PANILI BERKUALITAS EKSPOR: Fondasi Ilmiah dan Standar Internasional

Authors

I Made Supartha Utama
Udayana University image/svg+xml
I Nyoman Semadi Antara
Udayana University image/svg+xml
Luh Suriati
Warmadewa University image/svg+xml

Keywords:

panili, ekspor, internasional

Synopsis

Panili (Vanilla planifolia) merupakan salah satu komoditas rempah bernilai tinggi yang memiliki peran strategis dalam perdagangan internasional. Namun demikian, daya saing panili tidak hanya ditentukan oleh potensi agronomis dan mutu sensoris semata, melainkan semakin bergantung pada kemampuan sistem produksi dan pascapanen dalam memenuhi standar keamanan pangan, mutu, ketertelusuran, serta persyaratan regulasi dan pembeli yang terus berkembang. Dalam konteks tersebut, ketersediaan rujukan ilmiah yang komprehensif dan berbasis standar menjadi kebutuhan yang semakin mendesak, baik bagi akademisi, praktisi, maupun pembuat kebijakan.

Buku ini disusun sebagai buku referensi ilmiah yang mengintegrasikan aspek botani dan produksi panili, teknologi pascapanen dan curing, pengendalian mutu dan keamanan pangan, sistem pengujian dan laboratorium, serta kerangka standar internasional seperti Codex Alimentarius, ISO, dan regulasi negara importir. Pendekatan yang digunakan tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga menempatkan panili dalam perspektif rantai nilai dan tata kelola mutu yang relevan dengan dinamika perdagangan global.

Kehadiran buku ini dapat menjadi sumber rujukan yang bermanfaat bagi mahasiswa, peneliti, dosen, pelaku usaha, eksportir, serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam pengembangan panili Indonesia. Selain itu, buku ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat pemahaman bahwa peningkatan daya saing panili memerlukan pendekatan sistemik, yang menghubungkan praktik di tingkat hulu dengan tuntutan standar dan pasar di tingkat hilir. Selamat membaca!

Chapters

  • KATA PENGANTAR
  • PRAKATA
  • DAFTAR ISI
  • DAFTAR GAMBAR
  • DAFTAR TABEL
  • DAFTAR SINGKATAN DAN ISTILAH
  • BAB 1 PENDAHULUAN
  • BAB 2 BOTANI DAN AGROEKOLOGI
  • BAB 3 KOMPOSISI KIMIA DAN MUTU EKSPOR
  • BAB 4 PANEN PANILI
  • BAB 5 PROSES PENGOLAHAN PANILI
  • BAB 6 SANITASI DAN PRAKTIK HIGIENE
  • BAB 7 PENYIMPANAN, PENGEMASAN, DAN KUALITAS AKHIR PANILI
  • BAB 8 STRATEGI KESESUAIAN UNTUK PASAR INTERNASIONAL
  • BAB 9 STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM PANILI INDONESIA UNTUK PASAR EKSPOR
  • BAB 10 ARAH STRATEGIS PENGEMBANGAN SISTEM PANILI INDONESIA
  • DAFTAR PUSTAKA
  • PROFIL PENULIS

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I Made Supartha Utama, Udayana University

Prof. Ir. I Made Supartha Utama, M.S., Ph.D. merupakan akademisi dan peneliti terkemuka dengan pengalaman lebih dari tiga puluh tahun di bidang teknologi pascapanen, keamanan pangan, serta pengembangan pertanian berkelanjutan. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian di Universitas Udayana pada tahun 1984, kemudian meraih gelar Magister Teknologi Pascapanen dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1991. Gelar Doktor di bidang Teknologi Pangan diperolehnya dari University of Newcastle, Australia, pada tahun 2000. Atas kontribusi akademik dan penelitiannya yang signifikan, ia dikukuhkan sebagai Profesor dalam bidang Fisiologi Hortikultura dan Teknologi Pascapanen pada tahun 2008.

Sejak tahun 1987, Prof. Utama menjadi dosen tetap pada Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana dan telah memimpin berbagai penelitian terapan yang berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat. Beberapa proyek penting yang pernah dipimpinnya antara lain sebagai Principal Investigator program Education for Community Food Enterprise Development (ECFED) bekerja sama dengan Texas A&M University (2001–2004), serta Cold Chain Project bersama Winrock International (2004–2007). Ia juga berperan sebagai konsultan dalam program Indonesia Agribusiness Support Activity (AMARTA) yang dikelola oleh DAI-USA (2007–2008).

