PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI RUANG DIGITAL
Keywords:
PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN, RUANG DIGITALSynopsis
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam cara manusia berkomunikasi, belajar, dan membangun relasi sosial. Ruang digital tidak lagi sekadar sarana teknologi, tetapi telah menjadi lingkungan hidup baru yang membentuk cara berpikir, nilai, serta spiritualitas generasi masa kini. Dalam konteks tersebut, Pendidikan Agama Kristen (PAK) menghadapi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan pendekatan pedagogis yang relevan dengan realitas kehidupan digital. Buku Pendidikan Agama Kristen di Ruang Digital hadir sebagai refleksi akademik yang berusaha menelaah relasi antara iman Kristen, pendidikan, dan dinamika budaya digital secara kritis, teologis, dan kontekstual.
Buku ini diawali dengan pembahasan mengenai fenomena budaya digital melalui kajian tentang reels dan scrolling dalam perspektif pendidikan Kristiani. Fenomena tersebut menggambarkan bagaimana generasi digital mengonsumsi informasi secara cepat, visual, dan fragmentaris. Pola ini memengaruhi cara belajar, cara memahami kebenaran, serta cara generasi muda memaknai pengalaman religius mereka. Oleh sebab itu, Pendidikan Agama Kristen ditantang untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu menjembatani kedalaman iman dengan pola komunikasi digital yang terus berubah. Selanjutnya, buku ini membahas rekonstruksi teologis mengenai hakikat kehadiran dan peran transformasional sekolah Kristen dalam konteks pendidikan di ruang digital. Sekolah Kristen tidak hanya berfungsi sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai komunitas pembentukan iman yang menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam proses pendidikan. Dalam ruang digital yang semakin kompleks, lembaga pendidikan Kristen dipanggil untuk tetap menjadi agen transformasi yang membentuk karakter, integritas moral, serta kedewasaan spiritual peserta didik.
Kajian tentang spiritualitas cyber dalam buku ini juga menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital tidak hanya memengaruhi metode pembelajaran, tetapi juga memengaruhi cara manusia mengalami dan mengekspresikan spiritualitas. Ruang digital dapat menjadi sarana pertumbuhan iman apabila digunakan secara bijaksana, tetapi juga dapat menghadirkan tantangan baru bagi kehidupan spiritual apabila tidak disertai dengan kedewasaan teologis dan etis. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Kristen memiliki tanggung jawab untuk membimbing generasi digital agar mampu mengintegrasikan iman mereka dengan kehidupan digital secara kritis dan bertanggung jawab. Buku ini juga mengangkat pendekatan kontekstual melalui kajian etnoteologi dalam platform digital. Perspektif ini menekankan pentingnya memahami realitas budaya lokal dalam proses pendidikan iman. Dalam ruang digital yang bersifat global, nilai-nilai lokal dan kearifan budaya tetap memiliki peran penting dalam membentuk identitas iman yang kontekstual. Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen tidak hanya berorientasi pada penyampaian doktrin, tetapi juga pada dialog antara iman, budaya, dan realitas sosial.
Pembahasan mengenai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam pendidikan Kristen juga menjadi bagian penting dari refleksi buku ini. Pertanyaan tentang apakah teknologi digital merupakan ancaman atau justru rekan dalam misi Pendidikan Agama Kristen membuka ruang diskusi yang kritis. Teknologi dapat menjadi sarana yang memperkaya proses pembelajaran apabila digunakan dengan landasan etika dan spiritualitas yang kuat. Oleh karena itu, PAK perlu mengembangkan literasi digital yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknologi, tetapi juga pada kebijaksanaan moral dalam memanfaatkannya. Selain itu, buku ini juga mengangkat analisis filosofis mengenai relasi antara logos dan pseudologos dalam era post-truth. Dalam ruang digital yang dipenuhi oleh arus informasi yang cepat dan sering kali tidak terverifikasi, persoalan kebenaran menjadi isu yang sangat penting. Pendidikan Agama Kristen dipanggil untuk meneguhkan kembali fondasi kebenaran yang berakar pada firman Tuhan sekaligus membentuk kemampuan berpikir kritis pada peserta didik agar mampu membedakan antara kebenaran dan manipulasi informasi. Buku ini ditutup dengan refleksi dengan pertanyaan mendasar mengenai sikap iman di ruang digital: apakah manusia semakin meragukan iman atau justru menemukan cara baru untuk menghidupinya. Pertanyaan ini menjadi refleksi teologis yang penting bagi dunia pendidikan Kristen. Di tengah kompleksitas dunia digital, iman Kristen dipanggil untuk tetap menjadi sumber pengharapan, hikmat, dan transformasi bagi kehidupan manusia.
