawali Pers.

Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen Berbasis Sekolah. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Mulyasa, E. (2017). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. 2013. Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Musbaing. (2024). Tantangan guru pendidikan agama Islam dalam menghadapi pembelajaran di era digital. Jurnal Pendidikan Refleksi.

Mustikaati, W., Ambarwati, D. N., Herlina, H., Nurbaiti, E. F., & Al Rashid, R. F. (2025). Seni dalam mengelola kelas melalui prosedur perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi guna menciptakan kelas yang hebat. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial.

Nabila, S., & Rahmadi, F. (2022). Implementasi manajemen kelas dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Tambusai.

Nata, A. (2018). Manajemen Pendidikan: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Prenada Media Group.

Nata, Abuddin. 2012. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Nitami, S. D., Neviyarni, & Nirwana, H. (2025). Konsep dan implementasi pengelolaan kelas dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa.

Observasi lapangan. (2025). Praktik pembelajaran PAI di kelas … Data tidak dipublikasikan.

OECD. (2019). Future of Education and Skills 2030: OECD Learning Compass 2030. Paris: OECD Publishing.

OECD. (2020). The Future of Education and Skills 2030. Paris: OECD Publishing.

Pianta, R. C. (2008). Classroom Assessment Scoring System (CLASS). University of Virginia.[2]

Pianta, R. C., Hamre, B. K., & Mintz, S. (2012). The Classroom Assessment Scoring System (CLASS). World Bank.

Pidarta, M. (2007). Pengelolaan kelas. Rineka Cipta.

Pusat Menjaminan Mutu Pendidikan (Pusmenjar). (2025). Survei burnout guru Indonesia. (Data dari studi terkini tentang beban kerja guru).[10][11][12]

Putri, R. S., & Kurniawan, A. (2025). Manajemen kelas dalam peningkatan efektivitas pembelajaran. Jurnal Publikasi Manajemen Informatika.

Rahman, A. (2020). Etika profesi guru dalam pengelolaan kelas. Jurnal Manajemen Pendidikan.

Rahman, A. (2021). Penerapan modifikasi perilaku dalam meningkatkan disiplin belajar siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 33–48

Ramayulis. (2015). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Rogers, C. R. (1951). Client-centered therapy: Its current practice, implications and theory. Houghton Mifflin.[13]

Sagala, S. (2013). Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.

Samsul, N., & Daheri, M. (2024). Manajemen kelas dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Mosikolah.

Sanjaya, W. (2013). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, Wina. (2015). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, Wina. (2017). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, Wina. 2014. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santrock, J. (2014). Educational Psychology. New York: McGraw Hill.

Santrock, J. W. (2011). Educational Psychology. New York: McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2018). Educational Psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Santrock, J. W. (2021). Educational Psychology (7th ed.). New York: McGraw-Hill.

Sardiman, A. M. (2014). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.

Sardiman. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Saumi, N. (2015). Pengelolaan kelas melalui pendekatan eklektik dalam membentuk karakter siswa. Diambil dari https://nursaumi.blogspot.com/2015/03/pengelolaan-kelas-melalui-pendekatan.html⁠

Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective. Pearson. (Membahas teori Konstruktivisme dalam pembelajaran).

Shulman, L. S. (1987). Knowledge and Teaching: Foundations of the New Reform. Harvard Educational Review. (Membahas pentingnya menggabungkan penguasaan materi dengan cara mengajar/pedagogi).

Skinner, B. F. (1953). Science and Human Behavior. (Tentang teori penguatan positif).

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Slavin, R. (2011). Educational Psychology: Theory and Practice. Boston: Pearson.

Slavin, R. E. (2018). Educational psychology: Theory and practice (12th ed.). Boston: Pearson.

Slavin, R. E. (2019). Educational Psychology: Theory and Practice. Pearson. (Membahas tentang dampak heterogenitas kemampuan siswa di dalam kelas).

Slavin, R. E. (2022). Educational Psychology: Theory and Practice (14th ed.). Boston: Pearson.

Slavin, Robert E. 2015. Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice. Boston: Allyn and Bacon.

Sribd. (Oktober 2021), pengelolaan-kelas-dalam-menunjang-keefektifan-pembelajaran-di-sd, diperoleh 19 februari jam 10.00, dari https://share.google/H4n9JVRvNhSvDG ovl

Suardi, Moh. (2018). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.

Sudjana, Nana. 2010. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sulistyo, B. (2022). Sinergi Persiapan Organisasi dan Hubungan Empati dalam Manajemen Kelas PAI. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 8(2), 112-125.

Suprijono, Agus. 2013. Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryani, N. (2020). Strategi pembelajaran PAI di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 75–90.

Susanto, A. (2023). Implementasi SEL untuk mengurangi bullying. Indonesian Journal of Educational Research. (Dari jurnal pendidikan Indonesia terkait).[14]

Sutrisno. (2019). Budaya kerja guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia.

Suyadi. (2013). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyanto & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Erlangga.

Suyono & Hariyanto. 2014. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Syah, M. (2010). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2020). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tauber, R. (2007). Classroom Management: Sound Theory and Effective Practice.

Taylor, M., et al. (2018). Pelatihan komunikasi empatik dalam pengajaran. Teaching and Teacher Education. (Dari studi empati guru).[16]

Taylor, R. D., Oberle, E., Durlak, J. A., & Weissberg, R. P. (2017). Promoting positive youth development through school-based social and emotional learning interventions: A meta-analysis of follow-up effects. Child Development, 88(4), 1156–1171.[15]

Tomlinson, Carol Ann. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners. Alexandria: ASCD.

Trianto. 2014. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

UNESCO. (2021). Teacher Empathy Training program for Southeast Asia. (Program pelatihan berbasis bukti).[16]

Uno, H. B. (2011). Profesi Kependidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Uno, H. B. (2011). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Bumi Aksara.

Uno, H. B. (2016). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Uno, Hamzah B. (2012). Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

Uno, Hamzah B. (2016). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Uno, Hamzah B. 2012. Profesi Kependidikan: Problema, Solusi, dan Reformasi Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Usman, Moh. Uzer. 2011. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wahid, A., Muhardi, M., & Tahir, M. (2023). Analisis pengelolaan kelas dalam meningkatkan kepuasan belajar. Al-Irsyad: Journal of Education Science, 2(2), 120–131.

Winnicott, D. W. (1960). The theory of the parent-infant relationship. International Journal of Psycho-Analysis, 41, 585–595.[17]

Woolfolk, A. (2016). Educational Psychology (13th ed.). Boston: Pearson Education.

Woolfolk, A. (2020). Educational psychology (14th ed.). Boston: Pearson.y (14th ed.). Boston: Pearson.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

“PENGELOLAAN KELAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM” Pendekatan Humanistik, Profesional, dan Kontekstual di Sekolah dan Madrasah

Downloads

Published

April 16, 2026

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

62-0174-03239-4

Physical Dimensions

How to Cite

PENGELOLAAN KELAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Pendekatan Humanistik, Profesional, dan Kontekstual di Sekolah dan Madrasah. (2026). Library Buku Penerbit KBM. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/1220