Pada periode 2011–2014, Prof. Utama memimpin proyek kolaboratif dengan World Vegetable Center (AVRDC) yang berfokus pada peningkatan gizi rumah tangga dan penghidupan masyarakat melalui pengembangan genetika dan teknologi sayuran di Indonesia. Pada masa yang sama, ia juga memimpin inisiatif Integrated Pest Management bekerja sama dengan Clemson University, Amerika Serikat. Keahliannya turut dimanfaatkan oleh Bill and Melinda Gates Foundation dalam proyek Appropriate Postharvest Technology Planning (2009), serta oleh GTZ dalam pengembangan kurikulum di Timor Leste (2007–2008).

Dalam beberapa tahun terakhir, fokus keilmuan Prof. Utama berkembang pada integrasi sektor pertanian dan pariwisata. Ia menjabat sebagai Principal Consultant program Agriculture for Tourism, hasil kerja sama antara ACIAR dan Universitas Udayana (2020–2022). Sejak tahun 2023, ia dipercaya sebagai Country Coordinator untuk proyek lima tahun yang didanai ACIAR, yang bertujuan mengembangkan komunitas tangguh melalui pasar pariwisata inklusif berbasis petani kecil di Bali, Lombok, dan Sulawesi Utara.

Pada tingkat provinsi, Prof. Utama memimpin Komisi Teknis Keamanan Pangan Provinsi Bali, dengan tanggung jawab pada sertifikasi produk pertanian dan registrasi rumah kemas. Ia juga berperan sebagai penasihat Gubernur Bali dalam bidang pembangunan pertanian serta pembina Forum Petani Muda Bali. Melalui perannya sebagai Direktur Udayana Community Development Program (UCDP), ia secara aktif menjalin kolaborasi dengan petani skala kecil dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya Bali dalam rantai nilai agribisnis, sehingga membentuk identitas Bali Branding yang memperkuat daya saing produk lokal di sektor pariwisata dan pasar ekspor.

Di lingkungan Universitas Udayana, Prof. Utama telah memegang berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Assistant Director for Technological and Professional Skills Development Sector Project (2003–2007), Direktur Eksekutif Program Hibah Kompetisi Berbasis Institusi (2008–2011), serta Ketua Udayana Community Development Program (2014–sekarang). Selain itu, ia turut aktif dalam pengembangan kurikulum dan pelatihan dosen, sebagai kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Prof. Utama juga merupakan salah satu pendiri dan Dewan Pembina Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (2004–sekarang), pernah menjadi pengurus Perhimpunan Hortikultura Indonesia, dan saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pakar perhimpunan tersebut. Ia juga terlibat sebagai anggota dewan editor Jurnal Hortikultura Indonesia, serta berperan aktif dalam mendorong pengembangan riset dan diseminasi pengetahuan di bidang hortikultura dan teknologi pascapanen.

I Nyoman Semadi Antara, Udayana University

Prof. Ir. I Nyoman Semadi Antara, M.P., Ph.D. lahir di Singaraja, 23 September 1961. Doktor dalam bidang ilmu Mikrobiologi Terapan (Applied Microbiology), Hokkaido University (2004). Melakukan scientific visit ke USA (2002), Taiwan (2003), Jepang (2006), dan Singapore (2009). Melakukan kolaborasi penelitian, pelatihan maupun konsultasi dengan lembaga dalam negeri maupun luar negeri (PLN, SITH – ITB, IPB, Unsrat, ACS – Denpasar, PT. Soejasch Bali, PT. Fu Ming Food International, PT. Hatten Holding, USDA, USAID, Texas A&M University, National University of Singapore/NUS, dan Korea University/KU). Aktif dalam himpunan profesi (Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan/PATPI, Perhim-punan Mikrobiologi Indonesia/Permi, Indonesian Society of Lactic Acid Bacteria/ISLAB, Asian Federation of Lactic Acid Bacteria/ AFLAB, dan American Society for Microbiology/ASM) dan kegiatan publikasi serta seminar nasional dan internasional. Selama ini juga ikut berperan aktif dalam kegiatan institutional, seperti Tim Penilai Angka Kredit, Tim Validasi Karya Ilmiah, dan Ketua Grup Riset Proses Bioindustri. Dari tahun 2010 sampai sekarang aktif sebagai Anggota Komisi Teknis Otoritas Kompeten Kemanan Pangan Daerah (OKKPD) Provinsi Bali.