Melalui berbagai kajian yang disajikan, buku ini berupaya memberikan kontribusi bagi pengembangan pemikiran teologi pendidikan Kristen yang kontekstual dengan perkembangan teknologi digital. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, pendidik, mahasiswa teologi, serta para pelayan gereja dalam memahami dan mengembangkan Pendidikan Agama Kristen yang relevan, reflektif, dan transformatif di tengah perubahan zaman
Chapters
-
KATA PENGANTAR
-
KATA SAMBUTAN 1
-
KATA SAMBUTAN 2
-
KATA SAMBUTAN 3
-
DAFTAR ISI
-
REELS DANSCROLLING PERSPEKTIF PENDIDIKAN KRISTIANI Yornan Masinambow
-
SPIRITUALITASCYBER DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI ERA DIGITAL Cleopatriza Th.F Ruhulessin
-
REKONSTRUKSI TEOLOGIS HAKIKAT KEHADIRAN DAN PERAN TRANSFORMASIONAL SEKOLAH KRISTEN DALAM KONTEKS PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI RUANG DIGITAL Marde Christian Stenly Mawikere
-
KONTEKSTUALISASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MELALUI KAJIAN ETNOTEOLOGI DI PLATFORM DIGITAL Yoel Giban
-
NARKOBA DIGITAL ATAU REKAN MISI MASA KINI? MENELAAH AI DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Heri Kristian
-
LOGOS VS. PSEUDOLOGOS: ANALISIS FILOSOFIS EKSISTENSI KEBENARAN DALAM PAK DI RUANG DIGITAL ERA POST-TRUTH Stefanus Christianto Yuwono
-
PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MERAGU ATAU BERIMAN DI RUANG DIGITAL Hendrik Legi
Downloads
References
Agustina, Lidya. “Viralitas Konten Di Media Sosial.” Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa 1, no. 2 (2020).
Andzani, Diva, and Irwansyah. “Dinamika Komunikasi Digital: Tren, Tantangan Dan Prospek Masa Depan.” Jurnal Syntax Dmiration 4, no. 11 (2023): 1–19.
Antone, Hope. Pendidikan Kristiani Kontekstual. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.
Dami, Zummy Anselmus. “Pedagogi Shalom: Analisis Kritis Terhadap Pedagogi Kritis Henry A. Giroux Dan Relevansinya Bagi Pendidikan Kristen Di Indonesia.” Jurnal Filsafat 29, no. 1 (2019).
Danuri, Muhamad. “Perkembangan Dan Transformasi Teknologi Digital.” Infokam XV, no. II (2019): 116–123.
Groome, Thomas H. Christian Religious Education - Pendidikan Agama Kristen: Berbagi Cerita Dan Visi Kita. Edited by Daniel Stefanus. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.
Hardiman, F. Budi. Aku Klik Maka Aku Ada: Manusia Dalam Revolusi Digital. Yogyakarta: Kanisius, 2021.
Iskandar, Muhammad Irsyad, Hudi Santoso, and Leonard Dharmawan. “Konten Reels Instagram @Half.Spacemedia Terhadap Tingkat Keterlibatan Digital Audiens.” EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi 6, no. 1 (2026): 244.
Moekahar, Fatmawati, and Shania Maharani. “Impression Management Di Instragram Reels.” In Budaya Pop: Komunikasi Dan Masyarakat, edited by Nigar Pandrianto, Gregorius Genep Sukendro, Roswita Oktavianti, and Wulan Purna Sari. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2023.
