PROJECT GENETICA: Fajar Baru

Authors

Egah Wirawan

Keywords:

MENTAL ILLNESS, SKIZOFRENIA, MOTIVASI

Synopsis

Hidup dengan mental illness adalah perjuangan seumur hidup, kita butuh banyak orang membantu kita. Namun kita bisa diobati dan menjadi normal dan stabil. Saat kita sudah normal dengan pengobatan, kita bisa lihat hidup kita dan mulai menatanya, dan memberikan sebuah tujuan hidup dan mengisi aktivitas kita sehari-hari, sehingga hidup kita tidak kosong tapi bermakna yang positif. Jangan menyerah, orang normal pun penuh pergumulan hidup. Perjuangan belum berakhir sampai akhir hayat

Chapters

  • Kata Pengantar
  • Kata-Kata Pendukung
  • Daftar Isi
  • 01. Fajar Baru: Adalah Harapan Yang Pasti Bercahaya Bagi Semua Orang
  • 02. Terimalah Jika Kita Memang Sakit
  • 03. Milikilah Harapan Pada Tuhan, Kenapa?
  • 04. Cerita Hidupku
  • 05. Referensi Medis Tentang Penyandang Skizofrenia
  • 06. Bersandar Pada Tuhan
  • 07. Komunitas Dan Manfaatnya
  • 08. Kita Makhluk Sosial, Belajarlah Untuk Tidak Takut Disakiti, Untuk Berjiwa Besar, Walapun Kita Orang Sakit
  • 09. Pahami Wahammu, Dan Jadilah Rasional, Kalau Kita Itu Berhalusinasi
  • 10. Penerimaan Diri Pada Kenyataan Hidup Untuk Sulitnya Mencari Pasangan.
  • 11. Banyak Penyakit Lain Yang Lebih Menderita
  • 12. Hargai Dirimu, dan Hiburlah Dirimu Juga
  • 13. Carilah Cita-Cita, Gapailah Itu. Sebuah Karier
  • 14. Bagaimana Bila Tidak Bisa Tercapai?
  • 15. Fajar Baru, Adakalanya Kita Memulai Dari Kosong Lagi
  • 16. Belajar Dari Hikmat Tuhan Dalam Ciptaan
  • 17. Tidak Dapat Menyalahkan Keadaan Pada Siapa Pun
  • 18. Berpikirlah Positif
  • 19. Kemajuan Bertahap
  • 20. Fajar Baru, Harapan Baru. Menangislah Jika Kamu Ingin Menangis, Tapi Itulah Kekuatanmu
  • Profil Penulis

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Egah Wirawan

Egah Wirawan

Mulai usaha kecil, di kios kecil di pasar Bogor, berjualan tas. Menjadi pengangguran setelah pandemi, dan relapse tahun 2023; di masukan rawat inap intensif selama 3 minggu. Waktu itu masa mulai kuliah sastra Inggris di usia 40 tahun, dan akhirnya harus dibatalkan kuliahnya karena relapse. Penulis memang suka menulis, sehingga seorang teman kak Jeffrey Lim, dari Seeing With New Eyes ministry: mengajak menulis buku, dan ini buku yang kedua. Penulis mencoba memasukkan nilai seni dan semoga kebenaran; dari menulis pengalamannya berdasarkan kenyataan, dan supaya baik di baca dan dapat dipertanggung jawabkan juga untuk memberi dampak baik bagi pembacanya. Selain menulis dia mencoba belajar fotografi, karena memang kesukaannya juga. Baru dua tahun belajar fotografi dan belum juga jadi profesional. Hidup sehari-hari masih ditopang bundanya, Dalam masa ini dia hanya berpegang pada pemeliharaan Tuhan. Dari semua kesusahannya penulis berusaha keras menulis buku yang berdampak baik sepositif mungkin bagi pembacanya, tapi tidak dapat dikatakan laku di pasaran. Penulis juga berlatih fotografi sehari-harinya, supaya menjadi fotografer profesional yang banyak dipanggil kerja. Diharapkan dapat menghasilkan pendapatan yang banyak. Penulis didorong temannya untuk tetap menulis terus dalam hidupnya, menjadi gaya hidup, kalau bisa menulis jurnal. 41 tahun menulis itu bagus. 41 tahun baru mulai belajar fotografi itu cukup telat. Penulis menginginkan pencapaian di dua bidang ini, atau salah satu, setidaknya. Keluarga mendukung sepenuhnya, gereja juga menyemangati, teman-teman di komunitas GKM selalu mendorong. Ternyata hal yang dia lakukan, dinilai positif oleh semua orang di sekitar dia. Hanya saja penghasilannya sedikit. Yang perlu dia ingat adalah Tuhan Maha Kuasa memelihara hidup dia.

References

PROJECT GENETICA: Fajar Baru

Published

April 10, 2026

Details about the available publication format: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

978-634-278-294-1

Physical Dimensions