Alamat surel: [email protected]

URL:https://udayananetworking.unud.ac.id/professor/2613-nyoman-semadi-antara

Luh Suriati, Warmadewa University

Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si. dilahirkan di Singaraja pada 22 Januari 1966. Penulis menamatkan pendidikan SD 5 Singaraja tahun 1978, SMP N 1 Singaraja tahun 1981, dan SMA N 1 Singaraja tahun 1984. Penulis menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Program Studi Teknologi Industri Pertanian lulus tahun 1988 dengan gelar Insinyur (Ir.). Penulis menyelesaikan pendidikan S-2 di Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB) Program Studi Teknologi Industri Pertanian lulus tahun 2000 dengan gelar Magister Sains (M.Si.). Pendidikan S-3 penulis selesaikan di Program Doktor Fakultas Pertanian Universitas Udayana Program Studi Ilmu Pertanian konsentrasi Teknologi Pertanian lulus tahun 2021 dengan gelar Doktor (Dr.). Setelah lulus dari Universitas Brawijaya penulis mengabdikan diri sebagai dosen tetap di Universitas Warmadewa sejak tahun 1989 hingga sekarang. Penulis pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa dari tahun 1990-1998, sebagai Ketua Pusat Kajian Pangan Universitas Warmadewa tahun 2001-2004 dan sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa tahun 2004-2008. Saat ini sebagai Dekan Fakultas Pertanian Sains dan Teknologi periode 2023-2027.

Pengalaman sebagai ketua tim penelitian hibah bersaing Dikti tahun 2019, 2020, 2021, 2022, 2023, 2024 dan 2025. Ketua tim penelitian joint research Universitas Warmadewa dengan Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA) Philippines, Kyushu University Japan dan Chiang Mai University Thailand. Hibah pengabdian Matching Fund KemendikbudRistek tahun 2021-2022, Ketua PM-UPUD Kemdiktisaintek 2024-2026, dan Ketua Hibah IRT-UM Kedai Reka tahun 2024 serta Hibah Hilirisasi Riset SINERGI Komersial 2025-2026. Penulis juga aktif sebagai ketua tim pada beberapa kegiatan pengabdian pada masyarakat. Penulis aktif dan terdaftar pada berbagai organisasi profesi antara lain: sebagai pengurus PATPI cabang Denpasar, sebagai Anggota Masyarakat Nano Indonesia, sebagai anggota P3FNI, sebagai anggota SAFE Network, sebagai anggota Denpasar Institute, Masyarakat Nano dan anggota Perhorti,

Pengalaman sebagai pemakalah atau pembicara pada konferensi internasional, antara lain 1st International Conference on Food and Agriculture 2018, Training on Basic Sensory Evaluation for Food on Non-Food, The 4th Annual Applied Science and Engineering Conference, 2st International Conference on Food and Agriculture 2019, 16th Asian Food Conference. “Outlook and Opportunities of Food Technology and Culinary for Tourism Industry”, International Conference - Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE2019), The 5th Annual Applied Science and Engineering Conference, The 5th Annual Applied Science and Engineering Conference, 1st ASIAN PGPR Indonesia chapter International E-conference Sustainable Agriculture and Ecotourism, dan International Seminar Traditional Roots of Functional Foods and Nutraceuticals to Serve Human Wellbeing.

Penulis telah menghasilkan karya ilmiah yang publish pada berbagai jurnal internasional dan nasional seperti pada link berikut:

https://scholar.google.com/citations?user=xp3beRMAAAAJ&hl=en

https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=57205075598

https://www.scopus.com/redirect.uri?url=https://orcid.org/0000-0002-7633-0247&authorId=57205075598&origin=AuthorProfile&orcId=0000-0002-7633-0247&category=orcidLink%22

Penulis juga aktif sebagai reviewer pada jurnal internasional yaitu Journal of Agricultural Studies dan Frontiers in Medicine.