Nugraha, Aditya, Ratih Hasana Sudrajat, and Berlian P.S. Putri. “Fenomena Meme Di Media Sosial: Studi Etnografi Virtual Posting Meme Pada Pengguna Media Sosial Instagram.” Jurnal Sosioteknologi 14, no. 3 (2015): 237–245.
Nuhamara, Daniel. Pembimbing PAK. Bandung: Bandung: Jurnal Info Media, 2009.
Rosady, Rikke Astria, and Wemmy Prayogo. “Peran Pendidik Kristen Dalam Membangun Formasi Spiritual Generasi Z Di Era Cyber Melalui Media Sosial.” In Meretas Polarisasi Pendidikan Kristiani: Isu-Isu Kontemporer Terkait Pendidikan Kristen Di Gereja Dan Masyarakat, edited by Hans A. Harmakaputra, Kartika Diredja, and Michael Alexander. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021.
Salsabila, Fairuz, and Raihan Faturrahman. “Infinite Scrolling Short Video Dan Brain Rot: Hidden Threats to Emerging Adulthood.” Journal of Advances in Education 1, no. 2 (2025): 76.
Schwab, Klaus. Revolusi Industri Keempat. Edited by Farah Diena & Andi Tarigan. Jakarta: Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2019.
Seymour, Jack L. Memetakan Pendidikan Kristiani: Pendekatan-Pendekatan Pembelajaran Jemaat. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.
Siahaan, Daniel Syafaat. “Aku Online, Maka Aku Ada: Menggugat Eksistensi Generasi Milenial Dalam Media Sosial Berdasarkan Perspektif Spiritualitas Kristen.” In Generasi Millenial: Diskursus Teologi, Pendidikan, Dinamika Psikologis Dan Kelekatan Pada Agama Di Era Banjir Informasi, edited by Jeane Marie Tulung, Achmad Syahid, Yanice Janis, and Yan O. Kalampung. Depok: Rajawali Pers, 2019.
Tsani, Kharisma Iraz, Mufida Aly, Sandrina Ardya Garini, Nadin Amaliyah Putri, Helmy Prasetyo Yuwinanto, and Fitri Mutia. “Dampak Scroll Culture Terhadap Daya Konsentrasi Generasi Z: Tinjauan Literatur Psikologi Dan Media Digital.” Jurnal Penelitian Inovatif 5, no. 4 (2025): 2723–2730.
Boiliu, F. M., and M. Polii. “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital terhadap Pembentukan Spiritualitas dan Moralitas Anak.” Imanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 76–91.
Durkheim, Emile. The Elementary Forms of Religious Life. Translated by Karen E. Fields. New York: Free Press, 1995.
Hardiman, F. Budi. Aku Klik Maka Aku Ada: Manusia dalam Revolusi Digital. Yogyakarta: PT Kanisius, 2021.
Hardiman, F. Budi. “Manusia dalam Prahara Revolusi Digital.” Diskursus: Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyarkara 17, no. 2 (2018): 177-192.
James, William. The Varieties of Religious Experience: A Study in Human Nature. New York: Longmans, Green, and Co., 1902.
Kohlberg, Lawrence. The Philosophy of Moral Development. 2 vols. New York: Harper & Row, 1981.
Larasati, Ayu, and H. D. “Strategi dan Upaya Pemanfaatan Media Sosial dalam Budaya Baru.” Jurnal Cahaya Mandalika (2023): 922–925.
Ratnaningsih, S., Miswan, Hady, Y., Sari Dewi, R., Fahriany, and Zuhdi, M. “The Effectiveness of Using Edmodo-Based E-learning in the Blended Learning Process to Increase Student Motivation and Learning Outcomes.” 2020 8th International Conference on Cyber and IT Service Management (CITSM) (2020). https://doi.org/10.1109/CITSM50537.2020.9268924.
Ringo, S. S., and S. Pasaribu. “Artificial Intelligence (AI) in the Perspective of Christian Religious Education.”. https://ejurnal.sttpshema.ac.id/index.php/shema/.
Sarkawi, D. “Perubahan Sosial dan Budaya Akibat Media Sosial.” (December 2016). https://ejournalbinainsani.ac.id/index.php/JAK/article/view/183.
Schleiermacher, Friedrich. On Religion: Speeches to Its Cultured Despisers. Translated by Richard Crouter. Cambridge: Cambridge University Press, 1996.
Smith, James K. A. Desiring the Kingdom: Worship, Worldview, and Cultural Formation. Grand Rapids, MI: Baker Academic, 2009.
Sopacoly, M. M., and I. Y. M. Lattu. “Kekristenan dan Spiritualitas Online: Cybertheologi sebagai Sumbangsih Berteologi di Indonesia.” Gema Teologika 5, no. 2 (2020): 137-154.
Suleeman, Stephen. Pendidikan Agama Kristen yang Relevan di Era Globalisasi. Jakarta: Sekolah Tinggi Teologi Jakarta, 2015.
Tanudjaja, R. Spiritualitas Kristen dan Apologetika Kristen. Malang: SAAT, 2018.
Tarigan, S. A. “Transformasi Penyampaian Firman dari Mimbar ke Media Sosial.” 2, no. 1 (2025): 1-5.
Thaller, M. “Controversies around the Digital Humanities: An Agenda.” https://doi.org/10.2307/41636594.
Titaley, Samuel. PAK dan Teknologi Digital. Jakarta: STFT Jakarta Press, 2018.
Tsoraya, Nurul Dwi, Masduki Asbari, and Ardini Pratiwi. “Revolusi Digital: Meningkatkan Relasi, Mengurangi Intensi.” Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan 1, no. 1 (2023): 34–38.
Turkle, Sherry. Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other. New York: Basic Books, 2011.
Zaenuddin, Ali. “Fenomena Beragama di Era Disrupsi, Post-Truth Society dan Komoditas Simbolik.” Kompasiana, June 23, 2020. https://www.kompasiana.com/alizaenuddin_/5ef2275b097f3620e50dafd2/fenomenaberagama-di-era-disrupsi-post-truth-society-dan-komoditas-simbolik.
Zubaedi. Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasi dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana, 2011.
Anthony, Michael J., dan Warren S. Benson. Exploring the History and Philosophy of Christian Education: Principles for the 21st Century. Grand Rapids, MI: Kregel Publications, 2003.
Bartholomew, Craig G., dan Michael W. Goheen. The Drama of Scripture: Finding Our Place in the Biblical Story. Grand Rapids, MI: Baker Academic, 2004.
Estep, James R., Michael J. Anthony, dan Gregg R. Allison. A Theology for Christian Education. Nashville, TN: B&H Academic, 2008.
Holmes, Arthur F. The Idea of a Christian College. Grand Rapids, MI: Eerdmans, 1987.
Knight, George R. Philosophy and Education: An Introduction in Christian Perspective. 4th ed. Berrien Springs, MI: Andrews University Press, 2006.
Lickona, Thomas. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York, NY: Bantam Books, 1991.
Murray, Andrew. Humility: The Beauty of Holiness. New Kensington, PA: Whitaker House, 2001. (Karya asli diterbitkan 1895).
Nouwen, Henri J. M. The Wounded Healer: Ministry in Contemporary Society. New York, NY: Doubleday, 1986.
Piper, John. Desiring God: Meditations of a Christian Hedonist. Rev. ed. Colorado Springs, CO: Multnomah Books, 2011.
Schreiner, Thomas R. Run to Win the Prize: Perseverance in the New Testament. Wheaton, IL: Crossway, 2010.
Sire, James W. The Universe Next Door: A Basic Worldview Catalog. 4th ed. Downers Grove, IL: InterVarsity Press, 2004.
Stassen, Glen H., dan David P. Gushee. Kingdom Ethics: Following Jesus in Contemporary Context. Downers Grove, IL: IVP Academic, 2003.
Tozer, A. W. The Pursuit of God. Harrisburg, PA: Christian Publications, 1961.
Van Brummelen, Harro. Walking with God in the Classroom: Christian Approaches to Teaching and Learning. 3rd ed. Colorado Springs, CO: Purposeful Design Publications, 2009.