 

 

References

Besse, P., Daïnou, O., Bory, S., Grisoni, M., Lebrun, M., & Duval, M. F. (2010). Changes in vanillin content during storage of vanilla beans (Vanilla planifolia). Food Chemistry, 118(1), 12–16. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2009.04.035

Brenes, M., García, A., Dobarganes, M. C., & Velasco, J. (2016). Oxidative stability of plant products during postharvest handling and processing. Food Research International, 89, 543–550. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2016.08.038

CABI. (2025). Vanilla planifolia (vanilla) – datasheet. Centre for Agriculture and Bioscience International. https:// www.cabi.org

CBI. (2024). Exporting vanilla to Europe. Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI), Ministry of Foreign Affairs of the Netherlands. https://www.cbi.eu/

market-information/spices-herbs/vanilla

Codex Alimentarius Commission. (2020). General principles of food hygiene (CXC 1-1969). FAO/WHO. https://www.fao.org/fao-who-codexalimentarius

Correll, D. S. (1953). Vanilla—Botany, cultivation, and curing. Economic Botany, 7(4), 291–358. https://doi.org/

10.1007/BF02863053

De La Cruz Medina, J., Rodríguez Jiménes, G. C., García, H. S., & García Alvarado, M. (2009). Vanilla: Post-harvest operations. Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). https://www.fao.org/inpho

de Oliveira, R. T., da Silva Oliveira, J. P., & Macedo, A. F. (2022). Vanilla beyond Vanilla planifolia and Vanilla × tahitensis: Taxonomy, reproductive biology, and metabolites. Plants, 11(23), 3311. https://doi.org/10.3390/plants11233311

European Food Safety Authority. (2023). Food safety risk assessment related to flavouring substances. EFSA. https://www.efsa.

europa.eu

FAO. (2023). FAOSTAT statistical database: Crops and livestock products – Vanilla. Food and Agriculture Organization of the United Nations. https://www.fao.org/faostat

Fellows, P. J. (2017). Food processing technology: Principles and practice (4th ed.). Woodhead Publishing. https://doi.org/ 10.1016/C2015-0-01550-1

Havkin-Frenkel, D., & Belanger, F. C. (2011). Handbook of vanilla science and technology. Wiley-Blackwell. https://doi.org/ 10.1002/9781444329353

Havkin-Frenkel, D., & Belanger, F. C. (2018). Biogenesis of vanilla flavor compounds. In D. Havkin-Frenkel & F. C. Belanger (Eds.), Handbook of vanilla science and technology (2nd ed., pp. 151–186). Wiley-Blackwell. https://doi.org/10.1002/9781

119377325.ch7

Havkin-Frenkel, D., & Belanger, F. C. (Eds.). (2018). Handbook of vanilla science and technology (2nd ed.). Wiley-Blackwell. https://doi.org/10.1002/9781119377320

International Commission on Microbiological Specifications for Foods. (2011). Microorganisms in foods 8: Use of data for assessing process control and product acceptance. Springer.

International Organization for Standardization. (1982). ISO 5565: Vanilla (Vanilla fragrans [syn. Vanilla planifolia] Andrews) — Specifications. ISO.

International Organization for Standardization. (2017). ISO/IEC 17025:2017 — General requirements for the competence of testing and calibration laboratories. ISO.

Jay, J. M., Loessner, M. J., & Golden, D. A. (2005). Modern food microbiology (7th ed.). Springer.

Koyyappurath, S., Conrod, S., Carlier, J., & Grisoni, M. (2016). Fusarium oxysporum f. sp. vanillae: A major threat to vanilla production worldwide. Plant Pathology, 65(3), 395–405. https://doi.org/10.1111/ppa.12432

Lubinsky, P., Cameron, K. M., Molina, M. C., Wong, M., Lepers-Andrzejewski, S., Gomez-Pompa, A., & Kim, S. C. (2008). Neotropical roots of a Polynesian spice: The hybrid origin of cultivated vanilla (Vanilla planifolia). American Journal of Botany, 95(8), 1047–1058. https://doi.org/10.3732/ajb.0800016

Montville, T. J., & Matthews, K. R. (2008). Food microbiology: An introduction (2nd ed.). ASM Press.