Van Manen, Max. Researching Lived Experience: Human Science for an Action Sensitive Pedagogy. Albany, NY: State University of New York Press, 1990.
Vanhoozer, Kevin J. The Drama of Doctrine: A Canonical-Linguistic Approach to Christian Theology. Louisville, KY: Westminster John Knox Press, 2010.
Volf, Miroslav. A Public Faith: How Followers of Christ Should Serve the Common Good. Grand Rapids, MI: Brazos Press, 2011.
Willard, Dallas. The Divine Conspiracy: Rediscovering Our Hidden Life in God. San Francisco, CA: HarperOne, 1998.
Wright, N. T. How God Became King: The Forgotten Story of the Gospels. New York, NY: HarperOne, 2010.
Agoestina, Eunike. Injil Dan Kebudayaan. 2, no. 1 (2020).
Boiliu, Esti Regina, and Sozawato Telaumbanua. “Inovasi Pembelajaran Digital dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa: Suatu Analisis Pendidikan Agama Kristen.” Real Didache: Journal of Christian Education 2, no. 2 (2022): 90–100. https://doi.org/10.53547/rdj.v2i2.242.
Darmawan, I. Putu Ayub. “Pendidikan Perdamaian Dengan 12 Nilai Dasar Perdamaian.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 1 (2019): 55–71. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.82.
Giban, Yoel. Budaya Gamo Soho Bagi Masyarakat Di Suku Ngalik Distrik Silimo Kabupaten Yahukimo. 2020.
Giban, Yoel. The effect of the quality learning process and learning motivation theology high school on tom bozeman wamena. n.d.
Giban, Yoel, and Ester Sugiarsi. “Dinamika Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Multietnik.” Sanctum Domine: Jurnal Teologi 12, no. 2 (2023): 113–32. https://doi.org/10.46495/ sdjt.v12i2.146.
Gulo, Rezeki Putra, and Nikarni Zai. Kontekstualisasi Filsafat Pendidikan Kristen di Era Digital: Menuju Pembelajaran yang Adaptif dan Relevan. n.d.
Keriapy, Frets, Yoel Giban, and Tinus Giban. Spiritualitas dalam Ruang Cyber (Cyberspace): Makhluk Digitalis sekaligus Spiritualis. n.d.
Kuntoro, Shodiq A. An etnographic research about the school culture in the character education within an elementary school. 3 (2015).
Legi, Hendrik, and Frets Keriapy. “Pendidikan Agama Kristen sebagai Sebuah Usaha Menumbuhkan Sikap Toleransi.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 187–98. https://doi.org/10.47167/kharis.v4i2.127.
Legi, Hendrik, and Frets Keriapy. “Pendidikan Agama Kristen sebagai Sebuah Usaha Menumbuhkan Sikap Toleransi.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 187–98. https://doi.org/10.47167/kharis.v4i2.127.
Legi, Hendrik, and Frets Keriapy. “Pendidikan Agama Kristen sebagai Sebuah Usaha Menumbuhkan Sikap Toleransi.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 187–98. https://doi.org/10.47167/kharis.v4i2.127.
Lumbantobing, Sarah Gracia, John Asamau, and Yafarman Zai. Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Kehidupan Sosial Dan Moral Keluarga Dewasa. 2026.
Pasaribu, Ferdinan, and Anetrin Sakiaddat. Digital Religiosity dan Teologi Kontekstual: Strategi Inovatif Menghidupkan Kembali Gereja bagi Kaum Muda. n.d.
Setiawan, David Eko. “Resensi Buku: Model-Model Teologi Kontekstual.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 7, no. 2 (2024): 431–41. https://doi.org/10.34081/fidei. v7i2.580.
Sinaga, Rafael Salas. Pendidikan Agama Kristen Kontekstual: n.d.
Thomassoyan, Yoseph Christian, and Jermia Djadi. Kepemimpinan Yesus Kristus Menurut Injil Sinoptik Dan Relevansinya Terhadap Kepemimpinan Rohani Masa Kini. n.d.
Zebua, Sri Iman Putri, Yoel Giban, and Sensius Amon Karlau. “Instruksi Pendidikan Agama Kristen Dalam Mengembangkan Karakter dan Nilai-Nilai Spiritual dalam Era Digital 5.0.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 5, no. 1 (2024): 23–35. https://doi.org/10.47530/ edulead.v5i1.207.
Aritonang, Jan S. Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majemuk. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Status Literasi Digital Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, 2022.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020–2035. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2020.
Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia. Dokumen Keesaan Gereja (DKG) 2019–2024. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Schwab, Klaus. Shaping the Future of the Fourth Industrial Revolution. New York: Currency, 2018.
Sutrisno, Edy. Pendidikan Karakter di Era Digital. Jakarta: Prenadamedia Group, 2019.
UNESCO. Guidance for Generative AI in Education and Research. Paris: UNESCO, 2023.
Yuliana, Lia. Etika dan Literasi Digital dalam Pendidikan. Jakarta: Kencana, 2021.
Albardía, Mayte Santos, Simón Peña-Fernández, dan Irati Agirreazkuenaga. 2025. “Technology, Education and Critical Media Literacy: Potential, Challenges, and Opportunities.” Frontiers in Human Dynamics 7 (Juli). https://doi.org/1 0.3389/fhumd.2025.1608911.
Boiliu, Esti Regina, Demsy Jura, and António Oliveira de Carvalho. 2025. “Reinterpreting Religion in the Digital Age: Theology, Ethics, and Christian Education.” Didaché: Journal of Christian Education 6, no. 2: 219–242. https://doi.org/10.46445/djce.v6i2.1075.
Campbell, Heidi A. 2020. “Digital Ethics: Envisioning a Future for Networked Christianity.” Journal of Religious and Political Practice 6, no. 1-2: 1-17.
Campbell, Heidi A. 2021. Digital Religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. Routledge. https://www. researchgate.net/profile/Heidi-Campbell-8/publication/293958274_Digital_Religion_Understanding_Religious_Practice_in_New_Media_Worlds/links/56bcfa8408ae5e7ba40fbdf0/Digital-Religion-Understanding-Religious-Practice-in-New-Media-Worlds.pdf
Cinelli, Matteo, Gianmarco De Francisci Morales, Alessandro Galeazzi, Walter Quattrociocchi, and Michele Starnini. 2021. “The Echo Chamber Effect on Social Media.” Proceedings of the National Academy of Sciences 118, no. 9 (Maret): e2023301118. https://doi.org/10.1073/pnas.2023301118.
Elizabeth, Elizabeth, dan Grace Mikaere. 2025. “Christian Service Ethics in Facing the Challenges of the Digital World: A Theological-Ethical Perspective on Digital Engagement.” Ministries and Theology 2, no. 2 (Juni): 55–64. https://doi.org/10.35335/2jna6x92.
Foster, Clare L. E. 2022. “Truth as Social Practice in a Digital Era: Iteration as Persuasion.” AI & Society 38: 2009–2023. https://doi.org/10.1007/s00146-021-01306-w.
Hameleers, Michael, and Nilou Yekta. 2023. “Entering an Information Era of Parallel Truths? A Qualitative Analysis of Legitimizing and De-legitimizing Truth Claims in Established Versus Alternative Media Outlets.” Communication Research 52, no. 6: 803–825. https://doi.org/10.1177/00936502231189685.
Hartmann, David, Sonja Mei Wang, Lena Pohlmann, and Bettina Berendt. 2025. “A Systematic Review of Echo Chamber Research: Comparative Analysis of Conceptualizations, Operationalizations, and Varying Outcomes.” Journal of Computational Social Science 8 (April): Article 52. https://link.springer.com/article/10.1007/s42001-025-00381-z.
Juanta, Elkria. 2025. "Dari Logos ke Like: Interseksi Teologi Komunikasi dan Budaya Media Sosial." Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 5, no. 2: 147-165. https://doi.org/10.55649/skenoo.v5i2.185.