Odoux, E., & Grisoni, M. (2011). Harvest maturity and curing quality of vanilla beans. In E. Odoux & M. Grisoni (Eds.), Vanilla (pp. 115–138). CRC Press. https://doi.org/10.12

01/b10973-7

Odoux, E., & Grisoni, M. (Eds.). (2011). Vanilla. CRC Press. https://doi.org/10.1201/b10973

Odoux, E., Escoute, J., Verdeil, J.-L., & Brillouet, J.-M. (2003). Localization of β-D-glucosidase activity and glucovanillin in vanilla bean (Vanilla planifolia Andrews). Annals of Botany, 92(3), 437–444. https://doi.org/10.1093/aob/mcg148

Odoux, E., Escoute, J., Verdeil, J.-L., & Grisoni, M. (2016). Physiology of vanilla aroma formation. Acta Horticulturae, 1125, 91–98. https://doi.org/10.17660/ActaHortic.2016.1125.12

Odoux, E., Escoute, J., Verdeil, J.-L., Brillouet, J.-M., & Grisoni, M. (2016). Changes in vanillin and related compounds during the curing of vanilla pods (Vanilla planifolia Andrews). Journal of Agricultural and Food Chemistry, 64(24), 4833–4840. https://doi.org/10.1021/acs.jafc.6b01488

Parada-Molina, P. C., Pérez-Silva, A., Cerdán-Cabrera, C. R., & Soto-Enrique, A. (2022). Condiciones climáticas y microclimáticas en sistemas de producción de vainilla (Vanilla planifolia Jacks. ex Andrews). Agrociencia Mexicana, 33(2), Article 48682. https://doi.org/10.15517/am.v33i2.48682

Ranadive, A. S. (1994). Vanilla—Cultivation, curing, chemistry, technology, and commercial products. In G. Charalambous (Ed.), Spices, herbs and edible fungi (pp. 517–577). Elsevier.

Ranadive, A. S., Shrikhande, A. J., & Chavan, U. D. (2022). Quality evaluation and postharvest handling of cured vanilla beans. Journal of Food Quality, 2022, Article 8723451. https://doi.org/10.1155/2022/8723451

Sinha, A. K., & Sharma, U. K. (2003). Vanilla flavour: Production by conventional and biotechnological routes. Journal of the Science of Food and Agriculture, 83(8), 725–735. https://doi.org/ 10.1002/jsfa.1370

SNI 01-0010-2002. (2002). Panili (Vanilla). Badan Standardisasi Nasional.

Sreedhar, R. V., Venkatachalam, L., Thangavelu, R., Ganesh, D., & Ramesh, C. R. (2008). Breeding and biotechnology of vanilla: Recent advances. Journal of Horticultural Science & Biotechnology, 83(5), 527–538.

The World Bank. (2021). Guide on sustainable vanilla cultivation and cost-benefit analysis: Case study of the SAVA region. World Bank Group.

U.S. Food and Drug Administration. (2022). Current good manufacturing practice, hazard analysis, and risk-based preventive controls for human food (21 CFR Part 117). eCFR. https://www.ecfr.gov/current/title-21/chapter-I/subchapter-B/part-117

United Nations Conference on Trade and Development. (2024). Commodities at a glance: Special issue on spices. UNCTAD. https://unctad.org/topic/commodities

Utama, I. M. S. (1991). Pengaruh suhu penyimpanan buah segar terhadap mutu panili olahan (Tesis Pascasarjana). Institut Pertanian Bogor.

World Health Organization. (2022). Microbiological hazards in spices and dried aromatic herbs: Meeting report. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240045187

World Trade Organization. (1995). Agreement on the application of sanitary and phytosanitary measures. WTO. https://www.

wto.org/english/tratop_e/sps_e/spsagr_e.html

PANILI BERKUALITAS EKSPOR: Fondasi Ilmiah dan Standar Internasional

Published

February 14, 2026

Details about the available publication format: PREVIEW

PREVIEW

ISBN-13 (15)

978-634-278-150-0

Physical Dimensions

Details about the available publication format: GOOGLE PLAYBOOK

GOOGLE PLAYBOOK

ISBN-13 (15)

978-634-278-150-0

How to Cite

PANILI BERKUALITAS EKSPOR: Fondasi Ilmiah dan Standar Internasional. (2026). Library Buku Penerbit KBM. https://librarypenerbitkbm.science/index.php/buku/catalog/book/1050