Kristian, Heri. 2022. “Menjadi Kristuber Sekuler Yang Rohani.” LENTERA KARYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Sejarah, Humaniora 6, no. 1: 128. https://widyasari-press.com/wp-content/uploads/2021/11/15.-Heri-Kristian-Menjadi-Kristuber-Sekuler-yang-Rohani-2.pdf
Kubin, Emily, dan Christian von Sikorski. 2021. "The Role of (Social) Media in Political Polarization: A Systematic Review." Annals of the International Communication Association 45, no. 3: 190. https://doi.org/10.1080/23808985.2021.1976070.
Lewandowsky, Stephan, Ullrich K.H. Ecker, and John Cook. 2017. “Beyond Misinformation: Understanding and Chopping with the ‘Post-Truth’ Era.” Journal of Applied Research in Memory and Cognition 6, no. 4 (Maret): 353–369. https://doi.org/10.1016/j.jarmac.2017.07.008.
Maranatha, Christian Ade, dan Ester Agustini Tandana. 2025. “Digital Faith Formation and Christian Religious Education Teachers’ Leadership in 21st-Century Learning.” Moderate: Journal of Religious, Education, and Social 3, no. 1: 41–56. https://doi.org/10.46362/moderate.v3i1.25.
McGrath, Alister E. 2018. Mere Apologetics: How to Help Anyone Explore the Christian Faith. Grand Rapids: Baker Books.
Napoli, Philip M. 2019. Social Media and the Public Interest: Media Regulation in the Disinformation Age. Columbia University Press. https://dokumen.pub/social-media-and-the-public-interest-media-regulation-in-the-disinformation-age-2019021836-2019008051-9780231184540-9780231545549.html
Roozenbeek, Jon, and Sander van der Linden. 2019. “Fake News Game Confers Psychological Resistance Against Online Misinformation.” Palgrave Communications 5, no. 65 (Februari): 1–10. https://www.nature.com/articles/s41599-019-0279-9.
Saragih, James, A.P.P. Undap, dan Marde C.S. Mawikere. 2021. “Pemanfaatan Media Pembelajaran Pak Berbasis Digital Mobile Learning (Studi Multi Situs Di Sma Negeri 9 Manado Dan Sma Kristen Eben Haezar Manado).” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 7, no. 2: 159. http://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/653/449
Srivastava, Aarna. 2025. “Investigating the Psychological Effects of Algorithmic Echo Chambers on Belief Rigidity and Ingroup Bias Among Adolescents.” IOSR Journal of Humanities and Social Science 30, no. 11 (November): 52–57. https://www.iosrjournals.org/iosr-jhss/papers/Vol.30-Issue11/Ser-1/F3011015257.pdf
Suiter, Jane. 2016. “Post-Truth Politics.” Political Insight 7, no. 3 (September): 25–27. https://journals.sagepub.com/doi/ 10.1177/2041905816680417.
Tambini, Damian. 2018. “Fake News: Public Policy Responses.” Journal of Information Policy 8: 69–87. http://eprints. lse.ac.uk/73015/1/LSE%20MPP%20Policy%20Brief%2020%20-%20Fake%20news_final.pdf.
Tangirerung, Johana Ruadjanna, Susanti Embong Bulan, dan Pratiwi Eunike. 2025. “Christianity, Social Media, and Theology: A Church Mission Perspective.” Pharos Journal of Theology 106, no. 5. https://doi.org/10.46222/pharosjot.106.524.
Volf, Miroslav. 2015. Flourishing: Why We Need Religion in a Globalized World. New Haven: Yale University Press.
Wardle, Claire, and Hossein Derakhshan. 2017. “Information Disorder: Toward an Interdisciplinary Framework for Research and Policy Making.” Harvard Kennedy School Shorenstein Center on Media, Politics and Public Policy.
Zimmer, M. 2019. “Rethinking Digital Ethics: From ‘Principles’ to ‘Practices’ and ‘Virtues’.” Social Media + Society 5, no. 4. https://doi.org/10.1177/2056305119889238.
Arifianto, Yonatan Alex, Jirmia Dofi Suharijono, and Adi Sujaka. “Eksplorasi Rohani Sebagai Pertumbuhan Spiritualitas Dalam Ruang Virtual: Misi Kekristenan Di Era Digital.” TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 1 (2024): 64–72.
Hastuti, Ruwi. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Sebagai Pusat Bermisi.” Jurnal Antusias 2, no. 4 (2013): 23–68.
Hendrik, Legi. Moral, Karakter, Dan Disiplin Dalam Pendidikan Agama Kristen. Tasikmalaya: Edu Publiser, n.d.
Kristian, Alvin Budiman. “Studi Eksegesis Tentang Cinta Akan Uang Menurut 1 Timotius 6:6-10 Dan Aplikasinya Bagi Orang Percaya.” THEOLOGIA INSANI (Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif) 2, no. 1 (2023): 54–70.
Legi, Hendrik, Yoel Giban, and Prima Hermanugerah. “Virtual Reality Education In Era 5.0.” Journal Research of Social, Science, Economics, and Management 2, no. 04 (2022): 504–510.
Legi, Hendrik, and Devarsh Gevariel Dean Legi. “Menguatkan Spiritualitas Generasi Alpha Melalui Pendidikan Agama Kristen Yang Kontekstual.” Jurnal Ap-Kain 3, no. 1 (2025): 32–47.
———. “Relevansi Filsafat Dalam Pembentukan Paradigma Pendidikan Modern.” Jurnal Keislaman 8, no. 1 (2025): 115–127.
Marde Christian Stenly Mawikere. Pandangan Teologi Reformed Mengenai Doktrin Pengudusan Dan Relevansinya Pada Masa Kini. JURNAL JAFFRAY, 2016.
Masinambow, Yornan, and Yosef Nasrani. “Pendidikan Kristiani Sebagai Sarana Pembentukan Spiritualitas Generasi Milenial. PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 17 (1), 64--81,” 2021.
Masinambow, Yornan, and Meyva Polii. “Peran Kepemimpinan Guru Pendidikan Agama Kristen Bagi Peserta Didik Di Era Disrupsi.” ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 2 (2023): 91–100.
Nababan, Samuel, Emmas Sianturi, Djoys Anneke Rantung, Lamhot Naibaho, and Esti Regina Boiliu. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Teknologi Bagi Remaja Di Era Digital.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen 3, no. 2 (2023): 205–217.
Novalina, Martina. “Spiritualitas Orang Kristen Dalam Menghadirkan Kerajaan Allah Di Tengah Tantangan Radikalisme.” Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia 1, no. 1 (June 2020): 26.
Pakpahan, Binsar Jonathan. “Mencari Definisi Kehadiran Antar-Subjek Yang Bermakna Di Ruang Digital.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 4, no. 1 (2021): 1–18.
Payer, Maria, Antonius Missa, Bobby Kurnia Putrawan, and others. “Pandangan Martin Luther Tentang Pembenaran Oleh Iman Dalam Yakobus 2: 14-26.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 6, no. 2 (2022): 162–172.
Sipayung, Gerhard, and Patar Aprizal Gultom. “Dimensi-Dimensi Iman Dalam Ibrani 11: 1--31: Kajian Eksegetikal Teks Yunani Koine Untuk Penguatan Teologi Iman Kristen.” Paramathetes: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2025): 80–94.
Sitanggang, Pintor Marihot, and Helen Yulanda Manurung. “Eksistensi Dan Konsistensi Manusia Sebagai Imago Dei.” SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 1 (2023): 31–44.
Sugiyana, Sugiyana, and Barnabas Bram Suarga. “Perjalanan Emaus Digital: Mengarungi Ruang Digital Dalam Terang Iman Kepada Yesus.” Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 8, no. 1 (2024): 38–53.
Tarigan, Iwan Setiawan, Maria Widiastuti, and Warseto Freddy Sihombing. “Hukum Kasih Sebagai Fondasi Hidup Kristen Sejati.” Jurnal Teologi Cultivation 6, no. 1 (2022): 143–160.
Utama, Asaf Kharisma Putra, Dedy Katarso, and Sari Saptorini. “Media Digital Dalam Pemuridan Generasi Muda Kristen Di Era Industri 4.0.” MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 3, no. 2 (2022): 55–69.
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.